QS. Ar Ra’d (Guruh (petir)) – surah 13 ayat 32 [QS. 13:32]

وَ لَقَدِ اسۡتُہۡزِیَٔ بِرُسُلٍ مِّنۡ قَبۡلِکَ فَاَمۡلَیۡتُ لِلَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا ثُمَّ اَخَذۡتُہُمۡ ۟ فَکَیۡفَ کَانَ عِقَابِ
Walaqadiistuhzi-a birusulin min qablika fa-amlaitu lil-ladziina kafaruu tsumma akhadztuhum fakaifa kaana ‘iqaab(i);

Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu, maka Aku beri tangguh kepada orang-orang kafir itu kemudian Aku binasakan mereka.
Alangkah hebatnya siksaan-Ku itu!
―QS. 13:32
Topik ▪ Azab orang kafir
13:32, 13 32, 13-32, Ar Ra’d 32, ArRad 32, Ar Rad 32, Ar-Ra’d 32

Tafsir surah Ar Ra'd (13) ayat 32

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ar Ra’d (13) : 32. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini pun berisi hiburan kepada Rasulullah dan umat Islam agar mereka tidak berkecil hati terhadap sikap dan keingkaran orang-orang kafir dan musyrikin Mekah itu.
Di sini Allah subhanahu wa ta’ala menerangkan bahwa bukan hanya Muhammad saja yang pernah diperolok-olok oleh kaum kafir dan musyrik, bahkan Rasul-rasul yang telah diutus Allah kepada mereka sebelumnya pun mengalami keadaan yang demikian itu.
Hanya saja Allah memberi tenggang waktu dan menangguhkan datangnya azab dan malapetaka kepada orang-orang kafir tersebut, tetapi akhirnya Allah pasti membinasakan mereka dengan azab yang sangat dahsyat.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kalau orang-orang yang ingkar itu mengejek dan mengolok-olok ajaran yang kau bawa dan mengolok- olok Al Quran, maka sesungguhnya rasul-rasul yang diutus sebelum kamu pun dahulu telah diejek pula.
Oleh sebab itu, janganlah bersedih.
Aku sengaja menunda siksa orang-orang yang ingkar itu, untuk kemudian Aku siksa dengan siksaan yang kejam, yang tidak dapat digambarkan kekejamannya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu) sebagaimana kamu diperolok-olokkan.

Hal ini merupakan penghibur bagi hati Nabi ﷺ (maka Aku beri tangguh) menangguhkan (kepada orang-orang kafir itu, kemudian Aku binasakan mereka) dengan siksaan (maka sebagaimana siksaan-Ku terdahulu) artinya siksaan itu benar-benar telah menimpa orang-orang yang memperolok-olokkan para rasul, demikian pula Aku akan melakukan hal yang sama terhadap orang-orang yang memperolok-olokkan kamu.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Apabila mereka mengolok-olok seruanmu, wahai Rasul, maka sesungguhnya umat-umat sebelummu telah mengolok-olok rasul-Rasul mereka.
Karena itu, jangan bersedih.
Sunnguh Aku beri penangguhan kepada orang-orang yang kafir itu, kemudian Aku hukum mereka dengan adzab-Ku, dan itu adalah adzab yang sangat keras.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala.
berfirman menghibur Rasul-Nya dalam menghadapi pen­dustaan yang dilakukan oleh sebagian kaumnya yang mendustakannya:

Dan sesungguhnya telah diperolok-olokkan beberapa rasul sebelum kamu.

Dengan kata lain, engkau mempunyai contoh dari kalangan mereka.

maka Aku beri tangguh kepada orang-orang kafir itu

Yakni Aku tangguhkan siksaan terhadap mereka.

…kemudian Aku binasakan mereka.

dengan siksaan yang keras, seperti yang telah Aku sampaikan kepadamu perihal apa yang telah Aku lakukan terhadap mereka dan akibat yang mereka terima dari perbuatannya, tetapi sengaja Aku beri mereka masa tangguh.
Makna ayat ini sama dengan makna yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan berapa banyaknya kota yang Aku tangguhkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Ku-lah kembalinya (segala sesuatu).
(Q.S. Al-Hajj [22]: 48)

Di dalam kitab Shahihain disebutkan sebuah hadis yang mengatakan:

Sesungguhnya Allah benar-benar memberi tangguh kepada orang yang zalim, sehingga apabila Dia mengazabnya, niscaya Dia tidak membiarkannya lolos.
Kemudian Rasulullah ﷺ membacakan firman-Nya: Dan begitulah azab Tuhanmu, apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim.
Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras.
(Q.S. Hud [11]: 102)


Informasi Surah Ar Ra'd (الرعد)
Surat Ar Ra’d ini terdiri atas 43 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Surat ini dinamakan “Ar Ra’d” yang berarti “guruh” karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya “Dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya”,
menunjukkan sifat kesucian dan kesempumaan Allah subhanahu wa ta’ala Dan lagi sesuai dengan sifat Al Qur’an yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan ha­rapan kepada manusia.

Isi yang terpenting dari surat ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dari ketaatan atau ke­ ingkaran terhadap hukum Allah.

Keimanan:

Allah-lah yang menciptakan alam semesta serta mengaturnya
ilmu Allah meliputi segala sesuatu
adanya malaikat yang selalu memelihara manusia yang datang silih berganti, yaitu malaikat Hafazhah
hanya Allah yang menerima do’a dari hamba­ Nya
memberi taufiq hanya hak Allah, sedang tugas para rasul menyampaikan agama Allah.

Hukum:

Manusia dilarang mendo’akan yang jelek-jelek untuk dirinya
kewajiban mencegah perbuatan-perbuatan yang mungkar.

Kisah:

Kisah pengalaman nabi-nabi zaman dahulu.

Lain-lain:

Beberapa sifat yang terpuji
perumpamaan bagi orang-orang yang menyembah ber­hala dan orang-orang yang menyembah Allah
Allah tidak merobah nasib sesuatu bangsa sehingga mereka merobah keadaan mereka sendiri.

Ayat-ayat dalam Surah Ar Ra'd (43 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 32 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 32 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 32 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ar-Ra'd - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 43 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 13:32
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ar Ra'd.

Surah Ar-Ra'd (bahasa Arab:الرّعد, ar-Ra'd, "Guruh") adalah surah ke-13 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 43 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan Ar-Ra'd yang berarti Guruh (Petir) karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya ...dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya, menunjukkan sifat kesucian dan kesempurnaan Allah subhanahu wa ta'ala, dan lagi sesuai dengan sifat Al-Quran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia.
Isi yang terpenting dari surah ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta'ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dan ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.

Nomor Surah 13
Nama Surah Ar Ra'd
Arab الرعد
Arti Guruh (petir)
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 96
Juz Juz 13 (ayat 1-43)
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 43
Jumlah kata 854
Jumlah huruf 3541
Surah sebelumnya Surah Yusuf
Surah selanjutnya Surah Ibrahim
4.8
Ratingmu: 4.4 (10 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim