QS. Ar Ra’d (Guruh (petir)) – surah 13 ayat 20 [QS. 13:20]

الَّذِیۡنَ یُوۡفُوۡنَ بِعَہۡدِ اللّٰہِ وَ لَا یَنۡقُضُوۡنَ الۡمِیۡثَاقَ
Al-ladziina yuufuuna bi’ahdillahi walaa yanqudhuunal miitsaaq(a);

(yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian,
―QS. 13:20
Topik ▪ Iman ▪ Sifat-sifat orang mukmin ▪ Keburukan kaum Luth
13:20, 13 20, 13-20, Ar Ra’d 20, ArRad 20, Ar Rad 20, Ar-Ra’d 20

Tafsir surah Ar Ra'd (13) ayat 20

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ar Ra’d (13) : 20. Oleh Kementrian Agama RI

Ciri pertama ialah bahwa orang-orang tersebut senantiasa memenuhi janji Allah dan tidak mau memungkiri perjanjian itu.
Yang dimaksud dengan “janji Allah” di sini ialah janji-janji yang telah mereka ikrarkan atas diri mereka, baik mengenai hubungan mereka dengan Allah atau hubungan antara sesama mereka, serta hubungan mereka dengan orang lain.
Fitrah mereka yang suci dan hati mereka yang murni mengakui adanya perjanjian itu dan wahyu Allah pun mengharuskan adanya perjanjian tersebut.

Mereka tidak mau mengingkari atau pun memungkiri perjanjian yang telah mereka kokohkan itu karena mereka sangat menjauhi sifat-sifat kemunafikan.
Dalam hubungan ini hadis Rasulullah ﷺ menegaskan:

Dari Abu Hurairah r.a.
dari Nabi, beliau bersabda: “Tanda orang munafik itu ada tiga macam.
Apabila ia bercerita ia selalu bohong, dan apabila ia berjanji ia selalu mungkir, dan apabila ia dipercaya ia khianat.”
(H.R.
Muslim, Turmuzi, dan Nasa’i)

Bagaimana pentingnya sifat memenuhi janji ini oleh Qatada telah disebutkan bahwa di dalam Alquran Allah subhanahu wa ta’ala telah menyebutnya sebanyak lebih dua puluh kali.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka yang mengetahui kebenaran itu adalah orang-orang yang menepati janji Allah pada mereka sesuai dengan fitrah, penciptaan dan kuatnya perjanjian itu.
Mereka tidak akan memutuskan ikatan perjanjian yang kuat yang mereka lakukan atas nama Allah antara sesama mereka, apalagi dengan perjanjian yang lebih besar yang Allah lakukan dengan mereka melalui fitrah dan penciptaan serta dijadikannya mereka dapat mengetahui kebenaran lalu beriman, kecuali jika mereka sesat dalam keyakinan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Yaitu orang-orang yang memenuhi janji Allah) yang telah mereka ikrarkan di hadapan-Nya, yang hal ini terjadi di alam arwah, atau makna yang dimaksud adalah setiap janji (dan tidak merusak perjanjian) dengan meninggalkan keimanan atau meninggalkan hal-hal yang fardu.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

yaitu orang-orang yang memenuhi janji Allah yang diperintahkan-Nya kepada mereka, dan mereka tidak mmembatalkan perjanjian yang dikukuhkan yang dengannya mereka berjanji kepada Allah.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala.
berfirman, menceritakan tentang orang-orang yang memiliki sifat-sifat yang terpuji ini, bahwa mereka akan memperoleh kesudahan yang baik, yaitu akibat yang terpuji dan kemenangan di dunia dan akhirat:

(yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian.

Mereka tidak sama dengan orang-orang munafik yang apabila seseorang dari mereka mengadakan perjanjian, maka dilanggarnya, apabila bersengketa, curang, apabila berbicara, dusta, dan apabila dipercaya, khianat.


Informasi Surah Ar Ra'd (الرعد)
Surat Ar Ra’d ini terdiri atas 43 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Surat ini dinamakan “Ar Ra’d” yang berarti “guruh” karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya “Dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya”,
menunjukkan sifat kesucian dan kesempumaan Allah subhanahu wa ta’ala Dan lagi sesuai dengan sifat Al Qur’an yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan ha­rapan kepada manusia.

Isi yang terpenting dari surat ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dari ketaatan atau ke­ ingkaran terhadap hukum Allah.

Keimanan:

Allah-lah yang menciptakan alam semesta serta mengaturnya
ilmu Allah meliputi segala sesuatu
adanya malaikat yang selalu memelihara manusia yang datang silih berganti, yaitu malaikat Hafazhah
hanya Allah yang menerima do’a dari hamba­ Nya
memberi taufiq hanya hak Allah, sedang tugas para rasul menyampaikan agama Allah.

Hukum:

Manusia dilarang mendo’akan yang jelek-jelek untuk dirinya
kewajiban mencegah perbuatan-perbuatan yang mungkar.

Kisah:

Kisah pengalaman nabi-nabi zaman dahulu.

Lain-lain:

Beberapa sifat yang terpuji
perumpamaan bagi orang-orang yang menyembah ber­hala dan orang-orang yang menyembah Allah
Allah tidak merobah nasib sesuatu bangsa sehingga mereka merobah keadaan mereka sendiri.

Ayat-ayat dalam Surah Ar Ra'd (43 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 20 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 20 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 20 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 18-24 - Aii Hatta (Bahasa Indonesia)
Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 18-24 - Aii Hatta (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ar-Ra'd - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 43 & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Ar-Ra'd (bahasa Arab:الرّعد, ar-Ra'd, "Guruh") adalah surah ke-13 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 43 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan Ar-Ra'd yang berarti Guruh (Petir) karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya ...dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya, menunjukkan sifat kesucian dan kesempurnaan Allah subhanahu wa ta'ala, dan lagi sesuai dengan sifat Al-Quran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia.
Isi yang terpenting dari surah ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta'ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dan ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.

Nomor Surah13
Nama SurahAr Ra'd
Arabالرعد
ArtiGuruh (petir)
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu96
JuzJuz 13 (ayat 1-43)
Jumlah ruku'3 ruku'
Jumlah ayat43
Jumlah kata854
Jumlah huruf3541
Surah sebelumnyaSurah Yusuf
Surah selanjutnyaSurah Ibrahim
4.8
Ratingmu: 4.8 (12 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/13-20







Pembahasan ▪ tafsiran qs 13 ayat 20

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta