QS. Ar Ra’d (Guruh (petir)) – surah 13 ayat 10 [QS. 13:10]

سَوَآءٌ مِّنۡکُمۡ مَّنۡ اَسَرَّ الۡقَوۡلَ وَ مَنۡ جَہَرَ بِہٖ وَ مَنۡ ہُوَ مُسۡتَخۡفٍۭ بِالَّیۡلِ وَ سَارِبٌۢ بِالنَّہَارِ
Sawaa-un minkum man asarral qaula waman jahara bihi waman huwa mustakhfin billaili wasaaribun binnahaar(i);

Sama saja (bagi Tuhan), siapa diantaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari.
―QS. 13:10
Topik ▪ Tugas-tugas malaikat
13:10, 13 10, 13-10, Ar Ra’d 10, ArRad 10, Ar Rad 10, Ar-Ra’d 10

Tafsir surah Ar Ra'd (13) ayat 10

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ar Ra’d (13) : 10. Oleh Kementrian Agama RI

Sama saja bagi Allah di antaramu yang merahasiakan ucapannya, yang menyimpan saja dalam hatinya, atau yang berterus terang mengucapkannya.
Semuanya itu tidak ada yang samar bagi Allah, seperti diterangkan dalam firman-Nya:

Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi.
(Q.S.
Taha: 7)

Dalam sebuah hadis diterangkan, Siti Aisyah berkata: “Maha Suci Allah Yang mendengar semua suara-suara.
Demi Allah, pernah datanglah seorang wanita (mujadilah) yang mengajukan gugatan tentang suaminya kepada Rasulullah ﷺ Oleh beliau dijawab bahwa dalam hal ini belum ada keputusan Allah, lalu wanita itu menyampaikan pengaduannya di muka Baitullah.
Saya sendiri, kata Aisyah berada di dekat Baitullah dan mendengar pengaduannya secara sayup-sayup tidak jelas, kemudian Allah menurunkan firman-Nya:

Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang mengajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya dan mengadukan (halnya) kepada Allah.
Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua.
Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

(Q.S.
Al-Mujadilah: 1)

Allah mengetahui siapa yang bersembunyi di rumahnya di malam hari dan berjalan-jalan menampakkan dirinya di siang hari.
Semuanya sama bagi Allah.
Oleh Ibnu Abbas ayat ini ditafsirkan sebagai berikut: Allah mengetahui orang yang karena penuh keragu-raguan suka bersembunyi di rumahnya di malam hari dan berjalan menampakkan diri di siang hari, Seperti seorang wanita yang bersih daripada dosa.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dia mengetahui segala keadaan kalian, perkataan dan perbuatan, semasa hidup.
Dengan begitu, Dia mengetahui perkataan yang kalian rahasiakan dan apa yang kalian tampakkan.
Dia juga mengetahui persembunyian kalian di malam hari dan keluarnya kalian di siang hari.
Semua itu sama dalam ilmu Allah.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Sama saja) menurut ilmu Allah subhanahu wa ta’ala (siapa yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus terang, dan siapa yang bersembunyi) menyembunyikan dirinya (di malam hari) di dalam kegelapannya (dan yang berjalan) yang tampak kepergiannya di dalam perjalanannya (di siang hari).

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Sama saja dalam pengetahuan Allah, siapa yang merahasiakan ucapannya diantara kalian, dan siapa yang menyatakan ucapannya.
Sama saja bagi-Nya siapa yang menyembunyikan perbuatannya dalam kegelapan malam, dan siapa yang menampakkan perbuatannya di siang hari.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala.
menceritakan perihal ilmu-Nya yang meliputi segala sesuatu dan semua- makhluk-Nya.
Sama saja bagi Allah apakah sebagian dari mereka merahasiakan ucapannya atau berterus terang, sesungguhnya Allah mendengar semuanya, tiada sesuatu pun yang tersembunyi bagi-Nya.
Sama halnya dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan jika kamu mengeraskan ucapanmu, maka sesungguhnya Dia mengetahui rahasia dan yang lebih tersembunyi.
(Thaahaa:7)

dan Yang mengetahui apa yang kalian sembunyikan dan apa yang kalian nyalakan.
(An Naml:25)

Siti Aisyah r.a.
telah mengatakan, “Mahasuci Tuhan yang pendengaran­Nya meliputi semua suara.
Demi Allah, sesungguhnya wanita yang menggugat datang kepada Rasulullah ﷺ mengadukan perihal suaminya, sedangkan saat itu aku sedang berada di sebelah rumah, dan sesungguhnya Rasulullah ﷺ menyembunyikan sebagian dari ucapannya dariku, lalu turunlah firman Allah subhanahu wa ta’ala.
yang mengatakan:

‘Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang memajukan gugatan kepada kamu tentang suaminya, dan mengadukan (halnya) kepada Allah.
Dan Allah mendengar soal jawab antara kamu berdua.
Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
‘(Al Mujaadalah:1)

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

dan siapa yang bersembunyi di malam hari.

Maksudnya, bersembunyi di dalam rumahnya di kegelapan malam hari.

…dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari.

Yaitu menampakkan dirinya berjalan di siang hari.
Kedua keadaan tersebut sama saja bagi ilmu Allah, yakni Dia mengetahui semuanya dengan sama.
Hal ini sama dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

Ingatlah di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain.
(Huud:5), hingga akhir ayat.

Kalian tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu ayat dari Al-Qur’an dan kalian tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atas kalian di waktu kalian melakukannya.
Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit.
Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).
(Yunus:61)


Informasi Surah Ar Ra'd (الرعد)
Surat Ar Ra’d ini terdiri atas 43 ayat termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Surat ini dinamakan “Ar Ra’d” yang berarti “guruh” karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya “Dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya”,
menunjukkan sifat kesucian dan kesempumaan Allah subhanahu wa ta’ala Dan lagi sesuai dengan sifat Al Qur’an yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan ha­rapan kepada manusia.

Isi yang terpenting dari surat ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta’ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dari ketaatan atau ke­ ingkaran terhadap hukum Allah.

Keimanan:

Allah-lah yang menciptakan alam semesta serta mengaturnya
ilmu Allah meliputi segala sesuatu
adanya malaikat yang selalu memelihara manusia yang datang silih berganti, yaitu malaikat Hafazhah
hanya Allah yang menerima do’a dari hamba­ Nya
memberi taufiq hanya hak Allah, sedang tugas para rasul menyampaikan agama Allah.

Hukum:

Manusia dilarang mendo’akan yang jelek-jelek untuk dirinya
kewajiban mencegah perbuatan-perbuatan yang mungkar.

Kisah:

Kisah pengalaman nabi-nabi zaman dahulu.

Lain-lain:

Beberapa sifat yang terpuji
perumpamaan bagi orang-orang yang menyembah ber­hala dan orang-orang yang menyembah Allah
Allah tidak merobah nasib sesuatu bangsa sehingga mereka merobah keadaan mereka sendiri.

Ayat-ayat dalam Surah Ar Ra'd (43 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 10 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 10 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ar-Ra'd (13) ayat 10 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ar-Ra'd - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 43 & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Ar-Ra'd (bahasa Arab:الرّعد, ar-Ra'd, "Guruh") adalah surah ke-13 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 43 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan Ar-Ra'd yang berarti Guruh (Petir) karena dalam ayat 13 Allah berfirman yang artinya ...dan guruh itu bertasbih sambil memuji-Nya, menunjukkan sifat kesucian dan kesempurnaan Allah subhanahu wa ta'ala, dan lagi sesuai dengan sifat Al-Quran yang mengandung ancaman dan harapan, maka demikian pulalah halnya bunyi guruh itu menimbulkan kecemasan dan harapan kepada manusia.
Isi yang terpenting dari surah ini ialah bahwa bimbingan Allah kepada makhluk-Nya bertalian erat dengan hukum sebab dan akibat.
Bagi Allah subhanahu wa ta'ala tidak ada pilih kasih dalam menetapkan hukuman.
Balasan atau hukuman adalah akibat dan ketaatan atau keingkaran terhadap hukum Allah.

Nomor Surah13
Nama SurahAr Ra'd
Arabالرعد
ArtiGuruh (petir)
Nama lain-
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu96
JuzJuz 13 (ayat 1-43)
Jumlah ruku'3 ruku'
Jumlah ayat43
Jumlah kata854
Jumlah huruf3541
Surah sebelumnyaSurah Yusuf
Surah selanjutnyaSurah Ibrahim
4.4
Ratingmu: 4.6 (16 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/13-10







Pembahasan ▪ surah al arad ayat 10

Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta