Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages

Tampilkan Lainnya ...

Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in posts
Search in pages
QS. An Nuur (Cahaya) – surah 24 ayat 64 [QS. 24:64]
اَلَاۤ اِنَّ لِلّٰہِ مَا فِی السَّمٰوٰتِ وَ الۡاَرۡضِ ؕ قَدۡ یَعۡلَمُ مَاۤ اَنۡتُمۡ عَلَیۡہِ ؕ وَ یَوۡمَ یُرۡجَعُوۡنَ اِلَیۡہِ فَیُنَبِّئُہُمۡ بِمَا عَمِلُوۡا ؕ وَ اللّٰہُ بِکُلِّ شَیۡءٍ عَلِیۡمٌ
Alaa inna lillahi maa fiis-samaawaati wal ardhi qad ya’lamu maa antum ‘alaihi wayauma yurja’uuna ilaihi fayunabbi-uhum bimaa ‘amiluu wallahu bikulli syai-in ‘aliimun;
Ketahuilah, sesungguhnya milik Allah-lah apa yang di langit dan di bumi.
Dia mengetahui keadaan kamu sekarang.
Dan (mengetahui pula) hari (ketika mereka) dikembalikan kepada-Nya, lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.
Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
―QS. 24:64
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Kebenaran hari penghimpunan ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah
English Translation - Sahih International
Unquestionably, to Allah belongs whatever is in the heavens and earth.
Already He knows that upon which you (stand) and (knows) the Day when they will be returned to Him and He will inform them of what they have done.
And Allah is Knowing of all things.
―QS. 24:64

Alquran Arti Perkata (Indonesia & English)
أَلَآ ketahuilah

No doubt!
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
لِلَّهِ kepunyaan Allah

to Allah (belongs)
مَا apa

whatever
فِى di

(is) in
ٱلسَّمَٰوَٰتِ langit(jamak)

the heavens
وَٱلْأَرْضِ dan dibumi

and the earth.
قَدْ sesungguhnya

Verily,
يَعْلَمُ Dia mengetahui

He knows
مَآ apa yang

what
أَنتُمْ kamu

you
عَلَيْهِ atasnya

(are) on [it],
وَيَوْمَ dan hari

And (the) Day
يُرْجَعُونَ mereka dikembalikan

they will be returned
إِلَيْهِ kepada-Nya

to Him
فَيُنَبِّئُهُم lalu Dia menerangkan kepada mereka

then He will inform them
بِمَا dengan apa

of what
عَمِلُوا۟ mereka kerjakan

they did.
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
بِكُلِّ dengan segala

of every
شَىْءٍ sesuatu

thing
عَلِيمٌۢ Maha Mengetahui

(is) All-Knower.

 

Tafsir surah An Nuur (24) ayat 64

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Ketahuilah wahai manusia, bahwa hanya Allahlah pemilik kerajaan langit dan bumi beserta isinya.
Dia mengetahui kekafiran, ketundukan, kemaksiatan dan ketaatan yang ada pada kalian.
Maka janganlah kalian melanggar perintah-Nya.
Semua manusia ketika kembali kepada Allah pada hari kiamat akan diberitahukan segala apa yang mereka lakukan di dunia.
Dan Dia akan membalas itu semua.
Sebab ilmu Allah meliputi itu semua.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Ketahuilah, sesungguhnya kepunyaan Allahlah apa yang di langit dan di bumi) sebagai milik, makhluk dan hamba-Nya.

(Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kalian) hai orang-orang Mukallaf

(berada di dalamnya) apakah kalian beriman atau munafik.

(Dan) Dia mengetahui pula

(hari manusia dikembalikan kepada-Nya) di dalam ungkapan ini terdapat iltifat dari mukhatab ke ghaib.
Maksudnya, bila hal itu akan terjadi

(lalu diterangkan-Nya kepada mereka) pada hari itu

(apa yang telah mereka kerjakan) yaitu perbuatan baik dan perbuatan buruk yang telah mereka perbuat

(Dan Allah terhadap segala sesuatu) terhadap semua perbuatan kalian dan selainnya

(Maha Mengetahui.)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Ketahuilah, sesungguhnya kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan di bumi, baik dalam mencipta, menguasai maupun dalam <a aria-describedby="tt" href="https://risalahmuslim.id/kamus/haq" class="glossaryLink cmtt_Istilah Umum" data-cmtooltip="

haq
Sebelum menjalani hukuman mati, seorang sufi, Hussein bin Manshur al Hallaj, berjalan sambil dikawal aparat.<BR CLASS=""> Ketika melihat kerumunan orang, dia berkata lantang,“Haq, haq, haq, ana al-haq (kebenaran, kebenaran, kebenaran, akulah kebenaran).”Dia pun harus menjalani hukuman mati atas pernyataannya yang kontroversial itu.<BR CLASS="">Lantas, apa sebetulnya makna al-haq? Ensiklopedia Alquran: Kajian Kosakata Menulis menjelaskan bahwa kata yang terdiri atas huruf haa dan qaf itu maknanya berkisar padaㅤ(…)</BR></BR>

” >hak diibadahi.
Sesungguhnya ilmu-Nya meliputi seluruh keadaan kalian, dan Dia menguasai hari di mana para hamba akan kembali kepada-Nya nanti di akhirat.
Dia mengetahui perbuatan mereka dan akan membalasnya.
Allah adalag Dzat yang Maha Mengetahui segala sesuatu.
Tiada yang tersembunyi dari diri-Nya, semua perbuatan dan keadaan mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala memberitahukan bahwa Dialah Yang Memiliki langit dan bumi, dan Dia adalah Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata.
Dia mengetahui apa yang dikerjakan oleh hamba-hamba-Nya, secara sembunyi-sembunyi maupun secara terang-terangan.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kalian berada di dalamnya (sekarang).
(QS. An-Nuur [24]: 64)

Huruf qad menunjukkan makna tahqiq, yakni pasti terjadi.
Seperti pengertian yang terdapat di dalam firman-Nya:

Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kalian dengan berlindung (kepada kawannya).
(QS. An-Nuur [24]: 63)

Sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang menghalang-halangi di antara kalian.
(QS. Al-Ahzab [33]: 18), hingga akhir ayat.

Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan wanita yang memajukan gugatan kepada kami.
(QS. Al-Mujadilah [58]: 1), hingga akhir ayat.

Sesungguhnya Kami mengetahui bahwa apa yang mereka katakan itu menyedihkan hatimu, (janganlah kamu bersedih hati), karena mereka sebenarnya bukan mendustakan kamu, tetapi orang-orang yang zalim itu mengingkari ayat-ayat Allah.
(QS. Al-An’am [6]: 33)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit.
(QS. Al-Baqarah [2]: 144), hingga akhir ayat.

Semua ayat tersebut di dalamnya terdapat huruf qad yang bermakna tahqiq.
Semisal dengannya ialah ucapan seorang juru azan dalam iqamahnya,

“Sesungguhnya salat telah didirikan.”

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya Dia mengetahui keadaan yang kalian berada di dalamnya (sekarang).
(QS. An-Nuur [24]: 64)

Yakni Dia mengetahui dan menyaksikannya, tiada sesuatu pun yang tersembunyi dari-Nya walaupun sebesar zarrah.
Pengertiannya sama dengan apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan bertawakallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
(QS. Asy-Syu’araa [26]: 217)

sampai dengan firman-Nya:

Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
(QS. Asy-Syu’araa [26]: 220)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan kamu tidak membaca suatu ayat dari Alquran dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atas kalian di waktu kalian melakukannya.
Tidak luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi ataupun di langit.
Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula)yang lebih besar daripada itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).
(QS. Yunus [10]: 61)

Maka apakah Tuhan yang menjaga setiap diri terhadap apa yang di­perbuatnya (sama dengan yang tidak demikian sifatnya)?
(QS. Ar-Ra’d [13]: 33)

Yakni Dia Maha Menyaksikan apa yang diperbuat oleh hamba-hamba-Nya, kebaikan dan keburukan mereka.

Ingatlah, di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain, Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka lahirkan.
(QS. Hud [11]: 5)

Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antara kalian yang merahasiakan ucapannya dan siapa yang berterus-terang.
(QS. Ar-Ra’d [13]: 10), hingga akhir ayat.

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya.
Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).
(QS. Hud [11]::
6)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib, tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur malainkan Dia mengetahuinya (pula) dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).
(QS. Al-An’am [6]: 59)

Ayat-ayat Alquran dan hadishadis yang membicarakan hal ini sangat banyak.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan (mengetahui pula) hari (manusia) dikembalikan kepada-Nya.
(QS. An-Nuur [24]: 64)

Yakni di hari semua makhluk dikembalikan kepada Allah, yaitu hari kiamat.

lalu diterangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan.
(QS. An-Nuur [24]: 64)

Artinya, Allah memberitahukan kepada mereka semua perbuatan mereka ketika di dunia, baik yang besar maupun yang kecil, baik yang berat maupun yang ringan.
Sama seperti yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta’aladalam ayat lain melalui firman-Nya:

Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 13)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata,
“Aduhai, celaka kami.
Kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya, dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis).
Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun.
(QS. Al-Kahfi [18]: 49)

Karena itulah dalam ayat berikut ini disebutkan oleh firman-Nya:

Dan (mengetahui pula) hari (manusia) dikembalikan kepada-Nya, lalu di terangkan-Nya kepada mereka apa yang telah mereka kerja­kan.
Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
(QS. An-Nuur [24]: 64)

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, dan kami memohon kesempurnaan kepada-Nya.