Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Nuur (Cahaya) – surah 24 ayat 28 [QS. 24:28]

فَاِنۡ لَّمۡ تَجِدُوۡا فِیۡہَاۤ اَحَدًا فَلَا تَدۡخُلُوۡہَا حَتّٰی یُؤۡذَنَ لَکُمۡ ۚ وَ اِنۡ قِیۡلَ لَکُمُ ارۡجِعُوۡا فَارۡجِعُوۡا ہُوَ اَزۡکٰی لَکُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ بِمَا تَعۡمَلُوۡنَ عَلِیۡمٌ
Fa-in lam tajiduu fiihaa ahadan falaa tadkhuluuhaa hatta yu’dzana lakum wa-in qiila lakumuurji’uu faarji’uu huwa azka lakum wallahu bimaa ta’maluuna ‘aliimun;
Dan jika kamu tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin.
Dan jika dikatakan kepadamu,
“Kembalilah!”
Maka (hendaklah) kamu kembali.
Itu lebih suci bagimu, dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
―QS. An Nuur [24]: 28

Daftar isi

And if you do not find anyone therein, do not enter them until permission has been given you.
And if it is said to you,
"Go back,"
then go back;
it is purer for you.
And Allah is Knowing of what you do.
― Chapter 24. Surah An Nuur [verse 28]

فَإِن maka jika

But if
لَّمْ tidak

not
تَجِدُوا۟ kamu menemui

you find
فِيهَآ didalamnya

in it
أَحَدًا seseorang

anyone,
فَلَا maka jangan

then (do) not
تَدْخُلُوهَا kamu memasukinya

enter it
حَتَّىٰ sehingga

until
يُؤْذَنَ diizinkan

permission has been given
لَكُمْ bagi kalian

to you.
وَإِن dan jika

And if
قِيلَ dikatakan

it is said
لَكُمُ bagi kalian

to you
ٱرْجِعُوا۟ kembalilah kamu

"Go back,"
فَٱرْجِعُوا۟ maka kembalilah kamu

then go back;
هُوَ ia/hal itu

it
أَزْكَىٰ lebih suci/bersih

(is) purer
لَكُمْ bagi kalian

for you.
وَٱللَّهُ dan Allah

And Allah
بِمَا dengan/terhadap apa

of what
تَعْمَلُونَ kamu kerjakan

you do
عَلِيمٌ Maha Mengetahui

(is) All-Knower.

Tafsir

Alquran

Surah An Nuur
24:28

Tafsir QS. An Nuur (24) : 28. Oleh Kementrian Agama RI


Pada ayat ini Allah menerangkan bahwa apabila hendak memasuki rumah orang lain dan tidak menemukan seorang di dalamnya yang berhak memberi izin atau tidak ada penghuninya, janganlah sekali-kali memasukinya, sebelum ada izin, kecuali ada hal yang mendesak seperti ada kebakaran di dalamnya, yang mengkhawatirkan akan menjalar ke tempat lain, atau untuk mencegah suatu perbuatan jahat yang akan terjadi di dalamnya, maka bolehlah memasukinya meskipun tidak ada izin.
Tetapi kalau orang yang berhak memberi izin untuk masuk, menganjurkan supaya pulang, karena ada hal-hal di dalam rumah yang oleh pemilik rumah merasa malu dilihat orang lain, maka ia harus pulang karena yang demikian itu lebih menjamin keselamatan bersama.

Allah Maha Mengetahui isi hati dan niat yang terkandung di dalamnya.

Tafsir QS. An Nuur (24) : 28. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Jika kalian tidak menemui seseorang pun di rumah itu yang dapat dimintai izin, maka jangan sekali-kali kalian masuk sampai ada yang memperkenankannya.
Dan jika kalian tidak diperkenankan masuk dan disuruh kembali, maka kembalilah.


Jangan kalian memaksa agar diperkenankan masuk.
Sesungguhnya, dengan kembali kalian lebih terhormat dan jiwa kalian lebih dapat tersucikan.


Allah Maha Mengetahui segala ihwal kalian dan akan membalasnya.
Maka janganlah kalian melanggar petunjuk-petunjuk-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Jika kalian tidak menemukan seseorang di dalam rumah orang lain itu, maka janganlah kalian masuk sebelum kalian menemukan seseorang yang memberi izin kepada kalian.
Jika ia tidak memberi izin bahkan berkata kepada kalian:
Kembalilah, maka hendaklah kalian kembali.


Dan janganlah mendesak terus untuk masuk.
Karena kembali pada saat itu adalah yang terbaik untuk kalian.


Sebab terkadang berada dalam keadaan tidak suka bilamana dilihat orang lain.
Allah adalah Dzat yang Maha Mengetahui amal perbuatan kalian dan akan membalas seseorang sesuai dengan amal perbuatannya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Jika kalian tidak menemukan seorang pun di dalamnya) maksudnya orang yang mengizinkan kalian masuk


(maka janganlah kalian masuk sebelum kalian mendapat izin.
Dan jika dikatakan kepada kalian) sesudah kalian meminta izin


("Kembalilah"
maka hendaklah kalian kembali.
Itu) yakni kembali itu


(lebih bersih) dan lebih baik


(bagi kalian) daripada berdiam menunggu di pintu


(dan Allah terhadap apa yang kalian kerjakan) yakni mengenai memasuki rumah orang lain dengan memakai izin atau tidak


(Maha Mengetahui) Dia kelak akan membalasnya kepada kalian.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Jika kalian tidak menemui seorang pun di dalamnya, maka jangan­lah kalian masuk sebelum kalian mendapat izin.
(QS. An-Nuur [24]: 28)

Karena sikap yang dilarang itu mengandung pengertian tindakan seenaknya terhadap hak milik orang lain tanpa seizin pemiliknya.
Padahal si pemilik mempunyai kekuasaan penuh untuk memberi izin masuk atau menolak menurut apa yang disukainya.

Dan jika dikatakan kepada kalian,
"Kembali (saja)lah?,
"
maka hen­daklah kalian kembali.
Itu lebih bersih bagi kalian.
(QS. An-Nuur [24]: 28)

Yakni apabila penghuni rumah menolak kedatangan kalian sebelum kalian meminta izin atau sesudahnya.

maka hendaklah kalian kembali.
Itu lebih bersih bagi kalian.
(QS. An-Nuur [24]: 28)

Yaitu kembali kalian adalah lebih suci dan lebih bersih bagi nama kalian.

dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.
(QS. An-Nuur [24]: 28)

Qatadah mengatakan bahwa sebagian Muhajirin berkata bahwa sesungguhnya sepanjang usianya ia mencari makna ayat ini, tetapi ia tidak menjumpainya, karena bila ia meminta izin untuk menemui seseorang dari saudaranya, saudaranya itu berkata,
"Kembalilah,"
hingga terpaksa ia kembali, sedangkan hatinya masih dipenuhi oleh rasa ingin tahu.

Dan jika dikatakan kepada kalian,
"Kembali (saja)lah,
"
maka hendaklah kalian kembali.
Itu lebih bersih bagi kalian dan Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.
(QS. An-Nuur [24]: 28)

Sa’id ibnu Jubair mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa janganlah kalian berdiri di depan pintu rumah orang lain (bila meminta izin).

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Tidak ada dosa atas kalian memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami.
(QS. An-Nuur [24]: 28), hingga akhir ayat.

Ayat yang mulia ini lebih khusus maknanya daripada ayat sebelumnya.
Karena dalam ayat ini terkandung pengertian yang membolehkan masuk ke dalam rumah-rumah yang disediakan tidak untuk didiami, jika ia mempunyai keperluan di dalamnya, sekalipun tanpa izin.
Misalnya seperti ruangan yang disediakan untuk tamu, bila seseorang telah mendapat izin sejak semulanya, maka itu sudah cukup baginya.

Ibnu Juraij mengatakan bahwa Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Janganlah kalian memasuki rumah yang bukan rumah kalian.
(QS. An-Nuur [24]: 27)
Kemudian ayat ini di-mansukh dan dikecualikan oleh firman Allah subhanahu wa ta’ala yang lainnya, yaitu:
Tidak ada dosa atas kalian memasuki rumah yang tidak disediakan untuk didiami, yang di dalamnya ada keperluan kalian.
(QS. An-Nuur [24]: 29)

Hal yang sama telah diriwayatkan dari Ikrimah dan Al-Hasan Al-Basri.
Yang lainnya mengatakan bahwa rumah yang tidak disediakan untuk didiami ialah seperti kios-kios, ruang-ruang tunggu para penumpang, rumah-rumah Mekah, dan lain-lainnya.
Pendapat ini dipilih oleh Ibnu Jarir, dan ia meriwayatkannya dari Jama’ah, tetapi pendapat yang pertama lebih kuat.
Hanya Allah-lah Yang Maha Mengetahui.

Malik telah meriwayatkan dari Zaid ibnu Aslam, bahwa rumah yang disediakan bukan untuk didiami adalah yang terbuat dari bulu, yakni kemah-kemah dan tenda-tenda.

Unsur Pokok Surah An Nuur (النور)

Surat An-Nuur terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surat-surat Madaniyyah.

Dinamai "An Nuur" yang berarti "Cahaya",
diambil dari kata An Nuur yang terdapat pada ayat 35.
Dalam ayat ini, Allah subhanahu wa ta’ala menjelaskan tentang Nuur Ilahi, yakni Alquran yang mengandung petunjuk-petunjuk.

Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta.

Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk-petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Keimanan:

▪ Kesaksian lidah dan anggota-anggota tubuh atas segala perbuatan manusia pada hari kiamat.
▪ Hanya Allah yang menguasai langit dan bumi.
▪ Kewajiban rasul hanyalah menyampaikan agama Allah.
▪ Iman rnerupakan dasar daripada diterimanya amal ibadah.

Hukum:

Hukumhukum sekitar masalah zina, li’an dan Ummul mukmininAisyah r.a. (Qishshatul lfki).

Lain-lain:

▪ Semua jenis hewan diciptakan Allah dari air.
▪ Janji Allah kepada kaum muslimin yang beramal saleh.

Audio

QS. An-Nuur (24) : 1-64 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 64 + Terjemahan Indonesia

QS. An-Nuur (24) : 1-64 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 64

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nuur ayat 28 - Gambar 1 Surah An Nuur ayat 28 - Gambar 2
Statistik QS. 24:28
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah An Nuur.

Surah An-Nur (Arab: النّور‎) adalah surah ke-24 dari Alquran.
Surah ini terdiri atas 64 ayat, dan termasuk golongan surah Madaniyah.
Dinamai An-Nur yang berarti Cahaya yang diambil dari kata An-Nur yang terdapat pada ayat ke 35.
Dalam ayat ini, Allah ﷻ menjelaskan tentang Nur Ilahi, yakni Alquran yang mengandung petunjuk-petunjuk.
Petunjuk-petunjuk Allah itu, merupakan cahaya yang terang benderang menerangi alam semesta.
Surat ini sebagian besar isinya memuat petunjuk- petunjuk Allah yang berhubungan dengan soal kemasyarakatan dan rumah tangga.

Nomor Surah 24
Nama Surah An Nuur
Arab النور
Arti Cahaya
Nama lain
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 102
Juz Juz 18
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 64
Jumlah kata 1381
Jumlah huruf 5755
Surah sebelumnya Surah Al-Mu’minun
Surah selanjutnya Surah Al-Furqan
Sending
User Review
5 (1 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

24:28, 24 28, 24-28, Surah An Nuur 28, Tafsir surat AnNuur 28, Quran An Nur 28, An-Nur 28, Surah An Nur ayat 28

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah An Nuur

۞ QS. 24:1 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 24:2 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:4 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:5 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Pelebur dosa besar •

۞ QS. 24:9 • Hal-hal yang mengakibatkan kemurkaan Allah

۞ QS. 24:10 At Tawwab (Maha Penerima taubat) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Melenyapkan kesusahan orang muslim

۞ QS. 24:11 • Siksa orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:14 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:15 • Dosa-dosa besar

۞ QS. 24:18 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:19 • Keluasan ilmu Allah • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:20 Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 24:21 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 24:22 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 24:23 • Dosa-dosa besar • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:24 • Manusia bersaksi atas dirinya • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 24:25 • Al Haq (Maha Benar) • Al Mubin (Maha Penjelas) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:26 • Ampunan Allah yang luas

۞ QS. 24:28 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:29 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 24:30 Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 24:32 Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Wasi’ (Maha Luas)

۞ QS. 24:33 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Keistimewaan Islam • Perbuatan dan niat

۞ QS. 24:34 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 24:35 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • An Nur (Cahaya) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 24:36 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 24:37 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 24:38 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Pelipatgandaan pahala bagi orang mukmin • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 24:39 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Perbuatan orang kafir sia-sia

۞ QS. 24:41 • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:42 • Segala sesuatu milik Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 24:43 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaSifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 24:44 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 24:45 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Khaliq (Maha Pencipta) • Al Qadiir (Maha Penguasa) •

۞ QS. 24:46 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 24:47 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 24:48 • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 24:49 • Sifat orang munafik

۞ QS. 24:50 • Sifat orang munafik • Siksa orang munafik

۞ QS. 24:52 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 24:53 Al Khabir (Maha Waspada) • Sifat orang munafik • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 24:54 • Sifat orang munafik • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 24:55 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminTauhid Uluhiyyah • Kekuatan umat Islam di dunia • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 24:57 • Sifat neraka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 24:58 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:59 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:60 • Sifat Sama’ (mendengar) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 24:61 • Toleransi Islam

۞ QS. 24:62 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Iman adalah ucapan dan perbuatan •

۞ QS. 24:63 • Sifat orang munafik • Peringatan Allah terhadap hambaNya • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 24:64 • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran hari penghimpunan • Menghitung amal kebaikan

Ayat Pilihan

Bani lsrail berkata:
“Hai Musa.
buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana mereka mempunyai beberapa tuhan (berhala)”.
Musa menjawab:
“Sesungguh-nya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)”.
QS. Al-A’raf [7]: 138

Ya Tuhan kami,
anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami & keturunan kami sebagai penyenang hati (kami),
dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
QS. Al-Furqan [25]: 74

Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
Untukmu agamamu,
dan untukku lah,
agamaku.
QS. Al-Kafirun [109]: 3-6

Pada hari yang amat sulit & orang kafir diseru sujud lalu mereka tak mampu, pandangan mereka kabur dipenuhi kehinaan.
Sesungguhnya dulu ketika di dunia mereka pernah diseru bersujud, tapi mereka menolak padahal mereka mampu.
QS. Al-Qalam [68]: 42

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

There is no question

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Kamus

mudarat

Apa itu mudarat? mu.da.rat sesuatu yang tidak menguntungkan; rugi; keru-gian; memberi mudarat; (2) tidak berhasil; gagal; (3) merugikan; tidak berguna; pekerjaan yang mudarat itu sebaiknya kautinggal...

Siyasah

Apa itu Siyasah? Siyasah (سياسة) adalah sebuah istilah dalam Bahasa Arab yang dikaitkan dengan otoritas politik. Dalam literatur pra-Islam siyasah merujuk kepada manajemen urusan dalam suatu nege...

At-Tariq

Apa itu At-Tariq? Surah At-Tariq (bahasa Arab:الطّارق) adalah surah ke 86 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makiyah yang terdiri atas 17 ayat. Dinamakan At-Tariq yang berarti Yang datang...