Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 87 [QS. 4:87]

اَللّٰہُ لَاۤ اِلٰہَ اِلَّا ہُوَ ؕ لَیَجۡمَعَنَّکُمۡ اِلٰی یَوۡمِ الۡقِیٰمَۃِ لَا رَیۡبَ فِیۡہِ ؕ وَ مَنۡ اَصۡدَقُ مِنَ اللّٰہِ حَدِیۡثًا
Allahu laa ilaha ilaa huwa layajma’annakum ila yaumil qiyaamati laa raiba fiihi waman ashdaqu minallahi hadiitsan;
Allah, tidak ada tuhan selain Dia.
Dia pasti akan mengumpulkan kamu pada hari Kiamat yang tidak diragukan terjadinya.
Siapakah yang lebih benar perkataan(nya) daripada Allah?
―QS. An Nisaa’ [4]: 87

Allah – there is no deity except Him.
He will surely assemble you for (account on) the Day of Resurrection, about which there is no doubt.
And who is more truthful than Allah in statement.
― Chapter 4. Surah An Nisaa‘ [verse 87]

ٱللَّهُ Allah

Allah –
لَآ tidak ada

(there is) no
إِلَٰهَ Tuhan

god
إِلَّا kecuali/melainkan

except
هُوَ Dia

Him,
لَيَجْمَعَنَّكُمْ sungguh Dia akan mengumpulkan kamu

surely He will gather you
إِلَىٰ kepada/sampai

to
يَوْمِ hari

(the) Day
ٱلْقِيَٰمَةِ kiamat

(of) Resurrection –
لَا tidak ada

no
رَيْبَ keraguan

doubt
فِيهِ didalamnya

about it.
وَمَنْ dan barang siapa

And who
أَصْدَقُ lebih benar

(is) more truthful
مِنَ dari

than
ٱللَّهِ Allah

Allah
حَدِيثًا perkataan

(in) statement.

Tafsir

Alquran

Surah An Nisaa’
4:87

Tafsir QS. An Nisaa’ (4) : 87. Oleh Kementrian Agama RI


Kaum Muslimin akan menerima ganjaran berupa pahala dari Allah Yang Mahakuasa di hari kemudian nanti.
Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa yang berhak disembah, karenanya janganlah kaum Muslimin lalai berbakti kepada-Nya dan tunduk menjunjung perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Kebahagiaan dan ketenangan jiwa serta kemurnian akal manusia adalah terletak pada kebebasannya dari belenggu kebendaan.
Selain Allah, tidak ada yang berhak disembah karena hanya Allah yang sanggup membangkitkan dan menghimpun manusia pada hari kemudian, hari yang pasti datangnya.

Karena itu hendaklah manusia percaya kepada firman Allah, karena tidak satupun yang dapat lebih dipercayai selain firman Allah.


Adapun yang bukan berasal dari Allah tidak pasti kebenarannya, karena berita-berita dari manusia mengandung kemungkinan benar dan kemungkinan salah.

Tafsir QS. An Nisaa’ (4) : 87. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Allah, yang tidak ada tuhan selain Dia dan tidak ada kekuasaan bagi selain Dia, benar-benar akan membangkitkan dan mengumpulkan kalian setelah mati untuk dihisab.
Dia telah mengatakan hal itu, maka janganlah ragu dengan perkataan-Nya.


Adakah perkataan yang lebih benar dari perkataan Allah?

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Hanya Allah semata yang memiliki uluhiyah atas seluruh makhluk-Nya.
Dia pasti akan mengumpulkan kalian di hari Kiamat yang tidak ada keraguan padanya untuk menghisab dan membalas kalian.


Tidak ada yang lebih jujur perkataannya daripada Allah dalam berita yang dikabarkan-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Allah, tiada Tuhan selain Dia) dan Allah


(akan menghimpun kamu) dari kubur-kuburmu


(sampai) maksudnya pada


(dari kiamat yang tak ada keraguan) atau kebimbangan


(mengenainya.
Dan siapa lagi) artinya tidak ada seorang pun


(yang lebih benar ucapannya daripada Allah).
Tatkala orang-orang kembali dari perang Uhud, mereka berbeda pendapat mengenai orang-orang munafik.
Suatu golongan mengatakan,
"Bunuhlah mereka!"
Sedangkan satu golongan lagi mengatakan,
"Jangan!"
Maka turunlah ayat berikut ini:

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Allah, tidak ada Tuhan selain Dia.

merupakan pemberitahuan tentang keesaan-Nya dan hanya Dialah Tuhan semua makhluk.
Ungkapan ini mengandung qasam (sumpah) bagi firman selanjutnya, yaitu:

Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kalian di hari kiamat, yang tidak ada keraguan padanya.

Huruf lam yang terdapat pada lafaz لَيَجْمَعَنَّكُمْ merupakan pendahuluan bagi qasam.
Dengan demikian, maka firman-Nya:
Allah, tidak ada Tuhan selain Dia.
(QS. An-Nisa’ [4]: 87)
merupakan kalimat berita dan sekaligus sebagai sumpah yang menyatakan bahwa Dia kelak akan menghimpun semua manusia dari yang awal hingga yang terakhir di suatu padang (mahsyar), yakni pada hari kiamat nanti.
Lalu Dia memberikan balasan kepada setiap orang yang beramal sesuai dengan amalnya masing-masing.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Dan siapakah yang lebih benar perkataan(nya) daripada Allah?

Yakni tiada seorang pun yang lebih benar daripada Allah dalam perkataan, berita, janji, dan ancaman-Nya.
Maka tidak ada Tuhan selain Dia, dan tidak ada Penguasa selain Dia.

Unsur Pokok Surah An Nisaa’ (النّساء)

Surat An-Nisaa’, yang terdiri dari 176 ayat itu, adalah surat Madaniyyah yang terpanjang sesudah surat Al-Baqarah.

Dinamakan An Nisaa‘ karena dalam surat ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surat yang paling banyak membicarakan hal itu dibanding dengan surat-surat yang lain.

Surat yang lain yang banyak juga membicarakan tentang hal wanita ialah surat Ath-Thalaaq.
Dalam hubungan ini biasa disebut surat An Nisaa‘ dengan sebutan:
"Surat An Nisaa‘ Al Kubraa" (surat An Nisaa‘ yang besar), sedang surat Ath Thalaaq disebut dengan sebutan:
"Surat An Nisaa‘ Ash Shughraa" (surat An Nisaa‘ yang kecil).

Keimanan:

Syirik (dosa yang paling besar) akibat kekafiran di hari kemudian.

Hukum:

▪ Kewajiban para washi dan para wali.
Hukum poligami.
▪ Mas kawin.
▪ Memakan harta anak yatim dan orang-orang yang tidak dapat mengurus hartanya.
▪ Pokok-pokok hukum warisan.
▪ Perbuatan-perbuatan keji dan hukumannya.
▪ Wanita-wanita yang haram dikawini.
Hukum mengawini budak wanita.
▪ Larangan memakan harta secara bathil.
Hukum syiqaq dan nusyuz.
▪ Kesucian lahir batin dalam shalat.
Hukum suaka.
Hukum membunuh seorang Islam.
Shalat khauf‘.
▪ Larangan melontarkan ucapan-ucapan buruk.
▪ Masalah pusaka kalalah.

Kisah:

▪ Kisah-kisah tentang nabi Musa `alaihis salam dan pengikutnya.

Lain-lain:

▪ Asal manusia adalah satu.
▪ Keharusan menjauhi adat-adat zaman jahiliyah dalam perlakuan terhadap wanita.
Normanorma bergaul dengan isteri.
▪ Hak seseorang sesuai dengan kewajibannya.
▪ Perlakuan ahli kitab terhadap kitabkitab yang diturunkan kepadanya.
▪ Dasar-dasar pemerintahan.
▪ Cara mengadili perkara.
▪ Keharusan siap-siaga terhadap musuh.
▪ Sikap-sikap orang munafik dalam menghadapi peperangan.
▪ Berperang di jalan Allah adalah kewajiban tiap-tiap mukalaf.
Norma dan adab dalam peperangan.
▪ Cara menghadapi orang-orang munafik.
▪ Derajat orang yang berjihad.

Audio

QS. An-Nisaa' (4) : 1-176 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 176 + Terjemahan Indonesia

QS. An-Nisaa' (4) : 1-176 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 176

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nisaa' ayat 87 - Gambar 1 Surah An Nisaa' ayat 87 - Gambar 2
Statistik QS. 4:87
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah An Nisaa’.

Surah An-Nisa’ (bahasa Arab:النسآء, an-Nisā, “Wanita”) terdiri atas 176 ayat dan tergolong surah Madaniyyah.
Dinamakan An- Nisa (wanita) karena dalam surah ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surah yang paling membicarakan hal itu dibanding dengan surah-surah yang lain.
Surah yang lain banyak juga yang membicarakan tentang hal wanita ialah surah At-Talaq Dalam hubungan ini biasa disebut surah An-Nisa dengan sebutan: Surah An-Nisa Al Kubra (surah An-Nisa yang besar), sedang surah At-Talaq disebut dengan sebutan: Surah An-Nisa As-Sughra (surah An-Nisa yang kecil).

Nomor Surah4
Nama SurahAn Nisaa’
Arabالنّساء
ArtiWanita
Nama lainAl-Nisa Al-Kubra (Surah Al-Nisa yang Besar)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu92
JuzJuz 4 (ayat 1-23), juz 5 (ayat 24-147), juz 6 (ayat 148-176)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat176
Jumlah kata3764
Jumlah huruf16327
Surah sebelumnyaSurah Ali ‘Imran
Surah selanjutnyaSurah Al-Ma’idah
Sending
User Review
4.5 (13 votes)
Tags:

4:87, 4 87, 4-87, Surah An Nisaa' 87, Tafsir surat AnNisaa 87, Quran AnNisa 87, An-Nisa’ 87, Surah An Nisa ayat 87

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 29 [QS. 68:29]

28-29. Setelah melihat kenyataan tersebut, berkatalah salah seorang yang paling bijak di antara mereka, “Bukankah aku telah mengatakan kepadamu bahwa rencana kamu itu sungguh buruk, semestinya kamu me … 68:29, 68 29, 68-29, Surah Al Qalam 29, Tafsir surat AlQalam 29, Quran Al-Qalam 29, Surah Al Qolam ayat 29

QS. Al Anbiyaa (Nabi-Nabi) – surah 21 ayat 75 [QS. 21:75]

75. Walaupun Nabi Lut hidup di tengah masyarakat homoseksual, beliau tidak terpengaruh, karena mendapat rahmat Allah. Dan Kami masukkan dia ke dalam rahmat Kami yang membentenginya dari pengaruh buruk … 21:75, 21 75, 21-75, Surah Al Anbiyaa 75, Tafsir surat AlAnbiyaa 75, Quran Al-Anbya 75, Al Anbiya 75, Alanbiya 75, Al-Anbiya’ 75, Surah Al Anbiya ayat 75

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Orang yang suka berbohong adalah orang ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Lawan kata dari jujur ​​adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #5
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #5 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #5 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #20

Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna … melepaskan mengeluarkan membersihkan memanah memberikan Benar! Kurang tepat! Berikut adalah contoh bahwa

Pendidikan Agama Islam #19

Berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dinamakan … kiamat sugra kiamat duniawi kiamat kubra kiamat kecil alam akhir Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #22

Takdir yang bisa diubah dinamakan … muallaq muallaf mubram muttafaqoh mabrur Benar! Kurang tepat! Salah satu contoh takdir muallaq (bisa

Instagram