QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 26 [QS. 4:26]

یُرِیۡدُ اللّٰہُ لِیُبَیِّنَ لَکُمۡ وَ یَہۡدِیَکُمۡ سُنَنَ الَّذِیۡنَ مِنۡ قَبۡلِکُمۡ وَ یَتُوۡبَ عَلَیۡکُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ عَلِیۡمٌ حَکِیۡمٌ
Yuriidullahu liyubai-yina lakum wayahdiyakum sunanal-ladziina min qablikum wayatuuba ‘alaikum wallahu ‘aliimun hakiimun;

Allah hendak menerangkan (syariat-Nya) kepadamu, dan menunjukkan jalan-jalan (kehidupan) orang yang sebelum kamu (para nabi dan orang-orang saleh) dan Dia menerima tobatmu.
Allah Maha Mengetahui, Mahabijaksana.
―QS. 4:26
Topik ▪ Taubat ▪ Keutamaan taubat ▪ Sikap bangsa Yahudi terhadap Islam
4:26, 4 26, 4-26, An Nisaa’ 26, AnNisaa 26, AnNisa 26, An-Nisa’ 26
English Translation - Sahih International
Allah wants to make clear to you (the lawful from the unlawful) and guide you to the (good) practices of those before you and to accept your repentance.
And Allah is Knowing and Wise.
―QS. 4:26

 

Tafsir surah An Nisaa' (4) ayat 26

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Nisaa’ (4) : 26. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menerangkan kepada kaum Muslimin apa yang belum jelas baginya dan memberinya petunjuk ke jalan yang ditempuh oleh para nabi dan salihin sebelumnya, yaitu hukum yang tersebut dalam ayat 19, 20 dan 21 di antaranya yang mengenai hubungan rumah tangga di antara suami-istri, seperti bergaul dengan istri dengan cara yang sebaik-baiknya dan mahar istri yang dicerai tidak boleh diambil kembali karena mahar itu sudah menjadi hak penuh istri yang dicerai.
Jika mereka mengikuti petunjuk Allah itu, dengan melaksanakan perintah-Nya dan berbuat amal kebajikan, niscaya amal itu dapat menghapus dosa-dosanya.













Iklan



Ikuti RisalahMuslim