QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 158 [QS. 4:158]

بَلۡ رَّفَعَہُ اللّٰہُ اِلَیۡہِ ؕ وَ کَانَ اللّٰہُ عَزِیۡزًا حَکِیۡمًا
Bal rafa’ahullahu ilaihi wakaanallahu ‘aziizan hakiiman;

Tetapi Allah telah mengangkat Isa ke hadirat-Nya.
Allah Mahaperkasa, Mahabijaksana.
―QS. 4:158
Topik ▪ Iman ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala ▪ Keluasan ilmu Allah
4:158, 4 158, 4-158, An Nisaa’ 158, AnNisaa 158, AnNisa 158, An-Nisa’ 158
English Translation - Sahih International
Rather, Allah raised him to Himself.
And ever is Allah Exalted in Might and Wise.
―QS. 4:158

 

Tafsir surah An Nisaa' (4) ayat 158

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Nisaa’ (4) : 158. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini Allah menerangkan bahwa Isa itu diangkat atas perintah Allah dengan badan dan rohnya dan akan diturunkan kembali di akhir zaman sebagai pembela umat Islam dan penerus syariat Nabi Muhammad ﷺ pada saat umat Islam berada dalam keadaan lemah setelah datangnya Dajjal.
Kejadian ini menunjukkan kekuasaan Allah untuk menyelamatkan Nabi-Nya, sesuai dengan kebijaksanaan-Nya yang tercantum dalam firman Allah:

اِذْ قَالَ اللّٰهُ يٰعِيْسٰٓى اِنِّيْ مُتَوَفِّيْكَ وَرَافِعُكَ اِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَجَاعِلُ الَّذِيْنَ اتَّبَعُوْكَ فَوْقَ الَّذِيْنَ كَفَرُوْٓا اِلٰى يَوْمِ الْقِيٰمَةِ

(Ingatlah), ketika Allah ﷻ berfirman,
“Wahai ‘Isa! Aku mengambilmu dan mengangkatmu kepada-Ku, serta menyucikanmu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikutimu di atas orang-orang yang kafir hingga hari Kiamat.
(Ali ‘Imran [3]:55)

Tentang diangkatnya Nabi Isa ke atas langit ada perbedaan pendapat.
Menurut jumhur ahli tafsir, diangkat dengan jasmani dan rohaninya, dalam keadaan hidup sebagai suatu mukjizat.
Maka Isa `alaihis salam, yang diangkat ke langit dengan jasmani dan rohani, sejak diangkat sampai turun kembali ke bumi, sepenuhnya di tangan Allah.
Jika manusia biasa saja, seperti Ashhabul Kahfi, bisa tinggal dalam sebuah gua tanpa makan dan minum selama 309 tahun, kiranya tidak perlu dianggap aneh bagi seorang nabi seperti Nabi Isa, untuk tinggal di langit sekian lamanya, karena beliau diberi mukjizat oleh Allah.
Pendapat lain mengatakan Nabi Isa diangkat ke langit sesudah wafat lebih dahulu.













Iklan



Ikuti RisalahMuslim