Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 152 [QS. 4:152]

وَ الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا بِاللّٰہِ وَ رُسُلِہٖ وَ لَمۡ یُفَرِّقُوۡا بَیۡنَ اَحَدٍ مِّنۡہُمۡ اُولٰٓئِکَ سَوۡفَ یُؤۡتِیۡہِمۡ اُجُوۡرَہُمۡ ؕ وَ کَانَ اللّٰہُ غَفُوۡرًا رَّحِیۡمًا
Waal-ladziina aamanuu billahi warusulihi walam yufarriquu baina ahadin minhum uula-ika saufa yu’tiihim ujuurahum wakaanallahu ghafuuran rahiiman;
Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan di antara mereka (para rasul), kelak Allah akan memberikan pahala kepada mereka.
Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
―QS. An Nisaa’ [4]: 152

But they who believe in Allah and His messengers and do not discriminate between any of them – to those He is going to give their rewards.
And ever is Allah Forgiving and Merciful.
― Chapter 4. Surah An Nisaa‘ [verse 152]

وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang

And those who
ءَامَنُوا۟ beriman

believe
بِٱللَّهِ kepada Allah

in Allah
وَرُسُلِهِۦ dan RasulNya

and His Messengers
وَلَمْ dan tidak

and not
يُفَرِّقُوا۟ mereka membeda-bedakan

they differentiate
بَيْنَ antara

between
أَحَدٍ seorangpun

(any) one
مِّنْهُمْ dari mereka (RasulRasul)

of them,
أُو۟لَٰٓئِكَ mereka itulah

those –
سَوْفَ kelak

soon
يُؤْتِيهِمْ Dia akan memberikan kepada mereka

He will give them
أُجُورَهُمْ pahala mereka

their reward.
وَكَانَ dan adalah

And is
ٱللَّهُ Allah

Allah
غَفُورًا Maha Pengampun

Oft-Forgiving,
رَّحِيمًا Maha Penyayang

Most Merciful.

Tafsir

Alquran

Surah An Nisaa’
4:152

Tafsir QS. An Nisaa’ (4) : 152. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menjelaskan perkara iman kepada Allah dan rasulrasul-Nya dengan tidak membeda-bedakan di antara rasulrasul itu, terutama kepada Nabi yang terakhir, Muhammad ﷺ.


Allah telah mengutus beberapa rasul sejak dahulu disertai petunjuk yang benar dan menutup rangkaian rasul dengan kedatangan Muhammad yang membawa kitab Alquran sebagai peraturan agama terakhir yang harus ditaati oleh seluruh umat manusia.

Bagi orang yang percaya kepada kerasulannya kelak akan disediakan pahala yang besar sesuai dengan keimanan dengan disertai amal saleh.
Allah Maha Pengampun terhadap kesalahan orang yang benar-benar beriman dan Maha Penyayang kepada sekalian hamba-Nya dengan memberi petunjuk kepada jalan yang lurus dengan perantaraan rasulrasul-Nya.

Tafsir QS. An Nisaa’ (4) : 152. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulrasul-Nya, dan tidak mendustakan salah satu dari mereka, maka Allah akan memberi pahala yang besar atas kesempurnaan iman mereka.
Sungguh Allah Maha Pengampun bagi orang-orang yang bertobat, Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Dan orang-orang yang membenarkan keesaan Allah, mengakui kenabian para Rasul-Nya seluruhnya, tidak membedak-bedakan di antara mereka, mengamalkan syariat Allah, maka mereka adalah orang-orang yang akan Kami beri pahala dan balasan atas iman mereka kepada Allah dan para Rasul-Nya.
Allah Maha Pengampun kepada hamba-hamba-Nya dan Penyayang kepada mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya) artinya semua mereka


(dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka kelak Allah akan memberikan kepada mereka) dengan memakai nun atau ya


(pahala mereka) artinya pahala amal perbuatan mereka


(dan Allah Maha Pengampun) bagi kekasih-kekasih-Nya


(lagi Maha Penyayang) kepada ahli taat-Nya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Orang-orang yang beriman kepada Allah dan para rasul-Nya dan tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka.

Umat Nabi Muhammad ﷺ sesungguhnya beriman kepada semua kitab yang diturunkan Allah dan beriman kepada semua nabi yang diutus oleh-Nya.
Seperti yang dinyatakan di dalam ayat lain, yaitu firman-Nya:

Rasul telah beriman kepada Alquran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman.
Semuanya beriman kepada Allah.
(QS. Al-Baqarah [2]: 285), hingga akhir ayat.

Selanjutnya Allah memberitahukan bahwa Dia telah menyediakan bagi mereka pahala yang berlimpah, pembalasan yang agung, dan pemberian yang indah.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala, berfirman-

kelak Allah akan memberikan pahala kepada mereka.

sebagai balasan atas iman mereka kepada Allah dan semua rasul-Nya.

Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Atas dosa-dosa mereka, yaitu jika sebagian mereka mempunyai dosa.

Unsur Pokok Surah An Nisaa’ (النّساء)

Surat An-Nisaa’, yang terdiri dari 176 ayat itu, adalah surat Madaniyyah yang terpanjang sesudah surat Al-Baqarah.

Dinamakan An Nisaa‘ karena dalam surat ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surat yang paling banyak membicarakan hal itu dibanding dengan surat-surat yang lain.

Surat yang lain yang banyak juga membicarakan tentang hal wanita ialah surat Ath-Thalaaq.
Dalam hubungan ini biasa disebut surat An Nisaa‘ dengan sebutan:
"Surat An Nisaa‘ Al Kubraa" (surat An Nisaa‘ yang besar), sedang surat Ath Thalaaq disebut dengan sebutan:
"Surat An Nisaa‘ Ash Shughraa" (surat An Nisaa‘ yang kecil).

Keimanan:

Syirik (dosa yang paling besar) akibat kekafiran di hari kemudian.

Hukum:

▪ Kewajiban para washi dan para Hukum poligami.
▪ Mas kawin.
▪ Memakan harta anak yatim dan orang-orang yang tidak dapat mengurus hartanya.
▪ Pokok-pokok hukum warisan.
▪ Perbuatan-perbuatan keji dan hukumannya.
▪ Wanita-wanita yang haram dikawini.
Hukum mengawini budak wanita.
▪ Larangan memakan harta secara bathil.
Hukum syiqaq dan nusyuz.
▪ Kesucian lahir batin dalam shalat.
Hukum suaka.
Hukum membunuh seorang Islam.
Shalat khauf‘.
▪ Larangan melontarkan ucapan-ucapan buruk.
▪ Masalah pusaka kalalah.

Kisah:

▪ Kisah-kisah tentang nabi Musa `alaihis salam dan pengikutnya.

Lain-lain:

▪ Asal manusia adalah satu.
▪ Keharusan menjauhi adat-adat zaman jahiliyah dalam perlakuan terhadap wanita.
Normanorma bergaul dengan isteri.
▪ Hak seseorang sesuai dengan kewajibannya.
▪ Perlakuan ahli kitab terhadap kitabkitab yang diturunkan kepadanya.
▪ Dasar-dasar pemerintahan.
▪ Cara mengadili perkara.
▪ Keharusan siap-siaga terhadap musuh.
▪ Sikap-sikap orang munafik dalam menghadapi peperangan.
▪ Berperang di jalan Allah adalah kewajiban tiap-tiap mukalaf.
Norma dan adab dalam peperangan.
▪ Cara menghadapi orang-orang munafik.
▪ Derajat orang yang berjihad.

Audio

QS. An-Nisaa' (4) : 1-176 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 176 + Terjemahan Indonesia

QS. An-Nisaa' (4) : 1-176 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 176

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nisaa' ayat 152 - Gambar 1 Surah An Nisaa' ayat 152 - Gambar 2
Statistik QS. 4:152
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah An Nisaa’.

Surah An-Nisa’ (bahasa Arab:النسآء, an-Nisā, “Wanita”) terdiri atas 176 ayat dan tergolong surah Madaniyyah.
Dinamakan An- Nisa (wanita) karena dalam surah ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surah yang paling membicarakan hal itu dibanding dengan surah-surah yang lain.
Surah yang lain banyak juga yang membicarakan tentang hal wanita ialah surah At-Talaq Dalam hubungan ini biasa disebut surah An-Nisa dengan sebutan: Surah An-Nisa Al Kubra (surah An-Nisa yang besar), sedang surah At-Talaq disebut dengan sebutan: Surah An-Nisa As-Sughra (surah An-Nisa yang kecil).

Nomor Surah4
Nama SurahAn Nisaa’
Arabالنّساء
ArtiWanita
Nama lainAl-Nisa Al-Kubra (Surah Al-Nisa yang Besar)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu92
JuzJuz 4 (ayat 1-23), juz 5 (ayat 24-147), juz 6 (ayat 148-176)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat176
Jumlah kata3764
Jumlah huruf16327
Surah sebelumnyaSurah Ali ‘Imran
Surah selanjutnyaSurah Al-Ma’idah
Sending
User Review
4.6 (8 votes)
Tags:

4:152, 4 152, 4-152, Surah An Nisaa' 152, Tafsir surat AnNisaa 152, Quran AnNisa 152, An-Nisa’ 152, Surah An Nisa ayat 152

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Asy Syu’araa (Penyair) – surah 26 ayat 163 [QS. 26:163]

163. Maka bertakwalah kepada Allah dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. dan taatlah kepadaku. Atas apa yang aku katakan padamu. … 26:163, 26 163, 26-163, Surah Asy Syu’araa 163, Tafsir surat AsySyuaraa 163, Quran Asy Syuara 163, Asy Syu’ara 163, Asy-Syu’ara 163, Surah Asy Syuara ayat 163

QS. Al Maa’idah (Jamuan (hidangan makanan)) – surah 5 ayat 31 [QS. 5:31]

Sesudah melakukan pembunuhan, Qabil tidak tahu apa yang harus diperbuat dengan mayat saudaranya, karena peristiwa ini merupakan yang pertama terjadi. Kemudian Allah mengutus seekor burung gagak yang m … 5:31, 5 31, 5-31, Surah Al Maa’idah 31, Tafsir surat AlMaaidah 31, Quran Al Maidah 31, AlMaidah 31, Al-Ma’idah 31, Surah Al Maidah ayat 31

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Sebelum berpakaian, kita harus ...

Benar! Kurang tepat!

Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam Islam, pakaian harus ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut ...

Benar! Kurang tepat!

Pembatasan aurat wanita adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #3
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #3 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #3 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #5

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … aku yang paling benar kebenaran bahwa kita hidup di dunia hanya sementara seperti

Pendidikan Agama Islam #28

Siapa nama Nabi setelah Nabi Isa ‘Alaihissalam? Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam Nabi Adam ‘Alaihissalam Nabi Yusuf ‘Alaihissalam Nabi Yakub

Pendidikan Agama Islam #21

Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut

Instagram