Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Nisaa’ (Wanita) – surah 4 ayat 109 [QS. 4:109]

ہٰۤاَنۡتُمۡ ہٰۤؤُلَآءِ جٰدَلۡتُمۡ عَنۡہُمۡ فِی الۡحَیٰوۃِ الدُّنۡیَا ۟ فَمَنۡ یُّجَادِلُ اللّٰہَ عَنۡہُمۡ یَوۡمَ الۡقِیٰمَۃِ اَمۡ مَّنۡ یَّکُوۡنُ عَلَیۡہِمۡ وَکِیۡلًا
Haa antum ha’ulaa-i jaadaltum ‘anhum fiil hayaatiddunyaa faman yujaadilullaha ‘anhum yaumal qiyaamati am man yakuunu ‘alaihim wakiilaa;
Itulah kamu! Kamu berdebat untuk (membela) mereka dalam kehidupan dunia ini, tetapi siapa yang akan menentang Allah untuk (membela) mereka pada hari Kiamat?
Atau siapakah yang menjadi pelindung mereka (terhadap azab Allah)?
―QS. An Nisaa’ [4]: 109

Here you are – those who argue on their behalf in (this) worldly life – but who will argue with Allah for them on the Day of Resurrection, or who will (then) be their representative?
― Chapter 4. Surah An Nisaa‘ [verse 109]

هَٰٓأَنتُمْ itulah kamu

Here you are –
هَٰٓؤُلَآءِ adalah

those who
جَٰدَلْتُمْ kamu berdebat

[you] argue
عَنْهُمْ dari mereka

for them
فِى dalam

in
ٱلْحَيَوٰةِ kehidupan

the life
ٱلدُّنْيَا dunia

(of) the world,
فَمَن maka barang siapa

but who
يُجَٰدِلُ mendebat

will argue
ٱللَّهَ Allah

(with) Allah
عَنْهُمْ dari mereka

for them
يَوْمَ hari

(on the) Day
ٱلْقِيَٰمَةِ kiamat

(of) [the] Resurrection
أَم atau

or
مَّن siapa

who
يَكُونُ adalah/menjadi

will be
عَلَيْهِمْ atas mereka

[over them]
وَكِيلًا pelindung

(their) defender.

Tafsir

Alquran

Surah An Nisaa’
4:109

Tafsir QS. An Nisaa’ (4) : 109. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini ditujukan kepada orang-orang yang hendak membela mereka yang curang yakni

(Yaitu) hari (ketika) seseorang sama sekali tidak berdaya (menolong) orang lain.
Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.

(al-Infithar [82]: 19)


Umat Islam haruslah menyadari bahwa keberuntungan yang diperolehnya secara curang lewat pengadilan di dunia ini akan menjadi siksaan baginya di akhirat.

Tafsir QS. An Nisaa’ (4) : 109. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kalau di dunia ini kalian dapat membela mereka, sehingga mereka dapat terhindar dari siksa dunia, di akhirat kelak tidak akan ada yang dapat membela mereka di hadapan Allah.
Bahkan, tidak akan ada pula yang siap menjadi pelindung dan penolong mereka.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kalian wahai orang-orang mukmin telah membela para pengkhianat itu dalam kehidupan dunia ini, lalu siapa yang akan membela mereka di depan Allah di hari kebangkitan dan hisab?
Siapa yang akan menjadi pembela bagi para pengkhianat tersebut di hari kiamat?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Demikianlah, kamu ini) hai


(kamu sekalian) diarahkan kepada kaum Thu’mah


(berdebat untuk membela mereka) yakni membela Thu’mah dan keluarganya, ada pula yang membaca `anhu artinya Thu’mah saja


(dalam kehidupan dunia.
Maka siapakah yang akan berdebat dengan Allah untuk membela mereka di hari kiamat nanti) artinya ketika Dia menyiksa mereka


(atau siapakah yang akan menjadi pelindung mereka kelak?) yakni yang akan mengurus persoalan mereka dan mempertahankan mereka?
Tegasnya tidak seorang pun yang mampu berbuat demikian.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Beginilah kalian, kamu sekalian adalah orang-orang yang berdebat untuk (membela) mereka dalam kehidupan dunia ini.

Dengan kata lain, misalnya mereka menang dalam perkaranya berkat apa yang mereka kemukakan atau berkat alasan-alasan yang mereka ajukan kepada para hakim yang menjalankan tugasnya menurut apa yang ada pada lahiriahnya saja, sekalipun mereka itu dianggap beribadah di dalam pekerjaannya.
Maka apakah yang akan dilakukan oleh mereka kelak di hari kiamat di hadapan peradilan Allah subhanahu wa ta’ala, yang mengetahui semua rahasia dan yang tidak tampak?
Siapakah yang akan membela mereka pada hari kiamat itu untuk memperkuat pengakuan mereka?
Dengan kata lain, makna yang dimaksud ialah tidak ada seorang pun yang dapat menolong mereka.
Karena itu, dalam firman selanjutnya disebutkan:

Atau siapakah yang jadi pelindung mereka (terhadap siksa Allah)?

Unsur Pokok Surah An Nisaa’ (النّساء)

Surat An-Nisaa’, yang terdiri dari 176 ayat itu, adalah surat Madaniyyah yang terpanjang sesudah surat Al-Baqarah.

Dinamakan An Nisaa‘ karena dalam surat ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surat yang paling banyak membicarakan hal itu dibanding dengan surat-surat yang lain.

Surat yang lain yang banyak juga membicarakan tentang hal wanita ialah surat Ath-Thalaaq.
Dalam hubungan ini biasa disebut surat An Nisaa‘ dengan sebutan:
"Surat An Nisaa‘ Al Kubraa" (surat An Nisaa‘ yang besar), sedang surat Ath Thalaaq disebut dengan sebutan:
"Surat An Nisaa‘ Ash Shughraa" (surat An Nisaa‘ yang kecil).

Keimanan:

Syirik (dosa yang paling besar) akibat kekafiran di hari kemudian.

Hukum:

▪ Kewajiban para washi dan para wali.
Hukum poligami.
▪ Mas kawin.
▪ Memakan harta anak yatim dan orang-orang yang tidak dapat mengurus hartanya.
▪ Pokok-pokok hukum warisan.
▪ Perbuatan-perbuatan keji dan hukumannya.
▪ Wanita-wanita yang haram dikawini.
Hukum mengawini budak wanita.
▪ Larangan memakan harta secara bathil.
Hukum syiqaq dan nusyuz.
▪ Kesucian lahir batin dalam shalat.
Hukum suaka.
Hukum membunuh seorang Islam.
Shalat khauf‘.
▪ Larangan melontarkan ucapan-ucapan buruk.
▪ Masalah pusaka kalalah.

Kisah:

▪ Kisah-kisah tentang nabi Musa `alaihis salam dan pengikutnya.

Lain-lain:

▪ Asal manusia adalah satu.
▪ Keharusan menjauhi adat-adat zaman jahiliyah dalam perlakuan terhadap wanita.
Normanorma bergaul dengan isteri.
▪ Hak seseorang sesuai dengan kewajibannya.
▪ Perlakuan ahli kitab terhadap kitabkitab yang diturunkan kepadanya.
▪ Dasar-dasar pemerintahan.
▪ Cara mengadili perkara.
▪ Keharusan siap-siaga terhadap musuh.
▪ Sikap-sikap orang munafik dalam menghadapi peperangan.
▪ Berperang di jalan Allah adalah kewajiban tiap-tiap mukalaf.
Norma dan adab dalam peperangan.
▪ Cara menghadapi orang-orang munafik.
▪ Derajat orang yang berjihad.

Audio

QS. An-Nisaa' (4) : 1-176 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 176 + Terjemahan Indonesia

QS. An-Nisaa' (4) : 1-176 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 176

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nisaa' ayat 109 - Gambar 1 Surah An Nisaa' ayat 109 - Gambar 2
Statistik QS. 4:109
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah An Nisaa’.

Surah An-Nisa’ (bahasa Arab:النسآء, an-Nisā, “Wanita”) terdiri atas 176 ayat dan tergolong surah Madaniyyah.
Dinamakan An- Nisa (wanita) karena dalam surah ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan wanita serta merupakan surah yang paling membicarakan hal itu dibanding dengan surah-surah yang lain.
Surah yang lain banyak juga yang membicarakan tentang hal wanita ialah surah At-Talaq Dalam hubungan ini biasa disebut surah An-Nisa dengan sebutan: Surah An-Nisa Al Kubra (surah An-Nisa yang besar), sedang surah At-Talaq disebut dengan sebutan: Surah An-Nisa As-Sughra (surah An-Nisa yang kecil).

Nomor Surah4
Nama SurahAn Nisaa’
Arabالنّساء
ArtiWanita
Nama lainAl-Nisa Al-Kubra (Surah Al-Nisa yang Besar)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu92
JuzJuz 4 (ayat 1-23), juz 5 (ayat 24-147), juz 6 (ayat 148-176)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat176
Jumlah kata3764
Jumlah huruf16327
Surah sebelumnyaSurah Ali ‘Imran
Surah selanjutnyaSurah Al-Ma’idah
Sending
User Review
4.3 (21 votes)
Tags:

4:109, 4 109, 4-109, Surah An Nisaa' 109, Tafsir surat AnNisaa 109, Quran AnNisa 109, An-Nisa’ 109, Surah An Nisa ayat 109

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Yusuf (Nabi Yusuf) – surah 12 ayat 84 [QS. 12:84]

Dan setelah berkata demikian, dia (Nabi Yakub) berpaling dari mereka untuk menyendiri seraya berkata, “Aduhai duka citaku terhadap Yusuf,” dan karena terlalu banyak meneteskan air mata, kedua matanya … 12:84, 12 84, 12-84, Surah Yusuf 84, Tafsir surat Yusuf 84, Quran Yusuf 84, Surah Yusuf ayat 84

QS. Yunus (Nabi Yunus) – surah 10 ayat 107 [QS. 10:107]

Dan jika Allah menimpakan suatu bencana kepadamu, seperti penyakit, kesedihan, dan cobaan lainnya, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya darimu kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan ba … 10:107, 10 107, 10-107, Surah Yunus 107, Tafsir surat Yunus 107, Quran Yunus 107, Surah Yunus ayat 107

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
ہٰذَا بَیَانٌ لِّلنَّاسِ وَ ہُدًی وَّ مَوۡعِظَۃٌ لِّلۡمُتَّقِیۡنَ

Inilah (Alquran) suatu keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa.
--QS. 3:138

Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Arti mubayyin itu menjelaskan, mencerahkan, menerangkan, menjernihkan.

Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Amaliah, yakni hukum yang mengatur secara lahiriah hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala, antara sesama manusia, serta manusia dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu fiqih.

+

Array

Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Hukum Khuluqiyah ini adalah hukum yang berkenaan dengan akhlak juga budi pekerti manusia. Hukum ini mencakup semua sifat-sifat terpuji yang wajib ada dalam diri manusia sebagai hamba Allah Subhanahu Wa Ta`ala terkait hakikat dirinya sebagai makhluk sosial.

Adapun cakupan hukuk khuluqiyah ini seperti moral, adab dan sopan santun, budi pekerti dan perilaku-perilaku yang jauh dari unsur tercela lainnya.

Hukum Khuluqiyah ini adalah salah satu jenis hukum dalam Alquran, adapun jenis hukum lainnya adalah Itiqodiyah dan Amaliyah.

Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #7
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #7 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #7 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat

Pendidikan Agama Islam #12

Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam lahir pada bulan … Rabiul Akhir Ramadan Rabiul Awal Safar Muharram Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #21

Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut

Instagram