QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 82 [QS. 16:82]

فَاِنۡ تَوَلَّوۡا فَاِنَّمَا عَلَیۡکَ الۡبَلٰغُ الۡمُبِیۡنُ
Fa-in tawallau fa-innamaa ‘alaikal balaaghul mubiin(u);

Jika mereka tetap berpaling, maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.
―QS. 16:82
Topik ▪ Allah menepati janji
16:82, 16 82, 16-82, An Nahl 82, AnNahl 82, An-Nahl 82

Tafsir surah An Nahl (16) ayat 82

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Nahl (16) : 82. Oleh Kementrian Agama RI

Sesudah Allah menjelaskan nikmat karunia Nya, maka dalam ayat ini Allah menegaskan kepada Rasulullah ﷺ bahwa jika orang-orang kafir itu tetap berpaling dari ajaran Rasul dan mereka menolak segala penjelasan dan uraian bukti-bukti kebenaran agama yang disampaikan kepada mereka, maka hal demikian itu hendaklah tidak menyusahkan beliau dan tidak menimbulkan rasa putus asa dalam jiwanya.
Sikap Rasul seperti itu karena beliau sudah menunaikan tugas kerasulannya dengan sempurna yaitu menyampaikan dan menjelaskan syariat agama Islam, cita-citanya dan hikmah-hikmah yang terkandung dalam syariat itu.
Menumbuhkan iman dalam jiwa manusia atau membuat orang menjadi mukmin sesungguhnya di luar kemampuan Rasulullah ﷺ.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Wahai Nabi, apabila orang-orang yang kamu ajak untuk masuk Islam itu berpaling dari seruanmu, maka kamu tidak lagi bertanggung jawab atas penolakan mereka.
Tugasmu hanyalah menyampaikan pesan- pesan suci Kami yang jelas, dan kamu telah melaksanakannya.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Jika mereka tetap berpaling) tidak juga mau masuk Islam (maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan kepadamu) hai Muhammad (hanyalah menyampaikan amanat Allah, dengan terang) ayat ini diturunkan sebelum ada perintah untuk memerangi orang-orang kafir.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Jika mereka berpaling darimu, wahai Rasul, setelah mereka melihat tanda-tanda itu, maka janganlah bersedih.
Karena kewajibanmu hanyalah menyampaikan dengan jelas risalah yang diembankan kepadamu.
Adapun, memberikan hidayah, maka itu urusan Kami.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Jika mereka tetap berpaling.

Yakni sesudah adanya keterangan ini dan penjelasan akan nikmat-nikmat yang telah dikaruniakan oleh Allah, maka tiada tanggung jawab bagimu (Muhammad) atas perbuatan mereka.

…maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan kepadamu (Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.

Dan sesungguhnya kamu telah menyampaikan tugasmu itu kepada mereka.


Informasi Surah An Nahl (النحل)
Surat ini terdiri atas 128 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Surat ini dinamakan “An Nahl” yang berarti “lebah” karena di dalamnya terdapat firman Allah subhanahu wa ta’ala ayat 68 yang artinya:
“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah”,
Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan keni’matan kepada manu­sia.

Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Al Qur’anul Karim.

Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penya­kit manusia (lihat ayat 69).
Sedang Al Qur’an mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
(Lihat surat (10) Yunus ayat 57 dan surat (17) Al lsra’ ayat 82).

Surat ini dinamakan pula “An Ni’am” artinya ni’mat-ni’mat, karena di dalamnya Allah menyebutkan pelbagai macam ni’mat untuk hamba­ hamba-Nya.

Keimanan:

Kepastian adanya hari kiamat
keesaan Allah
kekuasaan-Nya dan kesempumaan ilmu-Nya serta dalil-dalilnya
pertanggungan jawab manusia kepada Allah terhadap segala apa yang telah dikerjakannya.

Hukum:

Beberapa hukum tentang makanan dan minuman yang diharamkan dan yang di­halalkan
kebolehan memakai perhiasan-perhiasan yang berasal dari dalam laut se­perti marjan dan mutiara
dibolehkan memakan makanan yang diharamkan dalam keadaan terpaksa
kulit dan bulu binatang dari hewan yang halal dimakan
kewajiban memenuhi perjanjian dan larangan mempermainkan sumpah
larangan membuat­ buat hukum yang tak ada dasarnya
perintah membaca isti’aadzah (a’Uudzubillahi minasyaithaanirrajiim = aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk)
larangan membalas siksa melebihi siksaan yang diterima.

Kisah:

Kisah Nabi Ibrahim a.s

Lain-lain:

Asal kejadian manusia
madu adalah untuk kesehatan manusia
nasib pemimpin­ pemimpin palsu di hari kiamat
pandangan orang Arab zaman Jahiliyah terhadap anak perempuan
ajaran moral di dalam Islam
pedoman da’wah dalam Islam.

Audio

Qari Internasional

Q.S. An-Nahl (16) ayat 82 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. An-Nahl (16) ayat 82 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. An-Nahl (16) ayat 82 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. An-Nahl - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 128 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 16:82
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah An Nahl.

Surah An-Nahl (bahasa Arab:النّحل, an-Nahl, "Lebah") adalah surah ke-16 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 128 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan An-Nahl yang berarti lebah karena di dalamnya, terdapat firman Allah subhanahu wa ta'ala ayat 68 yang artinya : "Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah".
Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia.
Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Al Quranul Karim.
Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia (lihat ayat 69).
Sedang Al Quran mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
(Lihat surah (10) Yunus ayat 57 dan surah (17) Al Isra' ayat 82).
Surah ini dinamakan pula "An-Ni'am" artinya nikmat-nikmat, karena di dalamnya Allah menyebutkan berbagai macam nikmat untuk hamba-hamba-Nya.

Nomor Surah16
Nama SurahAn Nahl
Arabالنحل
ArtiLebah
Nama lainAl-Ni’am, an-Ni'am (Nikmat-Nikmat)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu70
JuzJuz 14
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat128
Jumlah kata1851
Jumlah huruf7838
Surah sebelumnyaSurah Al-Hijr
Surah selanjutnyaSurah Al-Isra'
4.6
Ratingmu: 4.8 (16 orang)
Sending









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di




Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta