Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 7 [QS. 16:7]

وَ تَحۡمِلُ اَثۡقَالَکُمۡ اِلٰی بَلَدٍ لَّمۡ تَکُوۡنُوۡا بٰلِغِیۡہِ اِلَّا بِشِقِّ الۡاَنۡفُسِ ؕ اِنَّ رَبَّکُمۡ لَرَءُوۡفٌ رَّحِیۡمٌ ۙ
Watahmilu atsqaalakum ila baladin lam takuunuu baalighiihi ilaa bisyiqqil anfusi inna rabbakum larauufun rahiimun;
Dan ia mengangkut beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup mencapainya, kecuali dengan susah payah.
Sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih, Maha Penyayang,
―QS. An Nahl [16]: 7

Daftar isi

And they carry your loads to a land you could not have reached except with difficulty to yourselves.
Indeed, your Lord is Kind and Merciful.
― Chapter 16. Surah An Nahl [verse 7]

وَتَحْمِلُ dan ia membawa/mengangkat
And they carry
أَثْقَالَكُمْ beban-beban kamu
your loads
إِلَىٰ sampai
to
بَلَدٍ suatu negeri
a land
لَّمْ tidak
not
تَكُونُوا۟ kalian menjadi
you could
بَٰلِغِيهِ sampai kepadanya
reach it
إِلَّا melainkan
except
بِشِقِّ dengan menyusahkan
with great trouble
ٱلْأَنفُسِ diri
(to) yourselves.
إِنَّ sesungguhnya
Indeed,
رَبَّكُمْ Tuhan kalian
your Lord
لَرَءُوفٌ sungguh Maha Pengasih
surely is Most Kind,
رَّحِيمٌ Maha Penyayang
Most Merciful.

Tafsir Al-Quran

Surah An Nahl
16:7

Tafsir QS. An Nahl (16) : 7. Oleh Kementrian Agama RI


Kemudian Allah menyebutkan nikmat-Nya yang lain yang diperoleh manusia dari binatang ternak, yakni mengangkut barang atau beban manusia yang berat dari satu tempat ke tempat yang lain dimana mereka tidak sanggup untuk membawanya sendiri.
Allah ﷻ berfirman:

وَاِنَّ لَكُمْ فِى الْاَنْعَامِ لَعِبْرَةً نُسْقِيْكُمْ مِّمَّا فِيْ بُطُوْنِهَا وَلَكُمْ فِيْهَا مَنَافِعُ كَثِيْرَةٌ وَّمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ

Dan sesungguhnya pada hewan-hewan ternak, terdapat suatu pelajaran bagimu.

Kami memberi minum kamu dari (air susu) yang ada dalam perutnya, dan padanya juga terdapat banyak manfaat untukmu, dan sebagian darinya kamu makan. (al-Mu’minun [23]: 21)


Dan firman-Nya:

اَللّٰهُ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَنْعَامَ لِتَرْكَبُوْا مِنْهَا وَمِنْهَا تَأْكُلُوْنَ

Allahlah yang menjadikan hewan ternak untukmu, sebagian untuk kamu kendarai dan sebagian lagi kamu makan.
(al-Mu’min [40]: 79)


Kemudian Allah ﷻ menegaskan bahwa Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Kasih sayang Allah disebutkan dalam ayat ini agar manusia dapat mensyukuri nikmat Allah yang diperolehnya dari binatang ternak, yang sangat bermanfaat bagi mereka sebagai alat pengangkut yang sangat penting artinya bagi kehidupan mereka.

Allah ﷻ berfirman:

اَوَلَمْ يَرَوْا اَنَّا خَلَقْنَا لَهُمْ مِّمَّا عَمِلَتْ اَيْدِيْنَآ اَنْعَامًا فَهُمْ لَهَا مَالِكُوْنَ

Dan tidakkah mereka melihat bahwa Kami telah menciptakan hewan ternak untuk mereka yaitu sebagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya? (Yasin [36]: 71)

Tafsir QS. An Nahl (16) : 7. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Binatang-binatang tersebut membawa barang-barang kalian yang berat ke suatu negeri yang tidak bisa kalian capai kecuali dengan susah payah.
Sesungguhnya Tuhan yang telah menyediakan semua itu, untuk kenyamanan kalian, Maha Pengasih lagi Mahaluas rahmat-Nya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Binatang ternak ini memikul barang-barang kalian yang berat ke negeri yang jauh, yang kalian tidak akan sanggup sampai kepadanya kecuali dengan upaya yang keras dari diri kalian dan kesulitan yang besar.
Sesungguhnya Rabb kalian benar-benar merahmati kalian dengan rahmat yang luas, baik di dunia maupun di akhirat, di mana Dia menundukkan bagi kalian apa yang kalian butuhkan.


Segala puji dan syukur hanya bagi-Nya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan ia dapat memikul beban-beban kalian) barang-barang kalian


(ke suatu negeri yang kalian tidak sanggup sampai kepadanya) kalian tidak sanggup mencapainya tanpa memakai kendaraan unta


(melainkan dengan kesukaran-kesukaran yang memayahkan diri) yang membuat payah diri kalian.


(Sesungguhnya Rabb kalian benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) terhadap kalian, Dia telah menciptakannya untuk kalian manfaatkan.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

…ke suatu negeri yang kalian tidak sanggup sampai kepadanya melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri.

Yakni dalam perjalanan kalian menuju ibadah haji dan umrah, berperang dan berniaga serta tujuan-tujuan lainnya, kalian dapat menggunakannya untuk berbagai keperluan, yaitu sebagai kendaraan dan pembawa muatan barang-barang kalian.
Ayat ini semakna dengan firman-Nya dalam ayat yang lain, yaitu:

Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kalian.
Kami memberi minum air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kalian, dan sebagian darinya kalian makan, dan di atas punggung binatang-binatang ternak itu dan (juga) di atas perahu-perahu kalian diangkut.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 21-22)

Allah-lah yang menjadikan binatang ternak untuk kalian, sebagiannya untuk kalian kendarai dan sebagiannya untuk kalian makan.
Dan (ada lagi) manfaat-manfaat lain pada binatang ternak itu untuk kalian dan supaya kalian mencapai suatu keperluan yang tersimpan dalam hati dengan mengendarainya.
Dan kalian dapat diangkut dengan mengendarai binatang-binatang itu dan dengan mengendarai bahtera.
Dan Dia memperlihatkan kepada kalian tanda-tanda (kekuasaan-Nya), maka tanda-tanda (kekuasaan) Allah yang manakah yang kalian ingkari?
(QS. Al-Mu’min [40]: 79-81)

Karena itulah setelah menyebutkan berbagai macam nikmat melalui firman-Nya, dalam ayat berikut ini disebutkan:

Sesungguhnya Tuhan kalian benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.


Yakni Tuhanlah yang telah menyediakan hewan-hewan ternak itu buat kalian dan yang menundukkannya buat kalian, sama halnya dengan yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan apakah mereka tidak melihat bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakan binatang ternak untuk mereka, yaitu sebagian dari apa yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami, lalu mereka menguasainya?
Dan Kami tundukkan binatang-binatang itu untuk mereka, maka sebagiannya menjadi tunggangan mereka dan sebagiannya mereka makan.
(QS. Yasin [36]: 71-72)

dan menjadikan untuk kalian kapal dan binatang ternak yang kalian tunggangi, supaya kalian duduk di atas punggungnya, kemudian kalian ingat nikmat Tuhan kalian apabila kalian telah duduk di atasnya, dan supaya kalian mengucapkan,
"Maha­suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami."
(QS. Az-Zukhruf [43]: 12-14)

Ibnu Abbas mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
padanya ada (bulu) yang menghangatkan.
(QS. Al-Hijr [15]: 5)
yang dapat mereka jadikan sebagai pakaian.
dan berbagai manfaat.
(QS. Al-Hijr [15]: 5)
Yakni manfaat lainnya, yaitu dagingnya dapat kalian makan dan susunya dapat kalian minum.

Abdur Razzaq mengatakan, telah menceritakan kepada kami Israil, dari Sammak, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, bahwa yang dimaksud dengan dif’un dan manafi’ ialah keturunan dari semua hewan ternak.

Mujahid mengatakan bahwa makna firman-Nya:
padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat.
(QS. Al-Hijr [15]: 5)
Artinya pakaian dari hasil tenunan bulunya, dan berbagai manfaat lainnya dari hewan ternak, yaitu sebagai kendaraan, dimakan dagingnya, dan diminum air susunya.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
(bulu) yang menghangatkan dan berbagai manfaat.
(QS. Al-Hijr [15]: 5)
Yakni pada binatang ternak terdapat bahan pakaian, makanan dan minuman, serta sarana transportasi.


Hal yang sama telah dikatakan oleh banyak kalangan ulama tafsir dengan ungkapan yang berdekatan.

Kata Pilihan Dalam Surah An Nahl (16) Ayat 7

ANFUS
أَنفُس

Lafaz ini dalam bentuk jamak, mufradnya adalah an nafs yang mengandung beberapa makna.
Diantaranya darah.
Oleh itu, al haidh dinamakan an nufasa karena darahnya keluar, an nifas adalah kelahiran atau persalinan, dan apabila sudah melahirkan dinamakan nufasa.
la juga bermakna roh, mata, dan di sisi.
la juga bermakna jasad.

Dikatakan huwa aztm an nafs berarti dia mempunyai jasad yang besar.
Apabila disandarkan kepada al amr atau nafs al amr bermaksud hakikat perkara itu atau perintah yang sama.
Apabila disandarkan kepada sesuatu atau nafs asy syai’ bermaksud sesuatu itu sendiri.

Lafaz anfus disebut sebanyak 153 kali dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Baqarah (2), ayat 9, 44, 54, 54, 57, 84, 85, 87, 90, 102, 109, 110, 155, 187, 223, 228, 234, 234, 240, 235, 235, 265, 284;
Ali Imran (3), ayat 61, 61, 69, 117, 135, 154, 154, 164,165, 168, 178, 186;
An Nisaa (4), ayat 29, 49, 63, 64, 65, 66, 95, 95, 97, 107, 113, 128, 135;
• Al Maa’idah (5), ayat 52, 70, 80, 105;
• Al An’aam (6), ayat 12, 20, 24, 26, 93, 123, 130, 130;
• Al A’raaf (7), ayat 9, 23, 37, 53, 160, 172, 177, 192, 197;
Al Anfaal (8), ayat 53, 72;
At Taubah (9), ayat 17, 20, 35, 36, 41, 42, 44, 55, 70, 81, 85, 88, 111, 118, 120, 128;
Yunus (10), ayat 23, 44;
Hud (11), ayat 21, 31, 101;
Yusuf (12), ayat 18, 83;
• Ar Ra’d (13), ayat 11, 16;
Ibrahim (14), ayat 22, 45;
An Nahl (16), ayat 7, 28, 33, 72, 89, 118;
Al Israa (17), ayat 7;
Al Kahfi (18), ayat 51;
• Al Anbiyaa (21), ayat 43, 64, 102;
• Al Mu’minun (23), ayat 103;
An Nuur (24), ayat 6, 12, 61, 61;
Al Furqaan (25), ayat 3, 21;
An Naml (27), ayat: 14;
Al Ankabut (29), ayat 40;
Ar Rum (3), ayat 8, 9, 21, 28, 44;
As Sajadah (32), ayat 27;
Al Ahzab (33), ayat 6;
Saba‘ (34), ayat 19;
Az Zumar (39), ayat 15, 42, 53;
• Al Mu’min (40), ayat 10;
Fushshilat (41), ayat 31, 53;
Asy Syuura (42), ayat 11, 45;
Az-Zukhruf (43), ayat 71;
Al Hujurat (49), ayat 11, 15;
• Adz Dhariyat (51), ayat 21;
An Najm (53), ayat 23, 32;
Al Hadid (57), ayat 14, 22;
• Al Mujadalah (58), ayat 8;
Al Hasyr (59), ayat 9, 19;
Ash Shaff (61), ayat 11;
• At Taghaabun (64), ayat 16;
At Tahrim (66), ayat 6;
Al Muzzammil (73), ayat 20.

Lafaz anfus di dalam Al Qur’an bermakna jiwa atau diri.

Dalam surah Al Baqarah, ayat 155, At Tibrisi berkata,
”Allah menguji dengan segala cobaan, antaranya diuji dengan naqs al-anfus yaitu dengan kematian diri."

Dalam surah Ali Imran, ayat 165 As Sabuni menafsirkan, "Katakanlah kepada mereka wahai Muhammad, sesungguhnya sebab datangnya musibah ialah dari diri mereka dan keingkaran mereka pada suruhan rasul serta tamak pada harta rampasan."

Dalam surah An Nisaa, ayat 128, anfus dikaitkan dengan as syuhh (bakhil).
Dalam Tafsir Al Jalalain memiliki makna sangat bakhil yaitu diri seorang isteri hampir tidak dapat bertolak-ansur dengan suaminya dan diri seorang suami hampir tidak dapat bertolak-ansur dengan isterinya apabila dia mencintai wanita lain.

Sedangkan dalam surah An Nahl, ayat 7, al anfus dikaitkan dengan asy syiqq (bi syiqqil anfus).
Asy Syawkani berkata,
"Kamu tidak sampai kepada suatu negeri melainkan dengan kehilangan separuh diri karena susah payah atau penat."

Makna anfus yang memiliki pengertian diri atau jiwa juga diisyaratkan dalam surah surah yang lain berdasarkan sandarannya.
Diantaranya :

dalam surah Az Zumar ayat 42, al anfus dikaitkan dengan tawaffa (mematikan),

dalam surah Az Zukhruf ayat 71, al anfus dikaitkan dengan tasytahi (mau),

dalam surah An Najm ayat 23, al anfus dikaitkan dengan tahwi, yaitu tahwi al anfus yang bermakna dihiasi dan dibisikkan oleh syaitan kepada diri mereka apa yang mereka sembah selain Allah memberi syafaat kepada mereka di sisi Allah.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:53-54

Unsur Pokok Surah An Nahl (النحل)

Surat ini terdiri atas 128 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Surat ini dinamakan "An Nahl" yang berarti "lebah" karena di dalamnya terdapat firman Allah subhanahu wa ta’ala ayat 68 yang artinya:
"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah",
Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia.

Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Alquranul Karim.

Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia (lihat ayat 69).
Sedang Alquran mengandung inti sari dari kitabkitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu, ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
(Lihat surat (10) Yunus ayat 57 dan surat (17) Al lsra’ ayat 82).

Surat ini dinamakan pula "An Ni’am" artinya nikmat-nikmat, karena di dalamnya Allah menyebutkan pelbagai macam nikmat untuk hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

▪ Kepastian adanya hari kiamat.
▪ Ke-Esaan Allah.
▪ Kekuasaan-Nya dan kesempumaan ilmu-Nya serta dalil-dalilnya.
▪ Pertanggungan jawab manusia kepada Allah terhadap segala apa yang telah dikerjakannya.

Hukum:

▪ Beberapa hukum tentang makanan dan minuman yang diharamkan dan yang dihalalkan.
▪ Kebolehan memakai perhiasan-perhiasan yang berasal dari dalam laut seperti marjan dan mutiara.
▪ Dibolehkan memakan makanan yang diharamkan dalam keadaan terpaksa.
▪ Kulit dan bulu binatang dari hewan yang halal dimakan.
▪ Kewajiban memenuhi perjanjian dan larangan mempermainkan sumpah.
▪ Larangan membuat buat hukum yang tak ada dasarnya.
▪ Perintah membaca isti’aadzah (a’uudzubillahi minasyaithaanirrajiim = aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk).
▪ Larangan membalas siksa melebihi siksaan yang diterima.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Asal kejadian manusia.
▪ Madu adalah untuk kesehatan manusia.
▪ Nasib pemimpin-pemimpin palsu di hari kiamat.
▪ Pandangan orang Arab zaman Jahiliyah terhadap anak perempuan.
▪ Ajaran moral di dalam Islam.
▪ Pedoman dakwah dalam Islam.

Audio Murottal

QS. An-Nahl (16) : 1-128 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 128 + Terjemahan Indonesia
QS. An-Nahl (16) : 1-128 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 128

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nahl ayat 7 - Gambar 1 Surah An Nahl ayat 7 - Gambar 2
Statistik QS. 16:7
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah An Nahl.

Surah An-Nahl (bahasa Arab:النّحل, an-Nahl, “Lebah”) adalah surah ke-16 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 128 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan An-Nahl yang berarti lebah karena di dalamnya, terdapat firman Allah subhanahu wa ta’ala ayat 68 yang artinya : “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah”.
Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia.
Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Alquranul Karim.
Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia (lihat ayat 69).
Sedang Alquran mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
(Lihat surah (10) Yunus ayat 57 dan surah (17) Al Isra’ ayat 82).
Surah ini dinamakan pula “An-Ni’am” artinya nikmat-nikmat, karena di dalamnya Allah menyebutkan berbagai macam nikmat untuk hamba-hamba-Nya.

Nomor Surah 16
Nama Surah An Nahl
Arab النحل
Arti Lebah
Nama lain Al-Ni’am, an-Ni’am (Nikmat-Nikmat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 70
Juz Juz 14
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 128
Jumlah kata 1851
Jumlah huruf 7838
Surah sebelumnya Surah Al-Hijr
Surah selanjutnya Surah Al-Isra’
Sending
User Review
4.5 (11 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
16:7, 16 7, 16-7, Surah An Nahl 7, Tafsir surat AnNahl 7, Quran An-Nahl 7, Surah An Nahl ayat 7
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 16:7

More Videos

Kandungan Surah An Nahl

۞ QS. 16:1 • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Kiamat telah dekat

۞ QS. 16:2 Tauhid UluhiyyahSifat Masyi’ah (berkehendak) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 16:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 16:7 Ar Rabb (Tuhan) • Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 16:8 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:9 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 16:10 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:11 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:13 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:14 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:15 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:16 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:17 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:18 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 16:19 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 16:20 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:21 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Waktu kiamat tidak diketahui • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:22 Tauhid UluhiyyahAl Wahid (Maha Esa) • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 16:23 • Keluasan ilmu Allah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:24 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:25 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 16:26 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:27 • Kebenaran hari penghimpunan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 16:28 • Keluasan ilmu Allah • Tugas-tugas malaikat • Keluarnya ruh orang kafir

۞ QS. 16:29 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 16:30 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama surga

۞ QS. 16:31 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Memasuki surga • Sifat ahli surga

۞ QS. 16:32 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Saat kematian seorang mukmin • Keluarnya ruh orang mukmin

۞ QS. 16:33 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Keadilan Allah dalam menghakimi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:34 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 16:35 • Mendustai Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 16:36 Tauhid Uluhiyyah • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 16:37 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:38 • Allah menepati janji • Mengingkari hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 16:39 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:40 • Kekuasaan Allah • Sifat Iradah (berkeinginan)

۞ QS. 16:41 • Pahala iman • Perbuatan dan niat • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 16:42 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 16:44 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 16:45 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:46 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:47 Ar Rabb (Tuhan) • Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 16:48 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaTauhid Uluhiyyah

۞ QS. 16:49 Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 16:50 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 16:51 Tauhid UluhiyyahAl Wahid (Maha Esa)

۞ QS. 16:52 Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 16:53 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:54 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:55 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:56 • Mendustai Allah • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 16:57 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba

۞ QS. 16:60 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 16:61 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 16:62 • Mendustai Allah • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Nama-nama surga • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 16:63 • Sifat iblis dan pembantunya • Wali Allah dan wali syetan • Azab orang kafir

۞ QS. 16:64 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 16:65 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:66 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:67 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:68 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 16:69 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 16:70 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 16:71 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:72 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:73 Tauhid Uluhiyyah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:74 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 16:75 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 16:76 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 16:77 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Kiamat telah dekat

۞ QS. 16:78 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:79 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:81 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:82 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:83 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:84 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir

۞ QS. 16:85 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir

۞ QS. 16:86 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 16:87 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:88 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 16:89 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 16:91 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 16:93 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 16:94 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:95 • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 16:96 • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 16:97 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 16:98 • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 16:99 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan •

۞ QS. 16:100 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 16:101 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 16:102 • Allah memperkokoh orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Peranan dan tugas JibrilHikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 16:103 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:104 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir • Siksa orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 16:105 • Mendustai Allah • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 16:106 • Azab orang kafir • Kembali kufur • Siksa orang kafir • Perbuatan dan niat • Dosa-dosa besar

۞ QS. 16:107 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir • Kebaikan yang ada di alam akhiratHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 16:108 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir

۞ QS. 16:109 • Azab orang kafir

۞ QS. 16:110 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 16:111 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadilan Allah dalam menghakimi •

۞ QS. 16:112 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 16:113 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:115 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Perbuatan dan niat •

۞ QS. 16:116 • Mendustai Allah • Bid’ah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:117 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:118 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 16:119 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 16:120 • Islam agama para nabi

۞ QS. 16:121 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 16:123 • Islam agama para nabi

۞ QS. 16:124 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 16:125 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 16:128 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

Ayat Pilihan

Tiap-tiap umat mempunyai ajal.
Apabila telah datang ajal mereka,
maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun & tidak (pula) mendahulukan(nya).
QS. Yunus [10]: 49

Hai orang-orang yang beriman,
sesungguhnya (meminum) khamar,
berjudi, (berkorban untuk) berhala,
mengundi nasib dengan panah,
adalah termasuk perbuatan syaitan.
Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
QS. Al-Ma’idah [5]: 90

Demi waktu Matahari sepenggalahan naik,
dan demi malam apabila telah sunyi,
Tuhanmu tiada meninggalkan kamu & tiada benci kepadamu,
Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang.
QS. Ad-Duha [93]: 1-4

(Kami jelaskan yang demikian) agar kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tak menyukai setiap orang sombong lagi membanggakan diri
QS. Al-Hadid [57]: 23

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan ...

Correct! Wrong!

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang ...

Correct! Wrong!

Orang yang suka berbohong adalah orang ...

Correct! Wrong!

+

Array

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah ...

Correct! Wrong!

Lawan kata dari jujur adalah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #5
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #5 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #5 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #1

Arti fana adalah … Tuhan memiliki sifat Al Karim, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala merupakan zat Yang ..Allah memiliki sifat Al Kariim yang tercantum dalam Alquran surah … Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Dalam Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al Matiin yang tercantum dalam Alquran surah …

Pendidikan Agama Islam #3

Pembatasan aurat wanita adalah … Berikut ini yang bukan termasuk orang-orang pertama yang menyambut ajakan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah … Dalam Islam, pakaian harus … Sebelum berpakaian, kita harus … Bagian tubuh yang tidak ditampakkan sesuai dengan ajaran Islam disebut …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

Sa’id bin Zaid

Siapa itu Sa’id bin Zaid? Sa’id bin Zaid (bahasa Arab: سعيد بن زيد‎; wafat 51 H (671)) adalah seorang sahabat nabi dari golongan Muhajirin. Nama lengkapnya adalah Sa’id bi...

Zaid bin Tsabit

Siapa itu Zaid bin Tsabit? Zaid bin Tsabit an-Najjari al-Anshari (bahasa Arab: زيد بن ثابت‎, 612 – 637/15 H) adalah salah seorang sahabat Nabi Muhammad dan merupakan penulis wahyu dan...

Mungkar

Apa itu Mungkar? mung.kar durhaka (melanggar perintah Tuhan); semua perbuatan yang Mungkar , harus dijauhi … •