QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 47 [QS. 16:47]

اَوۡ یَاۡخُذَہُمۡ عَلٰی تَخَوُّفٍ ؕ فَاِنَّ رَبَّکُمۡ لَرَءُوۡفٌ رَّحِیۡمٌ
Au ya’khudzahum ‘ala takhau-wufin fa-inna rabbakum larauufun rahiimun;

atau Allah mengazab mereka dengan berangsur-angsur (sampai binasa).
Maka sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih, Maha Penyayang.
―QS. 16:47
Topik ▪ Maksiat dan dosa ▪ Menyiksa pelaku maksiat ▪ Energi angin
16:47, 16 47, 16-47, An Nahl 47, AnNahl 47, An-Nahl 47
English Translation - Sahih International
Or that He would not seize them gradually (in a state of dread)?
But indeed, your Lord is Kind and Merciful.
―QS. 16:47

 

Tafsir surah An Nahl (16) ayat 47

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Nahl (16) : 47. Oleh Kementrian Agama RI

Allah memberi peringatan kepada orang-orang musyrik, yang selalu berusaha membuat rencana dan tipu muslihat yang jahat dan menghalangi dakwah Islam, bahwa mereka tidak akan pernah merasa aman dari ancaman-ancaman Allah yang akan ditimpakan kepada mereka.
Ancaman-ancaman itu ialah:

Pertama: Allah akan menenggelamkan mereka dari permukaan bumi dan memusnahkan mereka dari alam ini, seperti yang dialami oleh Qarun.

Kedua: Allah akan menurunkan siksa bagi mereka dari langit pada saat yang tidak mereka duga sebelumnya, seperti yang dialami oleh kaum Nabi Luth.

Ketiga: Mereka ditimpa azab pada saat berada dalam perjalanan mencari rezeki atau sibuk dalam berdagang, sehingga mereka tidak mempunyai kesempatan untuk menolaknya.
Artinya, mereka tidak akan dapat lari untuk melindungi dagangan dan jiwa mereka, karena azab itu menyerang dengan tiba-tiba.

Keempat: Mereka akan mengalami siksaan sebagai hukuman setelah mengalami kerugian harta benda dan nyawa, sehingga mereka tidak dapat melepaskan diri dari siksaan itu.

Kemudian Allah ﷻ mengakhiri firman-Nya dengan menyatakan bahwa Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Hal ini untuk menunjukkan bahwa Allah tidak akan menghukum mereka dengan segera, tetapi mengancam mereka dengan siksaan yang berat.
Hal ini untuk memberikan kesempatan berpikir dan waktu kepada mereka untuk mengubah sikap terhadap ajakan rasul.
Ini adalah bukti rahmat Allah yang sangat luas bagi para hamba-Nya.