QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 41 [QS. 16:41]

وَ الَّذِیۡنَ ہَاجَرُوۡا فِی اللّٰہِ مِنۡۢ بَعۡدِ مَا ظُلِمُوۡا لَـنُبَوِّئَنَّہُمۡ فِی الدُّنۡیَا حَسَنَۃً ؕ وَ لَاَجۡرُ الۡاٰخِرَۃِ اَکۡبَرُ ۘ لَوۡ کَانُوۡا یَعۡلَمُوۡنَ
Waal-ladziina haajaruu fiillahi min ba’di maa zhulimuu lanubau-wi-annahum fiiddunyaa hasanatan wal-ajru-aakhirati akbaru lau kaanuu ya’lamuun(a);

Dan orang yang berhijrah karena Allah setelah mereka dizalimi, pasti Kami akan memberikan tempat yang baik kepada mereka di dunia.
Dan pahala di akhirat pasti lebih besar, sekiranya mereka mengetahui,
―QS. 16:41
Topik ▪ Takwa ▪ Perbuatan dan niat ▪ Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka
16:41, 16 41, 16-41, An Nahl 41, AnNahl 41, An-Nahl 41
English Translation - Sahih International
And those who emigrated for (the cause of) Allah after they had been wronged – We will surely settle them in this world in a good place;
but the reward of the Hereafter is greater, if only they could know.
―QS. 16:41

 

Tafsir surah An Nahl (16) ayat 41

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Nahl (16) : 41. Oleh Kementrian Agama RI

Allah ﷻ menjelaskan bahwa orang-orang yang hijrah meninggal-kan kaum kerabat yang dicintai dan kampung halamannya semata-mata mengharapkan pahala dan keridaan Allah, pasti akan diberi tempat yang baik di sisi-Nya.
Yang dimaksud dengan hijrah dalam ayat ini ialah hijrah kaum Muslimin dari Mekah ke Habasyah, hijrah pertama yang dilakukan 83 orang Muslimin.
Pengertian ini didasarkan pada pendapat yang mengatakan bahwa ayat ini adalah ayat Makkiyyah, dan dikuatkan pula oleh riwayat dari Abdullah bin Humaid, Ibnu Jarir ath-thabari, dan Ibnu Munzir dari Qatadah yang mengatakan bahwa para sahabat Nabi ﷺ teraniaya oleh penduduk Mekah.
Mereka diusir dari kampung halamannya, sehingga sebagian dari mereka ikut hijrah ke negeri Habasyah.
Sesudah itu, Allah menyuruh mereka mempersiapkan diri hijrah ke Madinah, lalu kota itu dijadikan kota hijrah dan mereka diberi penolong-penolong yang terdiri dari penduduk Madinah yang beriman.

Kemudian mereka dijanjikan kemenangan atas orang-orang yang telah menganiaya mereka dan tempat yang baik di dunia.
Semua itu diperoleh karena mereka rela meninggalkan tempat tinggal dan harta benda mereka, semata-mata hanya mengharapkan keridaan Allah.
Janji kemenangan yang diberikan kepada kaum Muslimin itu ialah mereka akan diberi tempat yang bebas dari kekuasaan orang-orang musyrik dan mereka dapat mengatur tata kemasyarakatan sendiri.
Mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin yang takwa dan memerintah orang-orang yang takwa pula.

Di samping itu, mereka dijanjikan pula pahala akhirat yang lebih besar.
Apabila mereka mengetahui, tentu mereka akan mengatakan bahwa pahala akhirat itulah yang lebih utama bila dibandingkan dengan kebahagiaan yang mereka rasakan di dunia.
Ibnu Jarir ath-thabari meriwayatkan dari Umar bin Khaththab bahwa apabila seorang Ansar memberi suatu pemberian kepada seorang laki-laki dari golongan Muhajirin, ia berkata,
“Terimalah pemberian ini, semoga Allah memberikan berkah kepadamu dalam menikmatinya.
Ini yang telah Allah janjikan untukmu di dunia, sedang di akhirat kamu akan mendapatkan yang lebih baik lagi”.











16:41, 16 41, 16-41, An Nahl 41, tafsir surat AnNahl 41, An-Nahl 41



Iklan



Ikuti RisalahMuslim
               






Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta