Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 35 [QS. 16:35]

وَ قَالَ الَّذِیۡنَ اَشۡرَکُوۡا لَوۡ شَآءَ اللّٰہُ مَا عَبَدۡنَا مِنۡ دُوۡنِہٖ مِنۡ شَیۡءٍ نَّحۡنُ وَ لَاۤ اٰبَآؤُنَا وَ لَا حَرَّمۡنَا مِنۡ دُوۡنِہٖ مِنۡ شَیۡءٍ ؕ کَذٰلِکَ فَعَلَ الَّذِیۡنَ مِنۡ قَبۡلِہِمۡ ۚ فَہَلۡ عَلَی الرُّسُلِ اِلَّا الۡبَلٰغُ الۡمُبِیۡنُ
Waqaalal-ladziina asyrakuu lau syaa-allahu maa ‘abadnaa min duunihi min syai-in nahnu walaa aabaa’unaa walaa harramnaa min duunihi min syai-in kadzalika fa’alal-ladziina min qablihim fahal ‘alarrusuli ilaal balaaghul mubiin(u);
Dan orang musyrik berkata,
“Jika Allah menghendaki, niscaya kami tidak akan menyembah sesuatu apa pun selain Dia, baik kami maupun bapak-bapak kami, dan tidak (pula) kami mengharamkan sesuatu pun tanpa (izin)-Nya.”
Demikianlah yang diperbuat oleh orang sebelum mereka.
Bukankah kewajiban para rasul hanya menyampaikan (amanat Allah) dengan jelas.
―QS. An Nahl [16]: 35

Daftar isi

And those who associate others with Allah say,
"If Allah had willed, we would not have worshipped anything other than Him, neither we nor our fathers, nor would we have forbidden anything through other than Him."
Thus did those do before them.
So is there upon the messengers except (the duty of) clear notification?
― Chapter 16. Surah An Nahl [verse 35]

وَقَالَ dan berkata

And said
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
أَشْرَكُوا۟ (mereka) musyrik

associate partners (with Allah),
لَوْ jika

"If
شَآءَ menghendaki

Allah (had) willed *[meaning includes next or prev. word]
ٱللَّهُ Allah

Allah (had) willed *[meaning includes next or prev. word]
مَا tidak

not
عَبَدْنَا kami menyembah

we (would) have worshipped
مِن dari

other than Him *[meaning includes next or prev. word]
دُونِهِۦ selain Dia

other than Him *[meaning includes next or prev. word]
مِن dari

any
شَىْءٍ sesuatu/apapun

thing,
نَّحْنُ kami

we
وَلَآ dan tidak

and not
ءَابَآؤُنَا bapak-bapak kami

our forefathers
وَلَا dan tidak

and not
حَرَّمْنَا kami mengharamkan

we (would) have forbidden
مِن dari

other than Him *[meaning includes next or prev. word]
دُونِهِۦ selain Dia

other than Him *[meaning includes next or prev. word]
مِن dari

anything." *[meaning includes next or prev. word]
شَىْءٍ sesuatu/apapun

anything." *[meaning includes next or prev. word]
كَذَٰلِكَ demikian

Thus
فَعَلَ perbuatan

did
ٱلَّذِينَ orang-orang yang

those who
مِن dari

(were) before them. *[meaning includes next or prev. word]
قَبْلِهِمْ sebelum mereka

(were) before them. *[meaning includes next or prev. word]
فَهَلْ maka apakah

Then is (there)
عَلَى atas

on
ٱلرُّسُلِ para Rasul

the messengers
إِلَّا melainkan

except

Tafsir

Alquran

Surah An Nahl
16:35

Tafsir QS. An Nahl (16) : 35. Oleh Kementrian Agama RI


Allah ﷻ lalu menjelaskan tipu daya orang-orang musyrik dan alasan mereka untuk mendustakan Rasulullah ﷺ dan pengikut-pengikutnya.
Mereka mengemukakan alasan bahwa mereka menyembah berhalaberhala karena Allah telah merestui peribadatan itu.

Kalau Allah menghendaki mereka menyembah Allah Yang Maha Esa, tentulah mereka tidak akan menyembah sesuatu apa punselain Allah ﷻ


Demikian juga penetapan mereka terhadap:
bahirah (unta betina yang telah beranak lima kali dan anak kelima itu jantan), sibah (unta betina yang dibiarkan pergi ke mana saja lantaran suatu nazar), wasilah (domba betina yang melahirkan anak kembar sedangkan anaknya jantan dan betina), dan ham (unta jantan yang tidak boleh diganggu gugat lagi karena telah membuahi unta betina sepuluh kali), sebagai binatang yang haram, menurut mereka sudah direstui Allah.



Sekiranya Allah tidak menyukai apa yang telah mereka lakukan, tentu mereka diberi petunjuk ke jalan yang benar, atau Allah akan menimpakan hukuman kepada mereka dengan segera.

Demikian beberapa alasan yang dikemukakan orang-orang musyrik untuk menolak wahyu yang telah diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Alasan yang mereka kemukakan itu sama halnya dengan tindakan orang-orang sebelum mereka dalam hal mendustakan rasul.


Allah ﷻ menyangkal alasan yang mereka kemukakan dan menolak dugaan mereka yang salah itu.
Allah tidak membenarkan apa yang mereka kerjakan karena Allah telah menyampaikan petunjuk melalui rasul-Nya.

Rasul telah menyampaikan bimbingan kepada kaumnya ke jalan yang benar melalui perantaraan wahyu-Nya.
Allah ﷻ berfirman:

وَمَآ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا نُوْحِيْٓ اِلَيْهِ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنَا۠ فَاعْبُدُوْنِ

Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku.
(al-Anbiya‘ [21]: 25)


Petunjuk Allah yang disampaikan melalui rasul-Nya itu akan dinikmati oleh orang yang benar-benar berusaha untuk mendapatkannya.
Allah ﷻ berfirman:

وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.

Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik. (al-‘Ankabut [29]: 69)


Oleh sebab itu, seandainya ada orang yang tidak mau mendengarkan ajakan rasul, maka bukanlah tugas rasul untuk memaksa mereka agar menerima dakwahnya.
Yang demikian itu, bukanlah tugas dan tanggung jawab rasul serta bukan pula sifat dari agama Islam.
Islam tidak memaksa mereka yang tidak mau menerima kebenaran.

Tafsir QS. An Nahl (16) : 35. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Dengan keras kepala, orang-orang musyrik itu berkata,
"Jika Allah berkehendak agar kami menyembah dan menaati segala perintah-Nya, niscaya kami tidak akan menyembah selain Dia.
Dan kami tidak akan mengharamkan sesuatu yang tidak diharamkan Allah seperti bahirah dan sa’ibah. "
Jelas, ini adalah alasan keliru yang mereka jadikan sandaran untuk membenarkan kekufuran.
Alasan ini pula yang dijadikan sandaran oleh orang-orang kafir terdahulu sebelum mereka setelah Kami mengutus beberapa rasul yang mengajak kepada ajaran tauhid, menaati perintah-Nya dan melarang berbuat syirik serta melarang mengharamkan sesuatu yang tidak diharamkan-Nya.


Dengan demikian, bukti-bukti telah cukup bagi mereka.
Para utusan Kami telah menyampaikan apa yang telah Kami perintahkan.


Kamilah yang akan memperhitungkan mereka.
Setelah penyampaian itu, tidak ada lagi tugas bagi para rasul.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang musyrik berkata:
Jika Allah menghendaki, niscaya kami akan menyembah-Nya semata, dan kami tidak akan menyembah apapun selain-Nya, baik kami maupun nenek moyang kami, dan tidak pula kami mengharamkan sesuatu pun yang tidak diharamkan-Nya.
Dengan alasan batil semacam inilah orang-orang kafir terdahulu berasalan, sedangkan mereka berdusta;
karena Allah telah memerintah dan melarang mereka, memberikan kemampuan kepada mereka untuk sanggup melakukan apa yang dibebankan kepada mereka, dan memberikan kepada mereka kekuatan dan kehendak yang darinyalah muncul perbuatan-perbuatan mereka.


Jadi, alasan mereka dengan qadha dan qadar adalah kebatilan yang paling batil setelah para Rasul memberikan peringatan kepada mereka.
Maka, tidak ada kewajiban atas para Rasul pemberi peringatan selain menyampaikan dengan jelas tentang apa yang dibebankan kepada mereka.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan berkatalah orang-orang musyrik) dari kalangan penduduk Mekah


("Jika Allah menghendaki niscaya kami tidak akan menyembah sesuatu apa pun selain Dia, baik kami maupun bapak-bapak kami, dan tidak pula kami mengharamkan sesuatu pun tanda izin-Nya) yaitu mengharamkan bahirah dan saibah.
Ini berarti bahwa kemusyrikan kami dan pengharaman kami ini berdasarkan kehendak-Nya karena Dia rela terhadapnya.
Maka Allah berfirman menyanggah mereka:


(Demikianlah yang diperbuat oleh orang-orang sebelum mereka) artinya mereka telah mendustakan rasulrasul mereka tentang apa yang didatangkan oleh para rasul itu


(maka tidak ada)


(kewajiban atas para rasul selain dari menyampaikan amanat Allah dengan terang) dan mereka tidak berkewajiban untuk memberi hidayah.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala, menyebutkan tentang teperdayanya orang-orang musyrik oleh kemusyrikan mereka dan alasan mereka yang berpegang kepada takdir, yang hal ini terungkapkan melalui ucapan mereka yang disitir oleh firman-Nya:

Jika Allah menghendaki, niscaya kami tidak akan menyembah suatu apa pun selain Dia, baik kami maupun bapak-bapak kami, dan tidak pula kami mengharamkan sesuatu pun tanpa (izin)-Nya.

seperti mengharamkan hewan ternak bahirah, saibah, wasilah, dan lain sebagainya yang mereka buat-buat sendiri tanpa ada keterangan dari Allah yang menjelaskannya.

Dengan kata lain.
perkataan mereka mengandung kesimpulan bahwa seandainya Allah subhanahu wa ta’ala, tidak suka dengan apa yang mereka perbuat, tentulah Allah mengingkari perbuatan itu dengan menurunkan hukuman, dan tentulah Dia tidak akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk melakukannya.

Allah subhanahu wa ta’ala, membantah alasan mereka yang keliru itu melalui firman-Nya:

…maka tidak ada kewajiban atas para rasul, selain dari menyampai­kan (amanat Allah) dengan terang.

Yakni duduk perkaranya tidaklah seperti yang kalian duga, bahwa Allah tidak mengingkari perbuatan kalian itu.
Sesungguhnya Allah telah meng­ingkari perbuatan kalian dengan pengingkaran yang keras, dan Dia telah melarang kalian melakukannya dengan larangan yang kuat.
Dia telah mengutus seorang rasul kepada setiap umat, yakni kepada setiap generasi dan sejumlah manusia.
Semua rasul menyeru mereka untuk menyembah Allah dan melarang mereka menyembah selain-Nya:

Unsur Pokok Surah An Nahl (النحل)

Surat ini terdiri atas 128 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Surat ini dinamakan "An Nahl" yang berarti "lebah" karena di dalamnya terdapat firman Allah subhanahu wa ta’ala ayat 68 yang artinya:
"Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah",
Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia.

Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Alquranul Karim.

Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia (lihat ayat 69).
Sedang Alquran mengandung inti sari dari kitabkitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu, ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
(Lihat surat (10) Yunus ayat 57 dan surat (17) Al lsra’ ayat 82).

Surat ini dinamakan pula "An Ni’am" artinya nikmat-nikmat, karena di dalamnya Allah menyebutkan pelbagai macam nikmat untuk hamba-hamba-Nya.

Keimanan:

▪ Kepastian adanya hari kiamat.
▪ Ke-Esaan Allah.
▪ Kekuasaan-Nya dan kesempumaan ilmu-Nya serta dalil-dalilnya.
▪ Pertanggungan jawab manusia kepada Allah terhadap segala apa yang telah dikerjakannya.

Hukum:

▪ Beberapa hukum tentang makanan dan minuman yang diharamkan dan yang dihalalkan.
▪ Kebolehan memakai perhiasan-perhiasan yang berasal dari dalam laut seperti marjan dan mutiara.
▪ Dibolehkan memakan makanan yang diharamkan dalam keadaan terpaksa.
▪ Kulit dan bulu binatang dari hewan yang halal dimakan.
▪ Kewajiban memenuhi perjanjian dan larangan mempermainkan sumpah.
▪ Larangan membuat buat hukum yang tak ada dasarnya.
▪ Perintah membaca isti’aadzah (a’uudzubillahi minasyaithaanirrajiim = aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk).
▪ Larangan membalas siksa melebihi siksaan yang diterima.

Kisah:

▪ Kisah Nabi Ibrahim `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Asal kejadian manusia.
▪ Madu adalah untuk kesehatan manusia.
▪ Nasib pemimpin-pemimpin palsu di hari kiamat.
▪ Pandangan orang Arab zaman Jahiliyah terhadap anak perempuan.
▪ Ajaran moral di dalam Islam.
▪ Pedoman dakwah dalam Islam.

Audio

QS. An-Nahl (16) : 1-128 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 128 + Terjemahan Indonesia



QS. An-Nahl (16) : 1-128 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 128

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nahl ayat 35 - Gambar 1 Surah An Nahl ayat 35 - Gambar 2
Statistik QS. 16:35
  • Rating RisalahMuslim
4.7

Ayat ini terdapat dalam surah An Nahl.

Surah An-Nahl (bahasa Arab:النّحل, an-Nahl, “Lebah”) adalah surah ke-16 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 128 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini dinamakan An-Nahl yang berarti lebah karena di dalamnya, terdapat firman Allah subhanahu wa ta’ala ayat 68 yang artinya : “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah”.
Lebah adalah makhluk Allah yang banyak memberi manfaat dan kenikmatan kepada manusia.
Ada persamaan antara madu yang dihasilkan oleh lebah dengan Alquranul Karim.
Madu berasal dari bermacam-macam sari bunga dan dia menjadi obat bagi bermacam-macam penyakit manusia (lihat ayat 69).
Sedang Alquran mengandung inti sari dari kitab-kitab yang telah diturunkan kepada Nabi-nabi zaman dahulu ditambah dengan ajaran-ajaran yang diperlukan oleh semua bangsa sepanjang masa untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.
(Lihat surah (10) Yunus ayat 57 dan surah (17) Al Isra’ ayat 82).
Surah ini dinamakan pula “An-Ni’am” artinya nikmat-nikmat, karena di dalamnya Allah menyebutkan berbagai macam nikmat untuk hamba-hamba-Nya.

Nomor Surah 16
Nama Surah An Nahl
Arab النحل
Arti Lebah
Nama lain Al-Ni’am, an-Ni’am (Nikmat-Nikmat)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 70
Juz Juz 14
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 128
Jumlah kata 1851
Jumlah huruf 7838
Surah sebelumnya Surah Al-Hijr
Surah selanjutnya Surah Al-Isra’
Sending
User Review
4.9 (11 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:

16:35, 16 35, 16-35, Surah An Nahl 35, Tafsir surat AnNahl 35, Quran An-Nahl 35, Surah An Nahl ayat 35

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Kandungan Surah An Nahl

۞ QS. 16:1 • Mensucikan Allah dari segala sekutu • Al Muta’ali (Maha Luhur) • Kiamat telah dekat

۞ QS. 16:2 Tauhid UluhiyyahSifat Masyi’ah (berkehendak) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 16:3 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Mensucikan Allah dari segala sekutu

۞ QS. 16:7 Ar Rabb (Tuhan) • Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang)

۞ QS. 16:8 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:9 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 16:10 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:11 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:13 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:14 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:15 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:16 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:17 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:18 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 16:19 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 16:20 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:21 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Waktu kiamat tidak diketahui • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:22 Tauhid UluhiyyahAl Wahid (Maha Esa) • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 16:23 • Keluasan ilmu Allah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:24 Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:25 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 16:26 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:27 • Kebenaran hari penghimpunan • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Azab orang kafir

۞ QS. 16:28 • Keluasan ilmu Allah • Tugas-tugas malaikat • Keluarnya ruh orang kafir

۞ QS. 16:29 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 16:30 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Nama-nama surga

۞ QS. 16:31 • Pahala iman • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Memasuki surga • Sifat ahli surga

۞ QS. 16:32 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Tugas-tugas malaikat • Saat kematian seorang mukmin • Keluarnya ruh orang mukmin

۞ QS. 16:33 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Keadilan Allah dalam menghakimi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:34 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 16:35 • Mendustai Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 16:36 Tauhid Uluhiyyah • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 16:37 • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:38 • Allah menepati janji • Mengingkari hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur

۞ QS. 16:39 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:40 • Kekuasaan Allah • Sifat Iradah (berkeinginan)

۞ QS. 16:41 • Pahala iman • Perbuatan dan niat • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 16:42 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 16:44 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 16:45 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:46 • Kekuasaan Allah • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:47 Ar Rabb (Tuhan) • Al Ra’uf (Maha Kasih) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 16:48 Dalil-dalil adanya Allah Ta’alaTauhid Uluhiyyah

۞ QS. 16:49 Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 16:50 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat-sifat malaikat • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 16:51 Tauhid UluhiyyahAl Wahid (Maha Esa)

۞ QS. 16:52 Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah

۞ QS. 16:53 • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:54 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Ar Rabb (Tuhan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:55 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:56 • Mendustai Allah • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan

۞ QS. 16:57 • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Mendustai Allah • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba

۞ QS. 16:60 Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 16:61 • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 16:62 • Mendustai Allah • Kesabaran Allah terhadap kejahatan hamba • Nama-nama surga • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 16:63 • Sifat iblis dan pembantunya • Wali Allah dan wali syetan • Azab orang kafir

۞ QS. 16:64 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 16:65 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:66 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:67 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:68 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 16:69 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 16:70 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 16:71 • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:72 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:73 Tauhid Uluhiyyah • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:74 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 16:75 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 16:76 • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 16:77 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Kiamat telah dekat

۞ QS. 16:78 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:79 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Kekuasaan Allah

۞ QS. 16:81 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 16:82 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:83 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:84 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir

۞ QS. 16:85 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Azab orang kafir

۞ QS. 16:86 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 16:87 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 16:88 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Siksa orang kafir

۞ QS. 16:89 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 16:91 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 16:93 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 16:94 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:95 • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 16:96 • Kebaikan yang ada di alam akhirat • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 16:97 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Pahala iman • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Balasan dan pahala dari Allah •

۞ QS. 16:98 • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 16:99 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan) • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan •

۞ QS. 16:100 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat iblis dan pembantunya

۞ QS. 16:101 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 16:102 • Allah memperkokoh orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Peranan dan tugas JibrilHikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 16:103 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:104 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir • Siksa orang kafirHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 16:105 • Mendustai Allah • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 16:106 • Azab orang kafir • Kembali kufur • Siksa orang kafir • Perbuatan dan niat • Dosa-dosa besar

۞ QS. 16:107 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir • Kebaikan yang ada di alam akhiratHidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 16:108 • Allah menggerakkan hati manusia • Azab orang kafir

۞ QS. 16:109 • Azab orang kafir

۞ QS. 16:110 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) •

۞ QS. 16:111 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadilan Allah dalam menghakimi •

۞ QS. 16:112 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 16:113 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 16:115 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Perbuatan dan niat •

۞ QS. 16:116 • Mendustai Allah • Bid’ah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:117 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 16:118 • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 16:119 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 16:120 Islam agama para nabi

۞ QS. 16:121 Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 16:123 Islam agama para nabi

۞ QS. 16:124 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 16:125 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 16:128 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

Ayat Pilihan

Dan barang siapa bertawakkal pada Allah niscaya Allah mencukupkan (keperluan)nya.
Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya.
Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap sesuatu.
QS. At-Talaq [65]: 3

Dan barang siapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati,
maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.
QS. Al-Baqarah [2]: 158

Kalau Kami turunkan malaikat kepada mereka, dan orang yang telah mati berbicara dengan mereka & Kami kumpulkan segala sesuatu ke hadapan mereka,
niscaya mereka tak akan beriman, kecuali jika Allah kehendaki,
tapi banyak mereka tak tahu
QS. Al-An’am [6]: 111

Allah memperingatkan kamu terhadap siksa-Nya.
Dan Allah sangat Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.
QS. Ali ‘Imran [3]: 30

Hadits Shahih

Podcast

Doa

Soal & Pertanyaan

Siapakah nabi yang lebih memilih ilmu daripada harta?

Benar! Kurang tepat!

Berikut kedudukan orang yang menuntut ilmu, kecuali ...

Benar! Kurang tepat!

Sebagai perumpamaan orang yang mengajak berbuat baik, tetapi dirinya sendiri tidak melakukan adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Ilmuan muslim yang dalam bidang kedokteran yang berasal dari Persia yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ,

potongan ayat di atas terdapat pada Alquran surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ

Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
--QS. Al Mujadalah [58] : 11

Pendidikan Agama Islam #29
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #29 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #29 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #22

Karena rajin belajar maka Afit selalu juara dalam setiap perlombaan antar sekolah, pernyataan tersebut merupakan contoh … Takdir yang bisa diubah dinamakan … Salah satu contoh takdir muallaq (bisa diubah) adalah … Matahari berputar mengelilingi sumbunya, termasuk contoh takdir … Yang tidak termasuk cara beriman kepada qada dan qadar Allah adalah …

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Kamus

kafir muahid

Apa itu kafir muahid? orang kafir yang telah mengadakan perjanjian dengan umat Islam bahwa mereka tidak akan menyerang atau bermusuhan dengan umat Islam selama perjanjian berlaku … •

Zainab binti Khuzaimah

Siapa itu Zainab binti Khuzaimah? Zainab binti Khuzaimah (sekitar 28 S.H/596 M-2 H/ 626 Masehi) adalah istri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. yang dikenal dengan kebaikan, kedermawanan, dan...

Idris `alaihis salam

Siapa itu Idris `alaihis salam? Idris (bahasa Arab: إدريس , Alkitab: Henokh) (sekitar 4533-4188 SM) atau Nabi Idris adalah salah seorang rasul yang pertama kali diberikan tugas untuk menyampaikan...