QS. An Nahl (Lebah) – surah 16 ayat 100 [QS. 16:100]

اِنَّمَا سُلۡطٰنُہٗ عَلَی الَّذِیۡنَ یَتَوَلَّوۡنَہٗ وَ الَّذِیۡنَ ہُمۡ بِہٖ مُشۡرِکُوۡنَ
Innamaa sulthaanuhu ‘alaal-ladziina yatawallaunahu waal-ladziina hum bihi musyrikuun(a);

Pengaruhnya hanyalah terhadap orang yang menjadikannya pemimpin dan terhadap orang yang mempersekutukannya dengan Allah.
―QS. 16:100
Topik ▪ Iman ▪ Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala ▪ Kekuasaan Allah
16:100, 16 100, 16-100, An Nahl 100, AnNahl 100, An-Nahl 100
English Translation - Sahih International
His authority is only over those who take him as an ally and those who through him associate others with Allah.
―QS. 16:100

 

Tafsir surah An Nahl (16) ayat 100

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Nahl (16) : 100. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah ﷻ menerangkan bahwa setan tidak punya pengaruh terhadap orang-orang yang beriman, orang-orang yang berserah diri kepada Allah ﷻ, serta sabar dan tawakal menahan derita dalam perjuangan menegakkan agama.
Mereka mampu melawan godaan setan dan menolak untuk mengikuti langkah-langkahnya dan menjadi pengikutnya.
Berkat cahaya iman dalam dada mereka, tipu daya setan itu dapat mereka ketahui dan atasi.
Setan itu hanya berpengaruh atas orang-orang yang sudah patuh ke dalam wilayah kekuasaannya, orang-orang yang memandang setan itu sebagai pemimpin lalu mencintainya dan mengikutinya serta mematuhi segala perintahnya.
Karena tipu daya dan godaan setan itu, mereka akhirnya mempersekutukan Tuhan atau menyembah setan di samping menyembah Allah ﷻ











16:100, 16 100, 16-100, An Nahl 100, tafsir surat AnNahl 100, An-Nahl 100



Iklan



Ikuti RisalahMuslim
               






Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta