Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. An Nabaa (Berita besar) - surah 78 ayat 9 [QS. 78:9]

وَّ جَعَلۡنَا نَوۡمَکُمۡ سُبَاتًا ۙ
Waja’alnaa naumakum subaatan;
dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat,
―QS. An Nabaa [78]: 9

Daftar isi

And made your sleep (a means for) rest
― Chapter 78. Surah An Nabaa [verse 9]

وَجَعَلْنَا dan Kami jadikan

And We made
نَوْمَكُمْ tidurmu

your sleep
سُبَاتًا istirahat

(for) rest,

Tafsir Quran

Surah An Nabaa
78:9

Tafsir QS. An-Naba’ (78) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Keempat, Allah menjadikan tidur pada malam hari untuk beristirahat dari kesibukan pekerjaan pada siang hari, agar menghasilkan berbagai mata pencaharian.
Dengan istirahat waktu tidur itu, manusia dapat mengembalikan daya dan kekuatan untuk melangsungkan pekerjaan pada keesokan harinya.

Seandainya tidak diselingi oleh istirahat tidur tentu kekuatan siapa pun akan merosot sehingga tidak dapat melangsungkan tugas sehari-hari.

Tafsir QS. An Nabaa (78) : 9. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Kami menjadikan tidur kalian untuk beristirahat dari keletihan berusaha(1).
(1) Tidur adalah berhentinya atau berkurangnya kegiatan saraf otak manusia.


Dari itulah, ketika tidur energi dan panas badan menurun.
Pada waktu tidur, tubuh merasa tenang dan rileks setelah otot atau saraf atau dua-duanya letih bekerja.


Semua kegiatan tubuh menurun di waktu tidur, kecuali proses metabolisme, aliran air seni dari ginjal dan keringat.
Proses-proses tersebut, jika berhenti, justru akan membahayakan manusia.


Sedangkan pernapasan agak berkurang intensitasnya, tapi lebih panjang dan lebih banyak keluar dari dada ketimbang dari perut.
Jantung pun akan berdetak lebih lambat sehingga aliran darah menjadi lebih sedikit.


Otot-otot yang kejang akan mengendur sehingga mengakibatkan kesulitan bagi seseorang yang tengah tidur untuk melakukan perlawanan.
Semua hal itu menyebabkan tidur sebagai waktu istirahat yang paling baik bagi manusia, sebagaimana dikatakan ayat ini.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Kami jadikan tidur kalian untuk mengistirahatkan badan kalian, sehingga kalian merasa tenang dan tenteram?

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan Kami jadikan tidur kalian untuk istirahat) untuk istirahat bagi tubuh kalian.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, mengingkari orang-orang musyrik karena mereka saling bertanya tentang hari kiamat dengan rasa tidak percaya akan kejadiannya.

Tentang apakah mereka saling bertanya?
Tentang berita yang besar.
(QS. An-Naba’ [78]: 1-2)

Yakni apakah yang dipertanyakan mereka?
Tentang hari kiamat, yaitu berita yang besar, yakni berita yang amat besar, amat mengerikan, lagi amat mengejutkan.
Qatadah dan Ibnu Zaid mengatakan bahwa yang dimaksud dengan berita besar ini ialah kebangkitan sesudah mati.
Mujahid mengatakannya Alquran, tetapi yang jelas adalah pendapat yang pertama, karena dalam firman berikutnya disebutkan:


yang mereka perselisihkan tentang ini.
(QS. An-Naba’ [78]: 3)

Manusia dalam hal ini ada dua macam, ada yang beriman kepadanya dan ada yang kafir.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman berikutnya mengancam orang-orang yang ingkar dengan adanya hari kiamat.

Sekali-kali tidak, kelak mereka akan mengetahui, kemudian sekali-kali tidak;
kelak mereka akan mengetahui.
(QS. An-Naba’ [78]: 4-5)

Ini merupakan peringatan yang tegas dan ancaman yang keras.
Kemudian Allah menjelaskan tentang kekuasaan-Nya yang besar melalui ciptaan-Nya terhadap segala sesuatu yang besar lagi menakjubkan, yang semuanya itu menunjukkan kekuasaan-Nya atas segala sesuatu yang dikehendaki-Nya, termasuk masalah hari berbangkit dan lain-lainnya.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?
(QS. An-Naba’ [78]: 6)

Maksudnya, telah dihamparkan-Nya dan dijadikan-Nya layak untuk dihuni oleh makhluk-Nya, lagi tetap, tenang, dan kokoh.

dan gunung-gunung sebagai pasak?
(QS. An-Naba’ [78]: 7)

Dia menjadikan pada bumi pasak-pasak untuk menstabilkan dan mengokohkannya serta memantapkannya sehingga bumi menjadi tenang dan tidak mengguncangkan orang-orang dan makhluk yang ada di atasnya.
Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

dan Kami jadikan kalian berpasang-pasangan.
(QS. An-Naba’ [78]: 8)

Yaitu dari jenis laki-laki dan perempuan, masing-masing dapat bersenang-senang dengan lawan jenisnya, dan karenanya maka berkembanglah keturunan mereka.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa kasih dan sayang.
(QS. Ar-Rum [30]: 21)

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan Kami jadikan tidur kalian untuk istirahat.
(QS. An-Naba’ [78]: 9)

Yakni istirahat dari gerak agar tubuh kalian menjadi segar kembali setelah banyak melakukan aktiyitas dalam rangka mencari upaya penghidupan di sepanjang siang hari.
Hal seperti ini telah diterangkan di dalam tafsir surat Al-Furqan.

dan Kami jadikan malam sebagai pakaian.
(QS. An-Naba’ [78]: 10)

yang menutupi semua manusia dengan kegelapannya, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan malam apabila menutupinya.
(QS. Asy-Syams [91]: 4)

Dan ucapan seorang penyair yang mengatakan dalam salah satu bait syairnya,


"Dan manakala malam mulai menggelarkan kain penutupnya, maka seluruh semesta menjadi gelap."

Qatadah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
dan Kami jadikan malam sebagai pakaian.
(QS. An-Naba’ [78]: 10)
Maksudnya, ketenangan.

dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan.
(QS. An-Naba’ [78]: 11)

Kami menjadikannya terang benderang agar manusia dapat melakukan aktiyitasnya untuk mencari upaya penghidupan dengan bekerja, berniaga, dan melakukan urusan lainnya.


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan Kami bangun di atas kalian tujuh buah (langit) yang kokoh.
(QS. An-Naba’ [78]: 12)

Yaitu tujuh lapis langit dengan segala keluasannya, ketinggiannya, kekokohannya, dan kerapiannya serta hiasannya yang dipenuhi dengan bintang-bintang, baik yang tetap maupun yang beredar.
Karena itulah dalam firman berikutnya disebutkan:

dan Kami jadikan pelita yang amat terang.
(QS. An-Naba’ [78]: 13)

Yakni matahari yang menerangi semesta alam, yang cahayanya menerangi seluruh penduduk bumi.

Kata Pilihan Dalam Surah An Nabaa (78) Ayat 9

SUBAATAA
سُبَاتا

Lafaz ini adalah kata nama dari kata kerja sabata, yang bermakna istirahat, tidur ringan dan masa.
Dalam ilmu kedokteran, ia bermakna keadaan pasien yang hilang daya kesadarannya sama sekali.

Lafaz ini disebut dua kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah:
Al Furqaan (25), ayat 47;
• An Nabaa (78), ayat 9.

Lafaz ini dikaitkan dengan lafaz an naum atau tidur.

Ar Raghib berkata,
"Ia bermakna tidak bekerja, isyarat akan apa yang dikatakan dengan sifat malam."

Az Zamakhsyari berkata,
"Ia bermakna mati, karena sifatnya yang memotong kehidupan dan ini seperti yang dinyatakan dalam ayat Allah,

وَهُوَ ٱلَّذِى يَتَوَفَّىٰكُم بِٱلَّيْلِ

ditafsirkan sebagai, "Dan Dia yang mematikan kamu pada waktu malam."

Ibnu Katsir berpendapat, ia bermakna pemotong bagi pergerakan untuk mengistirahatkan badan karena anggota badan merasa penat disebabkan oleh pergerakan yang banyak dalam mencari nafkah pada waktu siang.
Apabila malam menjelma dan keadaan tidak sibuk, pergerakan pun berhenti lalu hasilnya tidur yang terdapat di dalamnya relaksasi badan dan roh.

Kesimpulannya makna subaataa ialah istirahat karena ia dikaitkan dengan an naum yang berarti tidur karena dalam tidur ada relaksasi.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:302

Unsur Pokok Surah An Nabaa (النبأ)

Surat An Naba‘ terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Ma’aarij.

Dinamai An Naba‘ (berita besar), diambil dari perkataan An Naba‘ yang terdapat pada ayat 2 surat ini.

Dinamai juga ‘"Amma yatasaa aluun" diambil dari perkataan "Amma yatasaa aluun" yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Keimanan:

▪ Pengingkaran orang-orang musyrik terhadap adanya hari berbangkit dan ancaman Allah terhadap sikap mereka itu.
▪ Kekuasaan-kekuasaan Allah yang terlihat dalam alam sebagai bukti adanya hari berbangkit.
▪ Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari berbangkit.
▪ Azab yang diterima orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah serta kebahagiaan yang diterima orang-orang mukmin di hari kiamat.
▪ Penyesalan orang kafir di hari kiamat.

Ayat-ayat dalam Surah An Nabaa (40 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. An-Nabaa (78) : 1-40 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 40 + Terjemahan Indonesia



QS. An-Nabaa (78) : 1-40 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 40

Gambar Kutipan Ayat

Surah An Nabaa ayat 9 - Gambar 1 Surah An Nabaa ayat 9 - Gambar 2
Statistik QS. 78:9
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah An Nabaa.

Surah An-Naba’ (Arab: النّبا , “Berita Besar”) adalah surah ke-78 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 40 ayat.
Dinamakan An Naba’ yang berarti berita besar di ambil dari kata An Naba´ yang terdapat pada ayat 2 surat ini.
Dinamai juga Amma yatasaa aluun diambil dari perkataan Amma yatasaa aluun yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah 78
Nama Surah An Nabaa
Arab النبأ
Arti Berita besar
Nama lain Amma, Tasa’ul dan Mu’shirat, Amma Yatasa’alun
(Tentang Apakah Mereka Saling Bertanya-Tanya)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 80
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 40
Jumlah kata 174
Jumlah huruf 797
Surah sebelumnya Surah Al-Mursalat
Surah selanjutnya Surah An-Nazi’at
Sending
User Review
4.2 (28 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

78:9, 78 9, 78-9, Surah An Nabaa 9, Tafsir surat AnNabaa 9, Quran An Naba 9, AnNaba 9, An-Naba’ 9, Surah An Naba ayat 9

Video Surah

78:9


More Videos

Kandungan Surah An Nabaa

۞ QS. 78:1 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 78:2 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 78:3 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 78:4 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 78:5 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 78:6 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:7 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:8 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:10 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:11 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:12 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:13 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:14 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala

۞ QS. 78:15 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan

۞ QS. 78:17 • Nama-nama hari kiamat • Waktu kiamat tidak diketahui • Segala sesuatu ada takdirnya

۞ QS. 78:18 • Peniupan sangkakala • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 78:19 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 78:20 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 78:21 • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Sifat neraka • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 78:22 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 78:23 • Keabadian neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 78:24 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 78:25 • Azab orang kafir

۞ QS. 78:26 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir

۞ QS. 78:27 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 78:28 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 78:29 • Lembaran catatan amal perbuatan • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 78:30 • Azab orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 78:31 • Pahala iman • Keutamaan iman

۞ QS. 78:32 • Sifat surga dan kenikmatannya • Makanan dan minuman ahli surga

۞ QS. 78:33 • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 78:34 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 78:35 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya

۞ QS. 78:36 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keutamaan iman • Balasan dari perbuatannya •

۞ QS. 78:37 Tauhid Rububiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Rahman (Maha Pengasih) • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 78:38 Al Rahman (Maha Pengasih) • Tugas-tugas malaikat • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Sifat hari penghitungan •

۞ QS. 78:39 Ar Rabb (Tuhan) • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 78:40 • Kiamat telah dekat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Sifat hari penghitungan • Menghitung amal kebaikan •

Ayat Pilihan

Allah mengirim rasul, yaitu Nabi Syu’ayb.
Dia menyerukan ketauhidan & beribadah kepada Allah, takut kepada hari akhir & melakukan apa yang datangkan pahala sebagaimana yang mereka harapkan, serta melarang untuk terus melakukan perusakan bumi
QS. Al-‘Ankabut [29]: 36

Dan barang siapa mengerjakan amal-amal yang saleh & ia dalam keadaan beriman,
maka ia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil (terhadapnya)
dan tidak (pula) akan pengurangan haknya.
QS. Ta Ha [20]: 112

Orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan mereka seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada hari yang berangin kencang. Mereka tak dapat ambil manfaat dari apa yang mereka usahakan (di dunia). Yang demikian itu adalah kesesatan yang jauh
QS. Ibrahim [14]: 18

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
'Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.
Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia.'
--QS. Ar Ra'd [13] : 11

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab ...

Correct! Wrong!

Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini ... Allah Subhanahu Wa Ta`ala.

Correct! Wrong!

+

Array

Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah ...

Correct! Wrong!

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #21
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #21 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #21 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … Bu Nindi mempersiapkan pakaian bayi, karena bu Nindi tidak lama lagi akan melahirkan bayinya, perilaku bu Nindi termasuk meyakini … Allah Subhanahu Wa Ta`ala.Allah Subhanahu Wa Ta`ala tidak akan merubah nasib suatu kaum , sebelum kaum itu sendiri yang merubahnya, arti ayat tersebut terdapat dalam Alquran surah ar-Rad ayat … Salah satu contoh hikmah beriman kepada qada bagi siswa adalah …

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut? … Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah … Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan … Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah … Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan …

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Kamus Istilah Islam

kafir muahid

Apa itu kafir muahid? orang kafir yang telah mengadakan perjanjian dengan umat Islam bahwa mereka tidak akan menyerang atau bermusuhan dengan umat Islam selama perjanjian berlaku … •

Al-Mujadilah

Apa itu Al-Mujadilah? Surah Al-Mujadilah adalah surah ke-58 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah dan terdiri atas 22 ayat. Dinamakan Al-Mujadilah yang berarti wanita yang mengajukan gug...