QS. An Naazi’at (Malaikat-Malaikat Yang Mencabut) – surah 79 ayat 23 [QS. 79:23]

فَحَشَرَ فَنَادٰی
Fahasyara fanaad(a);

Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.
―QS. 79:23
Topik ▪ Ayat yang berhubungan dengan Ibnu Ummi Maktum
79:23, 79 23, 79-23, An Naazi’at 23, AnNaaziat 23, AnNaziat 23, An Naziat 23, An-Nazi’at 23

Tafsir surah An Naazi'at (79) ayat 23

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. An Naazi’at (79) : 23. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat-ayat ini, Allah menerangkan bahwa Fir’aun mengumpulkan pembesar-pembesarnya dan berseru memanggil kaumnya yang sebagiannya terdiri dari para tukang sihir.
Dengan penuh kesombongan, Fir’aun berkata, “Akulah tuhan kamu yang paling tinggi.
Jangan ikuti ajakan Musa.”

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Fir’aun menghimpun para ahli sihir dan mengatakan, “Aku adalah tuhan kalian yang mahatinggi.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka dia mengumpulkan) para ahli sihir dan bala tentaranya (lalu berseru.)

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kemudian dia berpaling seraya berusaha menentang (Musa).
(Q.S. An-Nazi’at [79]: 22)

Yakni sebagai reaksinya terhadap perkara yang hak, dia menentangnya dengan kebatilan, yang hal ini ia realisasikan dengan mengumpulkan para akhli sihir untuk menentang mukjizat yang jelas yang disampaikan oleh Musa ‘alaihis salam

Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya), lalu berseru memanggil kaumnya.
(Q.S. An-Nazi’at [79]: 23)

Fir’aun menyeru mereka semuanya untuk berkumpul kepadanya.

(Seraya) berkata, “Akulah Tuhan kalian yang paling tinggi.” (Q.S. An-Nazi’at [79]: 24)

Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan bahwa kalimat ini dikatakan oleh Fir’aun setelah selang empat puluh tahun.
Dia mengatakan, “Aku tidak mengetahui adanya tuhan bagi kalian selain dari aku sendiri.” Maka disebutkan oleh firman berikutnya:

Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
(Q.S. An-Nazi’at [79]: 25)

Allah menghukumnya dengan hukuman yang membuatnya menjadi pelajaran bagi orang lain yang membangkang terhadap perkara hak seperti dia di dunia ini.

dan (begitu pula) di hari kiamat.
Laknat itu seburuk-buruk pemberian yang diberikan.
(Q.S. Hud [11]: 99)

Hal yang senada disebutkan dalam firman-Nya:

Dan Kami jadikan mereka pemimpin-pemimpin yang menyeru (manusia) ke neraka dan pada hari kiamat mereka tidak akan di tolong.
(Q.S. Al-Qashash [28]: 41)

Hal inilah yang sahih sehubungan dengan makna ayat, bahwa yang dimaksud dengan firman-Nya: Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
(Q.S. An-Nazi’at [79]: 25) Yaitu azab di dunia dan azab di akhirat nanti.

Menurut pendapat yang lain, makna yang dimaksud ialah kalimat yang diucapkan oleh Fir’aun pada yang pertama kali dan kalimatnya pada yang kedua kali.
Menurut pendapat yang lainnya lagi, kekufuran dan kedurhakaannya.
Tetapi pendapat yang sahih dan tidak diragukan lagi adalah yang pertama tadi.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut kepada Tuhannya.
(Q.S. An-Nazi’at [79]: 26)

Yakni bagi orang yang mau mengambil pelajaran dan menyadarinya.


Informasi Surah An Naazi'at (النازعات)
Surat An Naazi’aat terdiri atas 46 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat An Naba’

Dinamai “An Naazi’aat (Malaikat-malaikat yang mencabut) diambil dari perkataan “An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Dinamai pula “As Saahirah” yang diambil dari ayat 14, dan dinamaijuga “Ath Thaammah” diambil dari ayat 34.

Keimanan:

Penegasan Allah tentang adanya hari kiamat dan sikap orang-orang musyrik terhadapnya
manusia dibagi 2 golongan di akhirat
manusia tidak dapat mengetahui kapan terjadinya saat kiamat.

Kisah:

Kisah Musa a.s. dengan Fir’aun.

Ayat-ayat dalam Surah An Naazi'at (46 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. An-Naazi'at (79) ayat 23 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. An-Naazi'at (79) ayat 23 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. An-Naazi'at (79) ayat 23 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. An-Naazi'at - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 46 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 79:23
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah An Naazi'at.

Surah An-Nazi’at (bahasa Arab:النّازعات) adalah surah ke-79 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 46 ayat.
Dinamakan An Naazi’aat yang berarti Malaikat-malaikat yang mencabut berasal dari kata An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Dinamai pula as Saahirah yang diambil dari ayat 14, dinamai juga Ath Thaammah diambil dari ayat 34.

Nomor Surah 79
Nama Surah An Naazi'at
Arab النازعات
Arti Malaikat-Malaikat Yang Mencabut
Nama lain as-Sahirah (Permukaan Bumi)
at-Tammah (Malapetaka Besar)
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 81
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 46
Jumlah kata 133
Jumlah huruf 553
Surah sebelumnya Surah An-Naba’
Surah selanjutnya Surah 'Abasa
4.8
Ratingmu: 4.8 (16 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta