Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ali Imran (Keluarga ‘Imran) – surah 3 ayat 9 [QS. 3:9]

رَبَّنَاۤ اِنَّکَ جَامِعُ النَّاسِ لِیَوۡمٍ لَّا رَیۡبَ فِیۡہِ ؕ اِنَّ اللّٰہَ لَا یُخۡلِفُ الۡمِیۡعَادَ
Rabbanaa innaka jaami’unnaasi liyaumin laa raiba fiihi innallaha laa yukhliful mii’aad(a);
“Ya Tuhan kami, Engkaulah yang mengumpulkan manusia pada hari yang tidak ada keraguan padanya.”
Sungguh, Allah tidak menyalahi janji.
―QS. Ali Imran [3]: 9

Our Lord, surely You will gather the people for a Day about which there is no doubt.
Indeed, Allah does not fail in His promise."
― Chapter 3. Surah Ali Imran [verse 9]

رَبَّنَآ ya Tuhan kami

Our Lord!
إِنَّكَ sesungguhnya Engkau

Indeed, You
جَامِعُ mengumpulkan

will gather
ٱلنَّاسِ manusia

[the] mankind
لِيَوْمٍ untuk hari

on a Day,
لَّا tidak ada

(there is) no
رَيْبَ keraguan

doubt
فِيهِ padanya

in it.
إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
ٱللَّهَ Allah

Allah
لَا tidak

(does) not
يُخْلِفُ Dia menyalahi

break
ٱلْمِيعَادَ janji

the Promise."

Tafsir

Alquran

Surah Ali Imran
3:9

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 9. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam doa orang-orang yang ilmu pengetahuannya telah mendalam itu tergambar pula keyakinan mereka, yaitu mereka meyakini kedatangan hari kiamat, dan setelah itu Allah mengumpulkan seluruh makhluk-Nya untuk diperhitungkan segala amal perbuatannya yang telah mereka perbuat selama mereka hidup di dunia.
Mereka yakin bahwa pada hari itu Allah membalas amal baik dengan pahala yang berlipat ganda, dan membalas semua perbuatan dosa dengan azab yang setimpal.


Kedatangan hari akhirat dan pengumpulan makhluk pada hari itu, merupakan janji Allah kepada manusia.
Orang-orang yang ilmu pengetahuannya mendalam, yakin benar bahwa Allah pasti menepati janji-Nya.

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 9. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Ya Tuhan kami, Engkau mengumpulkan manusia pada hari yang kedatangannya pasti, untuk memberi pembalasan kepada setiap orang sesuai amal dan usahanya.
Engkau telah menjanjikan itu.


Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mengakui dan bersaksi bahwa Engkau akan mengumpulkan manusia di suatu hari yang tidak diragukan, yaitu hari Kiamat.
Karena sesungguhnya Engkau tidak menyelisihi janji kepada para hamba-Mu.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau akan mengumpulkan manusia) menghimpun mereka


(untuk suatu hari) maksudnya pada suatu hari


(yang tak ada keraguan) atau kebimbangan


(padanya) yakni hari kiamat, maka Engkau balas amal perbuatan mereka sebagaimana telah Engkau janjikan.


(Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji.") yakni janji-Nya tentang saat berbangkit.
Di sini terdapat peralihan pembicaraan dan kemungkinan ia merupakan firman Allah subhanahu wa ta’ala Adapun maksud dari doa seperti itu ialah untuk menyatakan bahwa pusat perhatian mereka ialah soal akhirat.
Oleh sebab itulah mereka memohon agar tetap berada dalam hidayah atau petunjuk Allah hingga beroleh pahala.
Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim melalui Aisyah r.a. katanya,
"Rasulullah ﷺ membaca ayat, ‘Dialah yang telah menurunkan kepadamu kitab, di antara isinya ialah ayat-ayat yang muhkamat…’ dan seterusnya lalu sabdanya, ‘Apabila kamu lihat orang-orang yang mengikuti ayat-ayat mutasyabihat mereka itulah yang disebutkan oleh Allah, maka waspadalah terhadap mereka.’"
Diriwayatkan pula oleh Thabrani dalam Al-Kabir melalui Abu Musa Al-Asyari, bahwa ia mendengar Nabi ﷺ bersabda,
"Tidak ada yang aku khawatirkan terhadap umatku, kecuali tiga perkara yang di antaranya ialah akan dimudahkan bagi mereka mempelajari Alquran, tetapi orang mukmin mencari-cari takwil yang mutasyabihat, padahal tidak ada yang tahu akan takwilnya itu kecuali Allah, sedangkan orang-orang yang mendalam ilmunya mengatakan, ‘Kami beriman padanya, semuanya dari sisi Tuhan kami dan tidaklah yang beroleh peringatan kecuali orang-orang yang berakal.’"


(Hadis)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembatesan pada) hari yang tak ada keraguan padanya.


Mereka mengatakan pula dalam doanya, bahwa sesungguhnya Engkau, ya Tuhan kami, akan menghimpun semua makhluk-Mu di hari kiamat nanti, dan kelak Engkau akan memutuskan peradilan di antara mereka serta memutuskan perihal yang mereka perselisihkan di antara mereka, lalu Engkau membalas tiap-tiap orang sesuai dengai amal perbuatannya dan kebaikan serta keburukan yang dikerjakannya selama di dunia.

Unsur Pokok Surah Ali Imran (آل عمران)

Surat "Ali ‘lmran" yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat "Madaniyyah".

Dinamakan Ali ‘lmran karena memuat kisah keluarga ‘lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi ‘Isaalaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adamalaihis salam, kenabian dan beberapa mukjizat-nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri ‘lmran, ibu dari Nabi ‘Isaalaihis salam.

Surat Al Baqarah dan Ali ‘lmran ini dinamakan "Az Zahrawaani" (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi ‘Isaalaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalildalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi ‘Isaalaihis salam ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

Musyawarah.
Bermubahalah.
▪ Larangan melakukan riba.

Kisah:

▪ Kisah keluarga ‘lmran.
Perang Badar dan perang Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya.

Lain-lain:

▪ Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat.
▪ Sifat sifat Allah.
▪ Sifat orang-orang yang bertakwa.
Islam satu-satunya agama yang diridhai Allah.
Kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan.
▪ Pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah.
▪ Perumpamaan-perumpamaan.
▪ Peringatan-peringatan terhadap Ahli Kitab.
▪ Ka’bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya.
Faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.

Audio

QS. Ali-Imran (3) : 1-200 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 200 + Terjemahan Indonesia

QS. Ali-Imran (3) : 1-200 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 200

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ali Imran ayat 9 - Gambar 1 Surah Ali Imran ayat 9 - Gambar 2
Statistik QS. 3:9
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Ali Imran.

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl ‘Imrān berarti “Keluarga ‘Imran”) adalah surah ke-3 dalam Alquran.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-‘Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-‘Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Alquran disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang “Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab.”

Nomor Surah3
Nama SurahAli Imran
Arabآل عمران
ArtiKeluarga ‘Imran
Nama lainAl-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu89
JuzJuz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat200
Jumlah kata200
Jumlah huruf200
Surah sebelumnyaSurah Al-Baqarah
Surah selanjutnyaSurah An-Nisa’
Sending
User Review
4.7 (15 votes)
Tags:

3:9, 3 9, 3-9, Surah Ali Imran 9, Tafsir surat AliImran 9, Quran Al Imran 9, Surah Ali Imran ayat 9

▪ اِنَّ اللّٰہَ لَا یُخۡلِفُ الۡمِیۡعَادَ ▪ arti tuk liful miad ▪ innaka la tukhliful miad ▪ tafsir la royba fih
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al A’raaf (Tempat yang tertinggi) – surah 7 ayat 163 [QS. 7:163]

Nikmat berikutnya adalah nikmat melimpahnya ikan buat mereka di hari ibadah. Dan tanyakanlah wahai Nabi Muhammad, yakni kepada mereka orang-orang Yahudi yang hidup pada masamu tentang kisah penduduk n … 7:163, 7 163, 7-163, Surah Al A’raaf 163, Tafsir surat AlAraaf 163, Quran Al Araf 163, Al-A’raf 163, Surah Al Araf ayat 163

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Wahyu pertama yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam terkandung dalam surah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
'Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.'
--QS. al-Alaq [96] ayat 1-5.

Sejak wahyu di Surah Al Muddasir [74]: 1-7, Rasullullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada ...

Benar! Kurang tepat!

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhotbah di kota Mekah kurang lebih selama ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Khotbah Nabi Muhammad saat masih di Mekah, difokuskan langsung pada esensi-esensi utama, yaitu ...

Benar! Kurang tepat!

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menerima wahyu pertama di ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #10
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #10 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #10 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #24

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah … البصير العظيم العدل الرحمن الرحيم Benar! Kurang

Pendidikan Agama Islam #3

Dalam Islam, pakaian harus … Mewah dan bersih bermerek mahal dan bagus bersih, rapi dan sopan mewah dan menarik Benar!

Pendidikan Agama Islam #30

Yang diajarkan oleh Rasulullah adalah jika kita melihat kemungkaran untuk mencegahnya pertama kali dengan … Lisan dan Hati Ilmu Pengetahuan

Instagram