QS. Ali Imran (Keluarga ‘Imran) – surah 3 ayat 60 [QS. 3:60]

اَلۡحَقُّ مِنۡ رَّبِّکَ فَلَا تَکُنۡ مِّنَ الۡمُمۡتَرِیۡنَ
Al-haqqu min rabbika falaa takun minal mumtariin(a);

(Apa yang telah Kami ceritakan itu), itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu, karena itu janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.
―QS. 3:60
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah ▪ Sikap bangsa Yahudi terhadap Islam
3:60, 3 60, 3-60, Ali Imran 60, AliImran 60, Al Imran 60

Tafsir surah Ali Imran (3) ayat 60

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 60. Oleh Kementrian Agama RI

Dimaksud dengan “Itulah yang benar yang datang dari Tuhan” ialah bahwa apa yang telah diberitakan Allah kepada Muhammad ﷺ, tentang Nabi Isa dan Maryam itulah yang benar bukan apa yang telah dikatakan oleh orang-orang Nasrani bahwa Al Masih itu adalah putra Tuhan, dan bukan pula seperti anggapan orang-orang Yahudi bahwa Nabi Isa itu hasil perzinaan antara Maryam dengan Yusuf An Najar.
Dengan demikian orang-orang Islam telah mendapat pengetahuan yang meyakinkan mengenai Isa dan Maryam itu tidak boleh ragu-ragu lagi.

Larangan ini ditujukan kepada Nabi Muhammad ﷺ, padahal tidak mungkin terjadi Nabi Muhammad akan bersifat ragu-ragu terhadap ayat Allah.
Hal ini mempunyai dua pengertian:

1.Bahwasanya Nabi Muhammad ﷺ, pada saat mendengar ayat ini bertambahlah keyakinannya dan ia merasa puas dengan keyakinannya itu.
2.Kalau Nabi Muhammad ﷺ, yang mempunyai kedudukan yang tinggi dilarang ragu-ragu terhadap kebenaran kisah itu, maka umatnya lebih diIarang

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Keterangan mengenai penciptaan ‘Isa ini adalah kebenaran yang menjelaskan realitas dengan wahyu Tuhan.
Tetaplah kamu dalam keyakinan, dan jangan sekali-kali ragu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Itulah yang benar yang datang dari Tuhanmu) menjadi khabar bagi mubtada yang dibuang berbunyi, ‘Peristiwa Isa.’ (Maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu!) atau menyangsikannya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Kebenaran yang tidak mengandung keraguan tentang perkara Isa adalah apa yang datang kepadamu wahai Rasul dari Tuhanmu, maka peganglah keyakinanmu dan jangan membuat kepalsuan atas nama Allah, jangan menjadi orang-orang yang meragukan.
Hal ini merupakan peneguhan dari Allah dan penenangan untuk Rasulullah

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala sengaja melakukan demikian dengan maksud untuk menampakkan kekuasaan-Nya kepada makhluk-Nya dengan menciptakan Adam tanpa kedua orang tua, dan menciptakan Hawa dari laki-laki tanpa wanita, serta menciptakan Isa dari wanita tanpa laki-laki, sebagaimana dia menciptakan makhluk lainnya dari jenis jantan dan jenis betina (melalui perkawinan keduanya).
Karena itulah dalam surat Maryam Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia.
(Q.S. Maryam [19]: 21)

Sedangkan dalam surat ini Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Itulah yang benar, yang datang dari Tuhanmu.
Karena itu, janganlah kamu termasuk orang-orang yang ragu-ragu.

Yakni inilah pendapat (kisah) yang benar mengenai Isa yang tidak diragukan lagi, sedangkan yang lainnya tidak benar, dan tiada sesudah perkara yang benar melainkan hanya kesesatan belaka.


Informasi Surah Ali Imran (آل عمران)
Surat “Ali ‘lmran” yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat “Madaniyyah”.

Dinamakan Ali ‘lmran karena memuat kisah keluarga ‘lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam ‘alaihis salam, kenabian dan beberapa mu’jizat­ nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri ‘lmran, ibu dari Nabi ‘Isa a .s.

Surat Al Baqarah dan Ali ‘lmran ini dinamakan “Az Zahrawaani” (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi ‘Isa a.s. ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

musyawarah
bermubahalah
larangan melakukan riba.

Kisah:

Kisah keluarga ‘lmran
perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya

Lain-lain:

Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat
sifat­ sifat Allah
sifat orang-orang yang bertakwa
Islam satu-satunya agama yang diri­dhai Allah
kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan
pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah
perumpamaan-perumpamaan
peri­ngatan-peringatan terhadap Ahli Kitab
Ka’bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya
faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ali-Imran (3) ayat 60 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ali-Imran (3) ayat 60 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ali-Imran (3) ayat 60 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ali-Imran - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 200 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 3:60
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ali Imran.

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl 'Imrān berarti "Keluarga 'Imran") adalah surah ke-3 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang "Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab."

Nomor Surah 3
Nama Surah Ali Imran
Arab آل عمران
Arti Keluarga 'Imran
Nama lain Al-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 89
Juz Juz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 200
Jumlah kata 200
Jumlah huruf 200
Surah sebelumnya Surah Al-Baqarah
Surah selanjutnya Surah An-Nisa'
4.8
Ratingmu: 0 (0 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/3-60







Pembahasan ▪ ayat 3:60

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta