QS. Ali Imran (Keluarga ‘Imran) – surah 3 ayat 50 [QS. 3:50]

وَ مُصَدِّقًا لِّمَا بَیۡنَ یَدَیَّ مِنَ التَّوۡرٰىۃِ وَ لِاُحِلَّ لَکُمۡ بَعۡضَ الَّذِیۡ حُرِّمَ عَلَیۡکُمۡ وَ جِئۡتُکُمۡ بِاٰیَۃٍ مِّنۡ رَّبِّکُمۡ ۟ فَاتَّقُوا اللّٰہَ وَ اَطِیۡعُوۡنِ
Wamushaddiqan limaa baina yadai-ya minattauraati wal-ahilla lakum ba’dhal-ladzii hurrima ‘alaikum waji-atukum biaayatin min rabbikum faattaquullaha wa-athii’uun(i);

Dan (aku datang kepadamu) membenarkan Taurat yang datang sebelumku, dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan untukmu, dan aku datang kepadamu dengan membawa suatu tanda (mukjizat) daripada Tuhanmu.
Karena itu bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
―QS. 3:50
Topik ▪ Takwa ▪ Menyeru pada ketakwaan ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah
3:50, 3 50, 3-50, Ali Imran 50, AliImran 50, Al Imran 50

Tafsir surah Ali Imran (3) ayat 50

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 50. Oleh Kementrian Agama RI

Nabi Isa datang kepada Bani Israil untuk membenarkan Kitab Taurat yang ada pada mereka, mengakui dan menguatkannya, bukan mengganti atau menyalankan hukum-hukumnya, kecuali meringankan beberapa hukum untuk penganutnya, yang sebelumnya dirasakan sebagai suatu beban yang amat berat bagi mereka.
Karena itu Isa ‘alaihis salam berkata: Aku menghalalkan bagimu sebagian yang telah diharamkan atasmu”,
yakni sebagian makanan-makanan yang pernah diharamkan atas mereka yang disebabkan oleh kelaliman dan banyaknya pertanyaan mereka.
Lalu oleh Isa ‘alaihis salam, dihalalkan kembali sebagaimana diterangkan Allah dalam Alquran.

Maka disebabkan kelaliman orang-orang Yahudi Kami haramkan atas mereka (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, (juga) karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah.
(Q.S. An-Nisa’ [4]: 160)

Di antara makanan yang dihalalkan kembali itu ialah : ikan.
daging unta, lemak, juga dihalalkan kembali bekerja pada hari Sabtu.
Dan Nabi Isa juga menjelaskan persoalan-persoalan yang menjadi perselisihan mereka.
Seperti diterangkan dalam Alquran:

dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari yang kamu berselisih tentangnya.
(Q.S. Az-Zukhruf [43]: 63)

Kemudian Nabi Isa ‘alaihis salam mengulangi keterangan ayat yang lalu, katanya: “Aku datang kepadamu dengan membawa mukjizat-mukjizat dari Tuhan kamu”.
Mukjizat itu menjadi saksi atas kebenaran risalah yang dibawanya seperti yang telah disebutkan yaitu menciptakan burung, menyembuhkan penyakit buta sejak kecil dan penyakit kusta serta menghidupkan orang mati, serta memberitahukan hal-hal yang tersembunyi dan lain-lain sebagainya.
Karena dia datang membawa mukjizat yang jelas, ayat-ayat yang terang, maka diapun berseru kepada kaumnya agar takut kepada Allah tidak menentang Nya, serta menaati segala apa yang diajarkan kepada mereka.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Aku diutus kepada kamu sekalian untuk membenarkan hukum-hukum Tawrat yang diturunkan kepada Musa dan untuk menghalalkan sebagian dari apa yang sebelumnya diharamkan kepada kalian, atas perintah Allah.
Dan aku datang kepada kalian dengan bukti-bukti dari Allah atas kebenaran risalah yang aku bawa.
Oleh karena itu, sadarlah selalu akan kehadiran Allah dan taatilah aku.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan) kedatangan aku kepada kamu (membenarkan apa yang berada di hadapan aku) yang datang sebelum aku (berupa Taurat dan untuk menghalalkan bagimu sebagian yang diharamkan atasmu) misalnya aku halalkan bangsa ikan dan burung yang tidak bertulang.

Ada pula yang mengatakan dihalalkan semuanya, hingga ‘sebagian’ berarti ‘semua’ (dan aku datang kepada kamu dengan membawa tanda dari Tuhanmu) diulang-ulangnya untuk menguatkan dan membina kepercayaan di atasnya.

(Maka bertobatlah kepada Allah dan taatlah kepadaku) yakni mengenai apa-apa yang aku perintahkan kepadamu, yaitu bertauhid kepada Allah serta taat akan semua perintah-Nya.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Aku datang kepada kalian dengan membenarkan apa yang dikandung oleh Taurat, dan agar aku menghalalkan untuk kalian dengan dasar wahyu dari Allah sebagian apa yang telah Dia haramkan atas kalian sebagai keringanan dari Allah dan rahmat kepada kalian.
Aku datang kepada kalian dengan hujjah dari Tuhan kalian atas kebenaran apa yang aku katakana kepada kalian, maka bertakwalah kalian kepada Allah dan jangan menyelisihi perintah-Nya, taatilah aku dalam apa yang aku sampaikan kepada kalian dari Tuhan kalian.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Di dalam ayat ini terkandung pengertian yang menunjukkan bahwa Nabi Isa ‘alaihis salam me-nasakh (merevisi) sebagian dari syariat Taurat.
Hal ini merupakan pendapat yang sahih (benar) di antara kedua pendapat mengenainya.

Di antara ulama ada yang mengatakan bahwa Nabi Isa ‘alaihis salam sama sekali tidak me-nasakh sesuatu hukum pun yang ada di dalam kitab Taurat, melainkan hanya menghalalkan bagi mereka sebagian hal yang diperselisihkan di antara mereka karena kesalahpahaman mereka, lalu Isa ‘alaihis salam datang menyingkapkan duduk masalah yang sebenarnya.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lainnya, yaitu :

dan untuk menjelaskan kepada kalian sebagian dari apa yang kalian berselisih tentangnya.
(Q.S. Az-Zukhruf [43]: 63)

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

…dan aku datang kepada kalian dengan membawa suatu tanda (mukjizat) dari Tuhan kalian.

Yakni berupa hujah dan dalil yang membuktikan kebenaran dari apa yang aku katakan kepada kalian.

Karena itu, bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku, Sesungguhnya Allah Tuhanku dan Tuhan kalian.
Karena itu, sembahlah Dia.

Maksudnya, aku dan kalian sama saja, diharuskan menyembah Allah, tunduk dan patuh kepada-Nya.

Inilah jalan yang lurus.


Informasi Surah Ali Imran (آل عمران)
Surat “Ali ‘lmran” yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat “Madaniyyah”.

Dinamakan Ali ‘lmran karena memuat kisah keluarga ‘lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam ‘alaihis salam, kenabian dan beberapa mu’jizat­ nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri ‘lmran, ibu dari Nabi ‘Isa a .s.

Surat Al Baqarah dan Ali ‘lmran ini dinamakan “Az Zahrawaani” (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi ‘Isa a.s. ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

musyawarah
bermubahalah
larangan melakukan riba.

Kisah:

Kisah keluarga ‘lmran
perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya

Lain-lain:

Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat
sifat­ sifat Allah
sifat orang-orang yang bertakwa
Islam satu-satunya agama yang diri­dhai Allah
kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan
pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah
perumpamaan-perumpamaan
peri­ngatan-peringatan terhadap Ahli Kitab
Ka’bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya
faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Ali-Imran (3) ayat 50 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Ali-Imran (3) ayat 50 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Ali-Imran (3) ayat 50 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Ali-Imran - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 200 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 3:50
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Ali Imran.

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl 'Imrān berarti "Keluarga 'Imran") adalah surah ke-3 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang "Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab."

Nomor Surah 3
Nama Surah Ali Imran
Arab آل عمران
Arti Keluarga 'Imran
Nama lain Al-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 89
Juz Juz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 200
Jumlah kata 200
Jumlah huruf 200
Surah sebelumnya Surah Al-Baqarah
Surah selanjutnya Surah An-Nisa'
4.4
Ratingmu: 4.8 (14 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/3-50









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim