Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Ali Imran (Keluarga ‘Imran) – surah 3 ayat 31 [QS. 3:31]

قُلۡ اِنۡ کُنۡتُمۡ تُحِبُّوۡنَ اللّٰہَ فَاتَّبِعُوۡنِیۡ یُحۡبِبۡکُمُ اللّٰہُ وَ یَغۡفِرۡ لَکُمۡ ذُنُوۡبَکُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ غَفُوۡرٌ رَّحِیۡمٌ
Qul in kuntum tuhibbuunallaha faattabi’uunii yuhbibkumullahu wayaghfir lakum dzunuubakum wallahu ghafuurun rahiimun;
Katakanlah (Muhammad),
“Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.”
Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
―QS. Ali Imran [3]: 31

Daftar isi

Say, (O Muhammad),
"If you should love Allah, then follow me, (so) Allah will love you and forgive you your sins.
And Allah is Forgiving and Merciful."
― Chapter 3. Surah Ali Imran [verse 31]

قُلْ katakanlah
Say,
إِن jika
"If
كُنتُمْ kalian adalah
you
تُحِبُّونَ mencintai
love
ٱللَّهَ Allah
Allah,
فَٱتَّبِعُونِى maka ikutilah aku
then follow me,
يُحْبِبْكُمُ mencintai kamu
will love you
ٱللَّهُ Allah
Allah
وَيَغْفِرْ dan Dia mengampuni
and He will forgive
لَكُمْ bagi kalian
for you
ذُنُوبَكُمْ dosa-dosamu
your sins.
وَٱللَّهُ dan Allah
And Allah
غَفُورٌ Maha Pengampun
(is) Oft-Forgiving,
رَّحِيمٌ Maha Penyayang
Most Merciful.

Tafsir Al-Quran

Surah Ali Imran
3:31

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 31. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini Allah memerintahkan Nabi untuk mengatakan kepada orang Yahudi, jika mereka benar menaati Allah maka hendaklah mereka mengakui kerasulan Nabi Muhammad, yaitu dengan melaksanakan segala yang terkandung dalam wahyu yang diturunkan Allah kepadanya.
Jika mereka telah berbuat demikian niscaya Allah meridai mereka dan memaafkan segala kesalahan-kesalahan yang telah mereka lakukan serta mengampuni dosa-dosa mereka.

Mengikuti Rasul dengan sungguh-sungguh baik dalam itikad maupun amal saleh akan menghilangkan dampak maksiat dan kekejian jiwa mereka serta menghapuskan kezaliman yang mereka lakukan sebelumnya.


Ayat ini memberikan keterangan yang kuat untuk mematahkan pengakuan orang-orang yang mengaku mencintai Allah pada setiap saat, sedang amal perbuatannya berlawanan dengan ucapan-ucapan itu.

Bagaimana mungkin dapat berkumpul pada diri seseorang cinta kepada Allah dan pada saat yang sama membelakangi perintah-Nya.
Siapa yang mencintai Allah, tapi tidak mengikuti jalan dan petunjuk Rasulullah, maka pengakuan cinta itu adalah palsu dan dusta.

Rasulullah bersabda:

مَنْ اَحْدَثَ فِيْ اَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ

Siapa melakukan perbuatan tidak berdasarkan perintah kami maka perbuatan itu ditolak".
(Riwayat Bukhari).


Barang siapa mencintai Allah dengan penuh ketaatan, serta mendekatkan diri kepada-Nya dengan mengikuti perintah Nabi-Nya, serta membersihkan dirinya dengan amal saleh, maka Allah mengampuni dosa-dosanya.

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 31. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Katakan,
"Kalau kalian benar-benar jujur dengan pengakuan cinta dan ingin dicintai Allah, ikutilah perintah dan laranganku, karena aku adalah penyampai risalah Allah.
Hal itu akan membuat Allah mencintai dan memberimu pahala, yaitu melalui pemberian karunia kepadamu dan pemaafan kesalahan-kesalahanmu.


Dan Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang kepada hamba-Nya."

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Katakanlah wahai Rasul,
"Bila kalian mencintai Allah dalam arti yang sebenarnya, maka ikutilah aku dan berimanlah kepadaku lahir dan batin, niscaya Allah akan mencintai kalian dan menghapus dosa-dosa kalian.
Sesungguhnya Allah Maha Pengampun terhadap dosa-dosa dari para hamba-Nya uang beriman dan Maha Penyayang kepada mereka."


Ayat ini merupakan vonis tegas atas siapa pun yang mengaku mencintai Allah namun tidak mau mengikuti Nabi-Nya Muhammad dengan sebenar-benarnya dan mentaatinya dalam perintah dan larangannya,maka dia adalah pendusta dalam klaimnya sehingga dia mengikuti Rasul dalam arti yang sebenarnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Katakanlah) kepada mereka hai Muhammad!


("Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku niscaya Allah mencintaimu) dengan arti bahwa Dia memberimu pahala


(dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun) terhadap orang yang mengikutiku, mengenai dosa-dosanya yang telah terjadi sebelum itu


(lagi Maha Penyayang") kepadanya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Ayat yang mulia ini menilai setiap orang yang mengakui dirinya cinta kepada Allah, sedangkan sepak terjangnya bukan pada jalan yang telah dirintis oleh Nabi Muhammad ﷺ, bahwa sesungguhnya dia adalah orang yang dusta dalam pengakuannya, sebelum ia mengikuti syariat Nabi ﷺ dan agama yang dibawanya dalam semua ucapan dan perbuatannya.
Seperti yang disebutkan di dalam hadis sahih, bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

Barang siapa yang melakukan suatu amal perbuatan yang bukan termasuk tuntunan kami, maka amalnya itu ditolak.

Karena itulah maka dalam ayat ini disebutkan melalui firman-Nya:

Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi kalian.

Yakni kalian akan memperoleh balasan yang lebih daripada apa yang dianjurkan kepada kalian agar kalian mencintai-Nya, yaitu Dia mencintai kalian.
Kecintaan Allah kepada kalian dinilai lebih besar daripada yang pertama, yaitu kecintaan kalian kepada-Nya.
Seperti yang dikatakan oleh sebagian ulama yang bijak, bahwa duduk perkaranya bukanlah bertujuan agar kamu mencintai, melainkan yang sebenarnya ialah bagaimana supaya kamu dicintai.

Al-Hasan Al-Basri dan lain-Lainnya dari kalangan ulama Salaf mengatakan bahwa ada segolongan kaum yang menduga bahwa dirinya mencintai Allah, maka Allah menguji mereka dengan ayat ini, yaitu firman-Nya:

Katakanlah,
"Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi kalian."


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

…dan mengampuni dosa-dosa kalian, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Yakni karena kalian mengikuti Rasul ﷺ, maka kalian memperoleh karunia itu berkat perantaraannya.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Ali Imran (3) Ayat 31

Diriwayatkan oleh Ibnul Mundzir yang bersumber dari al-Hasan.
Bahwa ada suatu kaum di zaman Nabi ﷺ yang berkata: “Demi Allah, hai Muhammad, sesungguhnya kami benar-benar yakin cinta kepada Rabb kami.” Maka Allah menurunkan ayat ini (Ali ‘Imraan: 31) sebagi tuntunan bagaimana seharusnya mencintai Allah.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Ali Imran (آل عمران)

Surat "Ali ‘lmran" yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat "Madaniyyah".

Dinamakan Ali ‘lmran karena memuat kisah keluarga ‘lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi ‘Isaalaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adamalaihis salam, kenabian dan beberapa mukjizat-nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri ‘lmran, ibu dari Nabi ‘Isaalaihis salam.

Surat Al Baqarah dan Ali ‘lmran ini dinamakan "Az Zahrawaani" (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi ‘Isaalaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalildalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi ‘Isaalaihis salam ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

Musyawarah.
Bermubahalah.
▪ Larangan melakukan riba.

Kisah:

▪ Kisah keluarga ‘lmran.
Perang Badar dan perang Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya.

Lain-lain:

▪ Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat.
▪ Sifat sifat Allah.
▪ Sifat orang-orang yang bertakwa.
▪ Islam satu-satunya agama yang diridhai Allah.
Kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan.
▪ Pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah.
▪ Perumpamaan-perumpamaan.
▪ Peringatan-peringatan terhadap Ahli Kitab.
▪ Ka’bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya.
Faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.

Audio Murottal

QS. Ali-Imran (3) : 1-200 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 200 + Terjemahan Indonesia
QS. Ali-Imran (3) : 1-200 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 200

Gambar Kutipan Ayat

Surah Ali Imran ayat 31 - Gambar 1 Surah Ali Imran ayat 31 - Gambar 2 Surah Ali Imran ayat 31 - Gambar 3
Statistik QS. 3:31
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Ali Imran.

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl ‘Imrān berarti “Keluarga ‘Imran”) adalah surah ke-3 dalam Alquran.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-‘Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-‘Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Alquran disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang “Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab.”

Nomor Surah 3
Nama Surah Ali Imran
Arab آل عمران
Arti Keluarga ‘Imran
Nama lain Al-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 89
Juz Juz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku’ 0
Jumlah ayat 200
Jumlah kata 200
Jumlah huruf 200
Surah sebelumnya Surah Al-Baqarah
Surah selanjutnya Surah An-Nisa’
Sending
User Review
4.5 (9 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
3:31, 3 31, 3-31, Surah Ali Imran 31, Tafsir surat AliImran 31, Quran Al Imran 31, Surah Ali Imran ayat 31
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 3:31

More Videos

Kandungan Surah Ali Imran

۞ QS. 3:2 Tauhid UluhiyyahAl Hayy (Maha Hidup) • Al Qayyum (Maha Berdiri sendiri)

۞ QS. 3:3 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 3:4 Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Muntaqim (Maha Pembalas dosa) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Azab orang kafir

۞ QS. 3:5 • Allah memiliki kunci alam ghaib

۞ QS. 3:6 Tauhid Uluhiyyah • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 3:7 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 3:8 • Kasih sayang Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Al Wahhab (Maha Pemberi) • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 3:9 Ar Rabb (Tuhan) • Al Jami’ (Yang mengumpulkan manusia di akhirat) • Kewajiban beriman pada hari akhir • Kebenaran hari penghimpunan •

۞ QS. 3:10 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:11 • Siksaan Allah sangat pedih • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:12 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:13 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminSifat Masyi’ah (berkehendak)

۞ QS. 3:14 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Macam-macam fitnah • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 3:15 Ar Rabb (Tuhan) • Al Bashir (Maha Melihat) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Sifat wanita penghuni surga

۞ QS. 3:16 Ar Rabb (Tuhan) • Memohon ampun

۞ QS. 3:18 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 3:19 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Islam agama yang diterima di sisi Allah • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:20 Al Bashir (Maha Melihat) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:21 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:22 • Azab orang kafir • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:23 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 3:24 • Mendustai Allah

۞ QS. 3:25 • Kewajiban beriman pada hari akhir • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Azab orang kafir • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 3:26 • Segala sesuatu milik Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Meminta dengan menyebut nama Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Malikul Mulk (Maha Pemilik kerajaan)

۞ QS. 3:27 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 3:28 • Kebenaran hari penghimpunan • Kewajiban saling setia antar sesama muslim • Bebas dari kekafiran dan orang-orang kafir • Perintah tidak mengikuti orang musyrik • Peringatan Allah terhadap hambaNya

۞ QS. 3:29 • Keluasan ilmu Allah • Kekuasaan Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa) • Menghitung amal kebaikan •

۞ QS. 3:30 Al Ra’uf (Maha Kasih) • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan • Lembaran catatan amal perbuatan

۞ QS. 3:31 • Ampunan Allah yang luas • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun)

۞ QS. 3:32 • Kewajiban patuh kepada Rasul • Azab orang kafir • Kewajiban hamba pada Allah

۞ QS. 3:34 Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 3:35 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 3:36 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Menjaga diri dari syetan

۞ QS. 3:37 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al Razzaq (Maha Pemberi rezeki) • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 3:38 Ar Rabb (Tuhan) • Al Sami’ (Maha Pendengar)

۞ QS. 3:39 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 3:40 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 3:41 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 3:42 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 3:43 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 3:45 • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 3:47 • Kekuasaan Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Sifat Iradah (berkeinginan) • Ar Rabb (Tuhan) • Ketentuan Allah tak dapat dihindari

۞ QS. 3:49 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 3:50 Ar Rabb (Tuhan) • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya • Kewajiban patuh kepada Rasul

۞ QS. 3:51 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 3:52 • Islam agama para nabi

۞ QS. 3:53 Ar Rabb (Tuhan) • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Kewajiban beriman pada para rasul

۞ QS. 3:55 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Kebenaran hari penghimpunan • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 3:56 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:57 • Pahala iman • Keadilan Allah dalam menghakimi • Iman adalah ucapan dan perbuatan

۞ QS. 3:59 Sifat Iradah (berkeinginan) • Ketentuan Allah tak dapat dihindari

۞ QS. 3:61 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:62 Tauhid UluhiyyahAl Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 3:63 Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 3:64 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 3:65 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 3:66 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 3:67 Tauhid Uluhiyyah • Islam agama para nabi

۞ QS. 3:68 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAl Wali (Maha Pelindung) • Wali Allah dan wali syetan • Islam agama para nabi •

۞ QS. 3:73 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Hadi (Maha Pemberi petunjuk)

۞ QS. 3:74 Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 3:75 • Mendustai Allah

۞ QS. 3:76 • Cinta Allah pada hamba yang shaleh

۞ QS. 3:77 • Orang yang tidak diajak bicara oleh Allah pada hari kebangkitan • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:78 • Mendustai Allah • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 3:79 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak

۞ QS. 3:80 Tauhid Uluhiyyah • Kesucian Allah dari sekutu dan anak • Islam agama para nabi

۞ QS. 3:81 • Pengakuan antara satu kitab dengan lainnya

۞ QS. 3:82 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:83 • Kepatuhan segala sesuatu pada Allah Ta’alaTauhid Uluhiyyah • Kebenaran hari penghimpunan • Islam agama yang diterima di sisi Allah • Islam agama para nabi

۞ QS. 3:84 Tauhid UluhiyyahAr Rabb (Tuhan) • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Kewajiban beriman pada para rasul • Tiada pengutamaan antara para nabi

۞ QS. 3:85 • Islam agama yang diterima di sisi Allah • Islam agama para nabi • Azab orang kafir • Penghapus pahala kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:86 • Azab orang kafir • Kembali kufurHidayah (petunjuk) dari Allah

۞ QS. 3:87 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:88 • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:89 Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Pelebur dosa besar • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 3:90 • Azab orang kafir • Kembali kufur • Penghapus pahala kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:91 • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Azab orang kafir • Penghapus pahala kebaikan • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:92 Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebutuhan muslim terhadap amal saleh • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 3:93 • Adanya perubahan dalam beberapa kitab samawi

۞ QS. 3:94 • Mendustai Allah • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:95 • Islam agama fitrah

۞ QS. 3:97 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Al Ghaniy (Maha Kaya) • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:98 Al Syahid (Maha Menyaksikan)

۞ QS. 3:99 Al ‘Alim (Maha megetahui) • Menghitung amal kebaikan

۞ QS. 3:101 • Berpegang teguh dengan (ajaran) Allah • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Abad terbaik umat Islam

۞ QS. 3:102 • Islam agama yang diterima di sisi Allah • Kewajiban hamba pada Allah • Mengerahkan seluruh kemampuan untuk taat kepada Allah

۞ QS. 3:103 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Berpegang teguh dengan (ajaran) Allah • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Perintah untuk selalu bersatu • Perbuatan yang menghalangi api neraka

۞ QS. 3:105 • Perintah untuk selalu bersatu • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:106 • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Siksa orang munafik • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:107 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Kasih sayang Allah yang luas • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka • Keabadian surga •

۞ QS. 3:108 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 3:109 • Segala sesuatu milik Allah • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 3:110 Tauhid Uluhiyyah • Keutamaan umat nabi Muhammad • Abad terbaik umat Islam • Keutamaan iman •

۞ QS. 3:111 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala

۞ QS. 3:112 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:114 Tauhid Uluhiyyah • Kewajiban beriman pada hari akhir • Iman adalah ucapan dan perbuatan • Bersegera dalam melakukan kebaikan •

۞ QS. 3:115 Al ‘Alim (Maha megetahui) • Keadilan Allah dalam menghakimi

۞ QS. 3:116 • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Orang kafir menebus dirinya pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Mereka yang kekal dalam neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 3:117 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbuatan orang kafir sia-sia • Penghapus pahala kebaikan

۞ QS. 3:118 • Sifat orang munafik • Beberapa hukum tentang orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 3:119 Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kewajiban dan keutamaan beriman pada kitab-kitab • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:120 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Al Muhith (Maha Mengetahui) • Sifat orang munafik

۞ QS. 3:121 • Keluasan ilmu Allah • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Melihat sebab akibat •

۞ QS. 3:122 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAl Wali (Maha Pelindung)

۞ QS. 3:123 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 3:124 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Keikutsertaan malaikat dalam peperangan • Tugas-tugas malaikat

۞ QS. 3:125 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAr Rabb (Tuhan) • Keikutsertaan malaikat dalam peperangan

۞ QS. 3:126 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAl Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia)

۞ QS. 3:127 • Menyiksa pelaku maksiat • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:128 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Ketentuan Allah tak dapat dihindari • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:129 • Segala sesuatu milik Allah • Al Rahim (Maha Penyayang) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 3:131 • Azab orang kafir

۞ QS. 3:132 • Kewajiban patuh kepada Rasul

۞ QS. 3:133 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Bersegera dalam melakukan kebaikan

۞ QS. 3:135 • Ampunan Allah yang luas • Tidak ingin terus menerus berbuat maksiat • Memohon ampun • Ampunan Allah dan rahmatNya • Lemah iman

۞ QS. 3:136 • Ampunan Allah yang luas • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 3:137 • Azab orang kafir

۞ QS. 3:138 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 3:139 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Keutamaan iman

۞ QS. 3:141 • Azab orang kafir

۞ QS. 3:145 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Perbuatan dan niat • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 3:147 Ar Rabb (Tuhan) • Memohon ampun

۞ QS. 3:148 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Pahala iman • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 3:149 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 3:150 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukminAl Maula (Maha Penolong)

۞ QS. 3:151 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Siksa orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:152 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Kasih sayang Allah yang luas • Allah menepati janji • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan) • Al ‘Afwu (Maha Pemaaf)

۞ QS. 3:153 Al Khabir (Maha Waspada)

۞ QS. 3:154 • Berbaik sangka terhadap Allah • Segala sesuatu milik Allah • Keluasan ilmu Allah • Al ‘Alim (Maha megetahui) • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 3:155 Al Halim (Maha Penyabar) • Al ‘Afwu (Maha Pemaaf) • Al Ghafur (Maha Pengampun) • Sifat iblis dan pembantunya • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat

۞ QS. 3:156 Al Bashir (Maha Melihat) • Al MuhyiAl Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Kebenaran dan hakikat takdir • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir

۞ QS. 3:157 • Ampunan Allah yang luas

۞ QS. 3:158 • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 3:159 • Kasih sayang Allah yang luas

۞ QS. 3:160 • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin

۞ QS. 3:161 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Sifat orang munafik

۞ QS. 3:162 • Nama-nama neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat •

۞ QS. 3:163 Al Bashir (Maha Melihat) • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya

۞ QS. 3:164 • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan) • Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 3:165 Al Qadiir (Maha Penguasa) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 3:166 • Kebenaran dan hakikat takdir

۞ QS. 3:167 • Keluasan ilmu Allah • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam • Lemah iman •

۞ QS. 3:168 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Usia dan rezeki sesuai dengan takdir • Sifat orang munafik • Sikap orang munafik terhadap Islam •

۞ QS. 3:169 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 3:170 • Kesentosaan orang mukmin di dunia dan di akhirat • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 3:171 • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 3:172 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 3:173 Al Wakil (Maha Penolong) • Sikap orang munafik terhadap Islam

۞ QS. 3:174 • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan)

۞ QS. 3:175 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Sifat iblis dan pembantunya • Menjaga diri dari syetan • Wali Allah dan wali syetan •

۞ QS. 3:176 Sifat Iradah (berkeinginan) • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:177 • Allah tidak membutuhkan makhlukNya • Azab orang kafir • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:178 • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:179 • Pahala iman • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Kewajiban beriman pada para rasul

۞ QS. 3:180 • Segala sesuatu milik Allah • Al Khabir (Maha Waspada) • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 3:181 • Mendustai Allah • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:182 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 3:183 • Mendustai Allah • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 3:184 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 3:185 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup • Mempersiapkan diri menghadapi kematian • Keadilan Allah dalam menghakimi •

۞ QS. 3:186 • Hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)

۞ QS. 3:188 • Ancaman bagi orang kafir dan pelaku maksiat

۞ QS. 3:189 • Segala sesuatu milik Allah • Al Qadiir (Maha Penguasa)

۞ QS. 3:191 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 3:192 Ar Rabb (Tuhan) • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Memasuki neraka •

۞ QS. 3:193 Tauhid RububiyyahAr Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Ampunan Allah terhadap pelaku maksiat • Memohon ampun

۞ QS. 3:194 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 3:195 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Keutamaan iman • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 3:196 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 3:197 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 3:198 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Keabadian surga • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan yang menghalangi api neraka

۞ QS. 3:199 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 3:200 • Kontinuitas dalam bekerja

Ayat Pilihan

dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya
dan diberi-Nya kamu rezeki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur.
QS. Al-Anfal [8]: 26

Sesungguhnya manusia suka melampaui batas & sombong di hadapan Tuhannya,
karena ia memandang dirinya memiliki kekayaan & harta.
QS. Al-‘Alaq [96]: 6-7

Di mana saja kamu berada,
kematian akan mendapatkan kamu,
kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh,
QS. An-Nisa’ [4]: 78

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Berdasarkan bahasa, ijma artinya adalah ...

Correct! Wrong!

Arti hadits maudhu' adalah ...

Correct! Wrong!

Era ketidaktahuan juga disebut zaman ...

Correct! Wrong!

+

Array

Pengertian ijtihad menurut istilah adalah ...

Correct! Wrong!

Orang yang memiliki kemampuan untuk melakukan infefensi hukum-hukum syariat dari sumber-sumber yang terpercaya disebut dengan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Mujtahid (bahasa Arab: u0627u0644u0645u062cu062au0647u062f) atau fakih (u0627u0644u0641u0642u064au0647) adalah seseorang yang dalam ilmu fikih sudah mencapai derajat ijtihad dan memiliki kemampuan istinbath (inferensi) hukum-hukum syariat dari sumber-sumber muktabar dan diandalkan.

Pendidikan Agama Islam #9
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #9 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #9 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Pendidikan Agama Islam #20

Berikut adalah contoh bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala Maha Mendahulukan. Zakat menurut bahasa زكة , yang bermakna …Yang termasuk mustahiq (orang berhak menerima zakat) berikut yaitu … Setelah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam wafat maka diganti oleh sahabat sebagai pemimpin ummat disebut … Jasa khalifah Umar bin Khatab yang sampai saat ini masih dipergunakan, yaitu …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Kamus Istilah Islam

Fatwa Sahabat

Apa itu Fatwa Sahabat? Fatwa Sahabat adalah jawaban, pendapat, atau putusan atas sebuah hukum yang disampaikan atau diberikan oleh Sahabat Nabi. Selain menerangkan tentang maksud dari sebuah ayat Al-Q...

wali mujbir

Apa itu wali mujbir? wali (orang tua, saudara laki-laki, dan sebagainya) yang berhak menikahkan seseorang yang masih gadis tanpa memerlukan izin gadis tsb … •

buka

Apa itu buka? bu.ka (1) ark jarak; antara; lebar; jalan yang buka nya 5 m; (2) cak membuka; terbuka; tak berani buka mulut; (3) berjualan atau bekerja; kantor pemerintah mulai buka pukul 08.00, tutup...