Search
Generic filters
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Langsung kunjungi https://risalahmuslim.id/2-255 atau cari dengan ketik nomer_surah:nomer_ayat. Contoh: 2:255

Ali Imran

Ali Imran (Keluarga ‘Imran) surah 3 ayat 3


نَزَّلَ عَلَیۡکَ الۡکِتٰبَ بِالۡحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَیۡنَ یَدَیۡہِ وَ اَنۡزَلَ التَّوۡرٰىۃَ وَ الۡاِنۡجِیۡلَ ۙ
Nazzala ‘alaikal kitaaba bil haqqi mushaddiqan limaa baina yadaihi wa-anzalattauraata wal-injiil(a);

Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya, membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil,
―QS. 3:3
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Keutamaan kalam Allah ▪ Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka
3:3, 3 3, 3-3, Ali Imran 3, AliImran 3, Al Imran 3
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 3. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat yang lalu telah menerangkan bahwa Dialah Allah yang hidup kekal, terus menerus mengatur dan menjaga makhluk-Nya, Dialah Tuhan yang berhak disembah.
Ayat ini menerangkan bahwa Tuhan yang berhak disembah itu benar-benar telah menurunkan Alquran kepada Nabi Muhammad ﷺ dengan perantaraan Jibril, dan menegaskan bahwa sebelum menurunkan Alquran.

Allah subhanahu wa ta'ala telah menurunkan pula kitab-kitab kepada para Nabi yang terdahulu, yang diutus sebelum kedatangan Nabi Muhammad ﷺ, misalnya kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa as., kitab Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa as.
dsb.

Alquran mengakui kebenaran isi kitab-kitab yang telah lalu sebagaimana kitab-kitab yang telah lalu itu membenarkan isi Alquran sesuai dengan yang diisyaratkan kitab-kitab itu.

Penegasan dan pengakuan ini hanyalah secara garis besarnya saja, tidak secara terperinci, yaitu Allah subhanahu wa ta'ala telah mengutus rasul-rasul kepada umat-umat dahulu, dan Allah subhanahu wa ta'ala telah menurunkan wahyu kepada mereka, seperti Taurat, Injil dan sebagainya Mengenai isi dari kitab-kitab itu tidak dijelaskan Alquran.
Beriman kepada penegasan dan pengakuan ayat itu termasuk iman kepada Allah subhanahu wa ta'ala

Sebagaimana halnya dengan Alquran yang mengakui bahwa telah diutus para nabi dan rasul kepada umat-umat yang terdahulu dan telah diturunkan kepada mereka kitab-kitab, maka kitab-kitab yang dahulupun mengisyaratkan dan mengakui bahwa pada akhir zaman nanti Allah subhanahu wa ta'ala akan mengutus seorang Nabi terakhir, Nabi penutup dan kepada Nabi itu akan diturunkan Allah pula sebuah kitab, yang berisi pokok-pokok dari risalah yang di bawa Nabi-nabi yang terdahulu.

Kitab Taurat adalah Kitab suci Agama Yahudi, agama yang dianut oleh orang-orang yang mengakui sebagai pengikut Nabi Musa as.
Orang Nasrani menjadikan Taurat salah satu bahagian dari isi Al-Kitab yang diberi judul: "Wasiat Lama".

Kitab Taurat adalah Kitab suci Agama Yahudi, agama yang dipegangi orang Yahudi maupun yang disebut oleh orang Nasrani "Wasiat Lama",
maka ada suatu pikiran dan perasaan yang timbul, yaitu bahwa Kitab Taurat atau Wasiat Lama yang ada sekarang tidak semata-mata berisi wahyu Allah yang diturunkan kepada Nabi Musa as, sebagaimana yang ditegaskan oleh ayat ini, tetapi telah ada campur tangan manusia di dalamnya.
Hal ini diakui kebenarannya oleh Wasiat Lama Di dalam Wasiat Lama diterangkan bahwa Kitab Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa as, telah pernah hilang, kemudian diketemukan oleh Imam Hilkija sewaktu orang membongkar timbunan uang di rumah Tuhan.
Kitab itu dibawa dan dibacakan oleh Sufyan di hadapan raja Yahudi.
Maka rajapun marah dan dikoyak-koyaknyalah Kitab itu karena isi Al-Kitab itu bertentangan dengan keinginan beliau.
Dalam pada itu tidak didapat keterangan tentang asal usul Wasiat Lama yang ada sekarang.

Kitab Injil adalah kitab suci agama Nasrani.
Di dalam "Al Kitab",
Injil termasuk bahagian yang diberi judul "Perjanjian Baru".
Sebagaimana Taurat, maka di dalam lnjilpun banyak didapati yang bukan wahyu dari Tuhan, seperti sabda atau ucapan pengikut-pengikut setia Nabi Isa as, yang hidup setelah beliau meninggal dunia Dalam pada itu bahasa Injil yang terkenal pada saat ini bukanlah bahasa yang dipahami oleh Nabi Isa as.
Menurut ayat ini dan ayat-ayat Alquran yang lain seluruh isi Taurat dan Injil adalah wahyu dari Allah subhanahu wa ta'ala, yang disampaikan kepada Nabi Musa as dan Nabi Isa as yang berisi pokok-pokok risalah yang dibawanya, tidak ada sedikitpun terdapat di dalamnya yang berupa perkataan karangan manusia dan sebagainya.

Mengenai Taurat yang ada sekarang bukanlah Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa as, demikian pula Injil bukanlah Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa as karena di dalam kedua kitab-kitab itu terdapat karangan-karangan pengikut kedua Nabi itu yang datang kemudian.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

.....Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya semula, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu, (Muhammad) akan selalu melihat kekhianatan dari mereka, kecuali sedikit di antara mereka (yang tidak berkhianat).........
(Q.S Al Maidah: 13 lihat juga Q.S An Nisa': 46)

Ali Imran (3) ayat 3 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ali Imran (3) ayat 3 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ali Imran (3) ayat 3 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dia menurunkan Al Quran kepadamu, hai Muhammad.
Kitab itu berisikan kebenaran yang menyangkut pokok-pokok ajaran samawi dalam kitab-kitab terdahulu.
Sebelumnya Dia telah menurunkan Tawrat kepada Musa dan Injil kepada 'Isa.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Diturunkan-Nya kepadamu) hai Muhammad (Al-kitab) Alquran, berisikan (kebenaran) dalam semua beritanya (membenarkan kitab-kitab yang berada di depannya) maksudnya kitab-kitab yang turun sebelumnya (dan diturunkan-Nya pula Taurat dan Injil).

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Allah telah menurunkan kepadamu wahai Rasul al-Qur an dengan haq.
Tidak ada keraguan padanya.
Al-Qur an mempersaksikan kebenaran kitab-kitab dan rasul-rasul yang datang sebelumnya.
Dia menurunkan Taurat kepada Musa dan Injil kepada Isa sebelum Al-Qur an untuk membimbing orang-orang yang bertakwa kepada iman, kebaikan agama dan dunia mereka.
Allah menurunkan apa yang membedakan antara yang haq dengan yang batil.
Orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah yang diturunkan, bagi mereka siksa yang besar.
Allah Mahaperkasa tidak terkalahkan, membalas siapa yang mengingkari hujjah-hujjah dan dalil-dalil-Nya serta keesaan-Nya dalam uluhiyah-Nya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya.

Maksudnya, Dialah yang menurunkan Al-Qur'an kepadamu, hai Muhammad, dengan sebenarnya.
Yakni tidak ada kebimbangan dan tidak ada keraguan padanya, melainkan ia benar-benar diturunkan dari sisi Allah.
Dia menurunkannya dengan sepengetahuan-Nya, sedangkan para malaikat menyaksikannya, dan cukuplah Allah sebagai saksi.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

Membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya.

Yakni kitab-kitab sebelum Al-Qur'an yang diturunkan dari langit buat hamba-hamba Allah dan para nabi.
Kitab-kitab tersebut membenarkan Al-Qur'an melalui apa yang diberitakannya dan apa yang disiarkan-nya sejak zaman dahulu kala.
Begitu pula sebaliknya, Al-Qur'an membenarkan kitab-kitab tersebut, karena Al-Qur'an sesuai dengan apa yang diberitakan oleh kitab-kitab tersebut yang isinya antara lain membawa berita gembira yang sangat besar, yaitu janji Allah yang akan mengutus Nabi Muhammad ﷺ dan menurunkan Al-Qur'an yang agung kepadanya.

Firman Allah subhanahu wa ta'ala:

...dan menurunkan Taurat.
Yakni kepada Musa ibnu Imran.

...dan kitab Injil.
Yaitu kepada Isa ibnu Maryam 'alaihis salam

...sebelumnya.

Yakni sebelum Al-Qur'an.

...menjadi petunjuk bagi manusia.
Maksudnya, sebagai petunjuk buat mereka di zamannya masing-masing.

...dan Dia menurunkan Al-Furqan.

Yaitu yang membedakan antara hidayah dan kesesatan, antara yang hak dengan yang batil, jalan yang menyimpang dan jalan yang lurus, melalui apa yang disebutkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala berupa hujah-hujah, keterangan-keterangan, dan dalil-dalil yang jelas serta bukti-bukti yang akurat.
Allah subhanahu wa ta'ala menerangkannya, menjelaskannya, menafsirkannya, menetapkannya, dan memberi petunjuk kepadanya serta mengingatkannya.

Qatadah dan Ar-Rabi' ibnu Anas mengatakan, yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Al-Qur'an.
Ibnu Jarir memilih pendapat yang mengatakan bahwa Al-Furqan dalam ayat ini adalah bentuk masdar dari Al-Qur'an, mengingat sebelumnya disebutkan Al-Qur'an, yaitu di dalam firman-Nya:

Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Qur'an) kepadamu dengan sebenarnya.,

Yang dimaksud dengan Al-Kitab adalah Al-Qur'an.

Adapun mengenai apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim, dari Abu Saleh, bahwa yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah kitab Taurat merupakan pendapat yang lemah pula, mengingat sebelumnya telah disebutkan Taurat.

Informasi Surah Ali Imran (آل عمران)
Surat "Ali 'lmran" yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat "Madaniyyah".

Dinamakan Ali 'lmran karena memuat kisah keluarga 'lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi 'Isa 'alaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam 'alaihis salam, kenabian dan beberapa mu'jizat­ nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri 'lmran, ibu dari Nabi 'Isa a .s.

Surat Al Baqarah dan Ali 'lmran ini dinamakan "Az Zahrawaani" (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi 'Isa 'alaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi 'Isa a.s. ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

musyawarah
bermubahalah
larangan melakukan riba.

Kisah:

Kisah keluarga 'lmran
perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya

Lain-lain:

Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat
sifat­ sifat Allah
sifat orang-orang yang bertakwa
Islam satu-satunya agama yang diri­dhai Allah
kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan
pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah
perumpamaan-perumpamaan
peri­ngatan-peringatan terhadap Ahli Kitab
Ka'bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya
faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.

QS 3 Ali-Imran (1-4) - Indonesian - Istafada Azura
QS 3 Ali-Imran (1-4) - Arabic - Istafada Azura


Gambar Kutipan Surah Ali Imran Ayat 3 *beta

Surah Ali Imran Ayat 3



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ali Imran

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl 'Imrān berarti "Keluarga 'Imran") adalah surah ke-3 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang "Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab."

Nomor Surah3
Nama SurahAli Imran
Arabآل عمران
ArtiKeluarga 'Imran
Nama lainAl-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu89
JuzJuz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat200
Jumlah kata200
Jumlah huruf200
Surah sebelumnyaSurah Al-Baqarah
Surah selanjutnyaSurah An-Nisa'
4.5
Rating Pembaca: 4.9 (9 votes)
Sending







✔ alimron ayat3, kitab 3 ayat 3 dalam quran, Q S Ali Imran (3), QS ali imran 3 mejelaskan bahawa, qs ali imran ayat 3, surat 3 ayat 3, Surat Ali Imron ayat 3 menjadi petunjuk bahwa Allah Subhanahu Wa TaAla menurunkan kitab