Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ali Imran

Ali Imran (Keluarga ‘Imran) surah 3 ayat 27


تُوۡلِجُ الَّیۡلَ فِی النَّہَارِ وَ تُوۡلِجُ النَّہَارَ فِی الَّیۡلِ ۫ وَ تُخۡرِجُ الۡحَیَّ مِنَ الۡمَیِّتِ وَ تُخۡرِجُ الۡمَیِّتَ مِنَ الۡحَیِّ ۫ وَ تَرۡزُقُ مَنۡ تَشَآءُ بِغَیۡرِ حِسَابٍ
Tuulijullaila fiinnahaari watuulijunnahaara fiillaili watukhrijul hai-ya minal mai-yiti watukhrijul mai-yita minal hai-yi watarzuqu man tasyaa-u bighairi hisaabin;

Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam.
Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup.
Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”.
―QS. 3:27
Topik ▪ Penciptaan ▪ Penciptaan malam dan siang ▪ Keluasan ilmu Allah
3:27, 3 27, 3-27, Ali Imran 27, AliImran 27, Al Imran 27
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 27. Oleh Kementrian Agama RI

Bagian malam kepada siang, lalu menjadi pendeklah waktu malam itu dibanding dengan siang yang lebih panjang.
Dan Allah masukkan bagian siang ke dalam malam, yang menyebabkan waktu malam menjadi panjang dan waktu siang menjadi pendek.

Ringkasnya dengan kebijaksanaan Allah dalam menciptakan bumi itu bulat, dan membuat peraturan-peraturan tertentu bagi matahari, Allah menambah panjang salah satu di antara malam atau siang yang menyebabkan kurangnya yang lain.

Tidaklah mengherankan, bahwa sesudah adanya kenyataan tersebut, Allah Yang Maha Bijaksana memberikan kenabian atau kerajaan kepada siapa saja yang dikehendaki Nya, atau nencabut kenabian dan kerajaan itu dari siapa saja yang dikehendaki Nya.
Allah yang mengurangi urusan-urusan manusia, sebagaimana halnya Dia lah mengurusi perobahan siang dan malam.

Dalam ayat ini juga Allah menyatakan bahwa Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati seperti mengeluarkan batang kelapa dari bijinya, mengeluarkan manusia dari nutfah, atau mengeluarkan burung dari telur.
Demikian Allah mengeluarkan yang mati dari yang hidup seperti mengeluarkan orang yang bodoh dari orang yang alim, orang kafir dari orang yang mukmin, biji kelapa dari pohon kelapa atau mengeluarkan telur dari burung.

Sarjana-sarjana kedokteran telah menetapkan bahwa di dalam nutfah, telur, biji-biji seperti biji korma itu ada zat hidup.
Akan tetapi ini adalah “hidup” menurut para ahli ilmu pengetahuan zaman modern ini, bukan menurut pengertian umum ketika zaman turunnya ayat.

Allah subhanahu wa ta’ala dalam ayat ini menjelaskan kodrat Nya dengan bahasa yang mudah dipahami dengan contoh-contoh yang bisa disaksikan oleh manusia di dalam kejadian sehari-hari.
Allah memasukkan malam ke dalam siang, memasukkan siang ke dalam malam, mengeluarkan tumbuh-tumbuhan yang hidup dari tanah yang merupakan benda mati, mengeluarkan air susu dan pupuk kandang yang keduanya merupakan benda mati dari hewan-hewan yang merupakan makhluk hidup.

Dalam pada itu, Alquran mempergunakan pula kata mati untuk pengertian kafir, dan kata hidup untuk pengertian iman.

Seperti dalam firman Nya:

Apakah orang-orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang tentang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang berada dalam gelap gulita yang tidak dapat keluar dari padanya?
Demikianlah Kami menjadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan.

(Q.S Al An’am:122)

Allah menggunakan lafal yang hidup dalam arti lawan yang mati, baik yang hidup itu hissiyyah seperti hidup hewan dan tumbuh-tumbuhan ataupun maknawiyah seperti ilmu dan iman.
dan firman Allah “Allah mengeluarkan yang hidup dari yang mati dst.”.
adalah suatu kenyataan, bahwa Allah lah yang memiliki pemerintahan yang Dia berikan kepada orang-orang yang telah dikehendaki Nya.
Allah telah mengeluarkan seorang penghulu, para rasul dari bangsa Arab yang buta huruf.
Rasul itu, Muhammad ﷺ, yang menyiapkan mereka dengan kekuatan kemauan untuk menjadi umat yang terkuat, yang dapat menghancurkan benteng perbudakaan-perbudakan dan menegakkan kemerdekatan.
Sementara itu orang-orang Yahudi (Bani Israil) bergelimang di dalam taqild.
perbudakan dan penindasan raja-raja atau para penguasa.

Allah memberikan kekuasaan kepada orang-orang yang Dia kehendaki atau mencabut pemberian Nya itu dari orang-orang yang Dia kehendaki hanyalah berdasarkan sunah-sunah dan hukum-hukum Nya.

Segala urusan ada di tangan Allah.
Tidak ada seorang pun yang dapat menilai dan memperkirakan perhitungan-Nya.
Dialah yang berkuasa mencabut kekuasan dari siapa yang dikehendaki-Nya serta menghinakannya, dan hanya Dia pulalah yang kuasa memberikan kekuasaan itu kepada suatu bangsa serta memuliakannya.
Yang demikian itu, amat mudah bagi Allah.
Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa balasan.

Ali Imran (3) ayat 27 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ali Imran (3) ayat 27 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ali Imran (3) ayat 27 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dengan hukum sebab akibat yang Engkau tetapkan, Engkau memasukkan sebagian waktu malam ke dalam waktu siang yang membuat siang menjadi lebih panjang, dan memasukkan sebagian waktu siang ke dalam waktu malam yang membuat malam menjadi lebih panjang.
[1] Engkau mendatangkan sesuatu yang memiliki sifat hidup dari sesuatu yang tidak memilikinya dan mendatangkan sesuatu yang mati dari sesuatu yang hidup.
Engkau bebas memberikan karunia luas-Mu kepada siapa saja yang Engkau kehendaki, sejalan dengan hukum kemahabijaksanaan-Mu.
Tak seorang pun dapat mengawasi-Mu.
Dan Engkau yang memiliki sifat-sifat seperti ini, tentu tak akan menjadi lemah dengan memberi kepemimpinan, kekuasaan, kekayaan dan kemudahan kepada rasul dan hamba-hamba pilihan-Mu, sebagaimana telah Engkau janjikan[2].

[1] Keadaan ini terjadi di sejumlah negara yang jauh dari garis katulistiwa.
Di negara-negara itu perbedaan waktu siang dan malam berubah sedemikian rupa di setiap musim.

[2] Siklus kehidupan dan kematian merupakan rahasia keajaiban alam dan rahasia kehidupan.
Ciri utama siklus ini adalah bahwa zat-zat hitrogen, karbon dioksida, nitrogen dan garam yang nonorganik di bumi, berubah menjadi zat-zat organik yang merupakan bahan kehidupan pada hewan dan tumbuh-tumbuhan, berkat bantuan sinar matahari.
Selanjutnya, zat-zat itu kembali menjadi mati dalam bentuk kotoran makhluk hidup dan dalam bentuk tubuh yang aus karena faktor disolusi bakteri dan kimia yang mengubahnya menjadi zat non organik untuk memasuki siklus kehidupan baru.
Begitulah, Sang Pencipta Yang Mahakuasa mengeluarkan kehidupan dari kematian dan mengeluarkan kematian dari kehidupan, di setiap saat.
Siklus ini terus berputar dan hanya terjadi pada makhluk yang diberi kehidupan, seperti bibit tanaman, misalnya.
Ayat ini mengingatkan ilmuwan akan keajaiban penciptaan kehidupan dari benda yang mati, kemudian pengulangan siklus itu seperti diterangkan tadi.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan pula siang ke dalam malam) hingga bertambah panjanglah keduanya sebanyak berkurangnya dari yang lain (Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati) misalnya manusia dari sperma dan burung dari telur (Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa terhitung”) artinya rezeki yang luas dan amat banyak.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Di antara bukti kekuasaan-Mu adalah bahwa Engkau memasukkan malam ke siang dan memasukkan siang ke malam, lalu yang ini menjadi panjang dan yang itu menjadi pendek.
Engkau mengeluarkan yang hidup dari yang mati yang tidak meiliki kehidupan, seperti mengeluarkan tanaman dari bijinya, mukmin dari kafir.
Engkau mengeluarkan yang mati dari yang hidup seperti telur dari ayam, dan Engkau memberi rizki kepada siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Engkau memasukkan malam ke dalam siang, dan Engkau memasukkan siang ke dalam malam.

Yakni salah satunya mengambil kelebihan waktu dari yang lainnya.
Maka yang lainnya berkurang hingga keduanya sama panjangnya, lalu yang lain mengambil dari kelebihan yang ini, hingga keduanya berbeda panjang masanya, tetapi lama-kelamaan panjang masa keduanya menjadi sama kembali.
Demikianlah terjadi dalam musim-musim sepanjang tahunnya, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur,dan musim dingin.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup.

Maksudnya, Engkau mengeluarkan tumbuh-tumbuhan dari bebijian, dan mengeluarkan bebijian dari tumbuh-tumbuhan, buah kurma dari biji kurma, dan biji kurma dari buah kurma.
Orang mukmin dari orang kafir, dan orang kafir dari orang mukmin.
Ayam dari telur, dan telur dari ayam, dan segala sesuatu mengalami proses seperti ini.

Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan.

Yakni Engkau memberi orang yang Engkau kehendaki harta benda yang tidak terhitung banyaknya dan sulit untuk ditakar, sedangkan kepada orang lainnya tidak Engkau berikan hal itu.
Hal ini Engkau lakukan berdasarkan kebijaksanaan, kehendak, dan kemauan-Mu semata.

Imam Tabrani mengatakan, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Zakaria Al-‘Ala-i, telah menceritakan kepada kami Ja’far ibnu Hasan ibnu Farqad, telah menceritakan kepada kami ayahku, dari Umar ibnu Malik, dari Abul Jauza, dari Ibnu Abbas r.a., dari Nabi ﷺ yang telah bersabda: Asma Allah yang teragung (Ismul A’zam) bila diucapkan dalam doa, niscaya diperkenankan, berada dalam ayat ini bagian dari surat Ali Imran, yaitu firman-Nya: “Kalakanlah, ‘Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki.
Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki.
Di tangan Engkaulah segala kebajikan.
Sesungguhnya engkau Mahakuasa atas segala sesuatu’ (Ali Imran:26).”

Informasi Surah Ali Imran (آل عمران)
Surat “Ali ‘lmran” yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat “Madaniyyah”.

Dinamakan Ali ‘lmran karena memuat kisah keluarga ‘lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam ‘alaihis salam, kenabian dan beberapa mu’jizat­ nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri ‘lmran, ibu dari Nabi ‘Isa a .s.

Surat Al Baqarah dan Ali ‘lmran ini dinamakan “Az Zahrawaani” (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi ‘Isa a.s. ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

musyawarah
bermubahalah
larangan melakukan riba.

Kisah:

Kisah keluarga ‘lmran
perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya

Lain-lain:

Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat
sifat­ sifat Allah
sifat orang-orang yang bertakwa
Islam satu-satunya agama yang diri­dhai Allah
kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan
pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah
perumpamaan-perumpamaan
peri­ngatan-peringatan terhadap Ahli Kitab
Ka’bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya
faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.


Gambar Kutipan Surah Ali Imran Ayat 27 *beta

Surah Ali Imran Ayat 27



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ali Imran

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl 'Imrān berarti "Keluarga 'Imran") adalah surah ke-3 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang "Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab."

Nomor Surah3
Nama SurahAli Imran
Arabآل عمران
ArtiKeluarga 'Imran
Nama lainAl-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu89
JuzJuz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat200
Jumlah kata200
Jumlah huruf200
Surah sebelumnyaSurah Al-Baqarah
Surah selanjutnyaSurah An-Nisa'
4.5
Rating Pembaca: 4.9 (29 votes)
Sending







Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku