Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ali Imran

Ali Imran (Keluarga ‘Imran) surah 3 ayat 168


اَلَّذِیۡنَ قَالُوۡا لِاِخۡوَانِہِمۡ وَ قَعَدُوۡا لَوۡ اَطَاعُوۡنَا مَا قُتِلُوۡا ؕ قُلۡ فَادۡرَءُوۡا عَنۡ اَنۡفُسِکُمُ الۡمَوۡتَ اِنۡ کُنۡتُمۡ صٰدِقِیۡنَ
Al-ladziina qaaluuu la-ikhwaanihim waqa’aduu lau athaa’uunaa maa qutiluu qul faadrauu ‘an anfusikumul mauta in kuntum shaadiqiin(a);

Orang-orang yang mengatakan kepada saudara-saudaranya dan mereka tidak turut pergi berperang:
“Sekiranya mereka mengikuti kita, tentulah mereka tidak terbunuh”.
Katakanlah:
“Tolaklah kematian itu dari dirimu, jika kamu orang-orang yang benar”.
―QS. 3:168
Topik ▪ Mengingat kematian ▪ Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup ▪ Bangsa Yahudi menyembunyikan kebenaran
3:168, 3 168, 3-168, Ali Imran 168, AliImran 168, Al Imran 168
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 168. Oleh Kementrian Agama RI

Orang-orang munafik itu tidak ikut berperang berkata kepada teman temannya yang telah terbunuh pada perang Uhud: “Sekiranya mereka mengikuti kami tinggal di Madinah saja tanpa ikut berperang, niscaya mereka tidak akan mati terbunuh”.

Katakanlah Ya Muhammad kepada mereka: “Tolaklah kematian dirimu jika kamu sekalian benar”.
Sebenarnya mereka tidak akan dapat menolak kematian meskipun mereka tinggal saja di rumah atau berlindung dalam satu benteng yang kokoh.
Pada waktunya orang pasti akan mati.
Adapun sebab-sebabnya mungkin berbeda-beda.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh”.
(Q.S An Nisa’: 78)

Ali Imran (3) ayat 168 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ali Imran (3) ayat 168 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ali Imran (3) ayat 168 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Mereka juga adalah orang-orang yang tidak mau pergi berperang dan berkata mengenai saudara- saudara mereka yang terbunuh dalam medan pertempuran, “Jika mereka mengikuti kita dan tidak pergi berperang seperti kita, mereka pasti akan selamat seperti kita juga.” Katakan, “Tolaklah kematian dari diri kalian bila kalian yakin bahwa kehati-hatian itu bisa menolak takdir.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Yakni orang-orang) menjadi badal atau sifat bagi ‘orang-orang’ yang sebelumnya (yang mengatakan kepada saudara-saudara mereka) seagama (dan) sesungguhnya (mereka tidak ikut) berperang (“Sekiranya mereka mengikuti kita) maksudnya orang-orang yang gugur di perang Uhud itu (tentulah mereka tidak akan terbunuh!” Katakanlah) kepada mereka (“Hindarkanlah) tolaklah (kematian dari dirimu jika kamu orang-orang yang benar.”) bahwa tidak ikut berperang itu dapat menghindarkan kematian.
Ayat berikut turun mengenai syuhada atau orang-orang yang mati syahid

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Orang-orang munafik itu hanya duduk-duduk saja dan berkata kepada saudara-saudara mereka yang gugur bersama orang-orang muslimin di perang Uhud melawan orang-orang musyrikin :
Seandainya mereka itu menaati kata-kata kami, niscaya mereka tidak akan terbunuh.
Katakan kepada mereka wahai Rasul :
Bila kalian adalah orang-orang yang benar dalam apa yang kalian katakan bahwa bila mereka menaati kalian, niscaya mereka tidak akan terbunuh dan bahwa kalian selamat dari kematian hanya karena kalian memutuskan tidak berangkat untuk berperang, maka tepislah kematian itu dari diri kalian.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Orang-orang yang mengatakan kepada saudara-saudaranya dan mereka tidak turut pergi berperang, “Sekiranya mereka mengikuti kita, tentulah mereka tidak terbunuh.”

Yaitu seandainya mereka mendengar saran kita kepada mereka yang menganjurkan agar tetap tinggal di Madinah dan tidak berangkat ke medan Uhud, niscaya mereka tidak akan terbunuh bersama-sama mereka yang terbunuh.

Allah menyangkal pendapat mereka melalui firman selanjutnya, yaitu:

Katakanlah, “Tolaklah kematian itu dari diri kalian, jika kalian orang-orang yang benar.”

Yakni jika memang tetap tinggal di Madinah dapat menjamin seseorang selamat dari terbunuh dan maut, maka sudah selayaknya bila kalian tidak mati.
Tetapi maut pasti datang kepada kalian, sekalipun kalian berada di dalam benteng yang kuat.
Karena itu, tolaklah kematian dari diri kalian jika kalian memang orang-orang yang benar dalam pengakuan kalian itu.

Mujahid meriwayatkan dari Jabir ibnu Abdullah, bahwa ayat ini diturunkan berkenaan dengan sikap Abdullah ibnu Ubay ibnu Salul dan kawan-kawannya (dari kalangan orang-orang munafik).

Informasi Surah Ali Imran (آل عمران)
Surat “Ali ‘lmran” yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat “Madaniyyah”.

Dinamakan Ali ‘lmran karena memuat kisah keluarga ‘lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam ‘alaihis salam, kenabian dan beberapa mu’jizat­ nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri ‘lmran, ibu dari Nabi ‘Isa a .s.

Surat Al Baqarah dan Ali ‘lmran ini dinamakan “Az Zahrawaani” (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi ‘Isa a.s. ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

musyawarah
bermubahalah
larangan melakukan riba.

Kisah:

Kisah keluarga ‘lmran
perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya

Lain-lain:

Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat
sifat­ sifat Allah
sifat orang-orang yang bertakwa
Islam satu-satunya agama yang diri­dhai Allah
kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan
pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah
perumpamaan-perumpamaan
peri­ngatan-peringatan terhadap Ahli Kitab
Ka’bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya
faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.


Gambar Kutipan Surah Ali Imran Ayat 168 *beta

Surah Ali Imran Ayat 168



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ali Imran

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl 'Imrān berarti "Keluarga 'Imran") adalah surah ke-3 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang "Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab."

Nomor Surah3
Nama SurahAli Imran
Arabآل عمران
ArtiKeluarga 'Imran
Nama lainAl-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu89
JuzJuz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat200
Jumlah kata200
Jumlah huruf200
Surah sebelumnyaSurah Al-Baqarah
Surah selanjutnyaSurah An-Nisa'
4.8
Rating Pembaca: 4.6 (20 votes)
Sending







Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku