Search
Generic filters
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Langsung kunjungi https://risalahmuslim.id/2-255 atau cari dengan ketik nomer_surah:nomer_ayat. Contoh: 2:255

Ali Imran

Ali Imran (Keluarga ‘Imran) surah 3 ayat 136


اُولٰٓئِکَ جَزَآؤُہُمۡ مَّغۡفِرَۃٌ مِّنۡ رَّبِّہِمۡ وَ جَنّٰتٌ تَجۡرِیۡ مِنۡ تَحۡتِہَا الۡاَنۡہٰرُ خٰلِدِیۡنَ فِیۡہَا ؕ وَ نِعۡمَ اَجۡرُ الۡعٰمِلِیۡنَ
Uula-ika jazaa’uhum maghfiratun min rabbihim wajannaatun tajrii min tahtihaal anhaaru khaalidiina fiihaa wani’ma ajrul ‘aamiliin(a);

Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.
―QS. 3:136
Topik ▪ Surga ▪ Keabadian surga ▪ Sabar saat berperang
3:136, 3 136, 3-136, Ali Imran 136, AliImran 136, Al Imran 136
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 136. Oleh Kementrian Agama RI

Demikianlah lima sifat di antara sifat-sifat orang yang bertakwa kepada Allah yang harus dimiliki oleh setiap muslim.
Setiap muslim hendaknya berusaha agar terwujud di dalam dirinya kelima sifat itu dengan sempurna karena dengan memiliki sifat-sifat itu dia akan menjadi muslim sejati yang dapat memberi manfaat kepada dirinya sendiri dan dapat pula memberi manfaat kepada orang lain dan kepada masyarakat, nusa dan bangsanya.
Orang-orang yang memiliki sifat-sifat itu akan dibalasi Allah dengan mengampuni dosanya dan menempatkannya di akhirat kelak di dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya.
Mereka kekal di dalamnya dan memang itulah ganjaran yang sebaik-baiknya bagi setiap orang yang beramal dan berusaha untuk memperbaiki dirinya, masyarakat dan umatnya.

Ali Imran (3) ayat 136 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ali Imran (3) ayat 136 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ali Imran (3) ayat 136 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Pahala mereka yang mempunyai sifat-sifat seperti itu adalah ampunan yang besar dari Tuhan dan surga-surga yang dialiri bermacam-macam sungai di antara pohon-pohonnya.
Di sana mereka akan hidup kekal selamanya.
Itulah sebaik-bakinya pahala bagi orang-orang yang mengerjakan perintah Allah.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di bawahnya mengalir anak-anak sungai, kekal mereka di dalamnya) menjadi hal artinya ditakdirkan kekal jika mereka beruntung memasukinya (dan itulah sebaik-baiknya pahala bagi orang yang beramal) artinya pahala bagi orang-orang yang mengerjakan perbuatan terpuji ini.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Balasan bagi orang-orang yang memiliki sifat-sifat besar tersebut adalah bahwa Allah menutupi dosa-dosa mereka, bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawah pohon-pohon dan istana-istananya dengan airnya yang jernih lagi tawar, mereka kekal di dalamnya dan tidak akan keluar darinya untuk selama-lamanya.
Sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal shalih adalah ampunan dan surga.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman sesudah menggambarkan perihal mereka yang telah disebutkan sifat-sifatnya, yaitu:

Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka.

Yaitu balasan mereka karena menyandang sifat-sifat tersebut ialah ampunan dari Tuhan mereka.

...dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai.

Yakni berbagai macam minuman.

...sedangkan mereka kekal di dalamnya.

Maksudnya, menetap di dalam surga untuk selama-lamanya.

...dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yana beramal

Allah subhanahu wa ta'ala memuji keindahan surga dan semua kenikmatan yang ada di dalamnya.

Kata Pilihan Dalam Surah Ali Imran (3) Ayat 136

AJR
أَجْر

Lafaz ini mempunyai dua makna yang berkaitan. Ia bermakna upah atas sesuatu pekerjaan dan juga merawat tulang yang retak. Untuk makna pertama, ia berbentuk al ­ajr atau al ujrah.

Al Khalil berkata,
"Ajr bermakna ganjaran atas suatu amalan. Dari kata itu dinamakan juga mahar perempuan sebagai ajr (jamaknya ujur), seperti yang terdapat dalam ayat Allah fa aatuu hunna ujuura hunna sedangkan untuk makna merawat tangan yang retak, dikatakan ujirat yadaahu (tangannya dirawat) atau ajartu yadaahu (aku merawat tangannya).

Lafaz ajr disebut sebanyak 84 kali di dalam Al Qur'an yaitu dalam surah:
-Al Baqarah (2), ayat 62, 112, 262, 274, 277;
-Ali Imran (3), ayat 136, 171, 172, 179, 199;
-An Nisaa (4), ayat 40, 67, 74, 95, 100, 114, 146, 162;
-Al Maa'idah (5), ayat 9;
-Al An'aam (6), ayat 90,
-Al A'raaf (7), ayat 113, 170,
-Al Anfaal (8), ayat 28,
-At Taubah (9), ayat 22, 120;
-Yunus (10), ayat 72;
-Hud (11), ayat 11, 51, 115;
-Yusuf (12), ayat 56, 57, 90, 104;
-An Nahl (16), ayat 41, 96, 97;
-Al Kahfi (18), ayat 2, 30, 77;
-Al Israa (17), ayat 9,
-Al ­Furqaan (25), ayat 57,
-Asy Syu'araa (26), ayat 41, 109, 127, 145, 164, 180;
-Al Qashash (28), ayat 25, 54;
-Al Ankaabut (29), ayat 27, 58;
-Al Ahzab (33), ayat 29, 31, 35, 44;
-Saba' (34), ayat 47;
-Faathir (35), ayat 7;
-Yaa Siin (36), ayat 11, 21;
-Shad (38), ayat 86,
-Az Zumar (39), ayat 10, 35, 74;
-Fushshilat (41), ayat 8;
-Asy Syuura (42), ayat 23, 40;
-Al Fath (48), ayat 10, 16, 29;
-Al Hujurat (49), ayat 3;
-Ath Thuur (52), ayat 40,
-Al Hadid (57), ayat 7, 11, 18, 19, 27;
-Ath Thaghaabun (64), ayat 15;
-Ath Thalaaq (65), ayat 5;
-Al Mulk (67), ayat 12;
-Al ­Qalam (68), ayat 3, 46;
-Al Muzzammil (73), ayat 20;
-Al Insyiqaaq (84), ayat 25,
-At Tiin (95), ayat 6.

At Tabari menafsirkan ajr dalam surah Saba dengan al jur atau upah, yaitu "Sesungguhnya aku tidak meminta upah kepada kamu atas ajakan kepada Islam dan menyampaikan risalahnya." Sedangkan dalam surah Faathir, beliau memberikan makna lafaz ajr ialah syurga sebagaimana yang diriwayatkan dari Qatadah. Dalam surah Shad, beliau menafsirkan ajr sebagai tsawaab (ganjaran) dan jazaa' (balasan).

Dalam surah Al Qashash, berkenaan kisah Nabi Musa, Ibn Katsir memberikan tafsiran lafaz ajr yaitu "memberikan ganjaran (tsawaab) dan hadiah (mukafaah) kepadamu atas pertolonganmu dengan memberi minum kepada kambing-kambing kami" Sebagaimana penafsirannya dalam surah Al A'raaf, ayat 113, beliau menafsirkan ajr dengan ats tsawaab yaitu ganjaran dan hadiah atau al ataa yang dijanjikan oleh Fir'aun apabila para ahli sihir dapat mengalahkan Musa dengan melantik mereka sebagai pembesar-pembesarnya dan pembesar orang Mesir.

Mayoritas penggunaan lafaz ajr di dalam Al Qur'an adalah ganjaran atau balasan bagi orang yang beramal shaleh, bertakwa, berbuat kebajikan dan lain-lain, berupa nikmat syurga di akhirat dan sebagainya. Malah, hampir keseluruhannya memiliki maksud ini kecuali beberapa ayat sebagaimana yang dipaparkan di atas. Maka, maksud umum lafaz ajr ialah ganjaran balasan kebaikan dan bukan kejahatan, sedangkan makna khususnya ialah upah seperti dalam surah Al Qashash dan Al A'raaf dalam ayat 113 di atas dan lain-lain.

Sumber : Kamus Al Qur'an, PTS Islamika SDN. BHD.Hal:37-38

Informasi Surah Ali Imran (آل عمران)
Surat "Ali 'lmran" yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat "Madaniyyah".

Dinamakan Ali 'lmran karena memuat kisah keluarga 'lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi 'Isa 'alaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam 'alaihis salam, kenabian dan beberapa mu'jizat­ nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri 'lmran, ibu dari Nabi 'Isa a .s.

Surat Al Baqarah dan Ali 'lmran ini dinamakan "Az Zahrawaani" (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi 'Isa 'alaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi 'Isa a.s. ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

musyawarah
bermubahalah
larangan melakukan riba.

Kisah:

Kisah keluarga 'lmran
perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya

Lain-lain:

Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat
sifat­ sifat Allah
sifat orang-orang yang bertakwa
Islam satu-satunya agama yang diri­dhai Allah
kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan
pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah
perumpamaan-perumpamaan
peri­ngatan-peringatan terhadap Ahli Kitab
Ka'bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya
faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.


Gambar Kutipan Surah Ali Imran Ayat 136 *beta

Surah Ali Imran Ayat 136



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ali Imran

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl 'Imrān berarti "Keluarga 'Imran") adalah surah ke-3 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang "Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab."

Nomor Surah3
Nama SurahAli Imran
Arabآل عمران
ArtiKeluarga 'Imran
Nama lainAl-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu89
JuzJuz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat200
Jumlah kata200
Jumlah huruf200
Surah sebelumnyaSurah Al-Baqarah
Surah selanjutnyaSurah An-Nisa'
4.6
Rating Pembaca: 4.6 (16 votes)
Sending







PEMBAHASAN ✔ tafsir ali imron 136