Search
Exact matches only
Cari di judul
Cari di Arti & Tafsir
Search in comments
Search in excerpt
Filter by Custom Post Type
Filter berdasar surah
Pilih atau Semua
Abasa
Ad Dukhaan
Adh Dhuhaaa
Adz Dzaariyaat
Al 'Alaq
Al 'Ashr
Al A'laa
Al A'raaf
Al Aadiyaat
Al Ahqaaf
Al Ahzab
Al An 'aam
Al Anbiyaa
Al Anfaal
Al Ankabut
Al Balad
Al Baqarah
Al Bayyinah
Al Buruuj
Al Fajr
Al Falaq
Al Fath
Al Fatihah
Al Fiil
Al Furqaan
Al Ghaasyiyah
Al Haaqqah
Al Hadid
Al Hajj
Al Hasyr
Al Hijr
Al Hujurat
Al Humazah
Al Ikhlas
Al Infithar
Al Insaan
Al Insyiqaaq
Al Israa
Al Jaatsiyah
Al Jinn
Al Jumu'ah
Al Kaafiruun
Al Kahfi
Al Kautsar
Al Lahab
Al Lail
Al Ma'aarij
Al Maa'idah
Al Maa'un
Al Mu'min
Al Mu'minuun
Al Muddatstsir
Al Mujaadilah
Al Mulk
Al Mumtahanah
Al Munafiquun
Al Mursalat
Al Muthaffifin
Al Muzzammil
Al Qaari'ah
Al Qadr
Al Qalam
Al Qamar
Al Qashash
Al Qiyaamah
Al Waaqi'ah
Al Zalzalah
Alam Nasyrah
Ali Imran
An Naazi'at
An Nabaa
An Nahl
An Najm
An Naml
An Nas
An Nashr
An Nisaa'
An Nuur
Ar Ra'd
Ar Rahmaan
Ar Rum
As Sajdah
Ash Shaff
Ash Shaffaat
Asy Shyuura
Asy Syams
Asy Syu'araa
At Taghaabun
At Tahrim
At Takaatsur
At Takwir
At Taubah
At Tin
Ath Thaariq
Ath Thalaaq
Ath Thuur
Az Zukhruf
Az Zumar
Faathir
Fushshilat
Hud
Ibrahim
Luqman
Maryam
Muhammad
Nuh
Qaaf
Quraisy
Saba
Shaad
Thaa Haa
Yaa Siin
Yunus
Yusuf

💡 Ketik [nomer surah]-[nomer ayat], contoh: 2-255 atau albaqarah 255 atau ke www.risalahmuslim.id/2-255

Ali Imran

Ali Imran (Keluarga ‘Imran) surah 3 ayat 113


لَیۡسُوۡا سَوَآءً ؕ مِنۡ اَہۡلِ الۡکِتٰبِ اُمَّۃٌ قَآئِمَۃٌ یَّتۡلُوۡنَ اٰیٰتِ اللّٰہِ اٰنَآءَ الَّیۡلِ وَ ہُمۡ یَسۡجُدُوۡنَ
Laisuu sawaa-an min ahlil kitaabi ummatun qaa-imatun yatluuna aayaatillahi aanaa-allaili wahum yasjuduun(a);

Mereka itu tidak sama, di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).
―QS. 3:113
Topik ▪ Menyeru pada ketakwaan
3:113, 3 113, 3-113, Ali Imran 113, AliImran 113, Al Imran 113
Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Ali Imran (3) : 113. Oleh Kementrian Agama RI

Orang-orang Yahudi itu adalah suatu kaum yang mempunyai sifat-sifat dan perbuatan buruk.
antara lain mereka kafir kepada ayat-ayat Allah subhanahu wa ta’ala, membunuh para nabi tanpa alasan yang benar dan lain-lain sebagainya.
Tetapi tidaklah mereka semua sama.
Ada juga di antara mereka yang beriman, sekalipun kebanyakan di antaranya adalah orang-orang fasik.

Abdullah bin Salam, Sa’labah bin Said, Usaid bin `Ubaid dan kawan-kawannya adalah orang-orang Yahudi dari orang-orang Ahli Kitab yang menegakkan kebenaran dan keadilan, tidak menganiaya seseorang, memeluk agama Islam dan tidak melanggar perintah-perintahnya.

Mereka membaca ayat-ayat suci Alquran dengan penuh ketekunan dan penuh perhatian, di waktu malam di kala orang tidur nyenyak, mereka bangun melakukan salat Tahajud, mengadakan hubungan langsung dengan Allah subhanahu wa ta’ala

Ali Imran (3) ayat 113 - dibacakan oleh Shaykh Mishari Alafasy Ali Imran (3) ayat 113 - dibacakan oleh Syaikh Sa'ad Al-Ghamidi Ali Imran (3) ayat 113 - dibacakan oleh Syaikh Muhammad Ayyub

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Namun demikian, tidak semua Ahl al-Kitab seperti itu.
Karena, di antara mereka ada golongan yang selalu beristikamah pada kebenaran, memandang sesuatu secara seimbang dan selalu membaca ayat-ayat Allah sambil mengerjakan salat di waktu malam.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Mereka itu tidaklah) maksudnya Ahli-ahli Kitab (sama) atau serupa.
(Di antara Ahli Kitab ada golongan yang bersikap lurus) jujur dan teguh berdiri di atas kebenaran seperti Abdullah bin Salam r.a.
dan sahabat-sahabatnya (mereka membaca ayat-ayat Allah di saat-saat malam hari sedangkan mereka bersujud) maksudnya salat, menjadi hal.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Ahli kitab memang tidak sama, di antara mereka ada sekelompok orang yang konsisten di atas perintah Allah, beriman kepada Rasul-Nya Muhammad صلی الله عليه وسلم , mendirikan shalat di malam hari dengan melantunkan ayat-ayat al-Qur an yang mulia, dan sibuk dengan munajat kepada Allah dalam shalat-shalat mereka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Ibnu Abu Nujaih mengatakan bahwa Al-Hasan ibnu Abu Yazid Al-Ajali meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud sehubungan dengan firman-Nya:
Mereka itu tidak sama, di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus.
Menurut dugaannya, Ahli Kitab tidak sama dengan umat Muhammad ﷺ

Hal yang sama diriwayatkan pula oleh As-Saddi.

Pendapat ini diperkuat dengan sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad ibnu Hambal di dalam kitab Musnad-nya.
Disebutkan bahwa:

telah menceritakan kepada kami Abun Nadr dan Hasan ibnu Musa, keduanya mengatakan, telah menceritakan kepada kami Syaiban, dari Asim, dari Zur, dari Ibnu Mas’ud yang menceritakan bahwa Rasulul-lah ﷺ mengakhirkan salat Isya, kemudian beliau keluar menuju masjid, tiba-tiba beliau melihat orang-orang sedang menunggu salat (berjamaah), lalu beliau bersabda: Ingatlah, sesungguhnya tidak ada seorang pun dari pemeluk agama ini yang masih berzikir kepada Allah saat ini selain kalian.
Ibnu Mas’ud mengatakan bahwa lalu turunlah ayat-ayat berikut, yaitu mulai dari firman-Nya:

Mereka itu tidak sama, di antara Ahli Kitab.
(Ali Imran:113) Sampai dengan firman-Nya: Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.
(Ali Imran:115)

Tetapi pendapat yang terkenal di kalangan kebanyakan ulama tafsir —menurut apa yang dikatakan oleh Muhammad ibnu Ishaq dan lain-lainnya yang diriwayatkan oleh Al-Aufi, dari Ibnu Abbas— ayat ini diturunkan berkenaan dengan para rahib yang beriman dari kalangan Ahli Kitab, seperti Abdullah ibnu Salam, Asad ibnu Ubaid, dan Sa’labah ibnu Syu’bah serta lain-lainnya.

Dengan kata lain, tidaklah sama orang-orang yang disebutkan di atas dari kalangan Ahli Kitab yang dicela dengan mereka dari kalangan Ahli Kitab yang masuk Islam.
Karena itulah maka dalam ayat ini disebutkan:

Mereka tidak sama…

Artinya, semua Ahli Kitab itu tidaklah sama, bahkan sebagian dari mereka ada yang mukmin (masuk Islam) dan ada pula yang jahat.
Untuk itu disebut dalam firman berikutnya:

Di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus.

Yakni menegakkan perintah Allah, taat kepada syariat-Nya, dan mengikuti Nabi-Nya.
Maka mereka adalah orang-orang yang berlaku lurus.

…mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedangkan mereka juga bersujud (salat).

Yaitu melakukan ibadah di malam hari, banyak bertahajud dan membaca Al-Qur’an dalam salat mereka

Asbabun Nuzul
Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Ali Imran (3) Ayat 113

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim, ath-Thabarani, dan Ibnu Mandah, yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ketika ‘Abdullah bin Salam, Tsa’labah bin Sa’yah, Usaid bin Sa’yah, As’ad bin ‘Abd, dan beberapa kaum Yahudi masuk Islam, beriman membenarkan Muhammad dan mencintai Islam, berkatalah pendeta-pendeta Yahudi dan orang-orang kufur di antara mereka: “Tiada akan beriman kepada Muhammad dan mengikutinya kecuali orang-orang yang paling jahat di antara kami.
Sekiranya mereka itu orang-orang yang paling baik di antara kami, tentulah mereka tidak akan meninggalkan agama nenek moyang mereka dan berpindah ke agama lain.” Maka Allah menurunkan ayat ini (ali ‘Imran: 113) yang menegaskan adanya perbedaan antara orang Yahudi yang jujur karena beriman kepada Muhammad dan orang Yahudi yang kufur kepada beliau.

Diriwayatkan oleh Ahmad dan lain-lain, yang bersumber dari Ibnu Mas’ud bahwa ketika Rasulullah ﷺ mengakhirkan shalat isya, didapatinya di dalam masjid orang-orang sedang menunggu shalat.
Maka bersabdalah beliau: “Ketahuilah, selain kalian tak ada seorangpun dari penganut agama lain yang ingat kepada Allah (shalat) di saat malam begini.” Maka turunlah ayat ini (Ali Imraan: 113-115) yang melukiskan sifat-sifat kaum Mukminin.

Sumber : Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Informasi Surah Ali Imran (آل عمران)
Surat “Ali ‘lmran” yang terdiri dari 200 ayat ini adalah surat “Madaniyyah”.

Dinamakan Ali ‘lmran karena memuat kisah keluarga ‘lmran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam ‘alaihis salam, kenabian dan beberapa mu’jizat­ nya, serta disebut pula kelahiran Maryam puteri ‘lmran, ibu dari Nabi ‘Isa a .s.

Surat Al Baqarah dan Ali ‘lmran ini dinamakan “Az Zahrawaani” (dua yang cemerlang), karena kedua surat ini menyingkapkan hal-hal yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, kedatangan Nabi Muhammad ﷺ dan sebagainya.

Keimanan:

Dalil-dalil dan alasan-alasan yang membantah orang Nasrani yang mempertuhankan Nabi ‘Isa a.s. ketauhidan adalah dasar yang dibawa oleh seluruh nabi.

Hukum:

musyawarah
bermubahalah
larangan melakukan riba.

Kisah:

Kisah keluarga ‘lmran
perang Badar dan Uhud dan pelajaran yang dapat diambil dari padanya

Lain-lain:

Golongan-golongan manusia dalam memahami ayat-ayat mutasyaabihaat
sifat­ sifat Allah
sifat orang-orang yang bertakwa
Islam satu-satunya agama yang diri­dhai Allah
kemudharatan mengambil orang-orang kafir sebagai teman kepercayaan
pengambilan perjanjian para Nabi oleh Allah
perumpamaan-perumpamaan
peri­ngatan-peringatan terhadap Ahli Kitab
Ka’bah adalah rumah peribadatan yang tertua dan bukti-buktinya
faedah mengingati Allah dan merenungkan ciptaanNya.


Gambar Kutipan Surah Ali Imran Ayat 113 *beta

Surah Ali Imran Ayat 113



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Ali Imran

Surah Al Imran (Arab: سورة آل عمران, translit.
sūrah Āl ‘Imrān‎, Āl 'Imrān berarti "Keluarga 'Imran") adalah surah ke-3 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah.
Dinamakan Al-'Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran.
Surah Al-Baqarah dan Al-'Imran ini dinamakan Az-Zahrawan (Dua Yang Cemerlang), karena kedua surah ini menyingkapkan hal-hal yang menurut Al-Qur'an disembunyikan oleh para Ahli Kitab, seperti kejadian dan kelahiran Nabi Isa kedatangan Nabi Muhammad.
Pada ayat 7 terdapat keterangan tentang "Pedoman Cara Memahami isi Al-Kitab."

Nomor Surah3
Nama SurahAli Imran
Arabآل عمران
ArtiKeluarga 'Imran
Nama lainAl-Thayyibah (Yang Suci) dan Al-Zahrawan (Dua yang Cemerlang)
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu89
JuzJuz 3 (ayat 1-91), juz 4 (ayat 92-200)
Jumlah ruku'0
Jumlah ayat200
Jumlah kata200
Jumlah huruf200
Surah sebelumnyaSurah Al-Baqarah
Surah selanjutnyaSurah An-Nisa'
4.7
Rating Pembaca: 4.7 (21 votes)
Sending







Anda perlu login mengelola Bookmark.

📖 Lihat Semua Bookmark-ku