Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Alam Nasyrah (Melapangkan) - surah 94 ayat 6 [QS. 94:6]

اِنَّ مَعَ الۡعُسۡرِ یُسۡرًا ؕ
Inna ma’al ‘usri yusran;
sesungguhnya beserta kesulitan itu ada kemudahan.
―QS. Alam Nasyrah [94]: 6

Daftar isi

Indeed, with hardship (will be) ease.
― Chapter 94. Surah Alam Nasyrah [verse 6]

إِنَّ sesungguhnya

Indeed,
مَعَ beserta

with
ٱلْعُسْرِ kesulitan

the hardship
يُسْرًا kemudahan

(is) ease.

Tafsir Quran

Surah Alam Nasyrah
94:6

Tafsir QS. Alam Nasyrah (94) : 6. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini adalah ulangan ayat sebelumnya untuk menguatkan arti yang terkandung dalam ayat yang terdahulu.
Bila kesulitan itu dihadapi dengan tekad yang sungguh-sungguh dan berusaha dengan sekuat tenaga dan pikiran untuk melepaskan diri darinya, tekun dan sabar serta tidak mengeluh atas kelambatan datangnya kemudahan, pasti kemudahan itu akan tiba.

Tafsir QS. Alam Nasyrah (94) : 6. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya dalam setiap kesulitan terdapat kemudahan yang banyak pula.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Gangguan musuh-musuhmu jangan sampai membuatmu berhenti dari menyebarkan risalah.
Karena sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.


Sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kelapangan) Nabi ﷺ banyak sekali mengalami kesulitan dan hambatan dari orang-orang kafir, kemudian beliau mendapatkan kelapangan dan kemudahan, yaitu setelah beliau mengalami kemenangan atas mereka.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(QS. Alam Nasyrah [94]: 5-6)

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan bahwa sesungguhnya sesudah kesulitan pasti ada kemudahan, kemudian berita ini diulangi-Nya lagi.


Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Zar’ah, telah menceritakan kepada kami Mahmud ibnu Gailan, telah menceritakan kepada kami Hamid ibnu Hammad ibnu Abu Khuwar alias Abu Jahm, telah menceritakan kepada kami Aiz ibnu Syuraih yang mengatakan bahwa Anas ibnu Malik pernah menceritakan bahwa Nabi ﷺ duduk dan di hadapannya terdapat sebuah batu, maka beliau ﷺ bersabda:
Seandainya kesulitan datang, lalu masuk ke dalam batu ini, niscaya kemudahan akan datang dan masuk ke dalamnya, lalu mengusirnya.
Dan Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan firman-Nya:
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(QS. Alam Nasyrah [94]: 5-6)

Abu Bakar Al-Bazzar meriwayatkan hadis ini di dalam kitab musnadnya, dari Muhammad ibnu Ma’mar, dari Humaid ibnu Hammad dengan sanad yang sama yang lafaznya seperti berikut:


Seandainya kesulitan datang, lalu masuk ke dalam batu ini, niscaya kemudahan akan datang dan mengusirnya.
KemudianNabi ﷺ membacakan firman-Nya:
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(QS. Alam Nasyrah [94]: 5-6)

Al-Bazzar mengatakan bahwa kami tidak mengetahui hadis ini diriwayatkan dari Anas kecuali oleh Aiz ibnu Syuraih.

Menurut hemat kami, Abu Hatim Ar-Razi telah mengatakan sehubungan dengan hadis yang diriwayatkan oleh Aiz, bahwa dia berpredikat lemah.
Tetapi Syu’bah telah meriwayatkannya dari Mu’awiyah ibnu Qurrah, dari seorang lelaki, dari Abdullah ibnu Mas’ud secara mauquf.
Dan Ibnu Abu Hatim mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Al-Hasan ibnu Muhammad ibnus Sabah, telah menceritakan kepada kami Abu Qatn, telah menceritakan kepada kami Al-Mubarak ibnu Fudalah, dari Al-Hasan yang mengatakan bahwa mereka (para sahabat) mengatakan bahwa satu kesulitan tidak dapat mengalahkan dua kemudahan.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abdul A’la, telah menceritakan kepada kami Ibnu Saur, dari Ma’mar, dari Al-Hasan yang mengatakan bahwa di suatu hari Nabi ﷺ keluar dalam keadaan senang dan riang seraya tersenyum, lalu bersabda:
Satu kesulitan tidak akan dapat mengalahkan dua kemudahan, satu kesulitan tidak akan dapat mengalahkan dua kemudahan.
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ibnu Jarir melalui hadis Auf Al-A’rabi dan Yunus ibnu Ubaid, dari Al-Hasan secara mursal.

Sa’id telah meriwayatkan dari Qatadah, bahwa telah diceritakan kepada kami bahwa Rasulullah ﷺ menyampaikan berita gembira kepada para sahabatnya dengan ayat ini, lalu beliau ﷺ bersabda:


Satu kesulitan tidak akan dapat mengalahkan dua kemudahan.

Yang beliau maksudkan adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala:
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
(QS. Alam Nasyrah [94]: 5-6)

Dikatakan demikian karena al-‘usr yang pertama sama dengan al-‘usr yang kedua.
Lain halnya dengan yusr, ia berbilang (yakni dua) karena yang pertama lain dengan yang kedua.

Al-Hasan ibnu Sufyan mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Yazid ibnu Saleh, telah menceritakan kepada kami Kharijah, dari Abbad ibnu Kasir, dari Abuz Zanad, dari Abu Saleh, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Pertolongan diturunkan dari langit sesuai dengan kadar pembiayaan, dan kesabaran diturunkan sesuai dengan kadar musibah.

Dan termasuk di antara nasihat yang bersumber dari Imam Syafii disebutkan sebagai berikut:


Bersabarlah dengan kesabaran yang baik, maka alangkah dekatnya jalan kemudahan itu.
Barang siapa yang merasa dirinya selalu berada dalam pengawasan Allah dalam semua urusan, niscaya ia akan selamat.


Dan barang siapa yang membenarkan janji Allah, niscaya tidak akan tertimpa oleh musibah.
Dan barang siapa yang berharap kepada Allah, maka akan terjadilah seperti apa yang diharapkan.

Ibnu Duraid mengatakan bahwa Abu Hatim As-Sijistani telah membacakan bait-bait syair berikut kepadanya, yaitu:


Bilamana hati dipenuhi oleh rasa putus asa, dan dada yang luas menjadi terasa scmpit, dan hal-hal yang tidak disukai datang menimpa diri, serta banyak musibah yang dialaminya, sehingga ia tidak melihat adanya celah untuk melepaskan diri dari bahaya yang sedang menimpa diri, dan tiada gunanya lagi semua upaya untuk menanggulanginya.
Maka akan datanglah kepadamu pertolongan bila hatimu berserah diri kepada-Nya, yaitupertolongan dari Tuhan Yang Mahalembut lagi Maha Memperkenankan doa.
Semua musibah apabila telah mencapai puncaknya pasti berhubungan langsung denganjalan keluarnyayang tidak lama.

Penyair lainnya mengatakan dalam bait-bait syairnya:

Betapa banyak musibah yang menimpa diri seseorang hingga membuatnya terasa sempit, sedangkan di sisi Allah adajalan keluar darinya.


Bilamana musibah mencapai puncaknya, maka pastilah adajalan keluarnya, padahalyang bersangkutan mengira tiada jalan keluar darinya.

Unsur Pokok Surah Alam Nasyrah (الإنشراح‎‎)

Surat ini terdiri atas 8 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah dan diturunkan sesudah surat Adh Dhuhaa.

Nama "Alam Nasyrah" diambil dari kata "Alam Nasyrah" yang terdapat pada ayat pertama, yang berarti:
bukankah Kami telah melapangkan.

Keimanan:

▪ Penegasan tentang nikmat-nikmat Allah subhanahu wa ta’ala yang diberikan kepada Nabi Muhammad ﷺ, dan pernyataan Allah bahwa di samping kesukaran ada kemudahan karena itu diperintahkan kepada Nabi agar tetap melakukan amal-amal saleh dan bertawakkal kepada-Nya.

Audio Murottal

QS. Alam-Nasyrah (94) : 1-8 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 8 + Terjemahan Indonesia



QS. Alam-Nasyrah (94) : 1-8 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 8

Gambar Kutipan Ayat

Surah Alam Nasyrah ayat 6 - Gambar 1 Surah Alam Nasyrah ayat 6 - Gambar 2 Surah Alam Nasyrah ayat 6 - Gambar 3
Statistik QS. 94:6
  • Rating RisalahMuslim
4.9

Ayat ini terdapat dalam surah Alam Nasyrah.

Surah Al-Insyirah (bahasa Arab:الانشراح, “Kelapangan”) adalah surah ke-94 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Ad-Duha.

Nomor Surah 94
Nama Surah Alam Nasyrah
Arab الإنشراح‎‎
Arti Melapangkan
Nama lain Syarh, Alam Nasyrah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 12
Juz Juz 30
Jumlah ruku’ 1 ruku’
Jumlah ayat 8
Jumlah kata 27
Jumlah huruf 102
Surah sebelumnya Surah Ad-Duha
Surah selanjutnya Surah At-Tin
Sending
User Review
4.9 (13 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

94:6, 94 6, 94-6, Surah Alam Nasyrah 6, Tafsir surat AlamNasyrah 6, Quran Al Insirah 6, Al Insyirah 6, Al-Insyirah 6, Surah Alam Nasyrah ayat 6

Video Surah

94:6


More Videos

Ayat Pilihan

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Alquran,
dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.
QS. Al-Hijr [15]: 9

Kami turunkan air yang membawa banyak kebaikan & manfaat dari langit,
lalu Kami tumbuhkan dengan air itu, kebun-kebun yang mempunyai pohon-pohonan,
bunga-bungaan & buah- buahan.
QS. Qaf [50]: 9

Beginilah kamu,
kamu ini (sewajarnya) bantah membantah tentang hal yang kamu ketahui,
maka kenapa kamu bantah membantah tentang hal yang tidak kamu ketahui? Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.
QS. Ali ‘Imran [3]: 66

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang tersebut?

Correct! Wrong!

Pengertian Mujahadah An-Nafs adalah ...

Correct! Wrong!

Dalam Islam, teladan yang baik disebut juga dengan istilah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda bahwa berjihad (berjuang) yang paling utama adalah melawan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
u0623u064eu0641u0652u0636u064eu0644u064f u0627u0644u0652u062cu0650u0647u064eu0627u062fu0650 u0623u064eu0646u0652 u064au064fu062cu064eu0627u0647u064eu062fu064e u0627u0644u0631u0651u064eu062cu064fu0644u064f u0646u064eu0641u0652u0633u064eu0647u064e u0648u064e u0647u064eu0648u064eu0627u0647u064f

(Jihad yang paling utama adalah seseorang berjihad [berjuang] melawan dirinya dan hawa nafsunya),
Hadits ini derajatnya shahih. Diriwayatkan oleh Ibnu An-Najjar dari Abu Dzarr Radhiyallahu anhu. Juga diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dan Ad-Dailami. Hadits ini juga dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani di dalam Shahih Al-Jami'ush-Shaghu00eer, no 1099, dan beliau menjelaskannya secara rinci dalam Silsilah Ash-Shu00e2hihah, no. 1496.

Dalam Islam, pengendalian diri atau kontrol terhadap diri, disebut juga dengan ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #14
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #14 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #14 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #23

Qada dan qadar termasuk rukun iman yang ke … Al Falaq artinya … Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … … Percaya kepada Allah dan Rasulnya termasuk rukun … Meja, kursi, manusia, hewan dan tumbuhan adalah merupakan salah satu cara mengenal Allah Subhanahu Wa Ta`ala melalui …

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … Hukum penggunaan hadis sebagai dasar hukum adalah … Orang yang menceritakan hadits disebut … Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali …

Kamus Istilah Islam

Ibnusabil

Siapa itu Ibnusabil? Orang yang sedang dalam perjalanan ialah orang asing yang tidak mempunyai dana untuk kembali ke tanah airnya. Kelompok ini diberi zakat dengan syarat-syarat sebagai berikut: * Se...

Ihdad

Apa itu Ihdad? Ihdad berasal dari bahasa Arab yang berarti halangan atau larangan memakai wewangian dan perhiasan selama masa berkabung. Ihdad dalam fikih berarti keadaan wanita yang tidak menghias di...

Tahun Qomariyah

Apa itu Tahun Qomariyah? Kalender qomariyah menggunakan sistem perhitungan bulan , yang ditandai oleh bulan sabit , biasanya diterapkan dalam ajaran Islam sebagai penentuan waktu bagi kaum Muslimin, m...