QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 80 [QS. 56:80]

تَنۡزِیۡلٌ مِّنۡ رَّبِّ الۡعٰلَمِیۡنَ
Tanziilun min rabbil ‘aalamiin(a);

Diturunkan dari Rabbil ‘alamiin.
―QS. 56:80
Topik ▪ Keutamaan Al Qur’an ▪ Al Qur’an benar-benar dari Allah ▪ Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir
56:80, 56 80, 56-80, Al Waaqi’ah 80, AlWaaqiah 80, Al Waqiah 80, AlWaqiah 80, Al-Waqi’ah 80

Tafsir surah Al Waaqi'ah (56) ayat 80

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 80. Oleh Kementrian Agama RI

Allah menjelaskan bahwa Al-Qur’an ini adalah wahyu ilahi yang mengandung faedah dan kemanfaatan yang tiada terhingga dan berisi ilmu serta petunjuk pasti yang membawa kebahagiaan kepada manusia untuk kehidupan dunia dan akhirat, dan membacanya termasuk ibadah.
Al-Qur’an merupakan sumber ilmu tauhid, ilmu fiqih, ilmu tasawuf, dan lain-lain.
Al-Qur’an terjamin kesuciannya, hanya Malaikat al-Muqarrabin yang pernah menyentuhnya dari Lauh Mahfudz, yaitu Malaikat Jibril yang ditugaskan menyampaikannya kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Mengenai ayat 79, sebagian ahli tafsir berbeda pendapat.
Tidak ada yang menyentuhnya selain hamba-hamba yang disucikan.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 79)

Jumhur ulama mengistimbatkan bahwa ayat 79 ini melarang orang-orang yang berhadas, baik hadas kecil maupun hadas besar, menyentuh atau memegang mushaf Al-Qur’an, berdasarkan hadis Mu’adh bin Jabal, Rasul bersabda, “Tidak boleh menyentuh mushaf kecuali orang suci.” Pendapat inilah yang dianut oleh sebagian besar umat Islam Indonesia.
Ada dua pendapat tentang hukum menyentuh mushaf yaitu:

1.
Imam empat mazhab berpendapat tidak boleh menyentuh mushaf tanpa wudu.
Menurut Imam Nawawi, firman Allah:

la yamassuhu illal-muthahharun bermakna tidak menyentuh mushaf ini kecuali orang suci dari hadas.

2.
Mazhab az-¨ahiri berpendapat boleh menyentuh mushaf tanpa wudu dengan alasan bahwa Rasulullah ﷺ pernah mengirim surat yang ada ayat Al-Qur’annya kepada Heraklius padahal dia non muslim dan tidak berwudu.
Anak kecil membawa tempat menulis Al-Qur’an dan buku yang ada tulisan Al-Qur’an diperbolehkan oleh para ulama.

Selanjutnya Allah menjelaskan bahwa Al-Qur’an ini sesungguhnya diturunkan dari Tuhan yang menguasai alam semesta.
Sebagai pedoman hidup untuk dibaca, dihafal, dipahami dan diamalkan.
Maka sungguh sesatlah orang-orang yang menuduh bahwa Al-Qur’an ini sihir atau syair.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Al-Qur’an itu tidak disentuh kecuali oleh mereka yang tersucikan dari kotoran dan hadas, diturunkan dari Allah, Tuhan semua makhluk.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Diturunkan) ia diturunkan (dari Rabb semesta alam).

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Diturunkan dari Tuhan semesta alam.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 80)

Artinya, Al-Qur’an ini diturunkan dari Allah Tuhan semesta alam, dan bukanlah seperti apa yang disangka oleh mereka bahwa Al-Qur’an adalah sihir, atau tenung atau syair, bahkan Al-Qur’an itu benar yang tiada keraguan padanya, dan tiadalah di baliknya perkara hak yang bermanfaat.


Informasi Surah Al Waaqi'ah (الواقعة)
Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai “Al Waaqi’ah” (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat
manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan
bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab
Al Qur’an berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Lain-lain:

Gambaran tentang surga dan neraka

Ayat-ayat dalam Surah Al Waaqi'ah (96 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Waaqi'ah (56) ayat 80 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Waaqi'ah (56) ayat 80 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Waaqi'ah (56) ayat 80 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Waqiah (56) ayat (1-96) - Nong Niken (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Waaqi'ah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 96 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 56:80
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi'ah.

Surah Al-Waqi'ah (Arab: الواقعه, "Hari Kiamat") adalah surah ke-56 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi'ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi'ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah 56
Nama Surah Al Waaqi'ah
Arab الواقعة
Arti Hari Kiamat
Nama lain Idza waqa'at
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 46
Juz Juz 27
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 96
Jumlah kata 370
Jumlah huruf 1756
Surah sebelumnya Surah Ar-Rahman
Surah selanjutnya Surah Al-Hadid
4.4
Ratingmu: 4.4 (12 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta