Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Waaqi’ah (Hari Kiamat) – surah 56 ayat 18 [QS. 56:18]

بِاَکۡوَابٍ وَّ اَبَارِیۡقَ ۬ۙ وَ کَاۡسٍ مِّنۡ مَّعِیۡنٍ
Biakwaabin wa-abaariiqa waka’sin min ma’iinin;
dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir,
―QS. Al Waaqi’ah [56]: 18

With vessels, pitchers and a cup (of wine) from a flowing spring –
― Chapter 56. Surah Al Waaqi’ah [verse 18]

بِأَكْوَابٍ dengan cangkir-cangkir

With vessels
وَأَبَارِيقَ dan cerek-cerek

and jugs
وَكَأْسٍ dan piala-piala

and a cup
مِّن dari

from
مَّعِينٍ mata air

a flowing stream,

Tafsir

Alquran

Surah Al Waaqi’ah
56:18

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 18. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini menjelaskan bahwa anak-anak muda tersebut melayani penghuni surga dengan membawa gelas, piala, cerek, dan minuman khamar yang diambil dari air yang mengalir dari mata airnya, tidak diperas, bening dan bersih yang tidak habis-habisnya.
Mereka dapat mengambil dan minum semaunya dan hal itu tidak membuat mereka pening dan mabuk.

Tafsir QS. Al Waaqi’ah (56) : 18. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Mereka dikelilingi oleh dua anak yang selalu muda yang siap melayani mereka dengan membawa ceret dan sloki yang dipenuhi dengan minuman surga.
Mereka juga membawa gelas yang penuh dengan khamar dari mata air yang mengalir.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Di sekeliling mereka, ada pelayan-pelayan muda yang tidak pernah tua dan tidak mati.
Mereka melayani dengan membawa gelas, cerek, dan seloki berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir di surga.


Kepala mereka tidak pening dan mabuk karenanya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dengan membawa gelas-gelas) atau tempat-tempat minum yang tidak ada ikatan atau pegangannya


(dan cerek) yakni tempat untuk menuangkan minuman yang mempunyai pegangan dan ada pipa penuangannya


(dan guci) yaitu, tempat untuk meminum khamar


(yang isinya diambil dari air yang mengalir) yaitu dari khamar yang mengalir dari sumbernya yang tidak pernah kering untuk selama-lamanya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala;

seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 16)

Yaitu wajah sebagian dari mereka berhadapan dengan wajah sebagian yang lain, tiada seorang pun yang berada di belakang yang lainnya.

Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 17)

Yakni mereka tetap kekal dalam rupa yang sama, tidak menua, tidak beruban, tidak pula berubah

dengan membawa gelas, cerek, dan piala berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir.
(QS. Al-Waqi’ah [56]: 18)

Yang dimaksud dengan akwab ialah gelas yang tidak ada pegangannya dan tidak ada moncongnya.
Dan yang dimaksud dengan abdriq ialah yang menghimpun kedua spesifikasi tersebut, yakni cerek.
Semuanya diisi dengan khamr dari sungai khamr yang ada di dalam surga, bukan dari botol minuman, bahkan langsung dari sumbernya yang terus-menerus mengalir.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Waaqi’ah (56) Ayat 18

ABAARIIQ
أَبَارِيق

Lafaz abaariq adalah bentuk jamak dari kata ibriq. Ia adalah sejenis cerek yang mempunyai moncong dan pemegang.
Dinamakan ibriq karena ia berkilat disebabkan keputihan warnanya.

Qatadah berpendapat, ibriq adalah sejenis gelas bulat, bermuncung panjang dan mempunyai pemegang yang panjang.

Menurut Mujahid, cerek jenis ibriq itu mempunyai telinga.

Sedangkan Al Hasan menjelaskan ibriq ialah sejenis bejana perak yang mempunyai moncong.

Lafaz abaariq disebut sekali di dalam Al Quran yaitu dalam surah Al Waaqi’ah (56), ayat 18. Makna abaariq dalam ayat itu adalah sejenis cerek yang dibuat dari perak, dengan pegangan yang panjang dan juga bermoncong panjang.
Ia diberikan kepada mereka yang berbuat baik, berisi minuman dari arak yang diambil dari sungai yang sentiasa mengalir tanpa henti, bukan dari bejana yang terputus dan tidak berisi.
Malah, arak itu bersumber dari mata air yang selalu keluar mengalir dan tidak pernah terputus.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal: 12-13

Unsur Pokok Surah Al Waaqi’ah (الواقعة)

Surat Al Waaqi’ah terdiri atas 96 ayat, termasuk golongan-golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Thaa Haa.

Dinamai "Al Waaqi’ah" (Harl kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Huru hara di waktu terjadinya hari kiamat.
▪ Manusia di waktu berhisab terbagi atas tiga golongan, yaitu golongan yang bersegera menjalankan kebaikan, golongan kanan dan golongan yang celaka serta balasan yang diperoleh oleh masing-masing golongan.
▪ Bantahan Allah terhadap keingkaran orang yang mengingkari adanya Tuhan, hari berbangkit, dan adanya hisab.
Alquran berasal dari Lauh Mahfuuzh.

Lain-lain:

▪ Gambaran tentang surga dan neraka

Audio

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 96 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Waaqi'ah (56) : 1-96 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 96

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Waaqi'ah ayat 18 - Gambar 1 Surah Al Waaqi'ah ayat 18 - Gambar 2
Statistik QS. 56:18
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Waaqi’ah.

Surah Al-Waqi’ah (Arab: الواقعه, “Hari Kiamat”) adalah surah ke-56 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah.
Surah ini dinamai dengan Al Waaqi’ah (Hari Kiamat), diambil dari perkataan Al Waaqi’ah yang terdapat pada ayat pertama.

Nomor Surah56
Nama SurahAl Waaqi’ah
Arabالواقعة
ArtiHari Kiamat
Nama lainIdza waqa’at
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu46
JuzJuz 27
Jumlah ruku’3 ruku’
Jumlah ayat96
Jumlah kata370
Jumlah huruf1756
Surah sebelumnyaSurah Ar-Rahman
Surah selanjutnyaSurah Al-Hadid
Sending
User Review
4.6 (20 votes)
Tags:

56:18, 56 18, 56-18, Surah Al Waaqi'ah 18, Tafsir surat AlWaaqiah 18, Quran Al Waqiah 18, AlWaqiah 18, Al-Waqi'ah 18, Surah Al Waqiah ayat 18

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 53 [QS. 74:53]

53-55. Sebagai tanggapan atas usul dan keinginan mereka tersebut, ayat ini menegaskan, sekali-kali tidak! Sebenarnya mereka tidak takut kepada siksa akhirat. Kalau sikap mereka tetap seperti itu maka … 74:53, 74 53, 74-53, Surah Al Muddatstsir 53, Tafsir surat AlMuddatstsir 53, Quran Al-Mudatsir 53, Al-Muddatstsir 53, Al Mudasir 53, Al-Muddassir 53, Surah Al Mudasir ayat 53

QS. Al Baqarah (Sapi Betina) – surah 2 ayat 137 [QS. 2:137]

Maka jika mereka yang mengajakmu mengikuti agama mereka itu telah beriman persis sebagaimana yang kamu imani, sehingga mereka menjadi pengi kutmu, sungguh, mereka telah mendapat petunjuk yang benar. A … 2:137, 2 137, 2-137, Surah Al Baqarah 137, Tafsir surat AlBaqarah 137, Quran Al-Baqarah 137, Surah Al Baqarah ayat 137

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai ...

Benar! Kurang tepat!

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz ...

Benar! Kurang tepat!

Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti ...

Benar! Kurang tepat!

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #16
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #16 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #16 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #4

Aurat dari tubuh pria adalah mulai … dari pusar ke lutut dari leher ke pergelangan kaki leher sampai perut dari

Pendidikan Agama Islam #28

Ada berapa syarat dalam menuntut ilmu? Enam Tujuh Lima Tiga Dua Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Enam Syarat Meraih Ilmu Menurut Sayyidina

Pendidikan Agama Islam #10

Sejak wahyu di Surah Al Muddasir : 1-7, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai berkhotbah. Awalnya nabi melakukan dakwah kepada

Instagram