QS. Al Qiyaamah (Kiamat) – surah 75 ayat 8 [QS. 75:8]

وَ خَسَفَ الۡقَمَرُ ۙ
Wakhasafal qamar(u);

dan apabila bulan telah hilang cahayanya,
―QS. 75:8
Topik ▪ Hari Kiamat ▪ Kedahsyatan hari kiamat ▪ Ayat yang berhubungan dengan Akhnas bin Syariq al Thaqofi
75:8, 75 8, 75-8, Al Qiyaamah 8, AlQiyaamah 8, Al Qiyamah 8, Al-Qiyamah 8

Tafsir surah Al Qiyaamah (75) ayat 8

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 8. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini, Allah menerangkan tiga hal tanda kedatangan hari Kiamat, yakni: 1.
Apabila mata terbelalak (karena ketakutan).
Pada waktu itu, mata tidak sanggup menyaksikan sesuatu hal yang sangat dahsyat.
Dalam ayat lain tercantum makna yang sama, yakni:

Mereka datang tergesa-gesa (memenuhi panggilan) dengan mengangkat kepalanya, sedang mata mereka tidak berkedip-kedip dan hati mereka kosong.
(Q.S. Ibrahim [14]: 43)

1.
Apabila bulan telah hilang cahayanya untuk selama-lamanya, bukan seperti keadaan waktu gerhana bulan yang hanya berlangsung sebentar saja.
2.
Matahari dan bulan dikumpulkan.
Artinya matahari dan bulan saling bertemu, keduanya terbit dan terbenam pada tempat yang sama, menyebabkan gelapnya suasana alam semesta ini.
Padahal keadaan begitu tidak pernah terjadi, masing-masing berada dalam posisi yang telah ditentukan.
Allah berfirman:

Tidaklah mungkin bagi matahari mengejar bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang.
Masing-masing beredar pada garis edarnya.

(Q.S. Yasin [36]: 40)

Pada saat itulah manusia yang kafir menyadari betapa janji Allah menjadi kenyataan.
Semua orang berusaha hendak menyelamatkan diri.
Menurut kajian ilmiah, skenario kiamat ada bermacam-macam, ada yang berupa skenario besar (Grand Scenario), ada pula skenario “lokal” walaupun dampaknya bisa universal dan berpengaruh kepada seluruh alam semesta.
Pada Grand Scenario sistem alam semesta mengalami suatu perubahan sistem yang memburuk bahkan bisa secara drastis sehingga alam semesta sebagai sistem menjadi ambruk dan kiamat datang.
Skenario jenis kedua bersifat “lokal”,
artinya hanya terjadi di salah satu galaksi atau tata surya.
Besar kemungkinan bahwa kejadian ini berlangsung di galaksi Bima Sakti atau bahkan di tata surya kita, di mana manusia berada.
Salah satu skenario yang mungkin adalah mengarahnya lubang hitam (black hole) ke tata surya kita.
Bila anggota tata surya kita, termasuk planet bumi, dikenai lubang hitam, yang berarti akan tersedot gravitasi yang sangat kuat, maka semua yang ada di permukaan bumi termasuk manusia akan terangkat kemudian kaki-kakinya akan terlepas dan akhirnya tubuh manusia akan tercerai-berai hingga enam puluh empat bagian.
Sedangkan pada saat yang sama, matahari akan tersedot, termasuk energi nuklirnya hingga habis, sedangkan planet seluruh anggota tata surya kita dan matahari juga akan bersama-sama tersedot, hingga akan menyatu karena sedotan gravitasi yang sangat kuat.
Jelaslah bahwa cahaya bulan dan tentu saja cahaya sumbernya yaitu matahari akan menghilang.
Maka seluruh tata surya kita akan lebur sehingga mengganggu keseimbangan galaksi kita, dan akibat universalnya, keseimbangan Bima Sakti ini akan berdampak pada keseimbangan posisi dan energi alam semesta, sehingga kiamat hanyalah soal waktu.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Maka tatkala mata terbelalak ketakutan dan bulan telah kehilangan cahayanya, sementara matahari dan bulan muncul bersamaan dari arah barat, ketika itulah manusia berkata, “Ke mana lagi kita dapat melarikan diri dari azab?”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan apabila bulan telah hilang cahayanya) yakni menjadi gelap dan lenyap sinarnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

dan apabila bulan telah hilang cahayanya.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 8)

Maksudnya, sinarnya lenyap.

dan matahari dan bulan dikumpulkan.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 9)

Mujahid mengatakan bahwa matahari dan bulan digulung.

Dan Ibnu Zaid sehubungan dengan tafsir ayat ini membaca firman Allah subhanahu wa ta’ala: Apabila matahari digulung dan apabila bintang-bintang berjatuhan.
(Q.S. At-Takwir [81]: 1-2)

Telah diriwayatkan pula dari Ibnu Mas’ud, bahwa dia membacanya dengan bacaan berikut, “Dan dihimpunkan antara matahari dan bulan.”


Informasi Surah Al Qiyaamah (القيامة)
Surat Al Qiyaamah terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qaari’ah.

Dinamai “Al Qiyaamah” (hari kiamat) diambil dari perkataan “Al Qiyaamah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Kepastian terjadinya hari kiamat dan huru-hara yang terjadi padanya
jaminan Allah terhadap ayat-ayat Al Qur’an dalam dada Nabi sehingga Nabi tidak lupa tentang urutan arti dan pembacaannya
celaan Allah kepada orang-orang musyrik yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan akhirat
keadaan manusia di waktu sakaratul maut.

Ayat-ayat dalam Surah Al Qiyaamah (40 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 8 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 8 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 8 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Qiyamah (75) ayat 1-40 - Barsena Bestandhi (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Qiyamah (75) ayat 1-40 - Barsena Bestandhi (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Qiyaamah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 40 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 75:8
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qiyaamah.

Surah Al-Qiyamah (Arab: القيمة , "Hari Kiamat") adalah surah ke-75 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari'ah.
Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 75
Nama Surah Al Qiyaamah
Arab القيامة
Arti Kiamat
Nama lain La uqsimu bi yaumil qiyamah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 31
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 40
Jumlah kata 144
Jumlah huruf 676
Surah sebelumnya Surah Al-Muddassir
Surah selanjutnya Surah Al-Insan
4.6
Ratingmu: 4.8 (8 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/75-8







Pembahasan ▪ la uqsimu bi yaumil qiyamah by Mashiry

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta