QS. Al Qiyaamah (Kiamat) – surah 75 ayat 34 [QS. 75:34]

اَوۡلٰی لَکَ فَاَوۡلٰی
Aula laka fa-aul(a);

Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,
―QS. 75:34
Topik ▪ Ayat yang berhubungan dengan Abu Lahab
75:34, 75 34, 75-34, Al Qiyaamah 34, AlQiyaamah 34, Al Qiyamah 34, Al-Qiyamah 34

Tafsir surah Al Qiyaamah (75) ayat 34

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 34. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menegaskan bahwa dengan nada mengancam, Allah mengingatkan orang kafir akan kedatangan kecelakaan baginya.
Ucapan ini berarti suatu ancaman dan peringatan keras.
Merekalah yang paling patut dan pantas menerima siksaan.
Orang Arab mengucapkan kalimat itu kepada seseorang yang mengerjakan perbuatan tercela.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Celaka, dan celakalah kamu, wahai pendusta! Lalu celaka, dan celakalah kamu selamanya!

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kecelakaanlah bagimu) di dalam ungkapan kalimat ini terkandung Iltifat dari Ghaibah, kalimat ini adalah Isim Fi’il, sedangkan huruf Lamnya menunjukkan makna Tabyin, artinya:

dia menyerahkan kepadamu apa-apa yang tidak kamu sukai (maka kecelakaanlah bagimu) yakni dia lebih utama untuk diprioritaskan olehmu.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya:

Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 34-35)

Ini merupakan ancaman yang keras dari Allah subhanahu wa ta’ala, ditujukan kepada orang yang kafir kepada-Nya lagi angkuh dalam berjalan.
Dengan kata lain, sudah sepantasnya kamu berjalan demikian, karena kamu kafir kepada Tuhan yang telah menciptakanmu.
Ungkapan seperti ini mengandung nada cemoohan dan ancaman, sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.
(Q.S. Ad-Dukhaan [44]: 49)

(Dikatakan kepada orang-orang kafir), “Makanlah dan bersenang-senanglah kamu (di dunia dalam waktu) yang pendek: sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa.” (Q.S. Al-Mursalat [77]: 46)

Maka sembahlah olehmu (hai orang-orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia.
(Q.S. Az-Zumar [39]: 15)

Dan firman-Nya yang lain:

Perbuatlah apa yang kamu kehendaki! (Q.S. Fushshilat [41]: 40)

Masih banyak lagi ayat lainnya yang semakna.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ahmad ibnu Sinan Al-Wasiti, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman (yakni Ibnu Mahdi), dari Israil, dari Musa ibnu Abu Aisyah yang mengatakan bahwa ia pernah bertanya kepada Sa’id ibnu Jubair tentang makna firman-Nya: Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir), dan kecelakaanlah bagimu.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 34-35)

Sa’id ibnu Jubair menjawab, bahwa hai ini dikatakan oleh Nabi ﷺ kepada Abu Jahal, kemudian turunlah ayat yang bersesuaian dengannya.

Abu Abdur Rahman An-Nasai mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ya’qub ibnu Ibrahim, telah menceritakan kepada kami Abun Nu’man, telah menceritakan kepada kami Abu Uwwanah, dan telah menceritakan kepada kami Abu Daud, telah menceritakan kepada kami Muhammad ibnu Sulaiman, telah menceritakan kepada kami Abu Uwwanah, dari Musa ibnu Abu Aisyah, dari Sa’id ibnu Jubair yang mengatakan bahwa ia pernah bertanya kepada Ibnu Abbas tentang firman-Nya: Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir), dan kecelakaanlah bagimu.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 34-35)

Ibnu Abbas menjawab bahwa itu dikatakan oleh Rasulullah ﷺ kepada Abu Jahal, kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan wahyu yang bersesuaian dengannya.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Hisyam ibnu Khaiid, telah menceritakan kepada kami Syu’aib, dari Ishaq, telah menceritakan kepada kami Sa’id, dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya: Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir), dan kecelakaanlah bagimu.
(Q.S. Al-Qiyaamah [75]: 34-35)

Ini merupakan ancaman sesudah ancaman lainnya.

Menurut suatu riwayat, Nabi ﷺ memegang kerah baju musuh Allah (yaitu Abu Jahal), kemudian berkata kepadanya: Kecelakaanlah bagimu dan kecelakaanlah bagimu, kemudian kecelakaanlah bagimu dan kecelakaanlah bagimu.
Maka musuh Allah alias Abu Jahal menjawab, “Apakah engkau mengancamku, hai Muhammad?
Demi Tuhan, kamu tidak akan mampu dan begitu pula Tuhanmu untuk berbuat sesuatu pun terhadap diriku, karena sesungguhnya aku benar-benar orang yang paling perkasa yang menghuni lembah di antara kedua bukit ini.”


Asbabun Nuzul
Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Qiyaamah (75) Ayat 34

Diriwayatkan oleh an-Nasa’i yang bersumber dari Sa’id bin Jubair bahwa Sa’id bin Jubair bertanya kepada Ibnu ‘Abbas tentang Firman Allah, aulaa laka fa aulaa, ( kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) (al-Qiyaamah: 34), apakah hanya ucapan Rasulullah sendiri atau perintah dari Allah subhanahu wa ta’ala ?
Ibnu ‘Abbas menjawab:
“Beliau bersabda dari dirinya sendiri, kemudian Allah menurunkan ayat tersebut (al-Qiyaamah: 34).

Sumber : Asbabun Nuzul-K.H.Q.Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Informasi Surah Al Qiyaamah (القيامة)
Surat Al Qiyaamah terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Qaari’ah.

Dinamai “Al Qiyaamah” (hari kiamat) diambil dari perkataan “Al Qiyaamah” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Kepastian terjadinya hari kiamat dan huru-hara yang terjadi padanya
jaminan Allah terhadap ayat-ayat Al Qur’an dalam dada Nabi sehingga Nabi tidak lupa tentang urutan arti dan pembacaannya
celaan Allah kepada orang-orang musyrik yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan akhirat
keadaan manusia di waktu sakaratul maut.

Ayat-ayat dalam Surah Al Qiyaamah (40 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 34 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 34 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Qiyaamah (75) ayat 34 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Qiyamah (75) ayat 1-40 - Barsena Bestandhi (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Qiyamah (75) ayat 1-40 - Barsena Bestandhi (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Qiyaamah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 40 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 75:34
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qiyaamah.

Surah Al-Qiyamah (Arab: القيمة , "Hari Kiamat") adalah surah ke-75 dalam al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari'ah.
Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 75
Nama Surah Al Qiyaamah
Arab القيامة
Arti Kiamat
Nama lain La uqsimu bi yaumil qiyamah
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 31
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 40
Jumlah kata 144
Jumlah huruf 676
Surah sebelumnya Surah Al-Muddassir
Surah selanjutnya Surah Al-Insan
4.8
Ratingmu: 4.2 (20 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta