Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Qiyaamah (Kiamat) – surah 75 ayat 14 [QS. 75:14]

بَلِ الۡاِنۡسَانُ عَلٰی نَفۡسِہٖ بَصِیۡرَۃٌ
Bali-insaanu ‘ala nafsihi bashiiratun;
Bahkan manusia menjadi saksi atas dirinya sendiri,
―QS. Al Qiyaamah [75]: 14

Rather, man, against himself, will be a witness,
― Chapter 75. Surah Al Qiyaamah [verse 14]

بَلِ bahkan

Nay!
ٱلْإِنسَٰنُ manusia

[The] man
عَلَىٰ atas

against
نَفْسِهِۦ dirinya

himself
بَصِيرَةٌ melihat terang (menjadi saksi)

(will be) a witness.

Tafsir

Alquran

Surah Al Qiyaamah
75:14

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 14. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini, Allah menjelaskan bahwa diri manusia itu sendiri menjadi saksi.
Tidak perlu orang lain menceritakan kepadanya karena semua bagian tubuhnya menjadi saksi atas segala yang telah dikerjakannya, dengan jujur tanpa berbohong.

Siapa yang berbuat jahat diberi siksaan dan tidak bisa dihindari.
Pendengaran, penglihatan, kaki, tangan, dan semua anggota tubuh membeberkan segala yang telah dikerjakannya.

اَلْيَوْمَ نَخْتِمُ عَلٰٓى اَفْوَاهِهِمْ وَتُكَلِّمُنَآ اَيْدِيْهِمْ وَتَشْهَدُ اَرْجُلُهُمْ بِمَا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Pada hari ini Kami tutup mulut mereka;
tangan mereka akan berkata kepada Kami dan kaki mereka akan memberi kesaksian terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
(Yasin [36]: 65)


Meskipun telah diterangkan dalam Alquran akan datangnya hari Kiamat dan manusia mempertanggungjawabkan amalnya, tetapi manusia tetap saja ingin mengajukan berbagai alasan untuk mendebat keputusan Allah, karena mengikuti hawa nafsunya.

Tafsir QS. Al Qiyaamah (75) : 14. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Bahkan manusia itu sendiri akan menjadi saksi yang jelas bagi semua yang dilakukan maupun yang ditinggalkannya.
Kendati saat itu manusia berusaha melontarkan berbagai alasan, semua itu tidak akan dapat menyelamatkan dirinya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri tentang apa yang telah dikerjakan atau ditinggalkannya, meskipun ia mengemukakan berbagai alasan atas dosa-dosanya tetapi hal itu tidak akan bermanfaat baginya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri) yakni semua anggota tubuhnya memberikan kesaksian terhadap semua amal perbuatannya, sehingga ia tidak dapat mengingkarinya lagi.
Huruf Ha yang ada pada lafal Bashiirah menunjukkan makna Mubalaghah.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Dalam firman berikutnya disebutkan:

Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 13)

Yakni diberitahukan kepadanya semua amal perbuatan yang telah dikerjakannya, baik yang di masa lalu maupun di masa yang baru, dan baik yang pertama maupun yang terakhir;
semuanya tidak ada yang ketinggalan, yang besarnya dan juga yang kecilnya.
Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis).
Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun.
(QS. Al-Kahfi [18]: 49)

Hal yang sama disebutkan dalam surat ini melalui firman-Nya:

Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri, meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 14-15)

Yaitu dia menyaksikan sendiri perbuatan dirinya dan mengetahui apa yang telah dikerjakannya, sekalipun dia beralasan dan mengingkarinya.
Seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Bacalah kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab terhadapmu.
(QS. Al Israa [17]: 14)

Ali ibnu Abu Talhah telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 14)
Pendengarannya, penglihatannya, kedua tangannya, dan kedua kakinya semuanya berbicara, begitu pula anggota tubuh yang lainnya—menurut Qatadah—menjadi saksi terhadap dirinya sendiri.
Menurut riwayat yang lain, Qatadah mengatakan bahwa apabila engkau berkeinginan, demi Allah, engkau akan melihatnya dalam keadaan melihat semua aib orang lain dari dosa-dosa mereka, sedangkan dia melupakan dosa-dosanya sendiri.


Dikatakan pula bahwa di dalam kitab Injil disebutkan,
"Hai anak Adam, engkau melihat tahi mata yang ada di mata saudaramu, sedangkan engkau tidak melihat yang lebih parah daripada itu di matamu!"

Mujahid mengatakan sehubungan dengan firman-Nya:
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 15)
Yakni sekalipun dia mendebat dalam rangka membela dirinya, tetapi dia melihat semua kesalahan dan dosa-dosanya itu.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 15)
Yakni betapapun alasan yang dikemukakannya di hari itu.
tidak akan diterima darinya.

As-Saddi mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 15)
Maksudnya, alasan pembelaan dirinya.
Hal yang sama dikatakan oleh Ibnu Zaid dan Al-Hasan Al-Basri serta lain-lainnya, lalu dipilih oleh Ibnu Jarir.

Qatadah telah meriwayatkan dari Zurarah, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 15)
Bahwa meskipun dia menanggalkan pakaian-pakaiannya.
Ad-Dahhak mengatakan bahwa sekalipun dia menanggalkan kain penutupnya;
penduduk Yaman menyebut tirai atau kain penutup dengan sebutan al-mi’zar yang bentuk jamaknya ma’azir.
tetapi pendapat yang sahih adalah yang dikatakan oleh Mujahid dan murid-muridnya, semakna dengan firman-Nya:

Kemudian tiadalah fitnah mereka, kecuali mengatakan."Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah."
(QS. Al-An’am [6]: 23)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepada-Nya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu;
dan mereka menyangka bahwa sesungguhnya mereka akan memperoleh sesuatu (manfaat).
Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta.
(QS. Al-Mujadilah [58]: 18)

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya:
Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.
(QS. Al-Qiyaamah [75]: 15)
Yaitu permintaan maaf.
Tidakkah engkau mendengar Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:
(yaitu) hari yang tidak berguna bagi orang-orang zalim permintaan maafnya.
(QS. Al-Mu’min [40]: 52);
Dan mereka menyatakan ketundukannya kepada Allah pada hari itu.
(QS. Al-Hijr [15]: 87)
Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:
lalu mereka menyerah diri (sambil berkata),
"Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatan pun."
(QS. Al-Hijr [15]: 28)
Juga ucapan mereka yang diceritakan oleh Allah subhanahu wa ta’ala melalui firman-Nya:
Demi Allah, Tuhan kami, tiadalah kami mempersekutukan Allah.
(QS. Al-An’am [6]: 23)

Unsur Pokok Surah Al Qiyaamah (القيامة)

Surat Al Qiyaamah terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-Qari‘ah.

Dinamai "Al Qiyaamah" (hari kiamat) diambil dari perkataan "Al Qiyaamah" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Kepastian terjadinya hari kiamat dan huru-hara yang terjadi padanya.
▪ Jaminan Allah terhadap ayat-ayat Alquran dalam dada Nabi sehingga Nabi tidak lupa tentang urutan arti dan pembacaannya.
▪ Celaan Allah kepada orang-orang musyrik yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan akhirat.
▪ Keadaan manusia di waktu sakaratul maut.

Ayat-ayat dalam Surah Al Qiyaamah (40 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40

Lihat surah lainnya

Audio

QS. Al-Qiyaamah (75) : 1-40 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 40 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Qiyaamah (75) : 1-40 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 40

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qiyaamah ayat 14 - Gambar 1 Surah Al Qiyaamah ayat 14 - Gambar 2
Statistik QS. 75:14
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qiyaamah.

Surah Al-Qiyamah (Arab: القيمة , “Hari Kiamat”) adalah surah ke-75 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surah Makkiyah serta diturunkan sesudah surah Al-Qari’ah.
Kata Al-Qiyamah (hari kiamat) diambil dari perkataan Al-Qiyamah yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah75
Nama SurahAl Qiyaamah
Arabالقيامة
ArtiKiamat
Nama lainLa uqsimu bi yaumil qiyamah
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu31
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat40
Jumlah kata144
Jumlah huruf676
Surah sebelumnyaSurah Al-Muddassir
Surah selanjutnyaSurah Al-Insan
Sending
User Review
4.6 (14 votes)
Tags:

75:14, 75 14, 75-14, Surah Al Qiyaamah 14, Tafsir surat AlQiyaamah 14, Quran Al Qiyamah 14, Al-Qiyamah 14, Surah Al Qiyamah ayat 14

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Ayat Lainnya

QS. Faathir (Pencipta) – surah 35 ayat 11 [QS. 35:11]

11. Dan di antara tanda kekuasaan-Nya adalah bahwa Allah menciptakan bapak kamu, Nabi Adam, dari tanah kemudian menciptakan kamu dari air mani yang bersumber dari saripati makanan yang juga berasal da … 35:11, 35 11, 35-11, Surah Faathir 11, Tafsir surat Faathir 11, Quran AlFathir 11, Al-Fathir 11, Fatir 11, Surah Al Fathir ayat 11

QS. Yaa Siin (Yaasiin) – surah 36 ayat 55 [QS. 36:55]

55. Beralih dari penjelasan tentang keniscayaan hari Kiamat dan kebangkitan, Allah kemudian menggambarkan kebahagiaan orang mukmin di surga. Sesungguhnya penghuni surga pada hari itu bersenang-senang … 36:55, 36 55, 36-55, Surah Yaa Siin 55, Tafsir surat YaaSiin 55, Quran Yasin 55, Surah Yasin ayat 55

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah ...

Benar! Kurang tepat!

Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Proses turunnya wahyu berlangsung selama ... tahun.

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Surah yang tidak diawali basmalah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah At-Taubah adalah surah ke-9 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti 'Pengampunan' karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Kausar adalah surah ke-108 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.

Pendidikan Agama Islam #27
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #27 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #27 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #4

Fungsi pakaian adalah … tingkatkan gensi menghindari tubuh agar tidak kotor sebagai penutup aurat agar tidak kedinginan untuk munjukkan model

Pendidikan Agama Islam #8

Undang-undang tentang penggunaan Hadits-Maudu adalah … sunnah makruh boleh mubah haram Benar! Kurang tepat! Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum

Pendidikan Agama Islam #1

Tuhan memiliki sifat Al Matiin, yang berarti bahwa Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah zat Yang … Maha Penemu Maha Kokoh

Instagram