QS. Al Qashash (Kisah) – surah 28 ayat 65 [QS. 28:65]

وَ یَوۡمَ یُنَادِیۡہِمۡ فَیَقُوۡلُ مَاذَاۤ اَجَبۡتُمُ الۡمُرۡسَلِیۡنَ
Wayauma yunaadiihim fayaquulu maadzaa ajabtumul mursaliin(a);

Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka, seraya berkata:
“Apakah jawabanmu kepada para rasul?”
―QS. 28:65
Topik ▪ Hisab ▪ Setiap makhluk ditanya pada hari penghimpunan ▪ Tahap dalam pembentukan janin
28:65, 28 65, 28-65, Al Qashash 65, AlQashash 65, AlQasas 65, Al Qasas 65, AlQasas 65, Al-Qasas 65

Tafsir surah Al Qashash (28) ayat 65

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Qashash (28) : 65. Oleh Kementrian Agama RI

Sesudah dinyatakan kepada mereka tindakan mereka mempersekutukan Allah subhanahu wa ta’ala, sebagai cercaan atas perbuatannya itu, pada ayat ini dinyatakan pula kepada mereka tentang bagaimana cara mereka itu menyambut seruan para Rasul yang menyeru mereka untuk membersihkan diri dari penyembahan berhala, dan mengajak beraqidah tauhid, mengesakan Allah subhanahu wa ta’ala Mereka diam seribu bahasa tak dapat mengemukakan sedikitpun alasan sebagai jawaban dari pertanyaan yang dilontarkan kepada mereka.
Mereka bingung tak tahu apa yang mesti dikatakan, karena itu mereka saling tanya menanya, saling tegur menegur sebagaimana biasanya orang-orang yang menghadapi kesulitan dan kesukaran.
Oleh karena itu mereka tertunduk karena rasa malu dan penyesalan.
Kalau para Rasul gugup menjawab pertanyaan yang dimajukan kepadanya tentang jawaban dan sambutan kaumnya mengenai seruannya kepada mereka, tentu orang-orang yang sesat dan menyesatkan di dunia yang tidak mengindahkan sama sekali seruan Nabi-nabi lebih cemas lagi.
Camkanlah firman Allah subhanahu wa ta’ala:

(Ingatlah), hari di waktu Allah mengumpulkan para Rasul lalu Allah bertanya (kepada mereka): “Apa jawaban kaummu terhadap (seruanmu).
Para Rasul menjawab : “Tidak ada pengetahuan kami (tentang itu) sesungguhnya Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib”.

(Q.S.
Al Maidah: 109)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Dan ingatlah juga, wahai Rasul, hari ketika orang-orang musyrik itu dipanggil dari sisi Allah dengan panggilan yang menghinakan, “Apakah jawaban yang kalian berikan kepada rasul-rasul-Ku yang telah Aku utus untuk menyeru kalian kepada keimanan, lalu mereka menyampaikan pesan-pesan kerasulan kepada kalian?”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan) ingatlah (hari di waktu Allah menyeru mereka, seraya berkata “Apakah jawaban kalian kepada para Rasul?”) yang diutus kepada kalian.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Pada hari di mana Allah memanggil orang-orang musyrikin, dia berfirman :
Apa jawaban kalian terhadap seruan para rasul dalam apa yang Kami utus mereka dengannya kepada kalian??

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Adapun firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan (ingatlah) hari (di waktu) Allah menyeru mereka seraya ber­kata, “Apakah jawabanmu kepada para rasul?” (Al Qashash:65)

Seruan pertama mempertanyakan masalah tauhid, dan yang disebutkan dalam ayat ini mengandung pengukuhan terhadap kenabian, yakni apakah jawaban kalian terhadap rasul-rasul yang diutus kepada kalian?
Dan bagaimanakah tanggapan kalian kepada mereka?
Hal ini seperti pertanyaan yang diajukan di dalam kubur, yaitu: “Siapakah Tuhanmu, siapakah nabi panutanmu, dan apakah agamamu?”

Adapun orang mukmin, ia akan menjawab dengan mengemukakan kesaksian bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad ﷺ adalah hamba dan rasul-Nya.
Sedangkan orang kafir hanya mengatakan, “Ha, ha, saya tidak tahu.” Karena itulah orang kafir tidak dapat menjawab pertanyaan itu kelak di hari kiamat selain dari diam saja, karena sesungguhnya orang yang buta saat hidup di dunia, kelak di akhirat lebih buta dan lebih sesat jalannya.


Informasi Surah Al Qashash (القصص)
Surat Al Qashash terdiri atas 88 ayat termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai dengan “Al Qashash”,
karena pada ayat 25 surat ini terdapat kata “Al Qashash” yang berarti “cerita”.

Ayat ini menerangkan bahwa setelah Nabi Musa ‘alaihis salam bertemu dengan Nabi Syu’aib ‘alaihis salam ia menceritakan cerita yang berhubungan dengan dirinya sendiri, ya’ni pengalaman­nya dengan Fir’aun, sampai waktu ia diburu oleh Fir’aun karena membunuh seseorang dari bangsa Qibthi tanpa disengaja, Syu’aib ‘alaihis salam menjawab bahwa Musa ‘alaihis salam telah selamat dari pengejar­an orang-orang zalim.

Turunnya ayat 25 surat ini amat besar artinya bagi Nabi Muhammad ﷺ dan bagi sahabat­ sahabat yang melakukan hijrah ke Madinah, yang menambah keyakinan mereka, bahwa akhirnya orang-orang Islamlah yang menang, sebab ayat ini menunjukkan bahwa barangsiapa yang berhijrah dari tempat musuh untuk mempertahankan keimanan, pasti akan berhasil dalam per­juangannya menghadapi musuh-musuh agama.
Kepastian kemenangan bagi kaum muslimin itu, ditegaskan pada bagian akhir surat ini yang mengandung bahwa setelah hijrah ke Madinah kaum muslimin akan kembali ke Mekah sebagai pemenang dan penegak agama Allah.
Surat Al Qashash ini adalah surat yang paling lengkap memuat cerita Nabi Musa ‘alaihis salam sehingga menurut suatu riwayat, surat ini dinamai juga surat Musa.

Keimanan:

Allah Yang menentukan segala sesuatu dan manusia harus ridha dengan ketentu­an itu
alam adalah fana hanyalah Allah saja Yang Kekal dan semuanya akan kem­bali kepada Allah
Allah mengetahui isi hati manusia baik yang dilahirkan ataupun yang disembunyikannya.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kekejaman Fir’aun dan pertolongan serta karunia Allah kepada Bani Israil
Musa a.s. dilemparkan ke sungai Nil
seorang Qibthi terbunuh oleh Musa a.s.
Musa a.s. di Mad-yan
Musa a.s. menerima perintah Allah menyeru Fir’aun di bukit Thur
kisah Karun.

Lain-lain:

Al Qur’an menerangkan kisah nabi-nabi dan umat-umat dahulu sebagai bukti kerasulan Muhammad ﷺ
akhli kitab yang beriman dengan Nabi Muhammad ﷺ diberi pahala dua kali lipat
hikmah Al Qur’an diturunkan secara berangsur­ angsur
hanya Allah-lah yang memberi taufik kepada hamba-Nya untuk beriman
Allah menghancurkan penduduk sesuatu negeri adalah karena kezaliman penduduknya sendiri
Allah tidak mengazab sesuatu umat sebelum diutus rasul kepadanya
keadaan orang-orang kafir dan sekutu-sekutu mereka dihari kiamat
pergantian siang dan malam adalah rahmat dari Allah bagi manusia
Allah membalas kebaikan dengan berlipat ganda, sedang balasan kejahatan adalah seimbang dengan apa yang telah dilakukan
janji Allah akan kemenangan Nabi Muhammad s.a.w

Ayat-ayat dalam Surah Al Qashash (88 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Qashash (28) ayat 65 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Qashash (28) ayat 65 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Qashash (28) ayat 65 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Qashash - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 88 & Terjemahan


Gambar



Statistik
  • Rating RisalahMuslim

Surah Al Baqarah

Surah Al-Qasas (Arab: القصص ,"Cerita-Cerita") adalah surah ke-28 dalam al-Qur'an.
Surah ini diturunkan di Makkah setelah Surah An-Naml dan terdiri dari 88 ayat.
Surah ini diberi nama surah Al-Qasas karena mengambil kata dari ayat 25 yang berarti:

"Kemudian salah seorang dari perempuan dua beradik itu datang mendapatkannya dengan berjalan dalam keadaan tersipu-sipu sambil berkata: Sebenarnya ayahku menjemputmu untuk membalas budimu memberi minum binatang ternak kami.
Maka ketika Musa datang mendapatkannya dan menceritakan kepadanya kisah-kisah kejadian yang berlaku (mengenai dirinya) berkatalah orang tua itu kepadanya: 'Janganlah engkau bimbang, engkau telah selamat dari kaum yang zalim itu.'"

Surah ini diturunkan ketika kaum muslimin masih dalam keadaan lemah ketika mereka masih dibelenggu kekejaman kaum Musyrikin Makkah sebagai kuasa besar, mewah dan kuat.
Maka, Allah menurunkan surah ini sebagai perbandingan dengan riwayat hidup Nabi Musa dengan kekejaman Fir'aun dan akibat dari kemewahan Qarun serta memberikan janji akan kemenangan Nabi Muhammad kelak.

Nomor Surah28
Nama SurahAl Qashash
Arabالقصص
ArtiKisah
Nama lainMusa dan Fir’aun
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu49
JuzJuz 20
Jumlah ruku'9 ruku'
Jumlah ayat88
Jumlah kata1443
Jumlah huruf5933
Surah sebelumnyaSurah An-Naml
Surah selanjutnyaSurah Al-'Ankabut
4.8
Ratingmu: 4.6 (20 orang)
Sending

✅ URL singkat halaman ini: https://risalahmuslim.id/28-65









Video

Panggil Video Lainnya

RisalahMuslim di  







Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta