Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 48 [QS. 68:48]

فَاصۡبِرۡ لِحُکۡمِ رَبِّکَ وَ لَا تَکُنۡ کَصَاحِبِ الۡحُوۡتِ ۘ اِذۡ نَادٰی وَ ہُوَ مَکۡظُوۡمٌ
Faashbir lihukmi rabbika walaa takun kashaahibil huuti idz naada wahuwa makzhuumun;
Maka bersabarlah engkau (Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah engkau seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan ketika dia berdoa dengan hati sedih.
―QS. Al Qalam [68]: 48

Daftar isi

Then be patient for the decision of your Lord, (O Muhammad), and be not like the companion of the fish when he called out while he was distressed.
― Chapter 68. Surah Al Qalam [verse 48]

فَٱصْبِرْ maka bersabarlah
So be patient
لِحُكْمِ terhadap ketetapan
for (the) decision
رَبِّكَ Tuhanmu
(of) your Lord,
وَلَا dan jangan
and (do) not
تَكُن kamu jadi
be
كَصَاحِبِ seperti teman/orang
like (the) companion
ٱلْحُوتِ ikan
(of) the fish,
إِذْ ketika
when
نَادَىٰ ia menyeru/berdo’a
he called out,
وَهُوَ dan ia
while he
مَكْظُومٌ amat marah
(was) distressed.

Tafsir Al-Quran

Surah Al Qalam
68:48

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 48. Oleh Kementrian Agama RI


Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad agar bersabar dalam menerima ketetapan-Nya, tetap melaksanakan tugas kerasulan yang telah dibebankan kepadanya, dan menghindari segala sesuatu yang dapat menghalangi atau mengganggu usaha-usaha dalam melaksanakan tugas itu.
Kemudian Allah memperingatkan beliau agar tidak bersikap dan bertindak seperti seorang yang berada dalam perut ikan, yaitu Nabi Yunus.

Karena marah kepada kaumnya, Nabi Yunus lalu meninggalkan mereka dan berdoa kepada Allah agar mereka ditimpa azab yang membinasakan.


Kisah ini bermula ketika Nabi Yunus diutus Allah kepada penduduk kota Niniveh.

Ia menyeru kaumnya agar menyembah Allah, Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada tuhan selain Dia.
Tetapi penduduk kota Niniveh menolak ajakan itu, bahkan mereka mengingkari dan mengancamnya.

Karena sikap dan tindakan kaumnya yang demikian itu, beliau pun marah serta memperingatkan mereka bahwa Allah akan menimpakan malapetaka yang sangat dahsyat sebagai balasan terhadap sikap dan keingkaran mereka.
Beliau pun lalu meninggalkan kaumnya.



Sepeninggal Nabi Yunus, kaumnya sadar dan takut kepada ancaman Allah itu, maka mereka pun keluar dari rumah-rumah mereka menuju tanah lapang bersama istri, anak, dan binatang ternak mereka.
Di tanah lapang itu, mereka bersama-sama menyatakan bertobat kepada Allah, dan merendahkan diri dengan penuh keimanan.

Mereka berjanji kepada Allah akan mengikuti seruan Yunus, melaksanakan perintah dan menghentikan larangan-Nya.
Karena kaum Yunus itu bertobat dengan sebenar-benarnya, tunduk, dan menyerahkan diri kepada-Nya, maka Allah mengabulkan doa mereka dengan mengurungkan datangnya malapetaka itu kepada mereka, sebagaimana diterangkan dalam firman Allah:

فَلَوْلَا كَانَتْ قَرْيَةٌ اٰمَنَتْ فَنَفَعَهَآ اِيْمَانُهَآ اِلَّا قَوْمَ يُوْنُسَ لَمَّآ اٰمَنُوْا كَشَفْنَا عَنْهُمْ عَذَابَ الْخِزْيِ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا وَمَتَّعْنٰهُمْ اِلٰى حِيْنٍ

Maka mengapa tidak ada (penduduk) suatu negeri pun yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus?
Ketika mereka (kaum Yunus itu) beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai waktu tertentu.
(Yunus [10]: 98)


Adapun Nabi Yunus, setelah memberi peringatan itu, pergi dari kaumnya dengan meninggalkan tugas yang dipercayakan Allah kepadanya sebagai rasul-Nya.
Tanpa mendapat izin dari Allah, beliau pergi dengan menumpang sebuah kapal yang sarat dengan muatan.
Setelah kapal itu berlayar dan berada di tengah lautan timbullah kekhawatiran nakhodanya bahwa kapal itu bakal tenggelam, seandainya muatannya itu tidak dikurangi.


Untuk mengurangi muatan kapal itu, mereka mengadakan undian di antara penumpang.
Barang siapa yang kalah dalam undian itu, akan dilemparkan ke dalam laut.
Dengan demikian, kapal itu akan terhindar dari bahaya tenggelam.
Dalam undian itu, Nabi Yunus kalah, namun para penumpang kapal itu merasa berat melakukan keputusan tersebut.
Hal itu diulangi hingga tiga kali dan hasilnya sama, Nabi Yunus tetap kalah.
Namun sebagaimana yang pertama, para penumpang juga merasa berat melaksanakan keputusan itu.
Akhirnya Nabi Yunus mengambil keputusan sendiri, dan ia pun terjun ke dalam laut.
Setelah Yunus terjun ke dalam laut, Allah memerintahkan seekor ikan hiu yang besar menelannya.
Kepada ikan itu diwahyukan agar jangan memakan daging dan tulang Yunus, tetapi cukup menjadikan perutnya sebagai penjara bagi Yunus, karena Yunus bukan makanannya.


Nabi Yunus merasa menderita dan sengsara dalam perut ikan yang gelap itu.
Ia bertobat, berdoa, dan menyerahkan dirinya kepada Allah, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menyelamatkannya, sebagaimana diterangkan pada firman Allah yang lain:

وَذَا النُّوْنِ اِذْ ذَّهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ اَنْ لَّنْ نَّقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادٰى فِى الظُّلُمٰتِ اَنْ لَّآ اِلٰهَ اِلَّآ اَنْتَ سُبْحٰنَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظّٰلِمِيْنَ .
فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذٰلِكَ نُـْۨجِى الْمُؤْمِنِيْنَ

Dan (ingatlah kisah) dzun Nun (Yunus), ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap,
"Tidak ada tuhan selain Engkau, Mahasuci Engkau.
Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim."
Maka Kami kabulkan (doa)nya dan Kami selamatkan dia dari kedukaan.
Dan demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman.
(al-Anbiya‘ [21]: 87-88)

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 48. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Bersabarlah atas penangguhan yang diberikan kepada mereka dan penundaan bantuan kemenangan kepadamu.
Jangan seperti Yunus–yang dimakan ikan hiu–yang tidak sabar dan marah kepada kaumnya ketika ia menyeru kepada Tuhan-Nya dalam keadaan marah seraya meminta agar azab mereka disegerakan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, bersabarlah kamu terhadap keputusan dan ketetapan Tuhanmu dalam membiarkan mereka dan mengakhirkan kemenanganmu terhadap mereka.
Janganlah engkau seperti Yunus, orang yang berada dalam perut ikan, ketika ia dalam keadaan marah dan tidak mau bersabar atas kaumnya.


Dia berdoa dengan penuh kekhawatiran minta disegerakan siksa menimpa kaumnya.
Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dan taufik Tuhan untuk bertobat dan tobatnya diterima.


Benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan binasa dan tercela.
Namun, kemudian Tuhannya memilihnya menjadi rasul dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh niat, ucapan, dan perbuatannya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka bersabarlah kamu terhadap ketetapan Rabbmu) terhadap mereka, sesuai dengan apa yang dikehendaki-Nya


(dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam perut ikan paus) dalam hal ketergesa-gesaannya dan ketidaksabarannya, yaitu sebagaimana Nabi Yunus a.s.


(ketika ia berdoa) kepada Rabbnya


(sedangkan ia dalam keadaan marah) terhadap kaumnya, hatinya penuh dengan kemarahan sewaktu ia berada di dalam perut ikan besar itu.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Maka bersabarlah.
(QS. Al-Qalam [68]: 48)

Hai Muhammad, dalam menghadapi gangguan kaummu terhadap dirimu dan sikap mereka yang mendustakanmu.
Karena sesungguhnya Allah akan menetapkan kemenangan bagimu atas mereka dan menjadikan bagimu dan orang-orang yang mengikutimu kesudahan yang baik di dunia dan akhirat.

dan janganlah kamu seperti (Yunus) orang yang berada dalam (perut) ikan.
(QS. Al-Qalam [68]: 48)

Yakni Zun Nun alias Yunus ibnu Mata (Matius) ‘alaihis salam ketika pergi meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah.
Kemudian hal yang dilakukannya ialah menaiki kapal, dan ikan besar menelannya, lalu membawanya di kedalaman lautan yang gelap gulita, dan ia dapat mendengar tasbih laut berikut semua makhluk yang ada di dalamnya kepada Tuhan Yang Mahatinggi lagi Mahakuasa, yang semua apa yang ditakdirkan-Nya tidak dapat ditolak.
Maka pada saat itulah Yunus mulai berseru di dalam kegelapannya, sebagaimana yang disebutkan melalui firman-Nya:

Bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau.
Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim (aniaya).
(QS. Al-Anbiyaa [21]: 87)

Maka dalam firman berikutnya disebutkan:

Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kedukaan.
Dan demikanlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.
(QS. Al-Anbiyaa [21]: 88)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.
(QS. As-Saffat [37]: 143-144)

Dalam surat ini disebutkan pula oleh firman-Nya:

ketika ia berdoa, sedangkan ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya).
(QS. Al-Qalam [68]: 48)

Ibnu Abbas, Mujahid, dan As-Saddi mengatakan bahwa yang dimaksud dengan makzum ialah dalam keadaan duka cita.


Menurut Ata Al-Khurrasani dan Abu Malik, artinya dalam keadaan kesusahan.


Dalam hadis yang terdahulu telah disebutkan bahwa ketika Yunus mengucapkan:
tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Engkau.
Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.
(QS. Al-Anbiyaa [21]: 87)
Maka kalimat yang dibacanya keluar dan menangis di sekeliling’ Arasy, lalu para malaikat berkata,
"Ya Tuhan, ini adalah suara yang lemah, tetapi dikenal datang dari negeri yang terasing."
Maka Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
"Tidakkah kalian ketahui siapa dia?"
Mereka menjawab,
"Tidak."
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
"Ini adalah suara Yunus."
Mereka berkata,
"Ya Tuhanku, hamba Engkau yang terus-menerus dinaikkan baginya amal saleh dan doa yang diperkenankan."
Allah menjawab,
"Benar."
Mereka memohon,
"Tidakkah Engkau mengasihaninya berdasarkan apa yang dia telah amalkan di masa senangnya, maka kami memohon agar Engkau menyelamatkannya dari musibahnya itu."
Lalu Allah memerintahkan kepada ikan itu untuk mengeluarkannya, maka ikan itu mencampakkannya ke daratan.
Karena itulah maka disebutkan oleh firman-Nya:


Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh.
(QS. Al-Qalam [68]: 50)

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Waki’, telah menceritakan kepada kami Sufyan, dari Al-A’masy, dari Abu Wa’il, dari Abdullah yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Tidak layak bagi seseorang mengatakan bahwa aku lebih baik daripada Yunus ibnu Mata.

Imam Bukhari meriwayatkannya melalui hadis Sufyan As Sauri, dan di dalam kitab Sahihain disebutkan melalui hadis Abu Hurairah.

Unsur Pokok Surah Al Qalam (القلم)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-‘Alaq.

Nama "Al-Qalam" diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "pena".

Surat ini dinamai pula dengan surat "Nun" (huruf "nun").

Keimanan:

Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang yang gila melainkan manusia yang berbudi pekerti yang agung.
▪ Larangan bertoleransi di bidang kepercayaan.
▪ Larangan mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat-sifat yang dicela Allah.
▪ Nasib yang dialami pemilik-pemilik kebun sebagai contoh orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah.
▪ Kecaman-kecaman Allah kepada mereka yang ingkar dan azab yang akan menimpa mereka.
Alquran adalah peringatan bagi seluruh umat.

Audio Murottal

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia
QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qalam ayat 48 - Gambar 1 Surah Al Qalam ayat 48 - Gambar 2
Statistik QS. 68:48
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qalam.

Surah Al-Qalam (Arab: القلم ,”Kalam”) adalah surah ke-68 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Qalam’ yang berarti pena di ambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun) diambil dari perkataan ’’Nun’’ yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah 68
Nama Surah Al Qalam
Arab القلم
Arti Pena
Nama lain Nun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 2
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 301
Jumlah huruf 1288
Surah sebelumnya Surah Al-Mulk
Surah selanjutnya Surah Al-Haqqah
Sending
User Review
4.8 (20 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
68:48, 68 48, 68-48, Surah Al Qalam 48, Tafsir surat AlQalam 48, Quran Al-Qalam 48, Surah Al Qolam ayat 48
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 68:48

More Videos

Kandungan Surah Al Qalam

۞ QS. 68:2 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:3 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 68:5 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:6 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:7 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 68:8 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 68:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:10 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 68:15 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:16 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:19 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:20 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:29 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:32 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:33 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:34 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 68:35 • Derajat para pemeluk agama • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 68:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:40 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 68:41 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:42 • Hari tersingkapnya betis • Kedahsyatan hari kiamat • Para makhluk sujud kepada Allah • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan •

۞ QS. 68:43 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:44 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:45 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:46 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 68:47 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:48 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:49 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:50 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:51 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 68:52 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah.
Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.
QS. Al-‘Ankabut [29]: 41

Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa.
Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya,
maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh & janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.
QS. Al-Kahf [18]: 110

Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu.
Kepada Allah sajalah kami bertawakkal.
Ya Tuhan kami,
berilah keputusan antara kami & kaum kami dengan hak (adil)
dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.
QS. Al-A’raf [7]: 89

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Orang yang suka berbohong adalah orang ...

Correct! Wrong!

Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan ...

Correct! Wrong!

Lawan kata dari jujur adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah ...

Correct! Wrong!

Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #5
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #5 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #5 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Kamus Istilah Islam

perang Padri

Apa itu perang Padri? perang antara kaum Islam dan kaum adat (yang dibantu Belanda) di pesisir Sumatra Barat (tahun 1821-1837) … •

Bani Al-Harits

Siapa itu Bani Al-Harits? Bani Al-Harits bin Fihr (بنو الحارث بن فهر‎) adalah suatu klan atau cabang keluarga dari suku Quraisy. Nama klan ini berasal dari nama Al-Harits bin Fihr bin ...

Ya Sin

Apa itu Ya Sin? Surah Yasin atau Surah Ya Sin (bahasa Arab:يس) adalah surah ke-36 dalam Alquran. Surah ini terdiri atas 83 ayat, serta termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Dinamai Ya Sin karena s...