Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 44 [QS. 68:44]

فَذَرۡنِیۡ وَ مَنۡ یُّکَذِّبُ بِہٰذَا الۡحَدِیۡثِ ؕ سَنَسۡتَدۡرِجُہُمۡ مِّنۡ حَیۡثُ لَایَعۡلَمُوۡنَ
Fadzarnii waman yukadz-dzibu bihadzaal hadiitsi sanastadrijuhum min haitsu laa ya’lamuun(a);
Maka serahkanlah kepada-Ku (urusannya) dan orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Alquran).
Kelak akan Kami hukum mereka berangsur-angsur dari arah yang tidak mereka ketahui,
―QS. Al Qalam [68]: 44

So leave Me, (O Muhammad), with (the matter of) whoever denies the Qur’an.
We will progressively lead them (to punishment) from where they do not know.
― Chapter 68. Surah Al Qalam [verse 44]

فَذَرْنِى maka biarkan Aku

So leave Me
وَمَن dan orang

and whoever
يُكَذِّبُ ia mendustakan

denies
بِهَٰذَا dengan ini

this
ٱلْحَدِيثِ cerita/perkataan

Statement,
سَنَسْتَدْرِجُهُم kelak Kami menarik mereka berangsur-angsur

We will progressively lead them
مِّنْ dari

from
حَيْثُ sekira/secara

where
لَا tidak

not
يَعْلَمُونَ mereka mengetahui

they know.

Tafsir

Alquran

Surah Al Qalam
68:44

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 44. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini merupakan penawar hati dan hiburan kepada Nabi Muhammad dan ancaman keras bagi orang-orang kafir.
Sangat banyak sikap dan tindakan orang-orang kafir terhadap Nabi Muhammad dan kaum Muslimin dalam melaksanakan tugas yang dibebankan Allah kepada mereka.

Di antaranya ada yang menghalang-halangi orang untuk masuk Islam, menyiksa para sahabat Nabi yang telah masuk Islam, menyakiti, mengejek, memboikot, dan mengucilkan (mengisolir) Nabi, dan sebagainya.
Oleh karena itu, kadang-kadang timbul dalam hati Nabi untuk berdoa agar Allah mengazab dan menyiksa mereka yang ingkar itu seperti yang pernah ditimpakan kepada umat-umat yang lalu.

Dengan ayat ini, Allah menyatakan bahwa Dia mengetahui segala macam bentuk sikap dan tindakan orang-orang kafir itu, dan akan mengazab mereka sesuai dengan apa yang mereka lakukan.



Selanjutnya Allah menyatakan bahwa karena mendustakan Alquran dan mengingkari Allah, maka orang-orang kafir itu mendapat kesempatan untuk melakukan perbuatan-perbuatan dosa dan melakukan penganiayaan sehingga perbuatan dosa yang mereka lakukan itu bertambah banyak.

Dengan demikian, balasan azabnya pun bertambah berat, sehingga tidak tertanggungkan oleh mereka.
Mereka menyangka bahwa dengan pangkat, harta, dan kekuasaan yang ada pada mereka, Allah telah melimpahkan karunia yang tiada taranya kepada mereka, padahal tidak demikian halnya.

Bahkan, dengan pangkat, kekayaan, dan kekuasaan yang ada pada mereka itu, dosa mereka semakin bertambah besar.
Dalam ayat yang lain, Allah ﷻ berfirman:


Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya sampai waktu yang ditentukan.

Apakah mereka mengira bahwa Kami memberikan harta dan anak-anak kepada mereka itu (berarti bahwa) Kami segera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka?
(Tidak), tetapi mereka tidak menyadarinya.
(al-Mu’minun [23]: 54-56)


Firman Allah lainnya:

فَلَمَّا نَسُوْا مَا ذُكِّرُوْا بِهٖ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ اَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتّٰٓى اِذَا فَرِحُوْا بِمَآ اُوْتُوْٓا اَخَذْنٰهُمْ بَغْتَةً فَاِذَا هُمْ مُّبْلِسُوْنَ

Maka ketika mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan semua pintu (kesenangan) untuk mereka.

Sehingga ketika mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka secara tiba-tiba, maka ketika itu mereka terdiam putus asa. (al-An’am [6]: 44)

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 44. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Serahkan kepada-Ku, hai Muhammad, perkara orang yang mendustakan Alquran.
Mereka akan Kami dekatkan ke siksa setahap demi setahap dari arah yang mereka tidak ketahui dari mana siksa itu datang.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Rasul, serahkanlah kepada-Ku orang-orang yang mendustakan Al-Qur’an ini.
Akulah yang akan membalas dan menyiksa mereka.


Kami akan meluaskan mereka dengan harta kekayaan, anak keturunan, dan berbagai kenikmatan lainnya.
Dengan itu mereka semakin jauh dari-Ku.


Secara tidak sadar itu semua akan membinasakan mereka.
Aku akan menangguhkan dan memanjangkan umur mereka agar dosanya semakin bertambah.


Sesungguhnya, tipu daya-Ku terhadap orang kafir itu sangat kuat.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Maka serahkanlah kepada-Ku) berikanlah kepada Aku


(orang-orang yang mendustakan perkataan ini) yang mendustakan Alquran.


(Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur) Kami akan mengambil mereka secara berangsur-angsur


(dari arah yang tidak mereka ketahui.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Qur’an).
(QS. Al-Qalam [68]: 44)

Ini mengandung ancaman keras, yakni biarkanlah Aku dan dia, Aku lebih mengetahui bagaimana memperlakukannya, Aku akan memberi segala apa yang diinginkannya dan Kubiarkan dia dalam kesesatannya;
Aku beri tangguh dia, kemudian Aku hukum dia dengan hukuman dari Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.
Karena itulah maka disebutkan dalam firman berikutnya:

Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui.
(QS. Al-Qalam [68]: 44)

Yakni sedangkan mereka tidak merasakan hal itu, bahkan mereka mengira bahwa hal itu sebagai penghormatan dari Allah untuk mereka;
padahal kenyataannya kebalikannya, yaitu penghinaan.
Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat lain, yaitu:

Apakah mereka mengira bahwa harta dan anak-anak yang Kami berikan kepada mereka itu (berarti bahwa), Kami bersegera memberikan kebaikan-kebaikan kepada mereka?
Tidak, ‘ sebenarnya mereka tidak sadar.
(QS. Al-Mu’minun [23]: 55-56)

Unsur Pokok Surah Al Qalam (القلم)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-‘Alaq.

Nama "Al-Qalam" diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "pena".

Surat ini dinamai pula dengan surat "Nun" (huruf "nun").

Keimanan:

Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang yang gila melainkan manusia yang berbudi pekerti yang agung.
▪ Larangan bertoleransi di bidang kepercayaan.
▪ Larangan mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat-sifat yang dicela Allah.
▪ Nasib yang dialami pemilik-pemilik kebun sebagai contoh orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah.
▪ Kecaman-kecaman Allah kepada mereka yang ingkar dan azab yang akan menimpa mereka.
Alquran adalah peringatan bagi seluruh umat.

Audio

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qalam ayat 44 - Gambar 1 Surah Al Qalam ayat 44 - Gambar 2
Statistik QS. 68:44
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qalam.

Surah Al-Qalam (Arab: القلم ,”Kalam”) adalah surah ke-68 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Qalam’ yang berarti pena di ambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun) diambil dari perkataan ’’Nun’’ yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah68
Nama SurahAl Qalam
Arabالقلم
ArtiPena
Nama lainNun
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu2
JuzJuz 28
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat52
Jumlah kata301
Jumlah huruf1288
Surah sebelumnyaSurah Al-Mulk
Surah selanjutnyaSurah Al-Haqqah
Sending
User Review
4.4 (16 votes)
Tags:

68:44, 68 44, 68-44, Surah Al Qalam 44, Tafsir surat AlQalam 44, Quran Al-Qalam 44, Surah Al Qolam ayat 44

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Anfaal (Harta rampasan perang) – surah 8 ayat 21 [QS. 8:21]

dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang munafik atau musyrik yang berkata, “Kami mendengarkan”, yakni mengetahui apa yang disampaikan kepada kami, padahal mereka terus-menerus tidak mendengarka … 8:21, 8 21, 8-21, Surah Al Anfaal 21, Tafsir surat AlAnfaal 21, Quran Al Anfal 21, AlAnfal 21, Al-Anfal 21, Surah Al Anfal ayat 21

QS. Yaa Siin (Yaasiin) – surah 36 ayat 81 [QS. 36:81]

81. Demikianlah bukti-bukti kuasa Allah. Dan bukankah Allah yang mampu menciptakan langit dan bumi, mampu pula menciptakan kembali yang serupa itu, yaitu jasad mereka yang sudah hancur? Benar. Allah k … 36:81, 36 81, 36-81, Surah Yaa Siin 81, Tafsir surat YaaSiin 81, Quran Yasin 81, Surah Yasin ayat 81

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai ...

Benar! Kurang tepat!

Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Yang berarti “menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz ...

Benar! Kurang tepat!

Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Pendidikan Agama Islam #16
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #16 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #16 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #23

Ayat ke 5 dari surah al-Falaq yaitu … النفّثت فى العقد ومن شرّ حاسدٍ إذا حسدٍ ومن شرّ ا سقٍ

Pendidikan Agama Islam #14

Ketika Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam masih remaja, baginda telah bekerja mengambil upah sebagai pengembala binatang ternak. Apakah binatang

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Maha Akhir Maha Pemberi Nikmat Maha Penguasa Hari Kiamat Maha

Instagram