Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Qalam (Pena) – surah 68 ayat 4 [QS. 68:4]

وَ اِنَّکَ لَعَلٰی خُلُقٍ عَظِیۡمٍ
Wa-innaka la’al khuluqin ‘azhiimin;
Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur.

―QS. Al Qalam [68]: 4

Daftar isi

And indeed, you are of a great moral character.
― Chapter 68. Surah Al Qalam [verse 4]

وَإِنَّكَ dan sesungguhnya kamu
And indeed, you
لَعَلَىٰ benar-benar di atas
surely (are)
خُلُقٍ budi pekerti
(of) a moral character
عَظِيمٍ luhur/agung
great.

Tafsir Al-Quran

Surah Al Qalam
68:4

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 4. Oleh Kementrian Agama RI


Ayat ini memperkuat alasan yang dikemukakan ayat di atas dengan menyatakan bahwa pahala yang tidak terputus itu diperoleh Rasulullah ﷺ sebagai buah dari akhlak beliau yang mulia.
Pernyataan bahwa Nabi Muhammad mempunyai akhlak yang agung merupakan pujian Allah kepada beliau, yang jarang diberikan-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang lain.

Secara tidak langsung, ayat ini juga menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan orang musyrik bahwa Nabi Muhammad adalah orang gila merupakan tuduhan yang tidak beralasan sedikit pun, karena semakin baik budi pekerti seseorang semakin jauh ia dari penyakit gila.
Sebaliknya semakin buruk budi pekerti seseorang, semakin dekat ia kepada penyakit gila.

Nabi Muhammad adalah seorang yang berakhlak agung, sehingga jauh dari perbuatan gila.


Ayat ini menggambarkan tugas Rasulullah ﷺ sebagai seorang yang berakhlak mulia.

Beliau diberi tugas menyampaikan agama Allah kepada manusia agar dengan menganut agama itu mereka mempunyai akhlak yang mulia pula.
Beliau bersabda:


Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak mulia (dari manusia).

(Riwayat Ahmad dari Abu Hurairah)

Tafsir QS. Al Qalam (68) : 4. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya kamu benar-benar berpegang teguh pada sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan baik yang telah ditetapkan Allah untukmu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Wahai Muhammad, dalam waktu dekat engkau dan orang-orang kafir itu akan melihat siapakah di antara kalian yang gila

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti) beragama


(yang agung.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur.
(QS. Al-Qalam [68]: 4)

Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa sesungguhnya engkau Muhammad, berada dalam agama yang hebat, yaitu agam Islam.


Hal yang sama telah dikatakan oleh Mujahid, Abu Malik, As-Saddi, dan Ar-Rabi’ ibnu Anas.
Hal yang sama dikatakan pula oleh Ad-Dahhak dan Ibnu Zaid.


Menurut Atiyyah, disebutkan benar-benar berbudi pekerti yang agung.
Ma’mar telah meriwayatkan dari Qatadah, bahwa ia pernah bertanyakepada Aisyah r.a. tentang akhlak Rasulullah ﷺ Maka Aisyah menjawab:

Akhlak beliau adalah Alquran.

Yakni sebagaimana yang terdapat di dalam Alquran.


Sa’id ibnu Abu Arubah mengatakan dari Qatadah sehubungan dengan makna firman-Nya:
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur.
(QS. Al-Qalam [68]: 4)
Diceritakan kepada kami bahwa Sa’d ibnu Hisyam pernah bertanya kepada Aisyah r.a. tentang akhlak Rasulullah ﷺ Maka Aisyah balik bertanya kepadanya,
"Bukankah engkau telah membaca Alquran?"
Sa’id menjawab,
"Benar,"
Aisyah berkata:
Maka sesungguhnya akhlak Rasulullah ﷺ adalah Alquran.

Abdur Razzaq telah meriwayatkan dari Ma’mar, dari Qatadah, dari Zurarah ibnu Aufa, dari Sa’d ibnu Hisyam yang mengatakan bahwa ia pernah bertanya kepada Aisyah,
"Wahai Ummul Mu’minin, ceritakanlah kepadaku tentang akhlak Rasulullah?"
Aisyah balik bertanya,
"Bukankah kamu telah membaca Alquran?"
Aku menjawab,
"Ya."
Maka ia berkata:
Akhlak beliau adalah Alquran.

Ini merupakan ringkasan dari suatu hadis yang cukup panjang.


Imam Muslim telah meriwayatkannya di dalam kitab Sahih-nya melalui hadis Qatadah dengan panjang lebar yang nanti akan diterangkan di dalam tafsir surat Al-Muzzammil, insya Allah.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ismail, telah menceritakan kepada kami Yunus, dari Al-Hasan yang mengatakan bahwa ia pernah bertanya kepada Aisyah tentang akhlak Rasulullah ﷺ Maka Aisyah menjawab:
Akhlak beliau adalah Alquran.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Aswad, telah menceritakan kepada kami Syarik, dari Qais ibnu Wahb, dari seorang lelaki dari kalangan Aisyah tentang akhlak Rasulullah ﷺ Maka Aisyah balik bertanya, bahwa bukankah kamu telah membaca firman-Nya:
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur.
(QS. Al-Qalam;
4)
Lalu aku berkata,
"Ceritakanlah kepadaku salah satu dari contohnya."
Aisyah r.a. menceritakan bahwa ia membuat makanan untuk Nabi ﷺ dan bertepatan dengan itu Hafsah pun membuat makanan untuk beliau.’ Lalu ia berpesan kepada budak perempuannya yang akan disuruhnya mengantarkan makanan itu,
"Pergilah kamu, dan lihatlah bila Hafsah datang dengan membawa makanannya sebelumku.
Maka buanglah makanannya."
Ternyata Hafsah pun datang dengan membawa makanannya.
Maka budak perempuan Aisyah itu menjatuhkan dirinya dan mengenai mangkuk makanan Hafsah hingga mangkuknya pecah dan makanannya terjatuh, sedangkan mangkuk yang dipakai adalah barang pecah belah.
Lalu Rasulullah ﷺ memungutnya dan bersabda,
"Gantilah olehmu, atau engkau harus mengganti – Aswad ragu – wadah ini dengan wadahmu."
Setelah itu Nabi ﷺ tidak mengucapkan kata-kata lagi.

Ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ubaid ibnu Adam ibnu Abu Iyas, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Ibnul Mubarak ibnu Fudalah, dari Al-Hasan, dari Sa’d ibnu Hisyam yang mengatakan bahwa ia datang kepada Aisyah Ummul Muminin, lalu menanyakan kepadanya tentang akhlak Rasulullah ﷺ Maka ia menjawab,
"Akhlak beliau adalah Alquran, tidakkah kamu telah membaca firman-Nya:
‘Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang luhur’ (QS. Al-Qalam [68]: 4)."

Imam Abu Daud dan Imam Nasai telah meriwayatkan hal yang semisal melalui hadis Al-Hasan.

Ibnu Jarir mengatakan, telah -menceritakan kepadaku Yunus, telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, telah menceritakan kepadaku Mu’awiyah ibnu Saleh, dari Abuz Zahiriyah, dari Jubair ibnu Nafir yang mengatakan bahwa ia melakukan ibadah haji, lalu mengunjungi Aisyah r.a. dan menanyakan kepadanya tentang akhlak Rasulullah ﷺ Maka ia menjawab:
Akhlak Rasulullah ﷺ adalah Alquran.

Hal yang sama telah diriwayatkan oleh Ahmad dari Abdur Rahman ibnu Mahdi.
Imam Nasai meriwayatkannya di dalam kitab tafsir, dari Ishaq ibnu Mansur, dari Abdur Rahman ibnu Mahdi, dari Mu’awiyah ibnu Saleh dengan sanad yang sama.

Makna yang dimaksud dari kesemuanya ini menunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ adalah seorang yang mengamalkan Alquran;
mengamalkan perintahnya dan manjauhi larangannya, yang hal ini telah tertanam dalam diri beliau sebagai watak dan pembawaannya serta sebagai akhlak yang telah terpatri dalam sepak terjang beliau ﷺ Maka apa pun yang diperintahkan oleh Alquran, beliau pasti mengerjakannya;
dan apa pun yang dilarang oleh Alquran, beliau pasti meninggalkannya.
Hal ini di samping watak yang dibekalkan oleh Allah dalam diri beliau berupa akhlak yang besar seperti sifat pemalu, dermawan, berani, pemaaf, penyantun, dan semua akhlak yang terpuji.
Sebagaimana yang disebutkan di dalam kitab Sahihain, dari Anas yang telah mengatakan:

“Aku menjadi pelayan Rasulullah ﷺ selama sepuluh tahun, dan beliau sama sekali belum pernah membentakku dengan kata,
"Husy!"
Dan belum pernah mengatakan terhadapku tentang sesuatu yang seharusnya tidak kulakukan,
"Mengapa engkau melakukannya?"
Dan tidak pula terhadap sesuatu yang seharusnya kulakukan,
"Mengapa tidak engkau lakukan?"
Beliau ﷺ adalah seorang yang paling baik akhlaknya, dan aku belum pernah memegang kain sutra, baik yang tebal maupun yang tipis dan tidak pula sesuatu yang lebih lembut dari telapak tangan Rasulullah ﷺ Dan aku belum pernah mencium minyak kesturi dan tidak pula wewangian lainnya yang lebih harum daripada bau keringat Rasulullah ﷺ

Imam Bukhari mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ishaq ibnu Mansur, telah menceritakan kepada kami Ibrahim ibnu Yuuus, dari ayahnya, dari Abu Ishaq yang mengatakan bahwa ia pernah mendengar Al-Barra r.a. telah mengatakan:
Rasulullah ﷺ adalah orang yang paling tampan wajahnya dan paling baik akhlaknya;
tubuh beliau tidak terlalu tinggi, dan tidak pula terlalu pendek.

Hadishadis yang menerangkan bab ini cukup banyak, Imam Abu Isa At-Turmuzi telah menghimpunnya di dalam Kitabusy Syama’il.


//Dan kampungsunnah telah merilis ebook ringkasan dari kitab syamail yang diringkas dan di tahqiq oleh syaikh Al-Albani, silakan rujuk kesana//

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdur Razzaq, telah menceritakan kepada kami Ma’mar, dari Az-Zuhri, dari Urwah, dari Aisyah yang telah mengatakan:
Rasulullah ﷺ sama sekali belum pernah memukulkan tangannya kepada seorang pun dari pelayannya, dan belum pernah memukul seorang pun dari istri (beliau), dan belum pernah memukulkan tangannya kepada sesuatu pun kecuali bila dalam berjihad di jalan Allah.
Dan tidak pernah beliau disuruh memilih di antara dua perkara melainkan memilih yang paling disukai dan paling ringan di antara keduanya terkecuali bila (yang ringan itu) berupa dosa.
Maka jika hal itu berupa dosa, maka beliau adalah orang yang paling menjauhinya.
Dan beliau tidak pernah melakukan suatu pembalasan yang pernah ditimpakan kepada dirinya, melainkan bila batasan-batasan Allah dilanggar, maka beliau baru melakukan pembalasan dan itu hanyalah karena Allah subhanahu wa ta’ala

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Sa’id ibnu Mansur, telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz ibnu Muhammad, dari Muhammad ibnu Ajlan, dari Al-Qa’qa’ ibnu Hakim, dari Abu Saleh, dari Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlakakhlak yang baik.

Imam Ahmad meriwayatkan hadis ini secara munfarid.

Sebab-Sebab Diturunkannya Surah Al Qalam (68) Ayat 4

Diriwayatkan oleh Abu Nu’aim di dalam Kitab ad-Dalaa-il dan al-Wahidi, dengan sanad yang bersumber dari ‘Aisyah bahwa tidak ada seorangpun yang memiliki akhlak yang lebih mulia daripada akhlak Rasulullah ﷺ apabila seseorang memanggil beliau, baik sahabat, keluarga, ataupun penghuni rumahnya beliau selalu menjawab:
“Labbaik (saya memenuhi panggilanmu)”.
Ayat ini turun sebagai penegasan bahwa Rasulullah ﷺ memiliki akhlak yang sangat terpuji.

Sumber : Asbabun Nuzul – K.H.Q Shaleh – H.A.A Dahlan dkk.

Unsur Pokok Surah Al Qalam (القلم)

Surat ini terdiri atas 52 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al-‘Alaq.

Nama "Al-Qalam" diambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya "pena".

Surat ini dinamai pula dengan surat "Nun" (huruf "nun").

Keimanan:

Nabi Muhammad ﷺ bukanlah orang yang gila melainkan manusia yang berbudi pekerti yang agung.
▪ Larangan bertoleransi di bidang kepercayaan.
▪ Larangan mengikuti orang-orang yang mempunyai sifat-sifat yang dicela Allah.
▪ Nasib yang dialami pemilik-pemilik kebun sebagai contoh orang-orang yang tidak bersyukur terhadap nikmat Allah.
▪ Kecaman-kecaman Allah kepada mereka yang ingkar dan azab yang akan menimpa mereka.
Alquran adalah peringatan bagi seluruh umat.

Audio Murottal

QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy Ayat 1 sampai 52 + Terjemahan Indonesia
QS. Al-Qalam (68) : 1-52 ⊸ Nabil ar-Rifa’i Ayat 1 sampai 52

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Qalam ayat 4 - Gambar 1 Surah Al Qalam ayat 4 - Gambar 2
Statistik QS. 68:4
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Qalam.

Surah Al-Qalam (Arab: القلم ,”Kalam”) adalah surah ke-68 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, yang terdiri atas 52 ayat.
Dinamakan Al Qalam’ yang berarti pena di ambil dari kata Al Qalam yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini dinamai pula dengan surat Nun (huruf nun) diambil dari perkataan ’’Nun’’ yang terdapat pada ayat 1 surat ini.

Nomor Surah 68
Nama Surah Al Qalam
Arab القلم
Arti Pena
Nama lain Nun
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 2
Juz Juz 28
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 52
Jumlah kata 301
Jumlah huruf 1288
Surah sebelumnya Surah Al-Mulk
Surah selanjutnya Surah Al-Haqqah
Sending
User Review
4.4 (28 suara)
Bagikan ke FB
Bagikan ke TW
Bagikan ke WA
Tags:
68:4, 68 4, 68-4, Surah Al Qalam 4, Tafsir surat AlQalam 4, Quran Al-Qalam 4, Surah Al Qolam ayat 4
Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video Surah 68:4

More Videos

Kandungan Surah Al Qalam

۞ QS. 68:2 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:3 • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 68:5 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:6 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:7 • Keluasan ilmu Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Allah menggerakkan hati manusia

۞ QS. 68:8 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 68:9 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:10 • Perintah tidak mengikuti orang musyrik

۞ QS. 68:15 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:16 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:19 Ar Rabb (Tuhan) • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:20 • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:29 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:32 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:33 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 68:34 • Pahala iman • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama surga • Sifat surga dan kenikmatannya •

۞ QS. 68:35 • Derajat para pemeluk agama • Keadilan Allah dalam menghakimi • Perbedaan derajat manusia sesuai dengan amalnya • Perbedaan tingkat amal saleh

۞ QS. 68:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:38 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:39 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:40 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 68:41 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:42 • Hari tersingkapnya betis • Kedahsyatan hari kiamat • Para makhluk sujud kepada Allah • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan •

۞ QS. 68:43 • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:44 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:45 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 68:46 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dan pahala dari Allah

۞ QS. 68:47 • Allah memiliki kunci alam ghaib • Para utusan Allah pun tidak mengetahui alam ghaib • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 68:48 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:49 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’alaAr Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:50 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 68:51 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 68:52 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

Ayat Pilihan

Ya Allah,
sesungguhnya kami telah beriman,
maka ampunilah segala dosa kami & peliharalah kami dari siksa Neraka.
QS. Ali ‘Imran [3]: 16

Kami ciptakan manusia dari nutfah yang miliki berbagai unsur.
Lalu Kami uji dengan berbagai perintah & larangan.
Karena itu ia Kami jadikan memiliki pendengaran & penglihatan agar dapat mendengar ayat & menyaksikan bukti kekuasaan Kami
QS. Al-Insan [76]: 2

Bahwa kebaikan ada dalam sikap mengutamakan & perlakuan yang baik kepada orang lain, karena lebih dapat membawa kepada cinta kasih antara sesama manusia. Allah Mahaperiksa atas hati-hati kalian & akan memberi balasan atas sikap mengutamakan itu
QS. Al-Baqarah [2]: 237

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al 'Adl, yang berarti bahwa Allah ...

Correct! Wrong!

Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti ...

Correct! Wrong!

Sifat adil Allah berlaku untuk ...

Correct! Wrong!

+

Array

Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah ...

Correct! Wrong!

Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #2
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #2 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #2 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #6

Sifat dasar hukum Alquran adalah keseimbangan dalam hal aspek material dan psikologis, yang disebut sebagai … Alquran dimulai dengan surah Al Fatihah (pembukaan) dan berakhir dengan surah … Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … Alquran bertindak sebagai Hudan, yang artinya adalah … Dalam Surah Al-Baqarah ayat 2, Allah berfirman bahwa Alquran adalah pedoman untuk orang …

Pendidikan Agama Islam #15

Mujahadah berasal dari bahasa Arab, yang berasal dari kata jahada, yang berarti …َبَارَكَ ٱلَّذِى نَزَّلَ ٱلْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِۦ لِيَكُونَ لِلْعَٰلَمِينَ نَذِيرًا Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaitu إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا ٱلذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُۥ لَحَٰفِظُونَ Dalil di atas adalah nama-nama lain dari Alquran, yaituSalah satu tokoh dalam kisah umat masa lalu yang dapat dipetik pelajaran sebagai teladan yang baik … Tujuan utama diturunkannya Alquran kepada umat manusia adalah …

Pendidikan Agama Islam #2

Salah satu Asmaul Husna, Allah memiliki sifat Al ‘Adl, yang berarti bahwa Allah … Allah memiliki sifat Yang Maha Mengumpulkan, yang artinya … Sifat adil Allah berlaku untuk … Salah satu Asmaul Husna adalah Al Akhir, yang berarti … Keberadaan Asmaul Husna, dijelaskan dalam Alquran surah …

Kamus Istilah Islam

Ibnu Rajab

Siapa itu Ibnu Rajab? Ibnu Rajab adalah seorang ulama Sunni beraliran Mazhab Hambali. Nama lengkapnya adalah Abdurahman ibn Syihab al Din Ahmad ibn Rajab ibn Abd al Rahman ibn Hasan ibn Muhammad ibn A...

Amr ibnu Usman

Siapa itu Amr ibnu Usman? Abu Abdullah, ’Amr bin’Utsman al-Makkiy, salah seorang murid Junaid, mengunjungi Isfahan dan meninggal dunia di kota Baghdad pada tahun 291 H/ 904M. atau pada tahun 297H/...

Zamzam

Apa itu Zamzam? Zamzam (زمزم‎ berarti banyak, melimpah-ruah) adalah air yang dianggap sebagai air suci oleh umat Islam. Zamzam merupakan sumur mata air yang terletak di kawasan Masjidil Haram, s...