QS. Al Muthaffifin (Orang-orang yang curang) – surah 83 ayat 4 [QS. 83:4]

اَلَا یَظُنُّ اُولٰٓئِکَ اَنَّہُمۡ مَّبۡعُوۡثُوۡنَ ۙ
Alaa yazhunnu uula-ika annahum mab’uutsuun(a);

Tidaklah orang-orang itu menyangka, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,
―QS. 83:4
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Manusia dibangkitkan dari kubur ▪ Keutamaan kalam Allah
83:4, 83 4, 83-4, Al Muthaffifin 4, AlMuthaffifin 4, Al-Tatfif 4, Al Tatfif 4, Al Mutafifin 4

Tafsir surah Al Muthaffifin (83) ayat 4

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Muthaffifin (83) : 4. Oleh Kementrian Agama RI

Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain mereka mempergunakan takaran atau timbangan yang kurang.
Ayat ini mencakup segala macam kecurangan dalam berbagai aspek dalam pergaulan hidup.
Contohnya seorang majikan jika mempekerjakan buruhnya, ia berusaha supaya buruhnya itu bekerja keras semaksimal mungkin untuk meningkatkan hasil produksinya yang membawa keuntungan besar.
Akan tetap jika ia sendiri menjadi buruh, ia selalu mencari kesempatan untuk mengaso atau istirahat dan menghindari pertanggungjawaban untuk melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

Perbedaan sikap ini ketika menjadi majikan atau buruh hendaknya dihindari kecurangan agar supaya timbul sikap saling mempercayai antara kedua belah pihak.

Kecurangan ini harus dihindarkan, baik mengenai perkara-perkara yang kecil, apalagi yang menyangkut kepentingan masyarakat dan negara.
Betapa besarnya dosa orang-orang yang memakan harta benda orang lain tanpa takaran dan timbangan yang benar seakan-akan mereka memakan harta orang lain dengan jalan kekuasaan atau kewibawaan dengan jalan mengkomersilkan jabatan.

Tidak ragu-ragu lagi bahwa mereka itu dimasukkan golongan yang mendustakan hari pembalasan, walaupun lidah mereka berkata bahwa mereka itu mengaku orang-orang yang mukmin yang tulus ikhlas.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Tidakkah terdetik dalam hati orang yang curang bahwa mereka akan dibangkitkan pada hari kiamat yang amat dahsyat?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Tidakkah) Istifham atau kata tanya di sini mengandung makna celaan (mempunyai sangkaan) artinya merasa yakin (mereka itu, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan.)

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

{أَلا يَظُنُّ أُولَئِكَ أَنَّهُمْ مَبْعُوثُونَ لِيَوْمٍ عَظِيمٍ}

Tidakkah orang-orang itu yakin, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan, pada suatu hari yang besar.
(Q.S. Al-Muthaffifin [83]: 4-5)

Mereka sama sekali tidak takut kepada hari berbangkit, yang di hari itu mereka akan diberdirikan di hadapan Tuhan Yang Mengetahui semua isi dan rahasia, untuk dimintai pertanggungjawabannya, yaitu di hari yang menakutkan karena banyak peristiwa yang dahsyat terjadi di hari itu lagi sangat mengerikan.
Barang siapa yang merugi di hari itu, maka dimasukkanlah ia ke dalam neraka yang panas.


Informasi Surah Al Muthaffifin (المطففين)
Surat ini terdiri atas 36 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al ‘Ankabuut dan merupakan surat yang terakhir diturunkan di Mekah sebelum hijrah.

“Al Muthaffifiin” yang dijadikan nama bagi surat ini diambil dari kata “Al Muthaffifiin” yang terdapat pada ayat pertama.

Keimanan:

Ancaman Allah subhanahu wa ta’ala terhadap orang-orang yang mengurangi hak orang lain dalam timbangan, ukuran dan takaran
catatan kejahatan manusia dicantumkan dalam sijjiin sedang catatan kebajikan manusia dicantumkan dalam ‘illiyyiin
balasan dan macam-macam keni’matan bagi orang yang berbuat kebajikan
sikap dan pandangan orang-orang kafir di dunia terhadap orang­orang yang beriman
sikap orang-orang yang beriman di akhirat terhadap orang-orang kafir.

Lain-lain:

Ancaman Allah subhanahu wa ta’ala terhadap orang-orang yang mengurangi hak orang lain dalam timbangan, ukuran dan takaran
catatan kejahatan manusia dicantumkan dalam sijjiin sedang catatan kebajikan manusia dicantumkan dalam ‘illiyyiin
balasan dan macam-macam keni’matan bagi orang yang berbuat kebajikan
sikap dan pandangan orang-orang kafir di dunia terhadap orang­orang yang beriman
sikap orang-orang yang beriman di akhirat terhadap orang-orang kafir.

Ayat-ayat dalam Surah Al Muthaffifin (36 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Muthaffifin (83) ayat 4 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Muthaffifin (83) ayat 4 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Muthaffifin (83) ayat 4 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Q.S. Al-Mutaffifin (83) ayat 1-36 - Oki Setiana (Bahasa Indonesia)
Q.S. Al-Mutaffifin (83) ayat 1-36 - Oki Setiana (Bahasa Arab)

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Muthaffifin - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 36 & Terjemahan


Gambar

no images were found



Statistik Q.S. 83:4
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muthaffifin.

Surah Al-Tatfif (Arab: المطفّفي ,"Kecurangan") adalah surah ke-83 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah, terdiri atas 36 ayat.
Dinamakan Al Muthaffifiin yang berarti Orang-orang yang curang di ambil dari kata Al Muthaffifiin yang terdapat pada ayat pertama surat ini.
Surat ini merupakan surat terakhir yang turun di Mekkah sebelum hijrah.

Nomor Surah 83
Nama Surah Al Muthaffifin
Arab المطففين
Arti Orang-orang yang curang
Nama lain Al-Tathfif
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 86
Juz Juz 30
Jumlah ruku' 1 ruku'
Jumlah ayat 36
Jumlah kata 169
Jumlah huruf 751
Surah sebelumnya Surah Al-Infitar
Surah selanjutnya Surah Al-Insyiqaq
4.5
Ratingmu: 4.5 (21 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/83-4







Pembahasan ▪ qs al muthaffifin tentang kecurangan

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta