QS. Al Mu’minuun (Orang-orang mukmin) – surah 23 ayat 68 [QS. 23:68]

اَفَلَمۡ یَدَّبَّرُوا الۡقَوۡلَ اَمۡ جَآءَہُمۡ مَّا لَمۡ یَاۡتِ اٰبَآءَہُمُ الۡاَوَّلِیۡنَ
Afalam yaddabbaruul qaula am jaa-ahum maa lam ya’ti aabaa-ahumul au-waliin(a);

Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Kami), atau apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?
―QS. 23:68
Topik ▪ Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat
23:68, 23 68, 23-68, Al Mu’minuun 68, AlMuminuun 68, Al Mukminun 68, Al-Mu’minun 68

Tafsir surah Al Mu'minuun (23) ayat 68

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’minuun (23) : 68. Oleh Kementrian Agama RI

Pada ayat ini Allah mencerca perbuatan dan ucapan mereka yang tak sopan dan tak masuk akal itu.
Apakah mereka tidak memperhatikan ayat-ayat Alquran bagaimana induk dan tinggi susunan kata-katanya, pada hal mereka mempunyai kesempatan yang luas untuk memperhatikannya.
Tak terdapat di dalam Alquran itu kelemahan, pertentangan atau sesuatu yang mengurangi nilai sastranya atau merendahkan pengertian yang terdapat di dalamnya.
Bahkan di dalamnya terdapat dalil-dalil dan hujah-hujah yang nyata yang tak dapat dibantah, terdapat dasar-dasar akhlak yang mulia, syariat dan peraturan yang dapat membawa mereka ke tingkat yang paling atas bila mereka mau mengamalkan dan mematuhinya.
Ataukah mereka menganggap kedatangan Muhammad sebagai rasul suatu hal yang mustahil yang belum pernah terjadi pada umat-umat yang terdahulu, pada hal mereka mengetahui adanya Rasul-rasul yang terdahulu itu bagaimana nasib umat-umat yang mengingkari mereka bahkan mereka melihat sendiri bekas-bekas yang ditinggalkan umat-umat yang durhaka itu.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Bodohkah orang-orang yang bersikap menolak itu sehingga tidak mampu mencermati Al Quran untuk mengetahui kebenarannya?
Atau, berbedakah ajaran yang dibawa Muhammad kepada mereka dengan ajaran yang dibawa rasul-rasul sebelumnya kepada umatnya masing-masing yang diketahui oleh nenek moyang mereka?

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Maka apakah mereka tidak memperhatikan) asal lafal Yaddabbaruu adalah Yatadabbaruuna, kemudian huruf Ta dimasukkan ke dalam huruf Dal setelah terlebih dahulu diganti menjadi Dal, sehingga jadilah Yaddabbaruuna (perkataan ini) Alquran ini yang menunjukkan kebenaran Nabi ﷺ (atau apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?)

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Apakah mereka tidak merenungkan al-Qur’an sehingga mereka akan membenarkannya, ataukah mereka menolak untuk beriman dengan datangnya Rasul dan kitab hanya karena keduanya belum pernah datang kepada nenek moyang mereka sehingga mereka mengingkari dan menolaknya??

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Allah subhanahu wa ta’ala ingkar terhadap sikap orang-orang musyrik karena mereka tidak mau memahami Al-Qur’an dan merenunginya, bahkan mereka menentangnya.
Padahal Al-Qur’an itu diturunkan dengan bahasa mereka, tiada suatu kitab pun yang diturunkan oleh Allah kepada rasul-Nya lebih sempurna dan lebih mulia daripada Al-Qur’an.
Terlebih lagi para pen­dahulu (nenek moyang) mereka yang telah mati di masa Jahiliah tidak pernah terjangkau oleh suatu kitab pun dan tidak pernah datang kepada mereka seorang pemberi peringatan pun.
Maka sudah sepantasnyalah mereka menerima nikmat yang dianugerahkan oleh Allah ini, yaitu dengan menerima Al-Qur’an dan mensyukurinya serta memahami dan meng­amalkan apa yang terkandung di dalamnya sepanjang siang dan malam hari.
Seperti yang telah dilakukan oleh orang-orang cendekiawan dari kalangan mereka yang telah masuk Islam dan mengikuti Rasulullah ﷺ serta beliau merasa rela kepada mereka.

Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya:

Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Kami).
Kalau begitu, demi Allah, mereka pasti menemukan di dalam Al-Qur’an sesuatu yang dapat mengekang mereka dari perbuatan maksiat terhadap Allah, seandainya mereka mau merenungi dan memahami makna yang terkandung di dalamnya.
Akan tetapi, ternyata mereka hanya mengambil hal-hal yang syubhat sehingga pada akhirnya mereka binasa.


Informasi Surah Al Mu'minuun (المؤمنون)
Surat Al Mu ‘minuun terdiri atas 118 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.
Dinamai “Al Mu’minuun”,
karena permulaan surat ini menerangkan bagaimana seharus­nya sifat-sifat orang mu’min yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan keten­ teraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad ﷺ

Keimanan:

Kepastian hari berbangkit dan hal-hal yang terjadi pada hari kiamat
Allah tidak memerlukan anak atau sekutu.

Hukum:

Manusia dibebani sesuai dengan kesanggupannya
rasul-rasul semuanya menyuruh manusia memakan makanan yang halal lagi baik
pokok-pokok agama yang dibawa para nabi adalah sama, hanya syariatnya yang berbeda

Kisah:

Kisah Nuh a.s.
kisah Hud a.s.
kisah Musa a.s. dan Harun a.s.
kisah Isa a.s.

Lain-lain:

Tujuh perkara yang harus dipenuhi oleh seorang mu’min yang ingin mendapat keberuntungan hidup di dunia maupun di akhirat
proses kejadian manusia
tanda­-tanda orang yang bersegera kepada kebaikan
ni’mat Allah yang dianugerahkan kepada manusia wajib disyukuri.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 68 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 68 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mu'minuun (23) ayat 68 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mu'minuun - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 118 & Terjemahan


Gambar

no images were found



Statistik Q.S. 23:68
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu'minuun.

Surah Al-Mu'minun (Arab: المؤمنون‎, "Orang-Orang Yang Beriman") adalah surah ke-23 dari al-Qur'an, surah ini terdiri atas 118 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Mu'minun, karena permulaan ayat ini menerangkan bagaimana seharusnya sifat-sifat orang mukmin yang menyebabkan keberuntungan mereka di akhirat dan ketenteraman jiwa mereka di dunia.
Demikian tingginya sifat-sifat itu, hingga ia telah menjadi akhlak bagi Nabi Muhammad s.a.w.

Nomor Surah 23
Nama Surah Al Mu'minuun
Arab المؤمنون
Arti Orang-orang mukmin
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 74
Juz Juz 18
Jumlah ruku' 6 ruku'
Jumlah ayat 118
Jumlah kata 1055
Jumlah huruf 4486
Surah sebelumnya Surah Al-Hajj
Surah selanjutnya Surah An-Nur
4.8
Ratingmu: 4.6 (28 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta