QS. Al Mu’min (Orang yang Beriman) – surah 40 ayat 83 [QS. 40:83]

فَلَمَّا جَآءَتۡہُمۡ رُسُلُہُمۡ بِالۡبَیِّنٰتِ فَرِحُوۡا بِمَا عِنۡدَہُمۡ مِّنَ الۡعِلۡمِ وَ حَاقَ بِہِمۡ مَّا کَانُوۡا بِہٖ یَسۡتَہۡزِءُوۡنَ
Falammaa jaa-athum rusuluhum bil bai-yinaati farihuu bimaa ‘indahum minal ‘ilmi wahaaqa bihim maa kaanuu bihi yastahzi-uun(a);

Maka ketika para rasul datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka merasa senang dengan ilmu yang ada pada mereka dan mereka dikepung oleh (azab) yang dahulu mereka memperolok-olokkannya.
―QS. 40:83
Topik ▪ Kebutuhan tumbuhan akan air
40:83, 40 83, 40-83, Al Mu’min 83, AlMumin 83, Al Mukmin 83, AlMukmin 83, Al-Mu’min 83
English Translation - Sahih International
And when their messengers came to them with clear proofs, they (merely) rejoiced in what they had of knowledge, but they were enveloped by what they used to ridicule.
―QS. 40:83

 

Tafsir surah Al Mu'min (40) ayat 83

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’min (40) : 83. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini disebutkan bahwa kepada umat-umat terdahulu telah datang rasul-rasul yang diutus Allah dengan membawa dalil-dalil dan keterangan-keterangan yang kuat dan nyata.
Akan tetapi, mereka tetap mengingkarinya bahkan menentang seruan para rasul itu.
Mereka memperlihatkan kepada para rasul itu betapa kuatnya keyakinan mereka terhadap agama yang mereka anut.
Mereka menyangka bahwa ilmu yang mereka peroleh itu adalah ilmu yang tiada tara sehingga mereka memperolok-olokkan para rasul itu.
Orang-orang kafir itu akan ditimpa azab yang berat di akhirat.
Ucapan-ucapan mereka itu disebutkan dalam firman Allah:

وَقَالُوْا مَا هِيَ اِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوْتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَآ اِلَّا الدَّهْرُ وَمَا لَهُمْ بِذٰلِكَ مِنْ عِلْمٍ اِنْ هُمْ اِلَّا يَظُنُّوْنَ

Dan mereka berkata,
“Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa.”
Tetapi mereka tidak mempunyai ilmu tentang itu, mereka hanyalah menduga-duga saja.
(al-Jatsiyah [45]: 24)

Dan firman Allah:

سَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ اَشْرَكُوْا لَوْ شَاۤءَ اللّٰهُ مَآ اَشْرَكْنَا وَلَآ اٰبَاۤؤُنَا وَلَا حَرَّمْنَا مِنْ شَيْءٍ

Orang-orang musyrik akan berkata,
“Jika Allah menghendaki, tentu kami tidak akan mempersekutukan-Nya, begitu pula nenek moyang kami, dan kami tidak akan mengharamkan apa pun.”
(al-An’am [6]: 148)