QS. Al Mu’min (Orang yang Beriman) – surah 40 ayat 72 [QS. 40:72]

فِی الۡحَمِیۡمِ ۬ۙ ثُمَّ فِی النَّارِ یُسۡجَرُوۡنَ
Fiil hamiimi tsumma fiinnaari yusjaruun(a);

ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api,
―QS. 40:72
Topik ▪ Neraka ▪ Memasuki neraka ▪ Allah memiliki kunci alam ghaib
40:72, 40 72, 40-72, Al Mu’min 72, AlMumin 72, Al Mukmin 72, AlMukmin 72, Al-Mu’min 72

Tafsir surah Al Mu'min (40) ayat 72

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’min (40) : 72. Oleh Kementrian Agama RI

Akibat keingkaran orang-orang kafir itu akan mereka rasakan di akhirat, ketika belenggu dan rantai-rantai dikalungkan ke leher mereka, kemudian mereka ditarik dengan paksa ke dalam neraka yang di dalamnya mereka dibakar.

Ayat ini sama isinya dan maksudnya dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim.
(Q.S. As-Saffat [37]: 68)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala

Peganglah dia, kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka Jahim.
Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang sangat panas.
Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.
Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu selalu kamu ragu-ragukan.

(Q.S. Ad-Dukhaan [44]: 47-50)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Orang-orang yang mendustakan Al Quran dan wahyu yang Kami turunkan kepada utusan-utusan Kami, pasti akan mengetahui akibat perbuatannya, pada saat lehernya dibelenggu dengan rantai, dan ditarik dalam air yang sangat panas kemudian dilempar ke dalam neraka yang mereka rasakan panasnya.
Mereka diejek dengan dikatakan, “Mana sembahan kalian selain Allah yang dulu pernah kalian sembah itu?”
Orang kafir menjawab, “Mereka telah menghilang dari kami.
Bahkan sebenarnya, di dunia dulu kami belum pernah menyembah sesuatu yang pantas disembah.” Dengan cara seperti itu Allah menyesatkan orang kafir dari kebenaran, karena mengetahui bahwa mereka lebih memilih kesesatan dari pada petunjuk.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Ke dalam air yang sangat panas) yakni neraka Jahanam (kemudian mereka dibakar dalam api) maksudnya, mereka dibakar oleh api neraka.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Karena itulah disebutkan dalam firman selanjutnya:

seraya mereka diseret ke dalam air yang sangat panas, kemudian mereka dibakar dalam api.
(Q.S. Al-Mu’min [40]: 71-72)

Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Inilah neraka Jahanam yang didustakan oleh orang-orang yang berdosa.
Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air yang mendidih yang memuncak panasnya.
(Q.S. Ar-Rahman [55]: 43-44)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala sesudah menceritakan makanan penduduk neraka itu zaqqum, dan minuman neraka adalah air yang sangat panas, yaitu:

Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim.
(Q.S. As-Saffat [37]: 68)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu.
Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang mendidih, dan dalam naungan asap yang hitam.
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 41-­44)

sampai dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Kemudian sesungguhnya kamu, hai orang-orang yang sesat lagi mendustakan, benar-benar akan memakan pohon zaqqum, dan akan memenuhi perutmu dengannya.
Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas.
Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.
Itulah hidangan untuk mereka pada hari pembalasan.
(Q.S. Al-Waqi’ah [56]: 51-56)

Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya pohon zaqqum itu makanan orang yang banyak berdosa.
(Ia) sebagai kotoran minyak yang mendidih di dalam perut, seperti mendidihnya air yang sangat panas.
Peganglah dia, kemudian seretlah dia ke tengah-tengah neraka.
Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari) air yang amat panas.
Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.
Sesungguhnya ini adalah azab yang dahulu kamu meragu-ragukannya.
(Q.S. Ad-Dukhaan [44]: 43-50)

Hal ini dikatakan kepada mereka dengan nada mengecam, mencemooh­kan, menghina, meremehkan, dan mengejek mereka.


Informasi Surah Al Mu'min (المؤمن)
Surat Al Mu’min terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturun­ kan sesudah surat Az Zumar.

Dinamai “Al Mu’min” (Orang yang beriman), berhubung dengan perkataan “mu’min” yang terdapat pada ayat 28 surat ini.
Pada ayat 28 diterangkan bahwa salah seorang dari kaum Fir ‘aun telah beriman kepada Nabi Musa ‘alaihis salam dengan menyembunyikan imannya kepada kaumnya, setelah mendengar keterangan dan melihat mu’jizat yang dikemukakan oleh Nabi Musa ‘alaihis salam hati kecil orang ini mencela Fir’aun dan kaumnya yang tidak mau beriman kepada Nabi Musa ‘alaihis salam, sekalipun telah dikemukakan keterangan dan mu ‘jizat yang diminta mereka.

Dinamakan pula “Ghafir” (yang mengampuni), karena ada hubungannya dengan kalimat “Ghafir” yang terdapat pada ayat 3 surat ini.

Ayat ini mengingatkan bahwa ”Maha Pengampun” dan ”Maha Penerima Taubat” adalah sebagian dari sifat-sifat Allah, karena itu hamba-hamba Allah tidak usah khawatir terhadap perbuatan-perbuatan dosa yang telah terlanjur mereka la­kukan, semuanya itu akan diampuni Allah asal benar-benar memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya dan berjanji tidak akan mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa itu lagi.

Dan surat ini dinamai “Dzit Thaul” (Yang Mempunyai Kurnia) karena perkataan tersebut ter­ dapat pada ayat 3.

Keimanan:

Sifat-sifat malaikat yang memikul ‘Arsy dan yang berada di sekitarnya
dalil-dalil yang menunjukkan kekuasaan Allah
sifat-sifat Allah yang menunjukkan kebesar­an dan keagungan-Nya
Ilmu Allah meliputi segala sesuatu
bukti-bukti yang menunjukkan adanya hari berbangkit.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Musa a.s dengan Fir’aun

Lain-lain:

Al Qur’anul karim dan sikap orang-orang mu’min dan orang-orang kafir terhadap­nya
permohonan orang-orang kafir supaya dikeluarkan dari neraka
peringatan kepada orang-orang musyrik tentang kedahsyatan hari kiarnat
anjuran bersabar dalam menghadapi kaum musyrikin
ni’mat-ni’mat Allah yang terdapat di daratan dan lautan
janji Rasulullah ﷺ bahwa orang-orang mu’min akan menang ter­hadap musuhnya.

Ayat-ayat dalam Surah Al Mu'min (85 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mu'min (40) ayat 72 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mu'min (40) ayat 72 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mu'min (40) ayat 72 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mu'min - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 85 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 40:72
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu'min.

Surah Al-Mu'min (Arab: المؤمن ,"Orang Yang Beriman") atau Surah Ghafir (Arab: غافر ) adalah surah ke-40 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah Az-Zumar dan memiliki 3 nama yaitu Al-Mu'min, Ghafir, dan At-Tawl.

Nomor Surah 40
Nama Surah Al Mu'min
Arab المؤمن
Arti Orang yang Beriman
Nama lain Mukmin, Thaul, Ha Mim, Ghafir, At-Tawl atau Zit Tawl, Ha Mim al-Mu'min
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 60
Juz Juz 24
Jumlah ruku' 9 ruku'
Jumlah ayat 85
Jumlah kata 1228
Jumlah huruf 5109
Surah sebelumnya Surah Az-Zumar
Surah selanjutnya Surah Fussilat
4.8
Ratingmu: 4.6 (12 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta