Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Mu'min (Orang yang Beriman) - surah 40 ayat 51 [QS. 40:51]

اِنَّا لَنَنۡصُرُ رُسُلَنَا وَ الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡا فِی الۡحَیٰوۃِ الدُّنۡیَا وَ یَوۡمَ یَقُوۡمُ الۡاَشۡہَادُ
Innaa lananshuru rusulanaa waal-ladziina aamanuu fiil hayaatiddunyaa wayauma yaquumul asyhaad(u);
Sesungguhnya Kami akan menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari tampilnya para saksi (hari Kiamat),
―QS. Al Mu’min [40]: 51

Daftar isi

Indeed, We will support Our messengers and those who believe during the life of this world and on the Day when the witnesses will stand –
― Chapter 40. Surah Al Mu’min [verse 51]

إِنَّا sesungguhnya Kami

Indeed We,
لَنَنصُرُ benar-benar kami menolong

We will surely help
رُسُلَنَا rasulrasul Kami

Our Messengers
وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang

and those who
ءَامَنُوا۟ mereka beriman

believe
فِى dalam

in
ٱلْحَيَوٰةِ kehidupan

the life
ٱلدُّنْيَا dunia

(of) the world
وَيَوْمَ dan pada hari

and (on the) Day
يَقُومُ wahai kaumku

(when) will stand
ٱلْأَشْهَٰدُ saksi-saksi

the witnesses,

Tafsir Quran

Surah Al Mu’min
40:51

Tafsir QS. Al-Mu’min (40) : 51. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat ini, Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman berupa pertolongan dan kemenangan dalam menghadapi musuh-musuh mereka.
Allah mengatakan bahwa Dia pasti menjadikan para rasul-Nya orang-orang yang menang atas musuh-musuh mereka dan akan menolong serta membahagiakan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan akhirat.

Cara dan bentuk pertolongan Allah itu bermacam-macam, adakalanya dengan meninggikan kedudukan dan kekuasaan mereka atas musuh-musuh mereka, seperti yang diberikan kepada Daud dan Sulaiman, adakalanya dengan memberikan kemenangan kepada mereka atas musuh-musuh mereka, seperti yang diberikan kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Adakalanya juga dengan menimpakan kepada mereka kesengsaraan dan malapetaka, seperti yang dialami oleh Fir’aun dan kaumnya, dan adakalanya dengan menghancurkan orang-orang kafir dan menyelamatkan para rasul dan orang-orang yang beriman besertanya, seperti yang dialami Nabi Saleh, Hud, Syuaib, dan Nuh beserta kaumnya.

Demikian pula Allah memberikan pertolongan kepada para rasul dan orang-orang yang beriman pada hari Kiamat yaitu pada hari berdirinya saksi-saksi yang terdiri dari para malaikat, para nabi, dan orang-orang yang beriman.
Pada hari itu, mereka menjadi saksi atas segala perbuatan orang-orang kafir dan atas pengetahuan para rasul kepada mereka, tetapi mereka mendustakannya.

Tafsir QS. Al Mu’min (40) : 51. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Sesungguhnya Kami pasti akan menolong rasulrasul Kami dan orang-orang Mukmin dengan memberikan balasan kepada musuh-musuh mereka dan menguatkan alasan terhadap mereka, di dunia dan pada hari kiamat.
Suatu hari ketika para saksi akan memberikan persaksiannya bahwa rasulrasul itu telah menyampaikan misi tablignya dan bahwa orang-orang kafir itu mendustakan para rasul.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya Kami benar-benar menolong utusan-utusan Kami dan orang-orang mukmin yang mengikuti mereka, dan Kami akan menjaga mereka dari pihak yang akan menyakiti mereka di kehidupan dunia ini dan hari Kiamat, di hari para malaikat, para nabi dan orang-orang yang beriman bersakdi atas umat-umat yang mendustakan utusan-utusan-Nya, maka mereka bersaksi bahwa para rasul itu telah menyampaikan risalah Rabb mereka dan bahwa umat-umat mereka mendustakan.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesungguhnya Kami menolong rasulrasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi) yaitu hari kiamat.
Lafal Al-Asyhaad adalah bentuk jamak dari lafal Syaahidun, para saksi tersebut adalah malaikatmalaikat yang memberikan kesaksian bagi para rasul, bahwasanya rasulrasul itu telah menyampaikan risalah-Nya dan mereka mendustakan orang-orang kafir.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Abu Ja’far ibnu Jarir telah mengetengahkan sebuah pertanyaan sehubungan dengan makna firman-Nya:
Sesungguhnya Kami menolong rasulrasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia.
(QS. Al-Mu’min [40]: 50)
Yaitu bahwa telah dimaklumi sebagian dari para nabi itu telah dibunuh oleh kaumnya, seperti Nabi Yahya, Nabi Zakaria, dan Nabi Sya’ya;
ada pula yang diusir oleh kaumnya keluar dari kalangan mereka;
adakalanya hijrah ke negeri lain, seperti Nabi Ibrahim;
dan adakalanya diangkat ke langit, seperti Isa.
Lalu manakah yang dimaksud dengan pertolongan yang dijanjikan oleh ayat ini dalam kehidupan dunia?


Untuk menjawab pertanyaan ini, ada dua jawaban, seperti yang akan dijelaskan sebagai berikut:

Pertama, berita yang menyatakan terbunuhnya sebagian nabi itu merupakan pengecualian dari hal yang umum, karena kejadiannya hanya menimpa sebagian kecil saja.
Dan hal ini diperbolehkan menurut kaidah bahasa.

Kedua, yang dimaksud dengan ‘pertolongan’ ialah menimpakan pembalasan bagi mereka dari orang-orang yang menyakiti mereka, apakah pembalasan ini terjadi saat mereka ada di tempat, ataukah saat mereka telah pergi atau sesudah mereka mati, seperti yang dilakukan terhadap para pembunuh Nabi Yahya, Nabi Zakaria, dan Nabi Sya’ya.
Allah menguasakan diri mereka kepada orang-orang yang menghina dan mengalirkan darah mereka dari kalangan musuh-musuh mereka.
Telah disebutkan pula bahwa Raja Namrud diazab oleh Allah subhanahu wa ta’ala dengan azab yang datang dari Tuhan Yang Mahaperkasa lagi Mahakuasa.
Sedangkan orang-orang yang menjerumuskan Al-Masih untuk disalib dari kalangan orang-orang Yahudi, Allah menguasakan diri mereka kepada bangsa Romawi, maka bangsa Romawi menindas mereka dan menjadikan mereka hina serta menjadikan musuh mereka menang atas diri mereka.

Kemudian sebelum hari kiamat Isa akan turun sebagai pemimpin dan hakim yang adil.
Maka Al-Masih membunuh Dajjal dan bala tentaranya dari kalangan orang-orang Yahudi, lalu dibunuhnya semua babi, semua salib dia hancurkan, dan upeti (pajak) ditiadakan, maka ia tidak mau menerima selain Islam.

Ini merupakan pertolongan yang besar, dan demikianlah sunnah Allah pada makhluk-Nya sejak masa dahulu hingga sekarang.
Yaitu bahwa Dia akan menolong hamba-hamba-Nya yang beriman di dunia dan menjadikan mereka senang atas pembalasan yang telah menimpa orang-orang yang telah menyakiti mereka.

Di dalam kitab Sahih Bukhari disebutkan sebuah hadis melalui Abu Hurairah r.a., dari Rasulullah ﷺ yang telah bersabda:

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
"Barang siapa yang memusuhi kekasih-Ku, berarti dia terang-terangan menantang-Ku untuk perang."

Di dalam hadis yang lain disebutkan:

Sesungguhnya Aku benar-benar akan membalaskan buat kekasih-kekasih-Ku sebagaimana singa medan perang membalas dendam.

Karena itulah Allah subhanahu wa ta’ala membinasakan kaum Nuh, ‘Ad, Tsamud, para pemilik sumur Rass, kaum Lut, dan penduduk negeri Madyan serta orang-orang yang semisal dengan mereka dari kalangan orang-orang yang mendustakan para rasul dan menentang kebenaran.
Dan Allah subhanahu wa ta’ala menyelamatkan kaum mukmin dari kalangan mereka, sehingga tiada seorang pun dari kaum mukmin yang binasa, sedangkan Dia mengazab semua orang kafir sampai ke akar-akarnya tanpa ada seorang pun dari mereka yang luput.

As-Saddi mengatakan bahwa tidak sekali-kali Allah mengutus seorang rasul kepada suatu kaum, lalu kaum ini membunuhnya —atau ada suatu kaum mukmin yang menyeru kepada perkara yang hak, lalu kaumnya membunuh mereka hingga mereka semuanya binasa— melainkan Allah akan membangkitkan bagi mereka orang-orang yang membalaskan dendam mereka.
Kemudian orang-orang yang dibangkitkan oleh Allah itu menuntut darah mereka dari orang-orang yang telah membunuh mereka, yang hal ini terjadi dalam kehidupan dunia.

As-Saddi melanjutkan bahwa para nabi dan kaum mukmin banyak yang dibunuh di dunia, dan mereka mendapat pertolongan (dari Allah) padanya (di dunia).
Demikian pulalah Allah subhanahu wa ta’ala menolong rasul-Nya (Nabi Muhammad ﷺ) dan para sahabatnya dalam menghadapi orang-orang yang menentangnya, menghalang-halanginya, mendustakannya, dan memusuhinya.
Kemudian Allah menjadikan kalimahnya adalah yang tertinggi dan agamanya muncul di atas agama yang lainnya.
Lalu Allah memerintahkan kepadanya untuk hijrah dari kalangan kaum musyrik ke Madinah.
Dan Allah menjadikan baginya di dalam kota Madinah orang-orang yang menolongnya dan mendukungnya secara penuh.
Kemudian Allah menganugerahkan kepadanya pasukan kaum musyrik pada hari Perang Badar, maka Allah memenangkannya atas mereka dan mengalahkan mereka, membunuh para pemimpinnya dan menawan kaum hartawannya, lalu mereka digiring (ke Madinah) dalam keadaan terbelenggu.
Sesudah itu Rasulullah ﷺ menganugerahkan kepada mereka pembebasan dengan tebusan yang harus dibayar oleh mereka.

Selang beberapa tahun kemudian Allah menaklukkan untuknya kota Mekah, sehingga senanglah hatinya karena kota kelahirannya (yaitu tanah suci) telah jatuh ke tangannya, dan Allah menyelamatkan kota suci dari kekufuran dan kemusyrikan yang telah membudaya sebelumnya.
Sesudah itu Allah menaklukkan negeri Yaman dan tunduklah semua Jazirah Arabia kepadanya, dan manusia mulai memasuki agama Allah secara berbondong-bondong.

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala mewafatkannya untuk kembali ke sisi-Nya karena ia mempunyai kedudukan yang terhormat di sisi-Nya.
Lalu Allah menjadikan para sahabatnya sebagai khalifahnya sepeninggalnya, dan mereka menyampaikan agama Allah kepada manusia sebagai ganti beliau, dan menyeru manusia untuk menyembah Allah subhanahu wa ta’ala Mereka telah berhasil membuka banyak negeri dan daerah-daerah, kawasan-kawasan serta kota-kota besar, sehingga dakwah Islam menyebar ke seluruh penjuru dunia, belahan timur dan belahan baratnya.

Selanjutnya agama Islam ini tetap tegak dalam keadaan diberi pertolongan oleh Allah dan dimenangkan sampai hari kiamat terjadi.
Karena itulah disebutkan oleh firman-Nya:
Sesungguhnya Kami menolong rasulrasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat).
(QS. Al-Mu’min [40]: 51)
Yakni kelak pada hari kiamat kemenangan yang diperoleh akan lebih besar dan lebih agung serta lebih mulia.


Mujahid mengatakan bahwa yang dimaksud dengan asyhad ialah para malaikat.

Kata Pilihan Dalam Surah Al Mu’min (40) Ayat 51

ASYHAAD
أَشْهَٰد

Lafaz ini adalah jamak asy syahid seperti kata nashir jamaknya anshar, sahib jamaknya ashab maknanya malaikat yang menyampaikan apa yang disaksikan.
Ia juga bermakna lidah sebagaimana ungkapan:

maa lahuu ra’yu walaa syahiid

Maksudnya, "dia tidak mempunyai pandangan dan tidak pula punya Iisan." la juga bermakna sesiapa yang melaksanakan penyaksian atau dalil.
Salat asy syaahid adalah shalat Maghrib karena ia adalah shalat yang dikerjakan ketika bintang-bintang muncul dan shalat fajr karena seorang musafir menunaikannya seakan-akan seperti orang tempatan (syahid) yang tidak boleh mengqasarkannya.

Lafaz ini disebut dua kali di dalam Al Qur’an yaitu dalam surah
Hud (11 ), ayat 18;
Al Mu’min (40), ayat 51.
Ibnu Manzur berkata,
"Lafaz asyhaad dalam ayat itu bermakna para malaikat."

Pendapat lain mengatakan ia adalah para nabi dan orang yang beriman yang menjadi saksi ke atas pendusta-pendusta Muhammad.

Dalam surah Al Mu’min, asyhaad bermakna malaikat sebagaimana yang diriwayatkan dari Mujahid.

Rasyid Rida berpendapat, penafsiran asyhaad dalam surah Al Mu’min adalah orang yang melaksanakan perintahnya dari kalangan malaikat, para nabi dan rasul serta orang beriman supaya menyaksikan atau menjadi saksi ke atas mereka (orang kafir).
Begitu juga dengan penafsiran Az Zamakhsyari, ia bermakna penjaga-penjaga dari kalangan para malaikat, para nabi dan orang beriman dari umat Muhammad yang bertugas sebagai orang yang memberi keterangan kepada umat manusia (tentang yang benar dan yang salah)

Kesimpulannya, lafaz asyhaad bermakna para malaikat, nabi dan orang beriman sebagai saksi atas orang kafir.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:77

Unsur Pokok Surah Al mukmin (المؤمن)

Surat Al mukmin terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Az Zumar.

Dinamai "Al mukmin" (Orang yang beriman), berhubung dengan perkataan "mukmin" yang terdapat pada ayat 28 surat ini.
Pada ayat 28 diterangkan bahwa salah seorang dari kaum Fir’aun telah beriman kepada Nabi Musaalaihis salam dengan menyembunyikan imannya kepada kaumnya, setelah mendengar keterangan dan melihat mukjizat yang dikemukakan oleh Nabi Musaalaihis salam hati kecil orang ini mencela Fir’aun dan kaumnya yang tidak mau beriman kepada Nabi Musaalaihis salam, sekalipun telah dikemukakan keterangan dan mukjizat yang diminta mereka.

Dinamakan pula "Ghafir" (yang mengampuni), karena ada hubungannya dengan kalimat "Ghafir" yang terdapat pada ayat 3 surat ini.

Ayat ini mengingatkan bahwa "Maha Pengampun" dan "Maha Penerima Taubat" adalah sebagian dari sifat-sifat Allah, karena itu hamba-hamba Allah tidak usah khawatir terhadap perbuatan-perbuatan dosa yang telah terlanjur mereka lakukan, semuanya itu akan diampuni Allah asal benar-benar memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya dan berjanji tidak akan mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa itu lagi.

Dan surat ini dinamai "Dzit Thaul" (Yang Mempunyai Kurnia) karena perkataan tersebut terdapat pada ayat 3.

Keimanan:

▪ Sifat-sifat malaikat yang memikul ‘Arsy dan yang berada di sekitarnya.
Dalildalil yang menunjukkan kekuasaan Allah.
▪ Sifat-sifat Allah yang menunjukkan kebesaran dan keagungan-Nya.
▪ Ilmu Allah meliputi segala sesuatu.
▪ Bukti-bukti yang menunjukkan adanya hari berbangkit.

Kisah:

▪ Kisah Musa `alaihis salam dengan Fir’aun.

Lain-lain:

Alquranul karim dan sikap orang-orang mukmin dan orang-orang kafir terhadapnya.
▪ Permohonan orang-orang kafir supaya dikeluarkan dari neraka.
▪ Peringatan kepada orang-orang musyrik tentang kedahsyatan hari kiamat.
▪ Anjuran bersabar dalam menghadapi kaum musyrikin.
▪ Nikmat-nikmat Allah yang terdapat di daratan dan lautan.
▪ Janji Rasulullah ﷺ bahwa orang-orang mukmin akan menang terhadap musuhnya.

Audio Murottal

QS. Al-Mu'min (40) : 1-85 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 85 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Mu'min (40) : 1-85 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 85

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Mu'min ayat 51 - Gambar 1 Surah Al Mu'min ayat 51 - Gambar 2
Statistik QS. 40:51
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu’min.

Surah Al-Mu’min (Arab: المؤمن ,”Orang Yang Beriman”) atau Surah Ghafir (Arab: غافر ) adalah surah ke-40 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah Az-Zumar dan memiliki 3 nama yaitu Al-Mu’min, Ghafir, dan At-Tawl.

Nomor Surah 40
Nama Surah Al Mu’min
Arab المؤمن
Arti Orang yang Beriman
Nama lain Mukmin, Thaul, Ha Mim, Ghafir, At-Tawl atau Zit Tawl, Ha Mim al-Mu’min
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 60
Juz Juz 24
Jumlah ruku’ 9 ruku’
Jumlah ayat 85
Jumlah kata 1228
Jumlah huruf 5109
Surah sebelumnya Surah Az-Zumar
Surah selanjutnya Surah Fussilat
Sending
User Review
4.9 (29 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

40:51, 40 51, 40-51, Surah Al Mu'min 51, Tafsir surat AlMumin 51, Quran Al Mukmin 51, AlMukmin 51, Al-Mu'min 51, Surah Al Mumin ayat 51

Video Surah

40:51


More Videos

Kandungan Surah Al Mu'min

۞ QS. 40:2 • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al ‘Alim (Maha megetahui)

۞ QS. 40:3 • Siksaan Allah sangat pedih • Ampunan Allah yang luas • Dzut Thaul (Maha Memberi) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun) • Kebenaran hari penghimpunan

۞ QS. 40:4 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia

۞ QS. 40:5 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:6 Ar Rabb (Tuhan) • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Kebenaran dan hakikat takdir • Azab orang kafir

۞ QS. 40:7 Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Nama-nama neraka • Ampunan Allah dan rahmatNya •

۞ QS. 40:8 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hakim (Maha Bijaksana) • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Nama-nama surga

۞ QS. 40:10 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:11 Ar Rabb (Tuhan) • Beberapa ayat yang menjelaskan tentang hari kebangkitan • Manusia dibangkitkan dari kubur • Keabadian neraka •

۞ QS. 40:12 Tauhid Uluhiyyah • Al ‘Aliyy (Maha Tinggi) • Al Hakam (Maha memberi keputusan) • Al Kabir (Maha Besar) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:14 Tauhid Uluhiyyah • Perintah tidak mengikuti orang musyrik • Kewajiban hamba pada Allah • Ikhlas dalam berbuat •

۞ QS. 40:15 Arsy • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 40:16 • Segala sesuatu milik Allah • Al Qahhar (Maha Pemaksa) • Al Wahid (Maha Esa) • Kebenaran hari penghimpunan • Penghimpunan manusia dan keadaan mereka

۞ QS. 40:17 • Sifat hari penghitungan • Keadilan Allah dalam menghakimi • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 40:18 • Nama-nama hari kiamat • Kedahsyatan hari kiamat • Terputusnya hubungan antara sesama pada hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka

۞ QS. 40:19 • Keluasan ilmu Allah

۞ QS. 40:20 • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Keadilan Allah dalam menghakimi • Kelemahan tuhan selain Allah •

۞ QS. 40:21 • Azab orang kafir • Kelemahan tuhan selain Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:22 • Siksaan Allah sangat pedih • Al Qawiy (Maka Kuat) • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:26 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 40:27 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 40:28 Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi • Hidayah (petunjuk) dari Allah • Menanggung dosa orang lain •

۞ QS. 40:31 • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:32 • Nama-nama hari kiamat

۞ QS. 40:33 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan • Allah menggerakkan hati manusia • Hidayah (petunjuk) dari Allah •

۞ QS. 40:34 • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 40:35 • Mendustai Allah • Allah menggerakkan hati manusia • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:36 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:37 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:39 • Nama-nama surga • Keabadian surga • Keabadian neraka • Kebaikan yang ada di alam akhirat

۞ QS. 40:40 • Pahala iman • Sifat surga dan kenikmatannya • Perbuatan baik adalah penyebab masuk surga • Ajakan masuk Islam • Toleransi Islam

۞ QS. 40:41 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:42 • Ampunan Allah yang luas • Al ‘Aziz (Maha Mulia) • Al Ghaffar (Maha Pemgampun)

۞ QS. 40:43 • Manusia dibangkitkan dari kubur • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah • Siksa orang kafir

۞ QS. 40:44 • Al Bashir (Maha Melihat)

۞ QS. 40:45 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:46 Siksa kubur • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 40:47 • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 40:48 • Keadilan Allah dalam menghakimi • Percakapan ahli neraka • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 40:49 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Penjaga neraka • Sifat neraka • Percakapan ahli neraka

۞ QS. 40:50 • Percakapan ahli neraka • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:51 • Orang mukmin selalu dalam lindungan Allah Ta’ala • Pertolongan Allah Ta’ala kepada orang mukmin • Pahala iman • Keutamaan iman •

۞ QS. 40:52 • Sifat neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Siksa orang kafir

۞ QS. 40:53 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 40:54 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 40:55 • Allah menepati janji • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 40:56 • Al Bashir (Maha Melihat) • Al Sami’ (Maha Pendengar) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:57 • Kekuasaan Allah

۞ QS. 40:58 • Derajat para pemeluk agama

۞ QS. 40:59 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Kebenaran hari penghimpunan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:60 Ar Rabb (Tuhan) • Nama-nama neraka • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 40:61 • Dzul Fadhl (Pemilik keutamaan) • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:62 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Segala sesuatu milik Allah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Khaliq (Maha Pencipta)

۞ QS. 40:63 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:64 Tauhid Rububiyyah • Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 40:65 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Al Hayy (Maha Hidup) • Ikhlas dalam berbuat

۞ QS. 40:66 Tauhid Rububiyyah • Tauhid Uluhiyyah • Ar Rabb (Tuhan) • Islam agama para nabi •

۞ QS. 40:68 • Kekuasaan Allah • Sifat Iradah (berkeinginan) • Al Muhyi – Al Mumiit (Maha Menghidupkan dan Mematikan) • Segala sesuatu ada takdirnya •

۞ QS. 40:69 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:70 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Maksiat dan dosa

۞ QS. 40:71 • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 40:72 • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 40:73 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 40:74 • Terputusnya hubungan antara orang musyrik dengan tuhan mereka • Kelemahan tuhan selain Allah

۞ QS. 40:75 • Penangguhan (siksa) orang kafir di dunia • Balasan dari perbuatannya

۞ QS. 40:76 • Nama-nama neraka • Keabadian neraka • Memasuki neraka • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka • Azab orang kafir

۞ QS. 40:77 • Allah menepati janji • Kebenaran hari penghimpunan • Menyiksa pelaku maksiat • Maksiat dan dosa •

۞ QS. 40:78 • Allah menepati janji • Kebenaran hari penghimpunan • Azab orang kafir • Menyiksa pelaku maksiat •

۞ QS. 40:81 Dalil-dalil adanya Allah Ta’ala • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:83 • Azab orang kafir • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 40:84 • Beriman ketika datang hari kiamat • Kelemahan tuhan selain Allah • Menyiksa pelaku maksiat

۞ QS. 40:85 • Beriman ketika datang hari kiamat • Azab orang kafir

Ayat Pilihan

Hai manusia,
ingatlah akan nikmat Allah kepadamu.
Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kamu dari langit & bumi?
Tidak ada Tuhan selain Dia,
maka mengapakah kamu berpaling (dari ketauhidan)?
QS. Fatir [35]: 3

Demi masa.

Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

kecuali orang-orang yang beriman & mengerjakan amal saleh & nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran & nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

QS. Al-‘Asr [103]: 1-3

…,
tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.
Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia,
sedang mereka tentang (kehidupan) akhirat lalai.
QS. Ar-Rum [30]: 6-7

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya,
ibunya mengandungnya dengan susah payah,
dan melahirkannya dengan susah payah (pula).
QS. Al-Ahqaf [46]: 15

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Nama isteri Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam selepas Khadijah ialah ...

Correct! Wrong!

Masyarakat Mekkah pada awal nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam berdakwah waktu itu sedang dilanda berbagai krisis, dan yang paling menonjol adalah krisis ...

Correct! Wrong!

Nama anak lelaki Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Correct! Wrong!

+

Array

Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada bulan ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam lahir pada Senin, 12 Rabiul Awal, di Tahun Gajah. Lalu pada tanggal 17 Rabiul Awal ini merupakan hari ketika Rasulullah hijrah atau meninggalkan Mekkah menuju Madinah.

Nama Ibu susuan Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam yaitu ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #12
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #12 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #12 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #16

Selain berisi kisah-kisah umat terdahulu, dalam Alquran juga terdapat tamsil sebagai peringatan bagi manusia. Tamsil artinya … Alquran adalah mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di bawah ini merupakan bukti bahwa Alquran adalah mukjizat yang terbesar adalah … Fungsi utama kandungan Alquran yang menjelaskan kisah umat terdahulu adalah sebagai … Yang berarti ”menggabungkan sesuatu dengan yang lain” adalah lafaz … Al-Lihyaniy berpendapat bahwa Alquran secara etimologi memiliki arti …

Kuis Agama Islam #31

Umat Islam yang mengajarkan ilmunya dengan ikhlas akan memperoleh pahala amal jariyah. Amal jariyah artinya …Ilmu yang bermanfaat adalah …Menyampaikan ajaran Alquran dan sunnah Nabi Muhammad kepada orang lain yang belum mengetahui disebut dengan …Berikut ulama yang berasal dari Indonesia adalah …Sesuatu yang dipercaya dan diyakini kebenaranya oleh hati nurani manusia dinamakan …

Pendidikan Agama Islam #7

Alquran adalah keterangan yang jelas untuk semua manusia, dan menjadi petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa. Penjelasan tersebut terdapat dalam surah … Hukum yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhan secara lahiriah, manusia dengan sesama manusia dan orang-orang dengan lingkungannya disebut hukum … Hukum yang berkaitan dengan perilaku moral manusia dalam kehidupan disebut hukum … Sumber hukum tertinggi dalam Islam adalah ..Hadits adalah Mubayyin untuk Alquran. Arti dari Mubayyin adalah ..

Kamus Istilah Islam

Taqiyyah

Apa itu Taqiyyah? Taqiyyah adalah sebuah istilah Islam yang merujuk kepada praktik dan kepercayaan penyangkalan atau pembantahan keagamaan dalam menghadapi penganiayaan. Istilah lainnya untuk istilah...

tarekat

Apa itu tarekat? ta.re.kat jalan; jalan menuju kebenaran ; ilmu tarekat , ilmu tasawuf; cara atau aturan hidup ; persekutuan para penuntut ilmu tasawuf … • thoriqoh

syariat

Apa itu syariat? sya.ri.at hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia, hubungan manusia dengan Allah Subhanahu Wa Ta`ala., hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar berdasarkan Alqura...