QS. Al Mu’min (Orang yang Beriman) – surah 40 ayat 24 [QS. 40:24]

اِلٰی فِرۡعَوۡنَ وَ ہَامٰنَ وَ قَارُوۡنَ فَقَالُوۡا سٰحِرٌ کَذَّابٌ
Ila fir’auna wahaamaana waqaaruuna faqaaluuu saahirun kadz-dzaabun;

kepada Fir’aun, Haman dan Qarun, maka mereka berkata:
“(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta”.
―QS. 40:24
Topik ▪ Azab orang kafir
40:24, 40 24, 40-24, Al Mu’min 24, AlMumin 24, Al Mukmin 24, AlMukmin 24, Al-Mu’min 24

Tafsir surah Al Mu'min (40) ayat 24

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mu’min (40) : 24. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menegaskan bahwa kedatangan Musa sebagai utusan (Rasul Allah) dengan membawa ayat-ayat yang menerangkan keesaan Allah subhanahu wa ta’ala Beliau bertugas untuk menyeru Firaun supaya beriman bersama Haman dan Karun (salah seorang saudagar dan hartawan terkaya waktu itu).
Tetapi Firaun, Haman dan Karun tidak mau beriman, malah mendustakannya, dan menuduh Musa sebagai tukang sihir yang sudah gila.
Tuduhan Firaun itu disebabkan ahli-ahli sihirnya tidak mampu mengalahkan mukjizat yang diperlihatkan oleh Nabi Musa.
Kandungan ayat ini dikuatkan oleh keterangan ayat lain:

Maka dia (Firaun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata.
“Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila”.

(Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 39)

Kenapa Firaun, Haman dan Karun disebutkan Allah secara khusus dalam ayat ini?
Oleh karena ketiga orang itulah yang merupakan tokoh berpengaruh yang tidak hanya mendustakan Musa secara pribadi saja, tetapi juga menyerukan kepada pengikut-pengikutnya untuk menerima jalan pikirannya.
Ketika terjadi dialog sekitar masalah Ketuhanan Yang Maha Esa, di mana Firaun bersama pengikutnya tidak mempercayai sama sekali atas keterangan-keterangan yang cukup meyakinkan.
Akan tetapi Firaun tidak mau tunduk begitu saja, kini ia menggunakan kekerasan dan kekuasaan tangan besinya untuk mengintimidasi dan memaksa orang mendustakan Musa, seperti disebutkan dalam ayat berikut ini.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Aku bersumpah, “Sungguh Kami telah mengutus Musa, dengan membawa beberapa mukjizat Kami dan bukti kekuasaan yang nyata, kepada Fir’aun, Haman dan Qarun.
Mereka kemudian berkata, ‘Ia adalah seorang penyihir yang mengaku membawa mukjizat, dan pembohong besar yang mengaku diutus oleh Tuhannya’.”

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Kepada Firaun, Haman dan Qarun, maka mereka berkata,) “Dia (adalah seorang ahli sihir yang pendusta.”)

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

kepada Fir’aun, Haman, dan Qarun.
(Q.S. Al-Mu’min [40]: 24)

Fir’aun adalah raja bangsa Egypt di negeri Mesir, Haman adalah patihnya, sedangkan Qarun adalah orang yang terkaya di zamannya.

maka mereka berkata, “(Ia) adalah seorang ahli sihir yang pendusta.” (Q.S. Al-Mu’min [40]: 24)

Yakni mereka mendustakan Musa dan menuduhnya sebagai seorang penyihir, gila, kesurupan, lagi pendusta dalam pengakuannya yang mendakwakan dirinya sebagai utusan Allah.
Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan, “Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila.”Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu.
Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.
(Az-Dzariyat: 52-53)


Informasi Surah Al Mu'min (المؤمن)
Surat Al Mu’min terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturun­ kan sesudah surat Az Zumar.

Dinamai “Al Mu’min” (Orang yang beriman), berhubung dengan perkataan “mu’min” yang terdapat pada ayat 28 surat ini.
Pada ayat 28 diterangkan bahwa salah seorang dari kaum Fir ‘aun telah beriman kepada Nabi Musa ‘alaihis salam dengan menyembunyikan imannya kepada kaumnya, setelah mendengar keterangan dan melihat mu’jizat yang dikemukakan oleh Nabi Musa ‘alaihis salam hati kecil orang ini mencela Fir’aun dan kaumnya yang tidak mau beriman kepada Nabi Musa ‘alaihis salam, sekalipun telah dikemukakan keterangan dan mu ‘jizat yang diminta mereka.

Dinamakan pula “Ghafir” (yang mengampuni), karena ada hubungannya dengan kalimat “Ghafir” yang terdapat pada ayat 3 surat ini.

Ayat ini mengingatkan bahwa ”Maha Pengampun” dan ”Maha Penerima Taubat” adalah sebagian dari sifat-sifat Allah, karena itu hamba-hamba Allah tidak usah khawatir terhadap perbuatan-perbuatan dosa yang telah terlanjur mereka la­kukan, semuanya itu akan diampuni Allah asal benar-benar memohon ampun dan bertaubat kepada-Nya dan berjanji tidak akan mengerjakan perbuatan-perbuatan dosa itu lagi.

Dan surat ini dinamai “Dzit Thaul” (Yang Mempunyai Kurnia) karena perkataan tersebut ter­ dapat pada ayat 3.

Keimanan:

Sifat-sifat malaikat yang memikul ‘Arsy dan yang berada di sekitarnya
dalil-dalil yang menunjukkan kekuasaan Allah
sifat-sifat Allah yang menunjukkan kebesar­an dan keagungan-Nya
Ilmu Allah meliputi segala sesuatu
bukti-bukti yang menunjukkan adanya hari berbangkit.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Kisah:

Kisah Musa a.s dengan Fir’aun

Lain-lain:

Al Qur’anul karim dan sikap orang-orang mu’min dan orang-orang kafir terhadap­nya
permohonan orang-orang kafir supaya dikeluarkan dari neraka
peringatan kepada orang-orang musyrik tentang kedahsyatan hari kiarnat
anjuran bersabar dalam menghadapi kaum musyrikin
ni’mat-ni’mat Allah yang terdapat di daratan dan lautan
janji Rasulullah ﷺ bahwa orang-orang mu’min akan menang ter­hadap musuhnya.

Ayat-ayat dalam Surah Al Mu'min (85 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mu'min (40) ayat 24 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mu'min (40) ayat 24 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mu'min (40) ayat 24 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mu'min - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 85 & Terjemahan


Gambar

no images were found



Statistik Q.S. 40:24
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mu'min.

Surah Al-Mu'min (Arab: المؤمن ,"Orang Yang Beriman") atau Surah Ghafir (Arab: غافر ) adalah surah ke-40 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri atas 85 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Surah ini diturunkan setelah surah Az-Zumar dan memiliki 3 nama yaitu Al-Mu'min, Ghafir, dan At-Tawl.

Nomor Surah 40
Nama Surah Al Mu'min
Arab المؤمن
Arti Orang yang Beriman
Nama lain Mukmin, Thaul, Ha Mim, Ghafir, At-Tawl atau Zit Tawl, Ha Mim al-Mu'min
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 60
Juz Juz 24
Jumlah ruku' 9 ruku'
Jumlah ayat 85
Jumlah kata 1228
Jumlah huruf 5109
Surah sebelumnya Surah Az-Zumar
Surah selanjutnya Surah Fussilat
4.8
Ratingmu: 4.6 (20 orang)
Sending









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Podcast

Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta