QS. Al Mujaadilah (Wanita yang mengajukan gugatan) – surah 58 ayat 9 [QS. 58:9]

یٰۤاَیُّہَا الَّذِیۡنَ اٰمَنُوۡۤا اِذَا تَنَاجَیۡتُمۡ فَلَا تَتَنَاجَوۡا بِالۡاِثۡمِ وَ الۡعُدۡوَانِ وَ مَعۡصِیَتِ الرَّسُوۡلِ وَ تَنَاجَوۡا بِالۡبِرِّ وَ التَّقۡوٰی ؕ وَ اتَّقُوا اللّٰہَ الَّذِیۡۤ اِلَیۡہِ تُحۡشَرُوۡنَ
Yaa ai-yuhaal-ladziina aamanuu idzaa tanaajaitum falaa tatanaajau bil-itsmi wal ‘udwaani wama’shiyatirrasuuli watanaajau bil birri wattaqwa waattaquullahal-ladzii ilaihi tuhsyaruun(a);

Hai orang-orang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa, permusuhan dan berbuat durhaka kepada Rasul.
Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa.
Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.
―QS. 58:9
Topik ▪ Hari Kebangkitan ▪ Kebenaran hari penghimpunan ▪ Tahap dalam pembentukan janin
58:9, 58 9, 58-9, Al Mujaadilah 9, AlMujaadilah 9, AlMujadilah 9, Al Mujadilah 9, Al-Mujadilah 9

Tafsir surah Al Mujaadilah (58) ayat 9

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Mujaadilah (58) : 9. Oleh Kementrian Agama RI

Kemudian Allah menghadapkan perintahnya kepada orang-orang yang beriman agar jangan sekali-kali mengadakan perundingan rahasia di antara mereka dengan tujuan berbuat dosa, mengadakan permusuhan, dan mendurhakai Allah dan rasul.
Jika mereka mengadakan perundingan rahasia juga, hal itu diperbolehkan, tetapi yang dibicarakan di dalam perundingan itu hanyalah kebajikan, membahas cara-cara yang baik, mengerjakan perbuatan-perbuatan takwa, dan menghindarkan diri dari perbuatan mungkar.
Perlu diketahui bahwa Allah mengetahui segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.
Oleh karena itu, betapa pun rahasianya perundingan yang dilakukan, pasti diketahui-Nya.
Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar batas-batas hukum-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka, dia kekal di dalamnya dan dia akan mendapat azab yang menghinakan.
(Q.S. An-Nisa’ [4]: 14)

Dalam satu hadis diterangkan sebagai berikut: Apabila kamu bertiga, maka janganlah dua orang di antara kamu itu berbisik-bisik tanpa mengajak yang ketiga sehingga kamu bergabung dengan orang lain, karena sikap itu menyedihkan perasaannya.
(Riwayat Bukhari dan Muslim)

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Wahai orang-orang yang mempercayai Allah dan Rasul-Nya, apabila kalian mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kalian lakukan itu demi berbuat dosa, menyakiti orang lain atau melanggar perintah Rasul! Sebaliknya, lakukanlah pembicaraan rahasia itu dalam hal saling berpesan untuk berbuat baik dan menghindari perbuatan dosa! Kemudian takutlah kepada Allah yang hanya kepada-Nya kalian akan digiring setelah dibangkitkan dari kematian!

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Hai orang-orang yang beriman, apabila kalian mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kalian membicarakan tentang berbuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada rasul.

Dan bicarakanlah tentang berbuat kebaikan dan takwa.

Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kalian akan dikembalikan).

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian dalam firman berikutnya Allah subhanahu wa ta’ala mendidik hamba-hamba-Nya yang beriman agar janganlah mereka menjadi seperti orang-orang kafir dan orang-orang munafik.
Untuk itu Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan rahasia, janganlah kamu membicarakan tentang membuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada Rasul.
(Q.S. Al-Mujadilah [58]: 9)

Yakni sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengerti dari kalangan kaum kuffar Ahli Kitab, dan orang-orang yang mengikuti jejak mereka dalam kesesatannya dari kalangan orang-orang munafik.

Dan bicarakanlah tentang membuat kebajikan dan takwa.
Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan.
(Q.S. Al-Mujadilah [58]: 9)

Yaitu lalu Dia memberitahukan kepada kalian semua amal perbuatan dan ucapan kalian, Allah telah mencatatnya atas kalian dan akan membalaskannya terhadap kalian.

Imam Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Bahz dan Affan, keduanya mengatakan bahwa telah menceritakan kepada kami Hammam, dari Qatadah, dari Safwan ibnu Muharriz yang mengatakan bahwa aku sedang memegang tangan Ibnu Umar saat ada seorang lelaki menghadap jalannya, lalu lelaki itu bertanya, “Apakah yang pernah engkau dengar dari Rasulullah ﷺ tentang pembicaraan rahasia kelak di hari kiamat?”
Ibnu Umar menjawab, bahwa ia pernah mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: Sesungguhnya Allah mendekat kepada seorang mukmin, lalu meletakkan naungan-Nya kepada orang mukmin itu dan menutupinya dari penglihatan manusia.
Lalu Allah memeriksa semua dosanya dan berfirman kepadanya, “Tahukah kamu dosa anu?
Tahukah kamu dosa anu?
Tahukah kamu dosa anu?” Dan manakala semua dosanya telah disebutkan dan diakuinya serta dia merasa dalam dirinya bahwa pastilah dirinya akan binasa, maka Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku telah menutupi dosa-dosamu ketika di dunia, dan Aku mengampuninya bagimu di hari ini.” Kemudian diberikanlah kepadanya kitab catatan amal-amal kebaikannya.
Dan adapun orang-orang kafir dan orang-orang munafik, maka para saksi mengatakan, “Mereka adalah orang-orang yang mendustakan Tuhan mereka.
Ingatlah, laknat Allah menimpa orang-orang yang zalim.”

Imam Bukhari dan Imam Muslim mengetengahkan hadis ini di dalam kitab sahih masing-masing melalui Qatadah.


Informasi Surah Al Mujaadilah (المجادلة)
Surat Al Mujaadilah terdiri atas 22 ayat, termasuk golongan surat Madaniyyah, diturunkan sesudah surat Al Munaafiquun.

Surat ini dinamai “Al Mujaadilah (wanita yang mengajukan gugatan) karena pada awal surat ini disebutkan bantahan seorang perempuan, menurut riwayat bemama Khaulah binti Tsa’labah terhadap sikap suaminya yang telah menzhiharnya.
Hal ini diadukan kepada Rasulullah ﷺ dan dia menuntut supaya beliau memberikan putusan yang adil dalam persoalan itu.

Dinamaijuga “Al Mujaadalah” yang berarti “perbantahan”.

Keimanan:

Hukum zhihar dan sangsi-sangsi bagi orang yang melakukannya bila ia menarik kembali perkataannya
larangan menjadikan musuh Allah sebagai teman.

Hukum:

Tidak ada pembahasan hukum yang spesifik dalam surat ini.

Lain-lain:

Menjaga adab sopan santun dalam suatu majlis pertemuan
adab sopan santun terhadap Rasulullah ﷺ

Ayat-ayat dalam Surah Al Mujaadilah (22 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Mujaadilah (58) ayat 9 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Mujaadilah (58) ayat 9 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Mujaadilah (58) ayat 9 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Mujaadilah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 22 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 58:9
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Mujaadilah.

Surah Al-Mujadilah (Arab: المجادلة, "Wanita Yang Mengajukan Gugatan") adalah surah ke-58 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Madaniyah dan terdiri atas 22 ayat.
Dinamakan Al-Mujadilah yang berarti wanita yang mengajukan gugatan karena pada awal surah ini disebutkan bantahan seorang perempuan yang menurut riwayat bernama Khaulah binti Tsa'labah terhadap sikap suaminya yang telah menzhiharnya.
Hal ini diadukan kepada Rasulullah dan ia menuntut supaya dia memberikan putusan yang adil dalam persoalan itu.
Dinamai juga Al-Mujadalah yang berarti Perbantahan.

Surah ini mempunyai ciri berbeda dari surah lain dalam Al-Qur'an.
Dalam setiap ayat dalam surah ini, selalu terdapat lafaz Jalallah (lafaz ALLAH).
Ada dalam satu ayat hanya terdiri dari satu lafaz, ada yang dua, atau tiga, dan bahkan ada yang lima lafaz, seperti pada ayat 22 dalam surah ini.

Nomor Surah 58
Nama Surah Al Mujaadilah
Arab المجادلة
Arti Wanita yang mengajukan gugatan
Nama lain al-Mujadalah (Perbantahan)
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 105
Juz Juz 28
Jumlah ruku' 3 ruku'
Jumlah ayat 22
Jumlah kata 475
Jumlah huruf 2046
Surah sebelumnya Surah Al-Hadid
Surah selanjutnya Surah Al-Hasyr
4.4
Ratingmu: 4.2 (10 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/58-9







Pembahasan ▪ surah al mujaadilah 9

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Masukan & saran kirim ke email:
[email protected]

Made with in Yogyakarta