Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 39 [QS. 74:39]

اِلَّاۤ اَصۡحٰبَ الۡیَمِیۡنِ
Ilaa ashhaabal yamiin(i);
kecuali golongan kanan,
―QS. Al Muddatstsir [74]: 39

Except the companions of the right,
― Chapter 74. Surah Al Muddatstsir [verse 39]

إِلَّآ kecuali

Except
أَصْحَٰبَ kaum/golongan

(the) companions
ٱلْيَمِينِ kanan

(of) the right,

Tafsir

Alquran

Surah Al Muddatstsir
74:39

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 39. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini Allah menegaskan bahwa setiap jiwa manusia tergadai di sisi Allah.
Baik yang muslim maupun yang kafir, yang ingkar atau pun yang taat, semuanya tergantung kepada Allah.

Tiap jiwa terikat dengan amal yang dikerjakan sampai hari Kiamat, kecuali golongan kanan.
Artinya mereka dapat melepaskan keterikatan mereka di sisi Allah dengan amalamal baik yang mereka kerjakan, sebagaimana halnya seorang dapat melepaskan diri dari status gadai karena telah membayarkan kewajibannya.


Golongan kanan yang dimaksudkan adalah orang-orang mukmin yang ikhlas, yang menerima buku amalan mereka di sebelah kanan di hari Kiamat.
Akan tetapi, ada pula yang mengatakan golongan kanan dalam ayat ini adalah anak-anak yang memang belum diperhitungkan dosa dan kejahatannya.

Bahkan ada yang berpendapat golongan kanan itu adalah para malaikat.

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 39. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Setiap jiwa akan mendapat balasan dari kejahatan yang diperbuatnya, kecuali golongan muslim yang telah membebaskan diri dengan melakukan ketaatan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Setiap perbuatan baik dan buruk diri seseorang, terhalang dan tergadai oleh perbuatannya.
Seluruh perbuatan tidak akan dilepaskan dari tanggung jawab kecuali setelah segala hak dan balasan dipenuhi.


Kecuali orang-orang muslim dan ikhlas yang menerima kitab dari sebelah kanan, mereka melepaskan balasan amal perbuatan yang tergadai itu dengan ketaatan kepada Allah.
Mereka berada di dalam surga yang bentuknya tidak dapat dibayangkan.


Kepada orang kafir yang telah berbuat dosa, mereka bertanya tentang balasan yang didapatnya,
"Apa yang menyebabkan kalian masuk neraka Jahanam dan merasakan azabnya?"
Orang-orang yang berdosa itu menjawab,
"Di dunia kami tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat dan kami tidak pula termasuk orang- orang yang suka bersedekah dan berbuat baik kepada fakir miskin, kami selalu membicarakan kebatilan bersama orang-orang yang sesat, dan kami mendustakan hari perhitungan serta pembalasan ini, sampai kami mati dalam kesesatan dan kemungkaran."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Kecuali golongan kanan) mereka adalah orang-orang yang beriman, mereka selamat dari siksa neraka, di mana mereka berada.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Allah subhanahu wa ta’ala memberitahukan bahwa:

Tiap-tiap diri bertanggungjawab atas apa yang telah diperbuatnya.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 38)

Yakni bergantung kepada amal perbuatannya sendiri kelak di hari kiamat, Demikianlah menurut apa yang dikatakan oleh Ibnu Abbas dan yang lainnya.

Kecuali golongan kanan.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 39)
karena sesungguhnya mereka.

berada di dalam surga, mereka saling menanyakan, tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 40-41)

Yaitu mereka bertanya kepada orang-orang yang berdosa, sedangkan mereka sendiri berada di gedung-gedung surga yang tinggi-tinggi, dan yang ditanyai oleh mereka berada di dasar neraka.
Mereka bertanya:

"Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?"
Mereka menjawab,
"Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin."(QS. Al-Muddatsir [74]: 42-44)

Maksudnya.
kami tidak pernah menyembah Tuhan kami dan tidak pernah pula berbuat baik kepada makhluk-Nya dari sejenis kami.

bahkan kami biasa membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 45)

Yakni kami membicarakan hal-hal yang tidak kami ketahui.
Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa setiap ada orang yang sesat berbicara, maka kami ikut sesat bersamanya.

dan kami mendustakan hari pembalasan, sampai datang kepada kami kematian.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 46-47)

Yang dimaksud dengan perkara yang meyakinkan adalah kematian.
Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:

Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).
(QS. Al-Hijr [15]: 99)

Rasulullah ﷺ telah bersabda,

"Adapun dia —yakni Usman ibnu Maz’un— ajal kematian dari Tuhannya telah datang kepadanya."

Unsur Pokok Surah Al Muddatstsir (المدثر)

Surat Al Muddaststsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil.

Dinamai "Al Muddatstsir" (orang yang berkemul) diambil dari perkataan "Al Muddatstsir" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Perintah untuk mulai berdakwah mengagungkan Allah.
▪ Membersihkan pakaian.
▪ Menjauhi maksiat.
▪ Memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad ﷺ dan mendustakan Alquran.
▪ Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang telah ia usahakan.

Audio

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 56 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 56

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muddatstsir ayat 39 - Gambar 1 Surah Al Muddatstsir ayat 39 - Gambar 2
Statistik QS. 74:39
  • Rating RisalahMuslim
4.5

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muddatstsir.

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat, diturunkan setelah surat Al Muzzammil.
Dinamai Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah74
Nama SurahAl Muddatstsir
Arabالمدثر
ArtiOrang yang berkemul
Nama lain
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu4
JuzJuz 29
Jumlah ruku’2 ruku’
Jumlah ayat56
Jumlah kata256
Jumlah huruf1036
Surah sebelumnyaSurah Al-Muzzammil
Surah selanjutnyaSurah Al-Qiyamah
Sending
User Review
4.7 (11 votes)
Tags:

74:39, 74 39, 74-39, Surah Al Muddatstsir 39, Tafsir surat AlMuddatstsir 39, Quran Al-Mudatsir 39, Al-Muddatstsir 39, Al Mudasir 39, Al-Muddassir 39, Surah Al Mudasir ayat 39

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Anfaal (Harta rampasan perang) – surah 8 ayat 9 [QS. 8:9]

Begitulah kemenangan diraih oleh umat Islam berkat pertolongan Allah. Kemenangan dalam peperangan itu melibatkan para malaikat. Para sahabat yang terlibat dalam perang tersebut diperintah; Ingatlah ke … 8:9, 8 9, 8-9, Surah Al Anfaal 9, Tafsir surat AlAnfaal 9, Quran Al Anfal 9, AlAnfal 9, Al-Anfal 9, Surah Al Anfal ayat 9

QS. Al Mu’min (Orang yang Beriman) – surah 40 ayat 20 [QS. 40:20]

20. Dan karena Allah itu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana, Dia Mahasanggup memutuskan perkara dengan kebenaran. Sedang mereka dan apa yang disembah oleh mereka selain-Nya, tidak akan mampu memutusk … 40:20, 40 20, 40-20, Surah Al Mu’min 20, Tafsir surat AlMumin 20, Quran Al Mukmin 20, AlMukmin 20, Al-Mu’min 20, Surah Al Mumin ayat 20

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya ...

Benar! Kurang tepat!

Tata cara membaca Alquran dimulai dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Isti'adzah atau juga biasa dikenal dengan istilah ta'awwudz secara bahasa adalah memohon perlindungan, pemeliharaan dan penjagaaan.

Basmalah berarti mengucapkan kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim', terjemahannya yaitu 'Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang'.

Allah Subhanahu Wa Ta`ala Melihat semua apa yang di lakukan oleh hambanya, karena Allah bersifat ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
البصير

Allah itu Al-Bashir, artinya adalah Allah itu Maha Melihat segala sesuatu. Kita sebagai manusia hanya memiliki penglihatan yang terbatas. Namun Allah bisa melihat segala sesuatu baik dimasa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.

Allah selalu mengawasi kita semua, sehingga jangan pernah kita berfikir jika kita melakukan kejahatan yang tidak orang lain lihat maka tidak ada yang bisa mengetahui kejahatan itu. Karena Allah itu Maha Melihat.

+

Array

Salah satu cara mengagungkan tanda-tanda kebesaran Allah Subhanahu Wa Ta`ala yaitu dengan ...

Benar! Kurang tepat!

Dalam memutuskan suatu perkara, Dinda sangat adil karena Dinda meneladani sifat Allah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
العدل

Allah itu Al-Adl, artinya adalah Allah itu Maha Adil kepada seluruh makhluk-makhluk-Nya. Keadilan Allah bersifat sempurna dan berlaku untuk semua ciptaan-Nya.

Jangan pernah sedikit pun terbesit dalam hati kita untuk berfikir bahwa 'hidup ini tidak adil.' Karena semua telah ditentukan Allah dengan keadilan-Nya. Siapa pun manusia yang murka dengan ketentuan Allah maka Allah pun akan murka kepadanya, dan siapa pun manusia yang ridho maka Allah pun akan ridho kepadanya. Dan siapa pun manusia yang telah diridhoi Allah, maka senantiasa dibukakan jalan keluar yang tidak pernah terduga dalam pikiran manusia.

Pendidikan Agama Islam #24
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #24 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #24 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #11

Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka

Pendidikan Agama Islam #6

Alquran adalah panduan dan pedoman manusia bagi mereka yang beriman. Ini dikonfirmasikan oleh Allah dalam surah … QS. Al Jasiyah

Pendidikan Agama Islam #21

Pembukuan Alquran dilakukan pada masa khalifah … Abu Bakar Usman bin Affan Umar bin Khattab Ali bin Abi Thalib Abu

Instagram