QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 34 [QS. 74:34]

وَ الصُّبۡحِ اِذَاۤ اَسۡفَرَ
Wash-shubhi idzaa asfar(a);

dan subuh apabila mulai terang.
―QS. 74:34
Topik ▪ Penimbangan amal perbuatan
74:34, 74 34, 74-34, Al Muddatstsir 34, AlMuddatstsir 34, Al-Mudatsir 34, Al-Muddatstsir 34, Al Mudasir 34, Al-Muddassir 34

Tafsir surah Al Muddatstsir (74) ayat 34

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 34. Oleh Kementrian Agama RI

Dalam ayat-ayat ini, Allah memperingatkan bahwa tidak ada jalan bagi manusia untuk mengingkari kekuasaan-Nya yang nyata-nyata dapat mereka saksikan sendiri.
Kata-kata “kalla” (sekali-kali tidak) juga merupakan bantahan terhadap ucapan-ucapan orang musyrik di atas.
Untuk menguatkan hal itu, Allah bersumpah dengan bulan, malam bila ia telah berlalu, dan bila subuh mulai bersinar.
Dengan bulan, malam, dan subuh itu Allah menegaskan bahwa neraka Saqar itu merupakan suatu bencana yang amat dahsyat bagi umat manusia.
Ada yang menerangkan bahwa maksud ihda al-kubar (salah satu bencana yang sangat besar) adalah salah satu dari tujuh neraka yang dahsyat.
Ketujuh lembah neraka (seperti yang disebutkan dalam ayat-ayat lain) itu adalah:

Jahanam, Ladha, Huthamah, Sa’ir, Saqar, Jahim, dan Hawiyah.
Hal tersebut adalah sebagai ancaman bagi manusia.
Adanya tujuh neraka itu (satu di antaranya Saqar) merupakan ancaman bagi yang masih tidak mau tunduk kepada kehendak Allah.

Ada yang mengartikan nadhir (yang memberi ancaman) itu adalah sifat Allah, sehingga arti ayat ini adalah: “Aku ini memberikan ancaman kepadamu, karena itu hendaklah kamu takut kepada ancaman itu”.
Ada yang mengartikan nadhir sebagai sifat Nabi Muhammad seperti disebutkan dalam ayat kedua di atas tadi.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Sebagai penolakan bagi orang yang diancam dengan neraka tapi tidak membuatnya takut dan waspada, Aku bersumpah demi bulan dan demi malam apabila telah berlalu serta demi waktu subuh apabila telah bersinar dan mulai terang, bahwa sesungguhnya neraka Saqar itu benar-benar merupakan salah satu malapetaka terdahsyat yang mengancam dan menakutkan.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan subuh apabila mulai terang) mulai menampakkan sinarnya.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

Sekali-kali tidak, demi bulan, dan malam ketika telah berlalu.
(Q.S. Al-Muddatsir [74]: 32-33)

Adbara artinya berpaling maksudnya berlalu.

dan subuh apabila mulai terang.
(Q.S. Al-Muddatsir [74]: 34)

Yaitu mulai bersinar memancarkan cahayanya.

Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar.
(Q.S. Al-Muddatsir [74]: 35)

Yakni salah satu dari azab yang amat besar, maksudnya neraka Saqar.
Demikianlah menurut Ibnu Abbas, Mujahid, Qatadah, dan Ad-Dahhak serta selain mereka yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama Salaf.

sebagai ancaman bagi manusia, (yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur.
(Q.S. Al-Muddatsir [74]: 36-37)

Yaitu bagi siapa yang mau menerima peringatan dan menempuh jalan petunjuk yang hak; atau siapa yang mundur darinya dan berpaling serta menolaknya.


Informasi Surah Al Muddatstsir (المدثر)
Surat Al Muddaststsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil.

Dinamai “Al Muddatstsir” (orang yang berkemul) diambil dari perkataan “Al Muddatstsir” yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

Perintah untuk mulai berda’wah mengagungkan Allah,
membersihkan pakaian,
menjauhi ma’siat,
memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah
Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad ﷺ dan mendustakan Al Qur’an
tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang telah ia usahakan.

Ayat-ayat dalam Surah Al Muddatstsir (56 ayat)

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Muddatstsir (74) ayat 34 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Muddatstsir (74) ayat 34 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Muddatstsir (74) ayat 34 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Muddatstsir - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 56 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 74:34
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muddatstsir.

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam al-Qur'an.
Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat, diturunkan setelah surat Al Muzzammil.
Dinamai Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 74
Nama Surah Al Muddatstsir
Arab المدثر
Arti Orang yang berkemul
Nama lain -
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 4
Juz Juz 29
Jumlah ruku' 2 ruku'
Jumlah ayat 56
Jumlah kata 256
Jumlah huruf 1036
Surah sebelumnya Surah Al-Muzzammil
Surah selanjutnya Surah Al-Qiyamah
4.6
Ratingmu: 4.2 (20 orang)
Sending







Pembahasan ▪ al muddasthir 34 qrti

Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim