Search
Generic filters
Cari Kategori
🙏 Pilih semua
Quran
Hadits
Kamus
Podcast
Soal Agama
Artikel, Doa, dll.

QS. Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) – surah 74 ayat 22 [QS. 74:22]

ثُمَّ عَبَسَ وَ بَسَرَ
Tsumma ‘abasa wabasar(a);
lalu berwajah masam dan cemberut,
―QS. Al Muddatstsir [74]: 22

Daftar isi

Then he frowned and scowled;
― Chapter 74. Surah Al Muddatstsir [verse 22]

ثُمَّ kemudian

Then
عَبَسَ dia bermasam muka

he frowned
وَبَسَرَ dan dia merengut

and scowled;

Tafsir Quran

Surah Al Muddatstsir
74:22

Tafsir QS. Al-Muddatsir (74) : 22. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini mengungkapkan bahwa Al-Walid bermasam muka dan cemberut karena gagal mencari kelemahan Alquran, dan tidak tahu lagi apa yang harus diucapkan untuk mencelanya.
Hal ini merupakan isyarat bahwa Al-Walid dan orang-orang yang ahli seperti dia sebenarnya dalam hati kecilnya telah mengakui kebenaran Nabi Muhammad.

Hanya saja sikap keras kepalanya (kufur ‘inad) mendorongnya untuk mencaci dan mencela Nabi.
Andaikata ia mantap pada keyakinannya akan kebenaran tersebut, tentu dia mendapat yang ia inginkan.

Tidak mungkin dia berwajah cemberut yang melambangkan perasaan yang tidak puas.

Tafsir QS. Al Muddatstsir (74) : 22. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Lalu ia menatapi wajah-wajah manusia.
Ia pun mengerutkan wajahnya sehingga tampak semakin suram.


Kemudian ia berpaling dari kebenaran dan merasa sombong untuk mengakui kebenaran.
Ia pun berkata,
"Ini tidak lain hanyalah suatu sihir yang didapatkannya dari orang-orang terdahulu.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Sesungguhnya ia telah berpikir dalam dirinya dan menyiapkan apa yang hendak dikatakannya untuk mencela Muhammad dan Alquran, maka ia pun dilaknat sehingga layak mendapatkan kebinasaan yang demikian itu, bagaimana mungkin ia berpikir dalam dalam dirinya tentang celaan ini?
Kemudian celakalah dia.
Lalu renungkanlah apa yang telah ia tetapkan dan persiapkan untuk melakukan celaan terhadap Al-Qur’an.


Kemudian setelah itu ia bermuka masam dan merengut ketika ia terhimpit oleh tipu dayanya karena tidak menemukan cela dalam Alquran.
Lalu ia berpaling dari kebenaran dan berlaku sombong untuk mengakuinya.


Maka ia berkata tentang Alquran ini,
"Apa yang dikatakan Muhammad ini hanyalah sihir yang dinukil dari orang-orang terdahulu.
Ini hanyalah perkataan makhluk, Muhammad mempelajarinya dari mereka lalu ia mengkalim bahwa Alquran itu dari sisi Allah."

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sesudah itu dia bermasam muka) mukanya cemberut dan suram karena merasa sempit dengan apa yang dikatakannya


(dan merengut) makin bertambah masam mukanya.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya).
(QS. Al-Muddatsir [74]: 18)

Yaitu sesungguhnya Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan.
Yakni Kami mendekatkan azab yang berat kepadanya karena dahulu ia jauh dari iman, sebab dia telah memikirkan dan menetapkan.
Dengan kata lain, dia menangguhkan pendapatnya tentang Alquran ketika ditanya mengenainya, dan ia memikirkan pendapat apa yang akan dibuat-buatnya terhadap Alquran, dan dia merekayasanya dengan merenungkannya terlebih dahulu.

maka celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan?
Kemudian celakalah dia! Bagaimanakah dia menetapkan.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 19-20)

Ini merupakan kutukan terhadapnya.

kemudian dia memikirkan.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 21)


Maksudnya, kembali memikirkan dan merenungkannya.

sesudah itu dia bermasam muka.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 22)


Yakni bermuka kecut dan menatapkan pandangannya.

dan merengut.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 22)

Yaitu mukanya menjadi hitam dan menggambarkan rasa benci;
termasuk ke dalam pengertian ini ucapan seorang penyair yang bernama Taubah ibnu Himyar:

Sesungguhnya sangat mencurigakan diriku sikapnya yang kulihat selalu menghambatku dan dia selalu berpaling dari keperluanku dengan muka yang merengut.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri.
(QS. Al-Muddatsir [74]: 23)

Yakni berpaling dari perkara hak dan mundur dengan rasa sombong, tidak mau tunduk kepada Alquran.

lalu dia berkata,
"(Al Qur’an) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu)."
(QS. Al-Muddatsir [74]: 24)

Artinya, ini merupakan sihir yang dinukil oleh Muhammad dari orang lain yang sebelumnya, lalu ia mempelajarinya

Kata Pilihan Dalam Surah Al Muddatstsir (74) Ayat 22

ABASA
عَبَسَ

Lafaz ini dalam bentuk fi’il (kata kerja) madhi (yang telah lalu) dan fi’il mudhari’nya adalah ya’bisu. Artinya bermuka masam atau merengut dan berkerut muka.

Lafaz ini disebut sebanyak dua kali dalam Al Qur’an, yaitu dalam surah:
• Al Muddatstsir (74), ayat 22;
Abasa (80), ayat 1.

Allah berfirman dalam surah Al Muddatstsir,

ثُمَّ عَبَسَ وَبَسَرَ

Tafsiran lafaz abasa dalam ayat surah Al Muddatstsir di atas adalah bermuka masam karena tidak berpeluang mencela Al Qur’an setelah berfikir dan bertadabur.

Di dalam surah ‘Abasa, lafaz ini ditujukan kepada Nabi Muhammad dimana beliau bermuka masam ketika datang kepadanya Ibnu Umm Maktum untuk bertanya mengenai agama atau meminta diberi bimbingan sedang pada saat itu terdapat banyak para pembesar musyrikin berada bersama nabi.
Nabi berpaling daripadanya dan terus memberikan perhatian kepada para pembesar itu.
Beliau bertanya nabi, "Adakah pertanyaannya itu satu kesalahan" Nabi menjawab "Tidak," Lalu turunlah ayat itu,’ yaitu

عَبَسَ وَتَوَلَّىٰٓ

Kesimpulannya, lafaz abasa bermakna bermuka masam.

Sumber : Kamus Al Qur’an, PTS Islamika SDN BHD, Hal:365

Unsur Pokok Surah Al Muddatstsir (المدثر)

Surat Al Muddaststsir terdiri atas 56 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Muzzammil.

Dinamai "Al Muddatstsir" (orang yang berkemul) diambil dari perkataan "Al Muddatstsir" yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Keimanan:

▪ Perintah untuk mulai berdakwah mengagungkan Allah.
▪ Membersihkan pakaian.
▪ Menjauhi maksiat.
▪ Memberikan sesuatu dengan ikhlas dan bersabar dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah.
▪ Allah akan mengazab orang-orang yang menentang Nabi Muhammad ﷺ dan mendustakan Alquran.
▪ Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang telah ia usahakan.

Ayat-ayat dalam Surah Al Muddatstsir (56 ayat)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56

Lihat surah lainnya

Audio Murottal

QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 56 + Terjemahan Indonesia



QS. Al-Muddatstsir (74) : 1-56 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 56

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Muddatstsir ayat 22 - Gambar 1 Surah Al Muddatstsir ayat 22 - Gambar 2
Statistik QS. 74:22
  • Rating RisalahMuslim
4.6

Ayat ini terdapat dalam surah Al Muddatstsir.

Surah Al-Muddassir (bahasa Arab:المدشّر) adalah surah ke-74 dalam Alquran.
Surah ini tergolong surah Makkiyah terdiri atas 56 ayat, diturunkan setelah surat Al Muzzammil.
Dinamai Al Muddatstsir (Orang yang berkemul) diambil dari perkataan Al Muddatstsir yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Nomor Surah 74
Nama Surah Al Muddatstsir
Arab المدثر
Arti Orang yang berkemul
Nama lain
Tempat Turun Mekkah
Urutan Wahyu 4
Juz Juz 29
Jumlah ruku’ 2 ruku’
Jumlah ayat 56
Jumlah kata 256
Jumlah huruf 1036
Surah sebelumnya Surah Al-Muzzammil
Surah selanjutnya Surah Al-Qiyamah
Sending
User Review
4.6 (8 suara)
Bagi ke FB
Bagi ke TW
Bagi ke WA
Tags:

74:22, 74 22, 74-22, Surah Al Muddatstsir 22, Tafsir surat AlMuddatstsir 22, Quran Al-Mudatsir 22, Al-Muddatstsir 22, Al Mudasir 22, Al-Muddassir 22, Surah Al Mudasir ayat 22

Video Surah

74:22


Load More

Kandungan Surah Al Muddatstsir

۞ QS. 74:1 • Pertemuan Jibril dan Nabi pada saat awal turun wahyu

۞ QS. 74:3 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 74:7 Ar Rabb (Tuhan)

۞ QS. 74:8 • Peniupan sangkakala

۞ QS. 74:9 • Kedahsyatan hari kiamat

۞ QS. 74:10 • Kedahsyatan hari kiamat • Keadaan orang kafir pada hari penghimpunan

۞ QS. 74:11 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 74:15 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:16 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:17 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 74:18 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:19 • Maksiat dan dosa

۞ QS. 74:20 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir • Maksiat dan dosa

۞ QS. 74:21 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 74:22 • Sikap manusia terhadap kitab samawi

۞ QS. 74:23 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:24 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:25 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:26 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 74:27 • Nama-nama neraka • Azab orang kafir

۞ QS. 74:28 • Sifat neraka

۞ QS. 74:29 • Sifat neraka

۞ QS. 74:30 • Tugas-tugas malaikat • Penjaga neraka

۞ QS. 74:31 • Keluasan ilmu Allah • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Ar Rabb (Tuhan) • Tugas-tugas malaikat • Penjaga neraka

۞ QS. 74:35 • Sifat neraka

۞ QS. 74:37 • Mempersiapkan diri menghadapi hari kiamat • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 74:38 • Menanggung dosa orang lain

۞ QS. 74:39 • Sifat ahli surga

۞ QS. 74:40 • Pahala iman • Percakapan para ahli surga

۞ QS. 74:41 • Azab orang kafir

۞ QS. 74:42 • Percakapan para ahli surga • Nama-nama neraka

۞ QS. 74:43 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 74:44 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 74:45 • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 74:46 • Nama-nama hari kiamat • Mengingkari hari kebangkitan • Sifat ahli neraka dan kejahatan mereka

۞ QS. 74:47 • Kematian pasti terjadi pada setiap makhluk hidup

۞ QS. 74:48 • Azab orang kafir

۞ QS. 74:49 • Sikap manusia terhadap kitab samawi • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:50 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:51 • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:52 • Lembaran catatan amal perbuatan • Keingkaran dan kedurhakaan orang kafir

۞ QS. 74:53 • Mengingkari hari kebangkitan

۞ QS. 74:54 Hikmah penurunan kitab-kitab samawi

۞ QS. 74:55 • Manusia antara memilih dan dipaksa

۞ QS. 74:56 • Ampunan Allah yang luas • Sifat Masyi’ah (berkehendak) • Allah menggerakkan hati manusia • Ampunan Allah dan rahmatNya •

Ayat Pilihan

dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhanmu & bertaubat kepada-Nya.
(Jika kamu mengerjakan yang demikian),
niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik (terus menerus) kepadamu sampai kepada waktu yang telah ditentukan..
QS. Hud [11]: 3

Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba,
sedang kamu tidak menyadarinya,
QS. Az-Zumar [39]: 55

Di antara tanda kekuasaanNya, diperlihatkan padamu kilat untuk (timbulkan) ketakutan & harapan, Dia turunkan hujan, lalu hidupkan bumi dengan air itu sesudah matinya.
Sungguh yang demikian itu terdapat tanda bagi kaum yang mempergunakan akal
QS. Ar-Rum [30]: 24

Dan banyak-banyaklah mengingat Allah supaya kamu memperoleh keberuntungan.
QS. Al-Anfal [8]: 45

Hadits Shahih

Podcast

Doa Sehari-hari

Soal & Pertanyaan Agama

Proses turunnya wahyu berlangsung selama ... tahun.

Correct! Wrong!

Surah yang terpendek dalam Alquran adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah Al-Kausar adalah surah ke-108 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Makkiyah dan terdiri dari 3 ayat yang menjadi surah terpendek dalam Alquran.

Surah yang pertama kali turun secara lengkap adalah ...

Correct! Wrong!

+

Array

Surah yang tidak diawali basmalah adalah ...

Correct! Wrong!

Penjelasan:
Surah At-Taubah adalah surah ke-9 dalam Alquran. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 129 ayat. Dinamakan At-Taubah yang berarti 'Pengampunan' karena kata At-Taubah berulang kali disebut dalam surah ini.

Basmalah tertulis atau disebutkan sebanyak dua kali pada surah ...

Correct! Wrong!

Pendidikan Agama Islam #27
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #27 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #27 2

Belajar lagi yaa...

Share your Results:

Soal Agama Islam

Pendidikan Agama Islam #4

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah … Setelah Yakin, dalam surah Al-A’raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah … Aurat dari tubuh pria adalah mulai … Fungsi pakaian adalah … Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang …

Pendidikan Agama Islam #11

Masyarakat Arab sebelum Islam memiliki kebiasaan buruk, juga memiliki kebiasaan baik. Di bawah ini yang tidak termasuk kebiasaan baik masyarakat Arab sebelum Islam adalah … Berikut ini yang bukan merupakan substansi dakwah Rasulullah di Mekkah adalah … Dalam QS. Al-Muddassir ayat 1-7 adalah menjadi dasar bagi Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk melakukan dakwah di Mekkah secara … Dari proses dakwah secara diam-diam yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah, maka terdapat beberapa sahabat yang masuk Islam pertama kali. Mereka dikenal dengan sebutan … Cara yang pertama kali ditempuh oleh Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika melakukan dakwah di Mekkah secara terang- terangan adalah …

Pendidikan Agama Islam #5

Berikut ini, yang tidak mengandung moral terpuji, adalah … Orang yang jujur akan senantiasa mengatakan … Lawan kata dari jujur ??adalah … Orang yang suka berbohong adalah orang … Bekerja tepat waktu adalah salah satu ciri orang yang …

Kamus Istilah Islam

Bulan Muharram

Apa itu Bulan Muharram? Bulan awal dalam kalender Hijriah adalah Muharram. Tanggal 1 Muharram diperingati oleh islam sebagai tahun baru. Dalam bulan ini terdiri dari 30 hari. Arti kata Muharram sendiri adalah yang diharamkan atau yang tidak diperbolehkan. Dalam pengertian ini, Anda juga bisa menyebutkannya sebagai bulan pantangan. Mengapa bulan ini dinamakan demikian? Ala … • Muharram

Shuhaib Ar-Rumi

Siapa itu Shuhaib Ar-Rumi? Shuhaib bin Sinan ar-Rumi , atau lebih dikenal Shuhaib ar-Rumi, adalah mantan budak dari Kerajaan Byzantium yang menjadi sahabat nabi dan sebagai salah satu dari pemeluk Islam pertama. Ayahnya, Sinan yang berasal dari Bani Tamim, adalah seorang hakim di Ubullah, Persia. Dia mendapat nisbat “ar-Rumi” karena lama me … •

beristikharah

Apa itu beristikharah? ber.is.ti.kha.rah bersalat sunah memohon kepada Allah supaya ditunjukkan pilihan yang benar … •