QS. Al Maa’idah (Jamuan (hidangan makanan)) – surah 5 ayat 62 [QS. 5:62]

وَ تَرٰی کَثِیۡرًا مِّنۡہُمۡ یُسَارِعُوۡنَ فِی الۡاِثۡمِ وَ الۡعُدۡوَانِ وَ اَکۡلِہِمُ السُّحۡتَ ؕ لَبِئۡسَ مَا کَانُوۡا یَعۡمَلُوۡنَ
Watara katsiiran minhum yusaari’uuna fii-itsmi wal ‘udwaani wa-aklihimussuhta labi-asa maa kaanuu ya’maluun(a);

Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan dan memakan yang haram.
Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka telah kerjakan itu.
―QS. 5:62
Topik ▪ Toleransi Islam
5:62, 5 62, 5-62, Al Maa’idah 62, AlMaaidah 62, Al Maidah 62, AlMaidah 62, Al-Ma’idah 62

Tafsir surah Al Maa'idah (5) ayat 62

Tafsir Kementrian Agama RI

Tafsir QS. Al Maa’idah (5) : 62. Oleh Kementrian Agama RI

Ayat ini menjelaskan pula sesuatu yang maksudnya sebagai berikut: “Dan engkau ya Muhammad, akan melihat banyak di antara orang-orang Yahudi menjadikan agamamu sebagai bahan ejekan dan permainan.
Mereka segera melanjutkan dan meneruskan perbuatan dosa dan permusuhan, dengan perkataan, seperti mengejek, menghina, membohong dan sebagainya.
Selain itu mereka senantiasa makan yang haram, seperti riba, uang suap, korupsi dan sebagainya.
Selanjutnya Allah berfirman yang maksudnya: “Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan itu”,
karena pada hakikatnya mereka telah menenggelamkan diri sendiri ke dalam lautan kejahatan yang tidak berpantai, sehingga mereka tidak dapat ditolong lagi.

Tafsir al-Misbah
Oleh Muhammad Quraish Shihab:

Kalian akan melihat kebanyakan mereka selalu bersegera dalam berbuat maksiat, menyakiti sesama dan memakan harta haram seperti harta yang didapat dari suap dan riba.
Sungguh amat buruk perbuatan jelek yang mereka lakukan itu.

Tafsir al-Jalalain
Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:

(Dan akan kamu lihat banyak di antara mereka) maksudnya orang-orang Yahudi (bersegera) artinya cepat terlibat dalam (berbuat dosa) kedustaan (dan permusuhan) keaniayaan (serta memakan barang yang haram) seperti uang suap dan lain-lain (sungguh, amat buruklah apa yang mereka kerjakan) itu, yakni perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan tadi.

Tafsir al-Muyassar
Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:

Kamu melihat wahai Rasul banyak orang dari orang-orang Yahudi berlomba-lomba berbuat maksiat dalam bentuk berkata dusta dan bohong, melanggar hukum-hukum Allah, dan memakan harta manusia dengan cara yang batil.
Perbuatan dan pelanggaran mereka benar-benar buruk.

Tafsir Ibnu Katsir
Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:

Firman Allah subhanahu wa ta’ala.:

Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat dosa, permusuhan, dan memakan yang haram.

Mereka bersegera melakukan tindakan tersebut,yakni mengerjakan se­mua hal yang berdosa dan hal-hal yang diharamkan serta menganiaya orang lain dan memakan harta orang lain dengan cara yang batil.

Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu.

Yaitu alangkah buruknya perbuatan yang mereka kerjakan dan alangkah jahatnya perbuatan aniaya yang mereka lancarkan itu.


Informasi Surah Al Maa'idah (المائدة)
Surat Al Maa-idah terdiri dari 120 ayat termasuk golongan surat Madaniyyah.
Sekalipun ada ayatnya yang turun di Mekah, namun ayat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad ﷺ hijrah ke Madinah, yaitu di waktu haji wadaa’

Surat ini dinamakan “Al Maa-idah” (hidangan), karena memuat kisah pengikut-pengikut setia Nabi ‘Isa ‘alaihis salam meminta kepada Nabi ‘Isa ‘alaihis salam, agar Allah menurunkan untuk mereka Al Maa-idah (hidangan makanan) dari langit (ayat 112).
Dan dinamakan dengan “Al Uqud” (perjan­jian), karena kata itu terdapat pada ayat pertama surat ini, di mana Allah menyuruh agar hamba­ hamba-Nya memenuhi janji prasetia terhadap Allah dan perjanjian-perjanjian yang mereka buat sesamanya.

Dinamakan juga “Al Munqidz” (yang menyelamatkan), karena akhir surat ini mengandung kisah tentang Nabi ‘Isa ‘alaihis salam penyelamat pengikut-pengikut setianya dari azab Allah.

Keimanan:

Bantahan terhadap orang-orang yang mempertuhankan Nabi ‘Isa a.s.

Hukum:

Keharusan memenuhi perjanjian
hukum melanggar syi’ar Allah
makanan yang di­halalkan dan yang diharamkan
hukum mengawini wanita ahli kitab
wudhu
tayammum
mandi
hukum membunuh orang
hukum mengacau dan mengganggu keamanan
hukum qishaas
hukum melanggar sumpah dan kafaaratnya
hukum khamar
berjudi
berkorban untuk berhala
mengundi nasib
hukum membunuh binatang waktu ihram
hukum persaksian dalam berwasiat.

Kisah:

Kisah-kisah Nabi Musa a.s. menyuruh kaumnya memasuki Palestina
kisah Habil dan Qabil, kisah-kisah tentang Nabi ‘Isa a.s

Lain-lain:

Keharusan bersikap lemah lembut terhadap sesama mu’min bersikap keras terhadap orang-orang kafir
penyempurnaan Agama Islam di zaman Nabi Muhammad ﷺ
keharusan jujur dan berlaku adil
sikap dalam menghadapi berita-berita bohong
akibat berteman akrab dengan orang yang bukan muslim
kutukan Allah terhadap orang-orang Yahudi
kewajiban rasul hanya menyampaikan agama
sikap Yahudi dan Nasrani terhadap orang Islam
Ka’bah sokoguru kehidupan manusia
peringat­an Allah supaya meninggalkan kebiasaan Arab Jahiliyah
larangan-larangan terhadap pertanyaan-pertanyaan yang mengakibatkan kesempitan dalam agama.

Audio

Qari Internasional

Q.S. Al-Maa'idah (5) ayat 62 - Oleh Syekh Mishari Alafasy
Q.S. Al-Maa'idah (5) ayat 62 - Oleh Syekh Sa'ad Al-Ghamidi
Q.S. Al-Maa'idah (5) ayat 62 - Oleh Syekh Muhammad Ayyub

Murottal al-Qur'an & Terjemahan Indonesia
Q.S. Al-Maa'idah - Oleh Syekh Misyari Rasyid Alafasy
Full ayat 1 sampai 120 & Terjemahan


Gambar



Statistik Q.S. 5:62
  • Rating RisalahMuslim

Ayat ini terdapat dalam surah Al Maa'idah.

Surah Al-Ma'idah (bahasa Arab:المآئدة, al-Mā'idah, "Jamuan Hidangan") adalah surah ke-5 dalam Al-Qur'an.
Surah ini terdiri dari 120 ayat dan termasuk golongan surah Madaniyah.
Sekalipun ada ayat-ayatnya yang turun di Mekkah, namun ayat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, yakni sewaktu peristiwa Haji Wada'.
Surah ini dinamakan Al-Ma'idah (hidangan) karena memuat kisah para pengikut setia nabi Isa meminta kepada nabi Isa agar Allah menurunkan untuk mereka Al-Ma'idah (hidangan makanan) dari langit (ayat 112).
Selain itu, Surah Al-Ma'idah juga disebut Al-Uqud (perjanjian), karena kata itu terdapat pada ayat pertama surah ini, di mana Allah menyuruh agar hamba-hamba-Nya memenuhi janji terhadap Allah maupun perjanjian-perjanjian yang mereka buat terhadap sesamanya.
Dinamakan juga Al-Munqidz (yang menyelamatkan), sebab pada bagian akhir surah ini memuat kesaksian Isa Al-Masih terhadap kaum pengikutnya.

Nomor Surah 5
Nama Surah Al Maa'idah
Arab المائدة
Arti Jamuan (hidangan makanan)
Nama lain Al-'Uqud (bermakna perjanjian dan kesepakatan) dan Al-Munqidz (bermakna yang menyelamatkan).
Tempat Turun Madinah
Urutan Wahyu 112
Juz Juz 6 (ayat 1-82), juz 7 (ayat 83-120)
Jumlah ruku' 0
Jumlah ayat 120
Jumlah kata 2842
Jumlah huruf 12207
Surah sebelumnya Surah An-Nisa'
Surah selanjutnya Surah Al-An'am
4.8
Ratingmu: 4.4 (10 orang)
Sending

URL singkat: risalahmuslim.id/5-62









Iklan

Video

Panggil Video Lainnya


Ikuti RisalahMuslim
               





Copied!

Email: [email protected]
Made with in Yogyakarta


Ikuti RisalahMuslim