Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Maa’idah (Jamuan (hidangan makanan)) – surah 5 ayat 10 [QS. 5:10]

وَ الَّذِیۡنَ کَفَرُوۡا وَ کَذَّبُوۡا بِاٰیٰتِنَاۤ اُولٰٓئِکَ اَصۡحٰبُ الۡجَحِیۡمِ
Waal-ladziina kafaruu wakadz-dzabuu biaayaatinaa uula-ika ashhaabul jahiim(i);
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka.
―QS. Al Maa’idah [5]: 10

But those who disbelieve and deny Our signs – those are the companions of Hellfire.
― Chapter 5. Surah Al Maa’idah [verse 10]

وَٱلَّذِينَ dan orang-orang yang

And those who
كَفَرُوا۟ kafir/ingkar

disbelieve
وَكَذَّبُوا۟ dan mereka mendustakan

and deny
بِـَٔايَٰتِنَآ dengan ayat-ayat Kami

Our Signs –
أُو۟لَٰٓئِكَ mereka

those
أَصْحَٰبُ penghuni

(are the) companions
ٱلْجَحِيمِ neraka

(of) the Hellfire.

Tafsir

Alquran

Surah Al Maa’idah
5:10

Tafsir QS. Al Maa’idah (5) : 10. Oleh Kementrian Agama RI


Selanjutnya ayat itu menyatakan bahwa orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah, adalah penghuni neraka.
Ayat-ayat Allah artinya tanda-tanda adanya Allah Yang Maha Esa dan Alquran.

Setiap ayat yang menjadi mukjizat yang besar bagi kenabian dan kerasulan Muhammad ﷺ adalah tanda adanya Allah Yang Maha Esa dan Mahakuasa.
Akhir ayat menyatakan bahwa orang-orang kafir yang mengingkari dan mendustakan ayat-ayat-Nya adalah penghuni neraka.

Tafsir QS. Al Maa’idah (5) : 10. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Orang-orang yang membangkang terhadap agama Allah dan mendustakan ayat-ayat yang membuktikan keesaan dan kebenaran risalah-Nya adalah penghuni neraka yang akan kekal di dalamnya.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Orang-orang yang mengingkari keesaan Allah yang menetapkan kebenaran yang nyata, mendustakan dalildalil yang dibawakan oleh para Rasul, mereka adalah para penghuni neraka yang kekal didalamnya.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Sebaliknya orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami mereka itu adalah penduduk neraka.)

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Ka­mi, mereka itu adalah penghuni neraka.

Hal ini merupakan sikap adil dari Allah subhanahu wa ta’ala, dan hikmah serta kepu-tusan-Nya yang tiada kezaliman padanya, bahkan Dia Pemberi kepu­tusan Yang Mahaadil lagi Mahabijaksana serta Mahakuasa.

Firman Allah subhanahu wa ta’ala :

Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kalian akan nikmat Allah (yang diberikan-Nya) kepada kalian, di waktu suatu kaum bermaksud memanjangkan tangannya kepada kalian (untuk ber­buat jahat), maka Allah menahan tangan mereka dari kalian.

Abdur Razzaq mengatakan, telah menceritakan kepada kami Ma’mar, dari Az-Zuhri yang menceritakannya dari Abu Salamah, dari Jabir, bahwa Nabi ﷺ turun istirahat di suatu tempat peristirahatan, dan orang-orang (para sahabat) memencar untuk bernaung di bawah pepo­honan ‘udah, lalu Nabi ﷺ menggantungkan senjata (pedang)nya di sebuah pohon.
Lalu datanglah seorang Arab Badui ke tempat pedang Rasulullah ﷺ, kemudian ia mengambil pedang itu dan menghunusnya.
Sesu­dah itu ia datang kepada Nabi ﷺ, mengancamnya seraya berkata,
"Siapakah yang akan melindungi dirimu dariku?"
Nabi ﷺ menja­wab,
"Allah subhanahu wa ta’ala."
Orang Arab Badui itu mengucapkan kata-kata berikut,
"Siapakah yang melindungimu dariku?"
(diucapkannya sebanyak dua atau tiga kali).
Sedangkan Nabi ﷺ menjawabnya dengan kalimat,
"Allah."
Maka tangan orang Arab Badui itu lumpuh dan pedang terjatuh dari tangannya.
Kemudian Nabi ﷺ memanggil para sahabatnya dan menceritakan kepada mereka tentang orang Arab Badui yang duduk di sebelahnya, tetapi Nabi ﷺ tidak menghukumnya.
Ma’mar mengatakan bahwa Qatadah menceritakan hal yang se­misal, dan ia menyebutkan bahwa ada suatu kaum dari kalangan orang-orang Arab Badui yang bermaksud membunuh Rasulullah ﷺ,, lalu mereka mengutus orang Arab Badui itu (salah seorang dari mereka yang pemberani).
Ia menakwilkan dengan pengertian tersebut akan firman-Nya:
ingatlah kalian akan nikmat Allah (yang diberikan-Nya) kepada kalian, di waktu suatu kaum bermaksud hendak memanjangkan tangannya kepada kalian (untuk berbuat jahat).
, hingga akhir ayat.

Kisah orang Arab Badui yang bernama Gauras ibnul Haris ini dise­butkan di dalam kitab sahih.

Unsur Pokok Surah Al Maa’idah (المائدة)

Surat Al-Ma’idah terdiri dari 120 ayat termasuk golongan surat Madaniyyah.
Sekalipun ada ayatnya yang turun di Mekah, namun ayat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad ﷺ hijrah ke Madinah, yaitu di waktu IsaIsaIsaazab Allah.

Keimanan:

▪ Bantahan terhadap orang-orang yang mempertuhankan Nabi ‘Isa `alaihis salam.

Hukum:

▪ Keharusan memenuhi perjanjian.
Hukum melanggar syiar Allah.
▪ Makanan yang dihalalkan dan yang diharamkan.
Hukum mengawini wanita ahli kitab.
Wudhu.
Tayammum.
▪ Mandi.
Hukum membunuh orang.
Hukum mengacau dan mengganggu keamanan.
Hukum qishas.
Hukum melanggar sumpah dan kafarat-nya.
Hukum khamar (minuman yang memabukkan).
▪ Berjudi.
▪ Berkorban untuk berhala.
▪ Mengundi nasib.
Hukum membunuh binatang waktu ihram.
Hukum persaksian dalam berwasiat.

Kisah:

▪ Kisah-kisah Nabi Musa `alaihis salam menyuruh kaumnya memasuki Palestina.
▪ Kisah Habil dan Qabil.
▪ Kisah-kisah tentang Nabi ‘Isa `alaihis salam.

Lain-lain:

▪ Keharusan bersikap lemah lembut terhadap sesama mukmin, bersikap keras terhadap orang-orang kafir.
▪ Penyempurnaan Agama Islam di zaman Nabi Muhammad ﷺ.
▪ Keharusan jujur dan berlaku adil.
▪ Sikap dalam menghadapi berita-berita bohong.
▪ Akibat berteman akrab dengan orang yang bukan muslim.
▪ Kutukan Allah terhadap orang-orang Yahudi.
▪ Kewajiban rasul hanya menyampaikan agama.
▪ Sikap Yahudi dan Nasrani terhadap orang Islam.
▪ Ka’bah sokoguru kehidupan manusia.
▪ Peringatan Allah supaya meninggalkan kebiasaan Arab Jahiliyah.
▪ Larangan-larangan terhadap pertanyaan-pertanyaan yang mengakibatkan kesempitan dalam agama.

Audio

QS. Al-Maa'idah (5) : 1-120 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 120 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Maa'idah (5) : 1-120 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 120

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Maa'idah ayat 10 - Gambar 1 Surah Al Maa'idah ayat 10 - Gambar 2
Statistik QS. 5:10
  • Rating RisalahMuslim
4.4

Ayat ini terdapat dalam surah Al Maa’idah.

Surah Al-Ma’idah (bahasa Arab:المآئدة, al-Mā’idah, “Jamuan Hidangan”) adalah surah ke-5 dalam Alquran.
Surah ini terdiri dari 120 ayat dan termasuk golongan surah Madaniyah.
Sekalipun ada ayat-ayatnya yang turun di Mekkah, namun ayat ini diturunkan sesudah Nabi Muhammad hijrah ke Madinah, yakni sewaktu peristiwa Haji Wada’.
Surah ini dinamakan Al-Ma’idah (hidangan) karena memuat kisah para pengikut setia nabi Isa meminta kepada nabi Isa agar Allah menurunkan untuk mereka Al-Ma’idah (hidangan makanan) dari langit (ayat 112).
Selain itu, Surah Al-Ma’idah juga disebut Al-Uqud (perjanjian), karena kata itu terdapat pada ayat pertama surah ini, di mana Allah menyuruh agar hamba-hamba-Nya memenuhi janji terhadap Allah maupun perjanjian-perjanjian yang mereka buat terhadap sesamanya.
Dinamakan juga Al-Munqidz (yang menyelamatkan), sebab pada bagian akhir surah ini memuat kesaksian Isa Al-Masih terhadap kaum pengikutnya.

Nomor Surah5
Nama SurahAl Maa’idah
Arabالمائدة
ArtiJamuan (hidangan makanan)
Nama lainAl-‘Uqud (bermakna perjanjian dan kesepakatan) dan Al-Munqidz (bermakna yang menyelamatkan).
Tempat TurunMadinah
Urutan Wahyu112
JuzJuz 6 (ayat 1-82), juz 7 (ayat 83-120)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat120
Jumlah kata2842
Jumlah huruf12207
Surah sebelumnyaSurah An-Nisa’
Surah selanjutnyaSurah Al-An’am
Sending
User Review
4.8 (14 votes)
Tags:

5:10, 5 10, 5-10, Surah Al Maa'idah 10, Tafsir surat AlMaaidah 10, Quran Al Maidah 10, AlMaidah 10, Al-Ma'idah 10, Surah Al Maidah ayat 10

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Ahqaaf (Bukit-bukit pasir) – surah 46 ayat 27 [QS. 46:27]

27. Azab Allah tidak hanya menimpa kaum ‘Ad tetapi juga menimpa siapa pun yang durhaka kepada Tuhan. Kepada penduduk Mekah, Allah memperingatkan, Dan sungguh, wahai penduduk Mekah telah Kami binasakan … 46:27, 46 27, 46-27, Surah Al Ahqaaf 27, Tafsir surat AlAhqaaf 27, Quran Al Ahqaf 27, AlAhqaf 27, Al-Ahqaf 27, Surah Al Ahqaf ayat 27

QS. Faathir (Pencipta) – surah 35 ayat 7 [QS. 35:7]

7. Di antara golongan setan adalah mereka yang ingkar kepada Allah dan rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang kafir; mereka di hari Kiamat akan mendapat azab yang sangat keras dan pedih. Dan orang- … 35:7, 35 7, 35-7, Surah Faathir 7, Tafsir surat Faathir 7, Quran AlFathir 7, Al-Fathir 7, Fatir 7, Surah Al Fathir ayat 7

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Jumlah surah-surah dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Nama lain dari surah Al-Insyirah adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Sebab-sebab turunnya ayat Alquran disebut ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Pesan utama dari kandungan Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Surah yang terpanjang dalam Alquran adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-Baqarah adalah surah ke-2 dalam Alquran. Surah ini terdiri dari 286 ayat, 6.121 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah. Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Alquran.

Pendidikan Agama Islam #26
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #26 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #26 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #24

Dalam surah Alquran, At-Tin artinya … buah anggur buah segar buah zaitun buah tin buah kurma Benar! Kurang tepat! Dalam

Pendidikan Agama Islam #21

Setiap bencana dan musibah yang menimpa manusia di bumi sudah tertulis dalam kitab … lauh aswad lauh mahfudz hajar aswad

Pendidikan Agama Islam #8

Sumber kedua hukum dalam menetapkan Hukum tentang Alquran adalah … ijtihad fatwa para ulama UUD 1945 ijma ‘ulama hadits Benar!

Instagram