Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa? Klik di sini sekarang!

QS. Al Kahfi (Penghuni-penghuni Gua) – surah 18 ayat 1 [QS. 18:1]

اَلۡحَمۡدُ لِلّٰہِ الَّذِیۡۤ اَنۡزَلَ عَلٰی عَبۡدِہِ الۡکِتٰبَ وَ لَمۡ یَجۡعَلۡ لَّہٗ عِوَجًا ؕ
Al-hamdu lillahil-ladzii anzala ‘ala ‘abdihil kitaaba walam yaj’al lahu ‘iwajaa;
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Alquran) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;
―QS. Al Kahfi [18]: 1

(All) praise is (due) to Allah, who has sent down upon His Servant the Book and has not made therein any deviance.
― Chapter 18. Surah Al Kahfi [verse 1]

ٱلْحَمْدُ segala puji

All Praise
لِلَّهِ bagi Allah

(is) for Allah
ٱلَّذِىٓ yang

the One Who
أَنزَلَ telah menurunkan

(has) revealed
عَلَىٰ atas/kepada

to
عَبْدِهِ hambaNya

His slave
ٱلْكِتَٰبَ Kitab

the Book,
وَلَمْ dan tidak

and not
يَجْعَل Dia menjadikan

(has) made
لَّهُۥ baginya

in it
عِوَجَا bengkok

any crookedness.

Tafsir

Alquran

Surah Al Kahfi
18:1

Tafsir QS. Al Kahfi (18) : 1. Oleh Kementrian Agama RI


Dalam ayat ini Allah ﷻ memuji diri-Nya, sebab Dialah yang menurunkan kitab suci Alquran kepada Rasul ﷺ sebagai pedoman hidup yang jelas.
Melalui Alquran, Allah memberi petunjuk kepada kebenaran dan jalan yang lurus.

Ayat Alquran saling membenarkan dan mengukuh-kan ayat-ayat lainnya, sehingga tidak menimbulkan keragu-raguan.
Nabi Muhammad ﷺ yang menerima amanat-Nya menyampaikan Alquran kepada umat manusia, disebut dalam ayat ini dengan kata ‘hamba-Nya untuk menunjukkan kehormatan yang besar kepadanya, sebesar amanat yang dibebankan ke pundaknya.

Tafsir QS. Al Kahfi (18) : 1. Oleh Muhammad Quraish Shihab:


Segala puji yang baik hanyalah hak Allah yang telah menurunkan Alquran kepada hamba-Nya, Muhammad.
Allah tidak menjadikan Alquran sebagai kitab suci yang mengandung hal-hal yang menyimpang dari kebenaran.


Akan tetapi Alquran itu berisikan kebenaran yang tidak perlu diragukan.

Oleh tim Mujamma’ Raja Fahd arahan Syaikh al-Allamah Dr. Shalih bin Muhammad Alu asy-Syaikh:


Pujian bagi Allah dengan sifat-sifat-Nya yang semuanya adalah sifat-sifat kesempurnaan, dan dengan nikmat-nikmat-Nya, baik yang tampak maupun tersembunyi, yang menyangkut agama maupun dunia, yang memberi karunia dengan menurunkan kepada hamba dan Rasul-Nya, Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, kitab al-Qur’an, dan Dia tidak mengadakan di dalamnya kebengkokan sedikit pun dari kebenaran.

Oleh Jalaluddin al-Mahalli & Jalaluddin as-Suyuthi:



(Segala puji) Memuji ialah menyifati dengan yang baik, yang tetap


(bagi Allah) Maha Tinggi Dia.
Apakah yang dimaksud dengan Alhamdulillah ini bersifat pemberitahuan untuk diimani, atau dimaksudkan hanya untuk memuji kepada-Nya belaka, atau dimaksudkan untuk keduanya.
Memang di dalam menanggapi masalah ini ada beberapa hipotesis, akan tetapi yang lebih banyak mengandung faedah adalah pendapat yang ketiga, yaitu untuk diimani dan sekaligus sebagai pujian kepada-Nya


(yang telah menurunkan kepada hamba-Nya) yaitu Nabi Muhammad


(Al-Kitab) Alquran


(dan Dia tidak menjadikan padanya) di dalam Alquran


(kebengkokan) perselisihan atau pertentangan.
Jumlah kalimat Walam yaj’al lahu ‘iwajan berkedudukan menjadi Hal atau kata keterangan keadaan daripada lafal Al-Kitab.

Oleh Ismail bin Umar Al-Quraisyi bin Katsir Al-Bashri Ad-Dimasyqi:


Dalam pembahasan terdahulu pada permulaan kitab tafsir telah disebut­kan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala memuji diri-Nya sendiri Yang Mahasuci pada permulaan semua urusan dan pungkasannya.
Sesungguhnya Dialah Yang Maha Terpuji dalam semua keadaan, bagi-Nya sesala puji, baik di dunia maupun di akhirat.
Maka dalam permulaan surat ini Dia memulainya de­ngan pujian terhadap diri-Nya sendiri, bahwa Dia telah menurunkan kitabNya (Al Qur’an) yang mulia kepada rasul-Nya yang mulia, yaitu Muham­mad ﷺ Sesungguhnya Alquran itu adalah nikmat yang paling besar yang dianugerahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada penduduk bumi, karena berkat Alquran mereka dikeluarkan dari kegelapan menuju kepada cahaya yang terang.
Kitab Alquran adalah kitab yang iurus, tiada kebengkokan dan tiada penyimpangan di dalamnya, bahkan Alquran memberikan petunjuk kepada manusia ke jalan yang lurus.
Kitab Alquran adalah kitab yang jelas, terang, dan gamblang, memberikan peringatan terhadap orang-orang kafir dan menyampaikan berita gembira kepada orang-orang yang beriman.
Karena itulah Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

…dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya.

Artinya.
Allah tidak menjadikannya mengandung kebengkokan, tidak pula kesesatan, tidak pula penyimpangan, bahkan Alquran dijadikan-Nya pertengahan lagi lurus.
Seperti yang disebutkan firman-Nya:

sebagai bimbingan yang lurus.
(QS. Al-Kahfi [18]: 2)

Hadits Shahih Yang Berhubungan Dengan Surah Al Kahfi (18) ayat 1

Dan telah menceritakan kepadaku Hasan bin Ali Al Hulwani dan Hajjaj bin Asy Sya’ir -kedua lafazhnya hampir sama- keduanya berkata,
telah menceritakan kepada kami Ya’qub bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepada kami Yazid bin Al Hadi bahwa Abdullah bin Khabbab telah menceritakan kepadanya bahwa Abu Sa’id Al Khudri telah menceritakan kepadanya bahwasanya, Pada suatu malam, Usaid bin Hudlair membaca (surat Al Kahfi) di tempat penambatan kudanya. Tiba-tiba kudanya meloncat, ia membaca lagi, dan kuda itupun meloncat lagi. Kemudian ia membaca lagi, dan kuda itu meloncat kembali. Usaid berkata,
"Saya khawatir kuda itu akan menginjak Yahya, maka aku pun berdiri ke arahnya. Ternyata (aku melihat) sepertinya ada Zhullah (sesuatu yang menaungi) di atas kepalaku, di dalamnya terdapat cahaya yang menjulang ke angkasa hingga aku tidak lagi melihatnya. Maka pada pagi harinya, aku menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan berkata,
"Wahai Rasulullah, semalam saya membaca (Al Qur’an) di tempat penambatan kudaku namun tiba-tiba kudaku meloncat." Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
"Bacalah wahai Ibnu Hudlair." Kemudian aku pun membacanya lagi, dan kuda itu juga meloncat kembali. Beliau bersabda:
"Bacalah wahai Ibnu Hudlair." Kemudian aku pun membacanya lagi, dan kuda itu juga meloncat kembali. Beliau bersabda lagi, "Bacalah wahai Ibnu Hudlair." Ibnu Hudlair berkata,
Maka sesudah itu, akhirnya saya beranjak. Saat itu Yahya dekat dengan kuda, maka saya khawatir kuda itu akan menginjaknya. Kemudian saya melihat sesuatu seperti Zhullah (sesuatu yang menaungi) yang di dalamnya terdapat cahaya yang naik ke atas angkasa hingga saya tidak lagi melihatnya. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bersabda:
"Itu adalah Malaikat yang sedang menyimak bacaanmu, sekiranya kamu terus membaca, niscaya pada pagi harinya manusia akan melihatnya dan Malaikat itu tidak bisa menutup diri dari pandangan mereka."

Shahih Muslim, Kitab Shalatnya Musafir dan Penjelasan Tentang Qashar – Nomor Hadits: 1327

Unsur Pokok Surah Al Kahfi (الكهف)

Surat ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah.

Dinamai "Al Kahfi" artinya "Gua" dan "Ashhabul Kahfi" yang artinya: "Penghuni-penghuni gua".

Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surat ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya.

Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa buah cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung iktibar dan pelajaran yang amat berguna bagi kehidupan manusia.
Banyak hadishadis Rasulullah ﷺ yang menyatakan keutamaan membaca surat ini.

Keimanan:

▪ Kekuasaan Allah subhanahu wa ta’ala untuk memberi daya hidup pada manusia diluar hukum kebiasaan.
▪ Dasar-dasar Tauhid serta keadilan Allah subhanahu wa ta’ala tidak berubah untuk selama-lamanya.
▪ Kalimat-kalimat Allah (imu-Nya) amat luas sekali, meliputi segala sesuatu, sehingga manusia tidak mampu untuk menulisnya.
▪ Kepastian datangnya hari berbangkit.
Alquran adalah kitab suci yang isinya bersih dari kekacauan dan kepalsuan.

Hukum:

▪ Dasar hukum wakalah (berwakil).
▪ Larangan membangun tempat ibadah di atas kubur.
Hukum membaca "Insya Allah".
▪ Perbuatan salah yang dilakukan karena lupa adalah dima’afkan.
▪ Kebolehan merusak suatu barang untuk menghindarkan bahaya yang lebih besar.

Kisah:

▪ Cerita Ashabul kahfi.
▪ Cerita dua orang laki-laki yang seorang kafir dan yang lainnya mukmin.
▪ Cerita Nabi Musa `alaihis salam dengan Khidhr `Dzulqarnain dengan Ya’juj dan Ma’juj.

Lain-lain:

▪ Beberapa pelajaran yang dapat diambil dari cerita-cerita dalam surat ini antara lain tentang kekuatan iman kepada Allah subhanahu wa ta’ala serta ibadah yang ikhlas kepada-Nya.
▪ Kesungguhan seseorang dalam mencari guru (ilmu).
Adab sopan-santun antara murid dengan guru.
▪ Beberapa contoh tentang cara memimpin dan memerintah rakyat, serta perjuangan untuk mencapai kebahagiaan rakyat dan negara.

Audio

QS. Al-Kahfi (18) : 1-110 ⊸ Misyari Rasyid Alafasy
Ayat 1 sampai 110 + Terjemahan Indonesia

QS. Al-Kahfi (18) : 1-110 ⊸ Nabil ar-Rifa’i
Ayat 1 sampai 110

Gambar Kutipan Ayat

Surah Al Kahfi ayat 1 - Gambar 1 Surah Al Kahfi ayat 1 - Gambar 2
Statistik QS. 18:1
  • Rating RisalahMuslim
4.8

Ayat ini terdapat dalam surah Al Kahfi.

Surah Al-Kahf (bahasa Arab:الكهف, al-Kahf, “Gua”) disebut juga Ashabul Kahf adalah surah ke-18 dalam Alquran.
Surah ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah.
Dinamai Al-Kahf dan Ashabul Kahf yang artinya Penghuni-Penghuni Gua.
Kedua nama ini diambil dari cerita yang terdapat dalam surah ini pada ayat 9 sampai dengan 26, tentang beberapa orang pemuda (The Seven Sleepers) yang tidur dalam gua bertahun-tahun lamanya.
Selain cerita tersebut, terdapat pula beberapa cerita dalam surat ini, yang kesemuanya mengandung pelajaran-pelajaran yang berguna untuk kehidupan manusia.
Terdapat beberapa hadits Rasulullah ﷺ yang menyatakan keutamaan membaca surah ini.

Dalam surat ini terdapat titik tengah Alquran yang membelah isi Alquran menjadi dua bagian.

Nomor Surah18
Nama SurahAl Kahfi
Arabالكهف
ArtiPenghuni-penghuni Gua
Nama lainAl-Hāila, Ashabul Khaf
(Penghuni-Penghuni Gua)
Tempat TurunMekkah
Urutan Wahyu69
JuzJuz 15 (1-74) sampai juz 16 (ayat 75-110)
Jumlah ruku’0
Jumlah ayat110
Jumlah kata1589
Jumlah huruf6550
Surah sebelumnyaSurah Al-Isra’
Surah selanjutnyaSurah Maryam
Sending
User Review
4.6 (20 votes)
Tags:

18:1, 18 1, 18-1, Surah Al Kahfi 1, Tafsir surat AlKahfi 1, Quran Al-Kahf 1, Surah Al Kahfi ayat 1

Keluarga Anda ada yang belum mahir membaca Alquran? Ingin segera bisa?
Klik di sini sekarang!

Video


Panggil Video Lainnya

Ayat Lainnya

QS. Al Aadiyaat (Berlari kencang) – surah 100 ayat 8 [QS. 100:8]

8. Dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan. Kecintaan berlebihnya pada harta membuatnya materialistis, mengumpulkan harta dengan jalan apa pun, tidak peduli halan atau haram. Cin … 100:8, 100 8, 100-8, Surah Al Aadiyaat 8, Tafsir surat AlAadiyaat 8, Quran Al Adiyat 8, Surah Al Aadiyat ayat 8

QS. Muhammad (Nabi Muhammad) – surah 47 ayat 37 [QS. 47:37]

37. Akan tetapi Allah mengetahui sekiranya Dia meminta harta kepada-mu lalu mendesak kamu agar memberikan semuanya untuk berjihad niscaya kamu akan kikir sehingga tidak akan memberikannya karena kekik … 47:37, 47 37, 47-37, Surah Muhammad 37, Tafsir surat Muhammad 37, Quran Muhamad 37, Surah Muhammad ayat 37

Hadits Shahih

Podcast

Hadits & Doa

Soal & Pertanyaan Agama

Surah dalam Alquran yang mengatakan larangan untuk melakukan terlalu banyak, makan dan minum adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.
Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan
--QS. Al A'raf [7]: 31

Aurat dari tubuh pria adalah mulai ...

Benar! Kurang tepat!

Kejujuran adalah karakteristik dari seorang Muslim, sementara berbohong atau ketidakjujuran adalah fitur dari orang ...

Benar! Kurang tepat!

+

Array

Fungsi pakaian adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Setelah Yakin, dalam surah Al-A'raf ayat 26, pakaian terbaik ada di mata Allah Subhanahu Wa Ta`ala adalah ...

Benar! Kurang tepat!

Penjelasan:
Surah Al-A'raf [7] : 26.
Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat.
--QS. Al A'raaf (Tempat yang tertinggi) - surah 7 ayat 26

Pendidikan Agama Islam #4
Ingatan kamu cukup bagus untuk menjawab soal-soal ujian sekolah ini.

Pendidikan Agama Islam #4 1

Mantab!! Pertahankan yaa..
Jawaban kamu masih ada yang salah tuh.

Pendidikan Agama Islam #4 2

Belajar lagi yaa...

Bagikan Prestasimu:

Soal Lainnya

Pendidikan Agama Islam #8

Berikut adalah hadits yang rusak, kecuali … Hadits Mursal Hadits Daif Hadits Daif wa Mursal Hadits Syaz Hadits Mu’allaq Benar!

Pendidikan Agama Islam #30

كادَ الفَقْرُ أنْ يَكُوْنَ كُفْرًاArti dari kalimat di atas adalah … Kebodohan mendekatkan pada kemiskinan Kebodohan mendekati kekayaan Kekafiran mendekatkan

Pendidikan Agama Islam #17

Surah Ad-Dhuha termasuk kategori surah … madaniyah makkiyah israiliyyat arabiyah kauniyah Benar! Kurang tepat! Penjelasan:Surah Ad-Duha (الضحى) adalah surah ke-93

Instagram